30.000 Liter Air Bersih dari Rumah Zakat untuk Korban Banjir

Relawan Rumah Zakat menyalurkan 30.000 liter air bersih untuk korban banjir yang terjadi di Yogyakarta. Selain menyalurkan air bersih, relawan Rumah Zakat bersama warga setempat melakukan aksi bersih-bersih pasca banjir.

“Saat ini, kegiatan yang kami lakukan adalah membersihkan lumpur yang menutup akses jalan menuju Desa Kedung Jati. Selain itu juga kami menyalurkan 30.000 liter air bersih yang digunakan untuk para warga di sini,” ujar Adit, Relawan Rumah Zakat.

Sejak banjir melanda Yogyakarta, Desa Kedung Jati menjadi terisolir karena jalanan tertutup lumpur. Dengan demikian, akses untuk pendistribusian bantuan kepada warga yang terdampak banjir pun cukup sulit dilakukan.

“Alhamdulillah, kami mendapat banyak bantuan tenaga. Bantuan datang tidak hanya datang dari warga sekitar, tapi juga dari warga luar daerah bencana yang sengaja bergabung bersama relawan Rumah Zakat untuk ikut serta mengikuti aksi bersih-bersih,” jelas Adit.

Selain aksi bersih-bersih dan mendistribusikan air bersih di tujuh titik pengungsian,  relawan Rumah Zakat juga membuka dapur umum, pos segar dan pos hangat di Desa Kedung Jati dan Desa Selopamioro.