Bagikan sekarang

Belum redanya pandemi covid-19 saat ini berbagai sektor harus berupaya melakukan terobosan-terobosan agar tujuan yang hendak dicapai terwujud. Salah satu sektor yang sangat penting adalah sektor pendidikan, bagaimana kualitas pendidikan tetap terjaga di tengah pandemi ini.

Semua jenjang pendidikan terimbas pandemi covid-19 ini, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini/TK, Pendidikan Dasar, Menengah maupun Perguruan Tinggi. Pendidikan Anak Usia Dini praktis tidak dapat belajar, karena harus luring meskipun bisa dilakukan daring yang dibantu orang tuanya. Pendidikan dasar, menengah maupun Pendidikan Tinggi juga ada pelajaran atau mata kuliah tertentu yang harus dilakukan dengan luring.

“Saya berharap pemerintah meninjau ulang program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Harus ditinjau ulang bagaimana pendidikan tetap berkualitas dengan adanya covid-19 ini, membuat program-program yang insidensial, guru langsung mendatangi muridnya, supaya murid tidak dikorbankan tetapi tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Praktisi Pendidikan Prop Dr Sumaryoto, kepada Mediasi Online di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, harus ada program khusus menyikapi pandemi ini, daripada nunggu terlalu lama tanpa berbuat, karena prinsipnya ‘Sehat Harus Belajar juga Harus’. Untuk anak TK atau SD, imbuh Sumaryoto yang merupakan Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) ini, guru bisa mendatangi murid yang berkumpul misalnya lima orang untuk dilakukan belajar.

Kampus Unindra yang ia pimpin, sudah membiasakan dengan program daring, tetapi menurut Prof Sumaryoto, yang belum terpecahkan adalah mata kuliah yang mau tidak mau harus dilakukan secara luring atau offline, seperti praktikum, lab dan lain-lain. Sehingga mata kuliah yang mengharuskan luring ditunda dulu, saat ini yang dijalankan adalah teorinya dulu yang bisa dilakukan secara daring.

“Kita harus tetap prioritas kesehatan, kalangan kampus ini memang sangat rentan kalau terjadi kerumunan, rentan terjadinya penularan. Namun kita tetap siasati agar proses belajar mengajar tetap berjalan melalui daring,” jelas Prof Sumaryoto.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *