Bantuan Kaki Palsu untuk Pak Jiran

Sembilan tahun lamanya Pak Jiran hidup tanpa kaki kanannya karena patah tertimpa pohon saat mencari kayu di hutan. Kini, ia bisa beraktivitas lagi mencari nafkah setelah mendapatkan bantuan kaki palsu dari Rumah Zakat yang bekerjasama dengan Nussa Official.

Pak Jiran adalah seorang nelayan asal Desa Singkuang 1, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Mandailing Natal, Medan. Di tahun 2011 ia mengalami musibah yang menyebabkan kaki kanannya patah, sehingga tidak bisa berjalan.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, istri Pak Jiran yang berusia 58 tahun berjualan makanan di depan rumah. Setiap paginya, ia dibantu oleh anak perempuan satu-satunya yang dimiliki Pak Jiran dan isitrinya.

“Ketika mendapatkan bantuan kaki palsu dari Rumah Zakat dan Nussa Official saya sangat bahagia. Alhamdulillah akhirnya saya bisa berjalan normal lagi seperti biasanya, saya ucapkan terima kasih, semoga kebaikannya dibalas oleh Allah,” ungkap Pak Jira, Jumat (2/7).

Rumah Zakat bersama Nussa Official concern membantu para difabel untuk bisa berjalan dengan program bantuan kaki palsu. Dengan adanya program tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.