Bagikan sekarang

Kelahiran seorang anak dalam agama Islam biasanya dirayakan dengan menyembelih kambing atau disebut aqiqah. Proses ini sebagai bentuk rasa syukur serta ajang silaturahim dengan tetangga dan saudara. Namun pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, memaksa sebagian besar masyarakat untuk membatasi aktivitasnya agar transmisi penularan dapat dicegah, termasuk merayakan aqiqah.

Melalui program Aqiqah Berbagi, Rumah Aqiqah memberikan solusi untuk menunaikan aqiqah tanpa menghadirkan kerumunan. Peluncuran program ini ditandai dengan menyembelih 50 ekor kambing aqiqah yang disalurkan untuk 1000 orang warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Garut.

Pengelolaan aqiqah dengan cara ini dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Petugas penyembelihan dan yang memasak menggunakan masker, hingga tim penyalurpun harus jaga jarak dengan warga yang menerima bantuan. “Pembagian paket aqiqah tidak akan menimbulkan kerumunan di masyarakat karena didistribusikan langsung secara merata kepada warga terdampak Covid-19,” tutur Hasan Al Bana, sebagai Direktur Utama Agro Surya.

Hasan juga menambahkan bahwa kesejahteraan yang berbeda antara masyarakat di desa dan di kota khususnya dalam hal konsumsi protein hewani menjadi alasan mengapa penyaluran Aqiqah Berbagi dilakukan di desa. Ini juga menjadi komitmen bersama anatar Agro Surya dengan pemerintah daerah untuk membantu warga desa yang membutuhkan.

“Alhamdulillah hari ini, Senin tanggal 28 September bertepatan juga dengan ulang tahun Rumah Aqiqah, kami bisa melaksanakan program Aqiqah Berbagi perdana dengan memotong dan membagikan hewan aqiqah sebanyak 50 ekor. Program ini juga akan dilakukan di wilayah lain terutama di desa dan kabupaten, agar aqiqah yang dilakukan semakin luas manfaatnya,” ungkap Hasan.

Sedangkan menurut Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan bahwa saat ini masyarakat harus menjaga imunitas tubuhnya dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, salah satunya dengan menambah asupan protein.

“Selain harus menerapkan protokol kesehatan, tubuh kita juga harus diisi dengan makanan yang baik untuk tubuh, salah satunya mengkonsumsi daging yang merupakan sumber protein. Sedangkan di kampung, rata-rata kondisinya masih kekurangan daging, maka dari itu kita berbagi di sini,” kata Helmi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *