Rayakan HUT ke-11, LPDB KUMKM Miliki Dirut Baru

Rayakan HUT ke-11, LPDB KUMKM Miliki Dirut Baru

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop dan UKM memasuki usia yang ke-11. Di hari jadinya ini, 18 Agustus sebelas tahun lalu, tercatat sejak 2008-2017, LPDB telah berhasil menyalurkan dana bergulir sebesar Rp More »

Tim Trans-TV dan LPDB Menangi Piala Menkop dan UKM Turnamen Tenis Meja

Tim Trans-TV dan LPDB Menangi Piala Menkop dan UKM Turnamen Tenis Meja

Tim B Trans TV dan Tim B LPDB berhasil merebut Piala Menkop dan UKM Turnamen Tenis Meja 2017 yang diselenggarakan Forum Wartawan Koperasi [Forwakop]. Kedua tim itu berhasil menyisihkan 24 tim media More »

LPDB Gelontorkan Dana Bergulir Rp 35 M untuk Propinsi Kaltim

LPDB Gelontorkan Dana Bergulir Rp 35 M untuk Propinsi Kaltim

Kabupaten Berau Propinsi Kalimantan Timur merupakan kabupaten yang memiliki potensi luar biasa menarik di bidang pariwisata, pertambangan, perkebunan dan lain-lain. Di bidang pariwisata ada Pulau Derawan, Maratua, Tanjung Batu, Pelabuhan Cermin dan More »

Aroma Cake Buah Naga, Oleh-oleh Paling Rekomen dari Batam

Aroma Cake Buah Naga, Oleh-oleh Paling Rekomen dari Batam

Aroma Cake Buah Naga adalah oleh-oleh asli Batam, yang menawarkan makanan sehat dan bergizi, karena terbuat dari sari buah naga merah yang sangat mudah di jumpai di kota Batam. Selain nikmat, Cake More »

Forwakop Gelar Turnamen Tenis Meja Piala Menkop dan UKM

Forwakop Gelar Turnamen Tenis Meja Piala Menkop dan UKM

Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) akan menggelar turnamen tenis meja 2017 memperebutkan Piala Menteri Koperasi dan UKM  Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Gedung SMESCO Indonesia,  Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017) pukul 08.00 – selesai. Ketentuan turnamen tenis meja adalah pesertanya More »

 

Rayakan HUT ke-11, LPDB KUMKM Miliki Dirut Baru

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo melakukan pemotongan tumpeng dan diberikan kepada Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Setyowati, dalam rangka HUT LPDB ke-11, di kantornya, jumat (18/8/2017)
Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo melakukan pemotongan tumpeng dan diberikan kepada Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Setyowati, dalam rangka HUT LPDB ke-11, di kantornya, jumat (18/8/2017)

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo melakukan pemotongan tumpeng dan diberikan kepada Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Setyowati, dalam rangka HUT LPDB ke-11, di kantornya, jumat (18/8/2017)

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop dan UKM memasuki usia yang ke-11. Di hari jadinya ini, 18 Agustus sebelas tahun lalu, tercatat sejak 2008-2017, LPDB telah berhasil menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 8,49 triliun kepada 1.012.287 UMKM melalui 4.299 mitra.

Sedangkan realisasi dana bergulir pada 2017 sebesar Rp 405,27 miliar yang disalurkan kepada 46.602 UMKM melalui 49 mitra di seluruh Indonesia.

Di hari jadinya yang ke-11 ini, LPDB juga diberi kado spesial, karena memiliki Dirut yang baru, yaitu Braman Setyo yang menggantikan Kemas Danial pada minggu lalu. LPDB juga memiliki lembaga baru Pembiayaan Syariah yang dipimpin oleh Direkturnya Jaenal Aripin.

Pada medio 2017, LPDB mencetak pendapatan bersih sebesar Rp 119,35 miliar. Sehingga jika diakumulasi pendapatan bersih total dari 2006 hingga 2017 sebesar Rp 1,63 Triliun.

“Kami sadar PR LPDB ke depan masih banyak, antara lain: daya serap koperasi belum seperti yang diharapkan, masih banyak yang mengajukan tetapi tidak layak berdasarkan bisnis dan kelembagaan,” kata Dirut LPDB Braman Setyo dalam sambutan peringatan HUT LPDB ke-11 di kantornya, jumat (18/8/2017).

Selain itu imbuh Braman, keterbatasan SDM dan beberapa infrastruktur pendukung serta adanya ketentuan LPDB tidak boleh membentuk cabang di daerah, mengakibatkan efektifitas dan efisiensi dalam penyaluran dana bergulir belum maksimal karena masih harus terpusat di Jakarta.

“Untuk memecahkan permasalahan penyaluran dana bergulir LPDB tersebut, kami akan membuat terobosan berupa financial technologi (Fintech) LPDB,” jelas Braman.

Fintech ini diharapkan dapat mempercepat proses assesment penyaluran dana LPDB untuk KUMKM, karena dilakukan secara online dan tanpa tatap muka. LPDB akan menyiapkan aplikasi berbasis web dan mobile apps untuk pengajuan pinjaman/pembiayaan ke LPDB.

“Kami selaku Dirut yang baru sangat berharap bahwa LPDB ini bisa menjadi lembaga yang benar-benar dapat menjadi solusi bagi pembiayaan Koperasi dan UKM. Mari sama-sama kita jaga rumah pembiayaan KUKM ini, sehingga dapat berkiprah terus dalam menyalurkan dana bergulir bagi Koperasi dan UKM,” harap Braman Setyo.

Selain menggagas Fintech, LPDB KUMKM juga akan melakukan modernisasi dengan melakukan tata kelola, tekhnologi informasi serta akan bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi-instansi dan lembaga-lembaga serta stakeholder yang ada di daerah.

Susunan Direksi LPDB KUMKM: Braman Setyo (Direktur Utama), Sutowo (Direktur Umum dan Hukum), Fitri Rinaldi (Direktur Keuangan), Warso Widanarto (Direktur Bisnis), Adi Trisnojuwono (Direktur Pengembangan Usaha) dan Jaenal Aripin (Direktur Syariah).

Kasum TNI : Peringatan HUTKemerdekaan Merupakan Bentuk Penghormatan

Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, pada hakekatnya merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan kita kepada para pejuang dan para pahlawan sejati, yang telah memberikansegala-galanya melampaui dari apa yang seharusnya diberikan.

Demikian amanat tertulis Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., yang dibacakan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Mayjen TNI Markoni, S.H. selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-72 Tahun 2017, di lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta TimurKamis (17/8/2017).

Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan bahwa upacara peringatan HUT Kemerdekaan ini merupakan kegiatan seremonial, namun yang lebih penting dari itu adalah aplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. “Sebagai generasi penerus, wujud penghormatan dan penghargaan yang paling mulia, yang harus diberikan adalah mewarisi tradisi dan nilai-nilai kejuangan serta melanjutkannya ke generasi berikutnya untuk mengisi kemerdekaan,”ujarnya.

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, setelah 72 tahun Indonesia merdeka, kini menjadi tugas kita semua untuk mengisi kemerdekaan. “Tugas kita saat ini dan ke depan bukan semakin ringan, tetapi semakin kompleks dan dinamis, seiring dengan perkembangan lingkungan strategis,” ucapnya.

Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan bahwa fenomena merebaknya kejahatan lintas negara seperti narkoba, terorisme, perompakan di laut, dan separatisme yang menggalang dukungan internasional, kejahatan siber, bahkan pertarungan kepentingan ekonomi-politik terhadap beragam sumber daya yang menggunakan proxy war. “Hal ini tentunya semakin menambah kompleks dan dinamisnya tugas TNI ke depan,” jelasnya.

Disi lain dalam amanatnya, Kasum TNI menyampaikan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama, adat istiadat dan budaya. “Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga kita harus menjaga dan merawatnya dengan cara menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan,” tuturnya.

Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menuturkan bahwa TNI harus menjadi perekat kemajemukan bangsa, karena merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi dan kebhinekaan, sehingga bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang utuh, kuat dan tangguh.  “Kalian adalah patriot-patriot sejati, jangan goyah dan tetaplah setia dengan sumpah kita sebagai prajurit dan patriot bangsa,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengingatkan bahwa pengalaman telah membuktikan bahwa dengan soliditas dan sinergitas yang kuat, maka setiap potensi terjadinya gangguan keamanan lebih mudah untuk dideteksi dan diantisipasi bersama-sama. “Soliditas dan sinergitas terjalin dengan baik, bangsa akan semakin kuat dan akan melahirkan rakyat yang sejahtera,” ucapnya.

“Kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan Doa Bersama pada tanggal 17 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB (171717) untuk Indonesia Lebih Kasih Sayang,” pungkasnya

Panglima TNI : Doa Bersama Anak Bangsa Untuk Indonesia Yang Lebih Kasih Sayang

Doa Bersama Anak Bangsa yang dilaksanakan secara serentak pada 171717 (Tanggal 17 Agustus Pukul 17.00 Tahun 2017) di seluruh penjuru tanah air, adalah guna meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan semangat untuk Indonesia yang lebih kasih sayang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Doa Bersama 171717 dan Muroja’ah yang diikuti oleh 8500 orang, terdiri dari Prajurit dan PNS TNI serta masyarakat umum, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap,Jakarta TimurKamis (17/8/2017).

Panglima TNI mengatakan bahwa melalui doa tulus ikhlas, apapun agama yang kita anut, kita bersama memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa untuk terwujudnya Indonesia yang lebih kasih sayang, karena rahmat Tuhan yang tiada tara dan terus mengalir ke semua umat-Nya, merupakan rahmat, rahman dan rahim kepada segenap hamba-Nya.

“Kita berdoa memohon untuk selalu dianugerahi kekuatan, kesabaran, ketekunan dan kasih sayang guna mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, berkepribadian serta adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menuturkan bahwa dengan Indonesia yang lebih kasih sayang dalam keberagaman, semakin saling mengasihi dan menyayangi dalam ikatan yang sangat baik  akan menjadi landasan yang kokoh sekaligus menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan di antara seluruh warga bangsa Indonesia.“Persatuan dan kesatuan dalam keberagaman merupakan sesuatu yang sangat indah dan kaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa memaknai kemerdekaan yang telah kita nikmati bersama selama 72 tahun hingga hari ini, selayaknyalah kita bersyukur. Bukan hanya karena telah dikaruniai kemerdekaan, tetapi juga karena kita dilahirkan sebagai bangsa patriot petarung dan sekaligus sebagai bangsa pemenang. “Atas karunia inilah kita bersyukur, sekalipun kemerdekaan itu harus dicapai melalui perjuangan darah dan nyawa segenap anak bangsa,” ucapnya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, melalui perjuangan anak bangsa yang percaya kepada kemampuan sendiri dengan senjata apa adanya, seraya menggelorakan semangat gotong royong, sehinggamemunculkan energi sosial yang mengobarkan tekad merdeka atau mati. “Energi sosial tersebut bisa muncul karena mobilisasi kekuatan umat, santri, dan pemuda serta segenap komponen bangsa oleh para Tokoh Agama, Ulama, Kyai, Habaib, Pendeta, Pastor, Pinandita, Biksu dan Tokoh Nasionalis,” ungkapnya.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia direbut atas dorongan keinginan luhur segenap bangsa Indonesia, disertai pengorbanan harta, jiwa dan raga para Syuhada Pahlawan Kusuma Bangsa, karenanya kita juga wajib mendoakan agar Allah melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah rela berkorban demi Ibu Pertiwi, berjasa besar dalam meneguhkan kedaulatan negeri.

“Sebagai generasi penerus penikmat kemerdekaan, marilah sama-sama memohon kepada Allah yang maha pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan,pandai merawat kemerdekaan, diberikan kekuatan untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjaga Pancasila, merawat dan memperkokoh ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, serta menggelorakan tradisi semangat gotong royong,” pungkas Panglima TNI.

Dihadapan awak media Panglima TNI mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 yang dilaksanakan di Istana Merdeka, dimana para undangan menggunakan pakaian adat,  itu luar biasa. “Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesiamemiliki keberagaman budaya yangsangat lengkap dan unikbetapa kayanya budaya Indonesia,” katanya.

Melalui HUT Kemerdekaan RI,Panglima TNI mengingatkan bahwa para pejuang telah berjuang mati-matian mengorbankan tenaga, pikiran,keringat, darah dan air mata bahkan nyawa. Para pejuang Syuhada Kusuma Bangsa menyadari bahwa kemerdekaan ini adalah Rahmat dari Allah SWT dan kemerdekaan diraih melalui perjuangan anak bangsa yang percaya kepada kemampuan sendiri, sehingga memunculkan energi sosial yang mengobarkan semangat merdeka atau mati.

“Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-harikita mempunyai tradisi luar biasa yaitu Gotong Royong yang harus diberdayakan.  Jangan memperbesar perbedaan tetapi perbedaan itu harus menjadi kekuatan bersamasehingga kita penuh kasih sayang dan damai,karena kita menyiapkan untuk anak cucu kita,” pungkas Panglima TNI.

Doa Bersama dilaksanakan di beberapa tempat, Agama Islam di Plaza Mabes TNI dipimpin oleh Habib Nabil Fuad Al-Musawwa, Agama Kristen Protestan dipimpin Pdt. Dr. Henrite Hutabarat Lebang dan Khatolik dipimpin Pastor Rofinus Neto Wuli Pr.,S.Fhil di Gedung Serba Guna (GSG) Suharnoko Harbani Mabes TNI AU, Agama Hindu di Pura Adesaka Dharma Mabes TNI AL dipimpin oleh Pinandita I Made Yadnya, dan untuk agama Buddha di Gedung Balai Wartawan Puspen TNI Cilangkap dipimpin MPU Suhadi Sandjaya.

Menkop Puspayoga Resmikan Aplikasi Kebangsaan dan Ekonomi Pancasila

Menkop dan UKM Puspayoga, meresmikan H G Smart (Hi Go Smart) yang merupakan  aplikasi dengan konten nilai-nilai kebangsaan dan ekonomi Pancasila, di Cluster Melia Garden Serpong Utara Tangerang Selatan, Kamis (17/8).

Ikut hadir dalam acara itu, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM, Meliadi Sembiring dan Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.

“Ekonomi Pancasila tidak lain adalah koperasi, dan itu yang harus kita tanamkan pada generasi muda, yang  sekarang lepas dari gadget,” kata Puspayoga.

Menurut Menkop, HG Smart – yang dibuat Hary Gagarin yang juga dikenal sebagai wartawan- itu merupakan aplikasi yang cerdas dan smart, mengingat saat ini nilai-nilai kebangsaan dan ekonomi pancasila tengah diuji ketahanannya.

Karena itu Menkop mengingatkan, tugas para founder aplikasi selanjutnya adalah mensosialisasikan kepada masyarakat luas terutama melalui gadget, dengan data-data yang otentik dan menarik.

“Kalau tidak begitu maka akan mati sendiri aplikasi ini,” tegasnya.
Terobosan

Founder  HG Smart, Hary Gagarin mengatakan aplikasi ini bisa dibilang terobosan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan ekonomi Pancasila, terutama di kalangan generasi muda.

“Tinggal di download aja di playstore, maka kita bisa mengetahui seberapa jauh pengetahuan kita tentang nilai kebangsaan maupun ekononi Pancasila atau koperasi,” katanya.

Menurut ia, sambutan masyarakat membuatnya surprise, karena hanya dalam tiga minggu masa uji coba, HG Smart sudah mendapatkan penilaian bintang lima di playstore, yang artinya sangat diminati.

Hary menjelaskan  HG Smart berisi pertanyaan-pertanyaan terkait nilai-nilai kebangsaan dan ekononi Pancasila, dimana koperasi adalah lembaga yang paling pas dalam implementasinya atau menerapkannya.

Kota Seribu Koperasi

Sebelumnya Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, meski baru sembilan tahun berdiri, namun perkembangan Tangsel cukup pesat, dengan pertumbuhan ekonomi 7,3 persen atau diatas rata-rata nasional.

Hal itu antara lain karena Tangsel berbatasan dengan pusat-pusat pertumbuhan yaitu Jaksel, Depok, Bogor, Kab Tangerang

Ke depan, Pemda Tangsel mencanangkan kota 1.000 koperasi, dimana diharapkan koperasi bisa menjadi soko guru perekonomian di Tangsel.

“Saat ini jumlah koperasi di Tangsel sudah mencapai 616 unit dengan tenaga kerja yang terserap seribu orang di koperasi, sementara jumlah UMKM nya 16.400,” kata Benyamin.
Guna mencapai target 1.000 koperasi itu

Pemerintah Tangsel meluncurkan sejumlah program diantaranya fasilitas permodalan  pemberdayaan dan dana bergulir, pelatihan pedagang kreatif, dan revitalisasi  Serbuk (satu koperasi seribu UMKM), mendirikan gedung inovasi UMKM dan memanfaatkan medsos bekerjasama dg PT Telkom memasarkan produk UMKM tangsel.

Menkop dan UKM, Puspayoga memberikan apresiasi tinggi atas gagasan kota seribu koperasi ini.

“Ini akan saya bawa menjadi percontohan di kota- kota lain dalam mengembangkan koperasi sebagai wujud dari ekonomi Pancasila,” pungkas Menkop.

Tim Trans-TV dan LPDB Menangi Piala Menkop dan UKM Turnamen Tenis Meja

Turnamen Tenis Meja Piala Menkop dan UKM 2017
Turnamen Tenis Meja Piala Menkop dan UKM 2017

Turnamen Tenis Meja Piala Menkop dan UKM 2017

Tim B Trans TV dan Tim B LPDB berhasil merebut Piala Menkop dan UKM Turnamen Tenis Meja 2017 yang diselenggarakan Forum Wartawan Koperasi [Forwakop]. Kedua tim itu berhasil menyisihkan 24 tim media dan 20 tim korporasi yang menjadi mitra Forwakop.

Turnamen mempertandingkan dua kategori, yaitu kelompok media atau forum media dan kelompok korporasi. Sedangkan hasil lengkap pemenang turnamen tersebut adalah sebagai berikut, kelompok media juara 1 Tim B Trans TV, Juara 2 Tim A Trans TV, Juara 3 Obsession, peringkat 4 Jak TV.

Sedangkan kelompok korporasi, Juara 1 Tim B Lembaga Pengelola Dana Bergulir [LPDB], Juara 2 Jamkrindo, Juara 3 Tim A Badan Pengelola Gelora Bung Karno [GBK], peringkat 4 Tim B GBK. Selain mendapat Piala Menkop dan UKM, para juara berturut-turut mendapat hadiah uang sebesar masing-masing Rp 3 juta, Rp2 juta, Rp1 juta, dan Rp 500 ribu.

Turnamen ini kali pertama diadakan oleh Forum Wartawan Koperasi [Forwakop] menyambut HUT Republik Indonesia ke-72. ‘’Saya senang Forwakop dapat menyelenggarakan turnamen olah raga yang bisa menumbuhkan jiwa sportivitas, rasa setia kawan, dan pertemanan,’’ kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mewakili Menkop Puspayoga saat memberikan sambutan pada turnamen tersebut di Exibition Hall Smesco Indonesia, Senin [14/8/2017].

Sementara itu Bintang Puspayoga, yang juga Ketua Umum Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia [TMSI] Prov Bali, usai membuka acara tersebut langsung melakukan pertandingan eksibisi melawan Arif Rahman Hakim, peserta disabilitas dari media Obsession.

Saat menyerahkan hadiah, Bintang Puspayoga yang juga istri Menkop dan UKM itu menambahkan, turnamen ini membuktikan Forwakop mampu menjalin sinergitas dan sportivitas di kalangan insan media dan forum wartawan serta instansi dan lembaga-lembaga yang menjadi mitra Forwakop.

Tahun-tahun sebelumnya Forwakop telah menyelenggarakan turnamen olah raga antarwartawan, tapi jenis futsal. Baru tahun ini menyelenggarakan turnamen tenis meja. Ternyata banyak peminat olah raga tersebut.

Koperasi, Solusi Optimalkan Dana Desa

Munculnya kebijakan dana desa memberikan angin segar untuk pembangunan masyarakat desa. Namun, sayangnya ada banyak penyimpangan penggunaan dana desa untuk keperluan diluar pemberdayaan rakyat desa dan sebagian di korup oleh oknum pemerintah di daerah dan desa.

Penggelontoran dana ke desa sejak tahun 2015 dimulai sebesar Rp 20,76 trilyun (untuk 74.093 desa), tahun 2016 sebesar Rp 46,98 trilyun (untuk 74.754 desa) dan 2017 sebesar Rp 60 trilyun (untuk 74.954 desa). Bahkan direncanakan dana desa tahun 2018 sebesar Rp 120 trilyun.

“Angka yang sangat besar untuk alokasi anggran pembangunan di desa. Jika dana ini dilaksakanakan dengan baik untuk peningkatan infrastruktur desa, operasinal pembangunan desa, program dana bergulir maka akan menpercepat pembangunan desa sesuai dengan Nawacita Presiden yang ketiga membangun Indonesia dari pinggiran,” kata Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko, Jumat (11/8).

Agung mengatakan perlu solusi perubahan sistem alokasi penggunaan dana desa. Ada empat langkah yang bisa dilakukan, yaitu 1) pecah sistem penyaluran menjadi 4 bagian yaitu untuk pembangunan infrastruktur desa, pendidikan pelatihan, operasional dan modal bergulir di pedesaan, 2) masing-masing bagian diatas di masukkan ke rekening institusi yang berbadan hukum di desa sesuai dengan peruntukan, 3) lakukan pengawasan penggunaan anggaran secara demokratis dengan melibatkan rakyat desa.

Khusus untuk modal bergulir Dekopin menganjurkan agar pemerintah menggunakan instrumen koperasi untuk selamatkan dan mengoptimalisasi dana desa.

“Kenapa harus gunakan koperasi, karena dengan koperasi dana desa tersebut dapat di gulirkan ke kelompok sasaran di desa. Masyarakat desa tercatat sebagai anggota, koperasi di desa yang ditunjuk mempunyai syarat koperasi yang sehat dan akuntabilitas penggunaan dana desa di koperasi akan dipertanggung jawabkan dengan mekanisme yang jelas di rapat anggota. Semua kemajuan, perkembangan dan permasalahan diungkap secara umum pada rapat anggota. Dengan demikian dana desa tersebut dapat digunakan secara optimal,” jelas Agung.

Dekopin, dikemukakan, siap untuk membangun transparansi penggunaan dana desa khusunya untuk alokasi modal bergulir pemberdayaan masyarakat desa selama koperasi diberi peran yang benar dan proporsional untuk mengurai carut marut masalah dana desa.

Bakamla RI Hadiri Pertemuan Bilateral RI-Malaysia di Jakarta

Indonesia menjadi tuan rumah pada acara pertemuan ke-15 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Malaysia yang diselenggarakan di Jakarta. Bakamla RI mengirimkan perwakilannya, Kasi Bilateral dan Regional Fenny Sefhirany, S.S. untuk menghadiri Senior Official’s Meeting (SOM), yang merupakan salah satu agenda pertemuan JCBC, di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

JCBC merupakan pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Luar Negeri Malaysia yang akan membahas perkembangan isu kerja sama bilateral, pending issues, dan isu regional lainnya di berbagai bidang yang menjadi perhatian bersama kedua negara. Pertemuan sebelumnya, yaitu JCBC ke -14 telah dilaksanakan pada 9-10 Oktober 2015 silam di Kuala Lumpur Malaysia.

Kehadiran Bakamla RI dalam Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (SOM) tersebut adalah terkait Implementation of The Memorandum of Understanding in Respect of The Common Guidelines Concerning Treatment of Fisherman by Maritime Law  Enforcement Agencies of the Republic Indonesia and Malaysia.

Pada tingkat SOM, delegasi RI dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Dr. Desra Percaya. Sedangkan delegasi Malaysia dipimpin Deputy Secretary General for Bilateral Affairs, Kementerian Luar Negeri Malaysia Y.M. Duta Besar Nurshirwan Zainal Abidin.

Sementara itu, agenda lainnya yaitu Pertemuan ke-15 JCBC RI-Malaysia tingkat Menteri Luar Negeri dijadwalkan akan dilaksanakan esok hari (11/8) di Gedung Pancasila Kemenlu, Jakarta Pusat.

Rumah Zakat Inisiasi Bank Sampah untuk Desa Wisata Bligo

Rumah Zakat menginisiasi program Bank Sampah untuk mendukung wacana pembentukan Desa Wisata di Bligo, Kab. Magelang. Ini merupakan pemikiran jangka panjang dari para pengurus Bank Sampah untuk membangun desa wisata. “Ketika kita membangun sebuah Desa Wisata, maka mau tidak mau permasalahan sampah juga akan segera kita temui. Tapi dengan adanya Bank Sampah ini, maka kita sudah tidak bingung lagi menghadapi permasalahan sampah di desa wisata nanti,” ujar Wimbo, Fasilitator Desa Berdaya Bligo, Jumat (11/8).

Selain untuk mendukung wacana pembentukan Desa Wisata, pembentukan Bank Sampah di Desa Bligo, kata Wimbo, juga berawal dari keresahannya terhadap sampah yangsudah menumpuk di Sungai Mataram. Kebiasaan warga membuang sampah ke sungai tersebut sulit untuk dicegah. Hal ini menyebabkan Sungai Mataram yang berlokasi dekat dengan pemukiman warga hampir meluap.

“Melihat kondisi Sungai Mataram yang hampir meluap itu, kami merasa bahwa ini adalah permasalahan serius yang harus segera mendapatkan penanganan. Maka, sejak Mei 2016, kami mulai membentuk Bank Sampah Beriman dan mulai lakukan sosialisasi kepada warga mengenai program Bank Sampah ini,” papar Wimbo.

Meski sulit, namun kini masyarakat mulai merasakan manfaat dari adanya Bank Sampah Beriman di wilayah mereka. Bahkan nasabah Bank Sampah tidak hanya terdiri dari perseorangan melainkan beberapa instansi seperti PAUD, hasil sampah di Kantor Desa, Kelompok PKK, dan kantor percetakan di wilayah Desa Bligo. Karena itu suatu hari dirinya dan pengurus Bank Sampah pernah memanen hingga 1 kwintal kertas dari instansi-instansi tersebut.

“Alhamdulillah adanya Bank Sampah ini, dapat dirasaka manfaatnya untuk semua kalangan warga di desa ini. Lingkungan di sini lebih bersih, masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitarnya,” ujar Ambar, Kepala Dusun Benteng.

Puspayoga Rotasi Sejumlah Pejabat Eselon I Kemenkop UKM

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga melakukan rotasi sejumlah pejabat eselon 1 di lingkungan kerjanya. Rotasi ini merupakan bagian dari komitmennya untuk mendorong peningkatan kinerja para bawahannya.

“Saya perlu ingatkan sumpah ini mengandung tanggung jawab untuk memelihara dan menyelamatkan Pancasila, UUD 1945, serta tanggung jawab atas kesejahteraan rakyat,” ujar Puspayoga dalam sambutan pelantikan di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram menjelaskan rotasi pejabat ini sudah merupakan hal biasa di dalam sebuah organisasi yang bertujuan untuk penyegaran. Bukan justru berdasarkan pada penilaian kinerja yang buruk.

“Pertama alih tugas penugasan baru suatu hal yang biasa di dalam suatu organisasi, rotasi ini tujuannya pertama butuh penyegaran ada beberapa yang sudah lama ditempatnya sudah dua periode kita lakukan perubahan,” kata Agus.

“Harapannya dengan ditempatkan di tempat baru, kita berharap organisasi ini bisa meningkat lagi,” lanjut Agus.

Pejabat eselon 1 yang dirotasi, yakni Yuana Sutyowati Barnas yang sebelumnya menjabat Deputi bidang Restrukturisasi Usaha ditempatkan sebagai Deputi Pembiayaan menggantikan Braman Setyo.

Posisi Braman Setyo, digeser untuk mengisi jabatan baru sebagai Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggantikan Kemas Danial.

Posisi yang ditinggalkan Yuana akan diisi oleh Abdul Kadir Damanik yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menteri bidang Hubungan Antar Lembaga.

Menkop Puspayoga juga merotasi posisi Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LLP-KUMKM), Ahmad Zabadi.

Posisi Dirut LLP yang baru diisi oleh Emilia Suhaimi yang sebelumnya menjabat sebagai Pengawas LLP. Sedangkan Ahmad Zabadi ditempatkan sebagai Kepala Biro Perencanaan menggantikan Bonar Hutahuruk yang akan memasuki masa pensiun.

Rotasi ini ditandai dengan pelantikan pejabat baru ini di gedung Kemenkop dan UKM, Kuningan Jakarta, Jumat (11/8/2017) oleh Puspayoga, dengan dihadiri para pejabat di lingkungan Kemenkop dan UKM.

LPDB Gelontorkan Dana Bergulir Rp 35 M untuk Propinsi Kaltim

IMG-20170810-WA0012

IMG-20170810-WA0012Kabupaten Berau Propinsi Kalimantan Timur merupakan kabupaten yang memiliki potensi luar biasa menarik di bidang pariwisata, pertambangan, perkebunan dan lain-lain. Di bidang pariwisata ada Pulau Derawan, Maratua, Tanjung Batu, Pelabuhan Cermin dan lain-lain yang sudah go internasional.

Keberadaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah juga harus dikembangkan untuk menselaraskan potensi yang dimiliki kabupaten Berau ini. “Kita ingin mendorong koperasi dan UMKM yang ada di Berau dalam hal perkuatan permodalan, sehingga berkembang dan dapat mendukung potensi yang luar biasa ini,” kata Direktur Bisnis Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM Warso Widanarto dalam acara Bimbingan Teknis Walk in Assesment LPDB KUMKM Propinsi Kalimantan Timur, di Berau, Kamis (10/8/2017).

Pada 2017 ini, imbuh Warso, LPDB akan menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 35 M untuk Propinsi Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Berau. Namun apabila ada ada penyerapan lebih tinggi lagi LPDB siap memberikan. Sementara total dana bergulir yang sudah disalurkan LPDB ke seluruh Indonesia tahun 2008-2017 berjumlah Rp 8,37 triliun.

Pertumbuhan pembangunan suatu daerah memang identik dengan adanya investasi. Koperasi dan UMKM memberikan peranan yang sangat penting dalam pembangunan perekonomian suatu daerah. Upaya mengembangkan Koperasi dan UMKM di daerah inilah, LPDB KUMKM terus melakukan roadshow ke berbagai daerah untuk memberikan bimbingan tekhnis tentang mekanisme permohonan peminjaman dana bergulir yang merupakan program LPDB.

“LPDB meberikan pinjaman kepada Koperasi dan UKM, basisnya kelayakan, bukan sama rasa sama rata. Jadi harus dipakai untuk usaha, bukan untuk keperluan lain,” pesan Warso.

Karenanya pada kesempatan ini LPDB menurunkan full team di bawah arahan Warso Widanarto dan Kepala Divisi Bisnis Manik Sudewi ke Berau, guna melakukan pendampingan tentang cara mengajukan permohonan pinjaman dana bergulir ini.

Sementara Bupati H Muharram SPd MM yang membuka acara ini meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti session ini dengan baik sehingga bermanfaat untuk memajukan Koperasi dan UKM di Kabupaten Berau. Ia berharap, program LPDB ini dapat memberi nilai tambah dalam mengembangkan koperasi dan UMKM. “Kami berharap, masyarakat yang ada di Berau memiliki jiwa entrepeneur, serta harus berfikir bagaimana mengelola dana untuk usaha. Berfikirlah bagaimana generasi setelah kita,” pinta Muharram.

LPDB, tambahnya, hadir untuk membina masyarakat melalui pinjaman dana bergulir, supaya menjadi pelaku usaha. Muharram berharap, dana pinjaman dari LPDB ini bisa dikelola dengan baik oleh masyarakat supaya bisa menjadi nilai tambah dan perbaikan perekonomian masyarakat.

Di tempat yang sama, Kadiskoperindag Kabupaten Berau M Syarkawi HAB berharap, acara ini dapat memberikan pemahaman tentang akses pembiayaan/permodalan alternatif bagi koperasi dan UKM melalui LPDB.

Permodalan adalah masalah klasik bagi para pelaku koperasi dan UMKM. Karenanya Syarkawi berharap LPDB dapat memberikan perluasan akses permodalan.

Jumlah koperasi di Berau berjumlah 352, yang aktif 276 koperasi dengan volume usaha mencapai Rp 32.264.061.402;, dengan jumlah anggota mencapai 28.124. Sementara jumlah UMKM di Berau 1.964, “harapan kami program LPDB ini dapat mendorong pertumbuhan beragam lapangan usaha, lahirnya wirausaha baru serta berkembangnya wirausaha mandiri serta memperkokoh kualitas koperasi,” harap Syarkawi.

Acara ini dihadiri oleh para pelaku koperasi dan UMKM di Kabupaten Berau, propinsi Kalimantan Timur.