Bebaskan Warga dari Rentenir, Rumah Zakat Dirikan Koperasi di Desa Gilingan

Untuk membebaskan warga dari jeratan rentenir, Rumah Zakat memfasilitasi para pelaku UMKM dengan mendirikan koperasi simpan pinjam di Desa Berdaya Gilingan, Solo. Dengan adanya koperasi tersebut diharapkan bisa memberikan modal bagi para pelaku usaha di Desa Gilingan.

“Pembentukan koperasi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya warga yang terlilit utang rentenir. Daripada semakin banyak warga yang meminjam, saya menginisiasi untuk mendirikan koperasi ini yang bertujuan agar warga di Desa Gilingan ini terbebas dari riba,” jelas Sunarsih, Fasilitator Rumah Zakat, Jumat (12/4).
Dari koperasi inilah, para anggota Kube (Koperasi Usaha Bersama) Barokah Mandiri yang merupakan binaan Rumah Zakat bisa menjalankan usahanya. Anggota usaha binaan Rumah Zakat tersebut bergerak di bidang kuliner, diantaranya memproduksi donat, snack box, kue lapis, risol, sosis goreng, sosis kukus, dan berbagai jenis makanan lainnya.
Salah satu anggota Kube Barakah Mandiri yang saat ini perkembangan usahanya terus meningkat adalah Yanuarti yang memproduksi Donat Nina. Kini, hasil dari usaha Yanuarti sudah bisa menyerap dua tenaga kerja yang berasal dari keluarganya sendiri.
“Usaha Donat Nina ini berdiri sejak adanya Kube Barakah Mandiri, mulai dari nol saya dibimbing oleh Rumah Zakat dan selalu diberikan pembinaan serta pendampingan. Alhamdulillah sampai saat ini usaha saya terus berkembang,” ungkap Yanuarti, salah satu penerima manfaat.