Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Berubah ke arah yang lebih baik adalah tujuan setiap orang. Ketika seseorang sudah mau merubah diri, maka ia harus konsisten melaksanakan perubahan itu, supaya perbaikan diri bisa tercapai dengan baik. More »

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Kami ingin jiwa dan semangat luhur yang melekat pada TNI dapat terus terjaga dan dirawat sepanjang masa.  Sampai kapanpun TNI tidak pernah melupakan para pejuang dan senior yang telah memerdekakan dan mempertahankan bangsa ini. More »

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

BINUS UNIVERSITY akan menjadi tuan rumah untuk Ms. Frances Adamson, Secretary of the Foreign Affairs and Trade Development of Australia pada acara seminar “Australia and Indonesia: Stronger Together” di #AussieBanget Corner yang baru diresmikan bulan Maret More »

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan event olahraga, Forwakop SME 5K Run 2017 – Series I, dengan menargetkan 2.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku More »

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Keberhasilan pembebasan sandera di Papua adalah bentuk dari kerja sama TNI dan Polri, maka kekompakan dan kebersamaan TNI dan Polri sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dilihat More »

 

Category Archives: Daerah

Bakamla RI Gelar Forkor Keamanan Laut di Pangkal Pinang

Dalam rangka memfasilitasi pertemuan antarinstansi dan pihak-pihak terkait untuk membahas permasalahan/isu keamanan laut yang menjadi concern bersama pada saat ini, Bakamla RI melalui Direktorat Kebijakan Keamanan Laut yang dipimpin oleh Direktur Kebijakan Keamanan Laut Sucipto, S.H., M.H. menyelenggarakan Forum Koordinasi Keamanan Laut ke-1 tahun 2017 di Hotel Novotel, Pangkal Pinang Prov. Bangka Belitung, Kamis (4/5/2017).

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., yang dibacakan oleh Direktur Kebijakan Kamla.
Proses penegakan hukum yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi poros maritim dunia. Berkaitan hal itu, maka dalam forum ini selain untuk memfasilitasi pertemuan antarinstansi agar terjalin komunikasi yang efektif dan efisien antara Bakamla dengan instansi di daerah dalam merumuskan strategi dan mekanisme pengamanan laut yang tepat dan bersinergi, juga untuk mensosialisasikan peraturan pemerintah serta undang-undang yang terkait dengan keamanan dan keselamatan maritim sehingga permasalahan dalam penegakan hukum di laut dapat diketahui bersama, didiskusikan, dan dicarikan solusi terbaik.

“Melalui forum ini diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi dan tindakan dalam rangka melaksanakan pemerintahan yang baik di laut khususnya aspek penegakan hukum yang efektif dan efisien”, ujar Direktur Kebijakan.

Lebih jauh Sucipto juga menyampaikan bahwa lokasi Bangka Belitung dipilih dalam kegiatan tersebut karena Bakamla RI meyakini bahwa Bangka Belitung memiliki potensi bidang maritim yang sangat besar di wilayah Indonesia bagian barat.

“Potensi tersebut dapat terus ditingkatkan melalui pembangunan sektor maritim, sumber daya laut, infrastruktur dan konektivitas antarpulau, peningkatan diplomasi maritim serta memperkuat pertahanan maritim”, jelasnya.

Masih maraknya pelanggaran, khususnya di Perairan Bangka Belitung, diantaranya pencemaran di laut yang disebabkan penambangan pasir timah, illegal fishing, dan penyelundupan pasir timah merupakan permasalahan dalam pengelolaan wilayah laut yang masih dilakukan secara sectoral dan tidak terintegrasi.

Berbagai pelanggaran tersebut mendasari munculnya urgensi untuk mengkaji dan membenahi mekanisme pengelolaan keamanan dan keselamatan di laut dengan membangun sebuah sistem pengelolaan yang terintegrasi dan terpadu dengan melibatkan seluruh komponen kekuatan nasional di laut.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga nara sumber, yaitu Pokja Bidang Hukum Kedeputian Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Brigjen Pol (Purn) Drs. E.H. Allagan, S.H. yang menyampaikan paparan tentang “Sinergi Bakamla Dengan Instansi Mitra Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan Dan Keselamatan Laut”, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut Drs. Heru Waluyo, M. Kom. yang mengangkat permasalahan “Sinergitas Antar Instansi Dalam Rangka Harmonisasi Masalah Keamanan dan Keselamatan di Laut di Bidang Lingkungan Hidup”, dan Direktur Polair Polda Bangka Belitung Kombes Pol. Lucas Gunawan, S.IK. dengan paparan berjudul “Sinergi Antar Instansi Dalam Penanganan Permasalahan Keamanan dan Keselamatan di Laut”. Selain itu hadir pula selaku moderator yaitu Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Bangka Belitung Prof. Dr. Ir. Agus Hartoko, M.Sc.

Forum koordinasi bertema “Sinergitas Instansi Terkait Dalam Rangka Mengharmonisasikan Permasalahan Keamanan dan Keselamatan di Laut” tersebut menghadirkan peserta dari berbagai instansi terkait diantaranya dari BNN Babel, Kantor Imigrasi Kelas I Pangkal Pinang, PN Pangkal Pinang, DLH Babel, Ditpolairud, Dishub, KLHK, Bea Cukai Pangkal Pinang, FH UBB, Kejati Babel, KPLP Batam, dan Disperindag babel.

Kasum TNI : Sinergikan Rencana Program Anggaran Secara Akuntabel dan Transparan

Rapat koordinasi Perencanaan dan Keuangan (Rakor Renaku)-I dimaksudkan untuk mensinergikan rencana program anggaran ke depan secara akuntabel dan transparan agar dapat menghasilkan output dan outcome yang efektif, efisien, terukur dan tepat sasaran.

Demikian disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., saat membuka secara resmi Rakor Renaku-I Unit Organisasi (UO) Mabes TNI tahun 2017, yang bertemakan “Kita Tingkatkan Sinergitas Perencanaan dan Anggaran Untuk Optimalisasi Kinerja Yang Akuntabel, Efektif Dan Efisien Dalam Rangka Mewujudkan TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat, Siap Melaksanakan Tugas Pokok”, bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/5/2017).

Kasum TNI berharap dari tema tersebut, para komunitas yang melaksanakan kegiatan perencanaan dan keuangan di lingkungan TNI baik Mabes TNI dan angkatan, dapat mencapai peningkatan kinerja dan mampu melakukan kegiatan dengan efektif dan efisien.

“Jadikan Rakor Renaku-I ini  untuk wahana komunikasi, koordinasi serta penyamaan persepsi dalam rangka penyempurnaan rancangan dan Rencana Kerja (Renja) dan anggaran UO Mabes TNI tahun anggaran 2018, dengan memperhatikan masukan-masukan rancangan Renja dari Kotama ataupun Satker yang sudah disempurnakan sesuai dengan ketersediaan alokasi anggaran  pemerintah pusat kepada TNI,” kata Kasum TNI.

Lebih lanjut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menyampaikan bahwa, dalam 10 program prioritas pemerintah tahun 2018,  dibidang pertahanan dan keamanan terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan secara menyeluruh terutama dibidang penguatan pertahanan.  “Laksanakan penguatan pertahanan dengan program prioritas dengan meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit dalam bentuk kesiapan operasi militer perang maupun operasi militer selain perang serta  terjaminnya perumahan prajurit,” tegasnya.

Kasum TNI menyampaikan bahwa, dalam melanjutkan  penataan mekanisme penyusunan program dan anggaran TNI, harus melaksanakan kontrak pengadaaan di awal tahun anggaran agar terjadi pergerakan ekonomi nasional. “Kalau kontrak pengadaan dilaksanakan pada awal tahun, tentunya pergerakan ekonomi nasional akan meningkat dan berefek kepada pembangunan nasional di masa mendatang,” ungkapnya.

Kasum TNI menambahkan bahwa, dalam pengelolaan anggaran harus berdasarkan prinsip efektivitas, efisiensi, akuntabel dan transparan dengan memperhatikan skala prioritas dan kehati-hatian sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan yang disertai dengan pengawasan yang ketat. “Dalam pengelolaan anggaran perlu adanya pendampingan dari Inspektorat untuk menghindari penyimpangan administrasi anggaran,” katanya.

“Sesuai dengan kebijakan Panglima TNI bahwa,  pembangunan Minimum Essential Force (MEF) Renstra II TNI diarahkan pada meningkatnya kekuatan Alusista dan penguatan pertahanan wilayah perbatasan serta stabilitas keamanan,” ucap Kasum TNI.

Diakhir sambutannya Kasum TNI memberikan penekanan  kepada seluruh pejabat yang menangani perencanaan dan keuangan TNI, agar melaksanakan proses perencanaan keuangan dengan tertib administrasi dan transparan. “Pedomani arah kebijakan Panglima TNI dalam menyusun rencana program dan anggaran tahun 2018 dan sekaligus jadikan sebagai Direktif yang harus dijabarkan oleh seluruh Satker  di jajaran UO Mabes TNI dengan tetap memperhatikan tertib admisinstrasi anggaran agar penilaian  opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat dipertahankan,” pungkasnya.

Rakor Renaku-I tahun anggaran 2017 ini diikuti oleh 80 peserta dengan rincian, Mabes TNI 55 peserta, TNI AD 19 peserta, TNI AL 4 peserta dan TNI AU 3 peserta.

Prajurit dan Persit Kodim 0114/Aceh Jaya Panen Cabai

Hari ini merupakan hari yang menyenangkan bagi anggota Kodim 0114/Aceh Jaya dan Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 0114/Aceh Jaya, baik yang berada di Makodim muaupun Koramil jajaran, pasalnya secara serentak memanen Cabai Merah dan Cabai Rawit hasil budidaya penanaman di Polibek yang ditanam di area perkantoran dan perumahan prajurit. Rabu (03/05/2017).

 
Hasil penennya cukup lumayan, dari penanaman yang dilakukann di halaman pekarangan Makodim maupun Korami jajaran dapat diperoleh yakni rata-rata 3 hingga 4 Kg.
 
Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya Letnan Kolonel Haerus Shaleh S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sedang digalakkan Pemerintah dan Pimpinan TNI dengan membudayakan menanam sayuran seperti Cabai, Tomat, Terung dan tanaman lainnya, penanaman ini terlihat di lingkungan perkantoran dan perumahan Satuan Teritorial Kodim 0114/Aceh Jaya.
 
Kegiatan budaya menanam tersebut dapat dilakukan diwaktu senggang atau istirahat dengan memanfaatkan media Polibek bagi yang pekarangan rumahnya sempit atau memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah, saya sangat yakin apabila tanaman tersebut dirawat dengan baik maka hasil panen akan menjadi maksimal. Lanjutnya.
 
Selain itu, Dandim juga menjelaskan bahwa bukan hanya tanaman hias atau bunga yang mengisi pekarangan kantor dan perumahan dilingkup Kodim 0114/Aceh Jaya, tetapi dengan ditanamnya sayuran pun bisa menjadi penghias yang cantik untuk pekarangan rumah atau kantor, manfaatnya pun sangat terasa bagi para prajurit maupun keluarga setidaknya kebutuhan dapur keluarga terbantu khususnya menjelang bulan suci Ramadhan ini yang memungkinkan adanya kenaikan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok rumah tangga.
 
“Manfaatnya banyak, lingkungan perkantoran dan perumahan menjadi lebih asri, hasil sayuran yang lebih segar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ya setidaknya anggota tidak begitu terpengaruh bila terjadi lonjakan harga sayuran”, ungkap Letkol Inf Haerus Shaleh S.Sos.

Panglima TNI : Prajurit Jangan Nodai Kepercayaan Rakyat

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo merasa bangga dan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dimanapun bertugas dan berada, atas segala loyalitas, dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan.  Oleh karenanya, seluruh prajurit TNI untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diberikan petunjuk dan bimbingan, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik dan membanggakan.

“Masyarakat melihat langsung apa yang telah kita kerjakan, sehingga institusi TNI mendapat kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia, jangan nodai kepercayaan rakyat,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.100 Prajurit TNI (AD, AL, AU), bertempat di Shalter Charlie, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Kamis (27/4/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyatakan bahwa, berdasarkan hasil salah satu lembaga survey di Indonesia menyebutkan bahwa citra kelembagaan negara telah menempatkan institusi TNI sebagai lembaga negara dengan citra baik.  Semuanya itu bukan kerja saya, akan tetapi kerja seluruh prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas.  “Apabila kita merusak kepercayaan rakyat atau melanggar aturan, maka yang tersiar negatif bukan hanya saya atau kalian, tetapi TNI,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
“Masyarakat menilai bahwa kalian para prajurit telah melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara, sehingga dapat di percaya. Hal ini sangat penting karena TNI bertugas dalam rangka menjaga dan mengawal kedaulatan NKRI bersama-sama dengan rakyat. Jadi, prajurit TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat,” ujar Panglima TNI.
 
Panglima TNI juga mengatakan bahwa prajurit TNI adalah orang-orang yang luar biasa, karena prajurit TNI mampu melaksanakan pengabdian melebihi panggilan tugas.  “Siapa pun kamu, apapun pangkat dan jabatanmu, tanamkan pada dirimu untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik demi bangsa dan negara yang sangat kita cintai,” tegasnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa walaupun Radar yang dimiliki TNI masih belum maksimal, namun apabila ada pesawat asing dari negara lain yang masuk tanpa ijin, langsung dengan cepat diingatkan untuk segera keluar dari wilayah udara NKRI, bahkan ada yang di paksa untuk turun.  “Sekarang ini pesawat asing yang akan memasuki wilayah udara NKRI, mereka selalu minta ijin, karena kalau tidak ada ijin pasti ketahuan, dan langsung di intercept, ini kesiapsiagaan yang luar biasa,” ucapnya.
 
Diakhir pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa tahun ini TNI perang terhadap korupsi, karena korupsi adalah penghianatan terhadap TNI dan Negara. “TNI akan terus bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi di lingkungan TNI,” katanya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Gadang Pambudi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar Hutagaol, Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna, Asrena Kasau Marsda TNI Fahru Zaini Isnanto, Asops Kasau Marsda TNI Barhim Menjadi, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Sumantri, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara, Danlanud Pekanbaru Riau Marsma TNI Roesmin Nurjadin

Pangdam IM Serahkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Moch .Fahrudin S.Sos, Sabtu (22/4/17) menyerahkan bantuan secara simbolis berupa paket Logistik kepada Perwakilan masyarakat yang menjadi Korban Bencana Alam di Kabupaten Aceh Tenggara.

Penyerahan bantuan tersebut, Pangdam didampingi oleh Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, S.I.P, M. dan para Asisten Kasdam IM, Bupati Kab. Agara Ir. H. Hasanuddin, B,MM, Ketua DPRK Agara Irwandi Desky, SP, Kapolres Agara AKBP Drs. Edi Bastari, M.Si, Dandim 0108/Agara Letkol Kav Joni Hariadi, SE,MT, Sekda Kab. AgaraDrs. Gani Suhud, M.AP.

“Bantuan ini sebagai wujud kepedulian, Kodam Iskandar Muda terhadap korban bencana alam yang melanda di Kabupaten Aceh Tenggara,” kata Mayjen TNI Moch .Fahrudin S.Sos.

Jendral bintang dua ini juga menyatakan, memberikan bantuan terhadap bencana alam, merupakan wujud dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, sesuai dengan UU No. 34 yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.

“Jadi sebagai manusia, kita harus tolong menolong,” ungkap jendral bintang dua ini.

Seusai menyerahkan bantuan, Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Masjid Agung At-Taqwa Kutacane Desa Kota Kutacane Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara untuk melaksanakan Sholat Djuhur berjamaah.

Dua Pangdam Periksa Pasukan Secara Bersama-sama

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos bersama Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman (Mantan Pangdam IM) melakukan pemeriksaan pasukan Apel Bersama Gelar Pasukan dalam rangka Serah Terima Jabatan Pangdam Iskandar Muda, di lapangan Blang Padang. Rabu (19/4/2017).

Kedua pejabat tersebut didampingi Dandim 0101/BS Letnan Kolonel Iwan Rosandriyanto, S.I.P, selaku Komandan Apel memeriksa barisan Apel menggunakan kendaraan Jip Defender memeriksa sedikitnya 3.000 an pasukan yang terdiri barisan Pejabat Utama Kodam IM, Satuan Setingkat Batalyon (SSY) Gabungan Perwira, SSY Gabungan Balak Kodam, SSY POM, SSY Yonif R 111/KB, Yonif R 112/DJ, Yonif 113/JS, Yonif 114/SM, Yonif 115/ML, Yonif 116/GS, Yon Zipur 16/DA, Yonkav 11/MSC, Armed 17/RC, Den Arhanudse 001, dan SSY PNS dan Akper Kesdam IM.

Pemeriksaan pasukan tersebut merupakan serangkaian tertib acara Apel Bersama Gelar pasukan dalam rangka Serah Terima Jabatan Pangdam Iskandar Muda.

Dalam Apel bersama tersebut, Mayjen TNI Tatang Sulaiman dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan terhormat pernah menjadi bagian dari prajurit Kodam Iskandar Muda. Serta bersyukur pernah mengabdi di satuan ini dan berkiprah mengabdi kepada masyarakat Aceh bersama prajurit Kodam Iskandar Muda. Serta berharap Kodam Iskandar Muda ini jauh lebih maju dan lebih berprestasi dibawah kepemimpinan Mayjen TNI Moch. Fachrudin S.Sos.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam IM TNI Moch. Fachrudin, S.Sos, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodam IM (Kasdam IM), dirinya memuji keberhasilan yang ditoreh oleh Mayjen TNI Tatang Sulaiman selama menjadi Pangdam, yang mampu menjawab setiap tantangan tugas yang dihadapi oleh Kodam Iskandar Muda, sehingga dalam kondisi paling sulit sekalipun dan mampu mengambil sikap dan mengatasi setiap permasalahan dengan baik.

Pangdam juga mengajak kepada seluruh prajurit Kodam Iskandar Muda melanjutkan dan meningkatkan pembinaan yang telah dilakukan sehingga semakin kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat.

Dalam Apel bersama tersebut, juga dilakukan penyerahan Risalah Serah Terima Jabatan Pangdam Iskandar Muda dari Mayjen TNI Tayang Sulaiman kepada Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos yang disaksikan oleh seluruh peserta Apel.

Apel Bersama Gelar pasukan tersebut turut dihadiri oleh Kasdam IM, Irdam, Danrem 011/LW, Danrem 012/TU, Pa Ahli, Para Asisten Kasdam, Kabalak, LO AL, LO AU, Wadanrindam, serta Komandan satuan jajaran Kodam Iskandar Muda.

Pengukuhan Dan Pelepasan Ibu Raksakarini Sri Sena Daerah Iskandar Muda

Korp Wanita Angkatan Darat jajaran Kodam Iskandar Muda menggelar acara Pelepasan dan pengukuhan Ibu Raksakarini Sri Sena Daerah Iskandar Muda dari Ny. Dewi Tatang Sulaiman kepada Ny. Santy M. Fachrudin S.Sos, berlangsung di Balai Teuku Umar Kodam IM, Rabu (19/4/17).

Dalam sambutannya Ny. Dewi Tatang Sulaiman mantan pejabat Ibu Raksakarini Sri Sena Daerah Iskandar Muda mengatakan, Ibu Raksakarini Sri Sena Daerah mempunyai tugas membantu Pangdam dalam memberikan bimbingan dan pembinaan kepada Prajurit Kowad di jajaran Kodam IM, khususnya untuk urusan yang berkaitan dengan bidang kewanitaan dalam rangka ikut mengembangkan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Gelar Ibu Raksakarini Sri Sena, yang diberikan oleh Korps Wanita TNI Angkatan Darat sebagai istri Pangdam IM, adalah suatu bentuk kepercayaan, pengakuan dan penghormatan, yang bermakna sebagai seorang “Ibu”, yang dipercaya sebagai pembimbing dan penuntun bagi prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Darat terutama Kodam IM.

Ny. Dewi berharap, kepada anggota kowad Kodam Iskandar Muda sebagai wanita dan juga sebagai prajurit senantiasa meningkatkan disiplin dan prestasi di segala bidang. Jaga kekompakan dan jalin hubungan silaturrahmi agar kowad kodam iskandar muda tetap solid, berprestasi, serta mempunyai jiwa korsa yang tinggi.

Sementara itu, Ibu Raksakarini Sri Sena Daerah Iskandar Muda Ny. Santy M. Fachrudin S.Sos menyatakan akan berusaha memberikan sumbangsih terbaik kepada Prajurit Kowad di Kodam Iskandar Muda sehingga dapat mengimplementasikan kepercayaan yang diberikan demi kemajuan Kowad.

Selanjutnya dalam mengawali tugas sebagai Ibu Raksakarini Sri Sena, Ny. Santy berharap kepada seluruh Prajurit Kowad agar selalu berpegang teguh pada “Sad Satya Sri Sena “atau enam janji kesetiaan prajurit wanita yang meliputi, Senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Mematuhi susila, Menjunjung tinggi nama dan kehormatan Korp Prajurit Wanita, Memegang teguh janji, Memiliki kejujuran, Bertanggung jawab atas perkataan dan tindakannya.

Hadir dalam acara Pelepasan dan pengukuhan, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI M. Fachrudin S.Sos, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kasdam IM, Irdam, para Pa Ahli Pangdam IM, Asisten Kasdam IM, Kabalak, para Dansat Jajaran Kodam IM, para pengurus persit Kartika Chanda Kirana PD Iskandar Muda serta maha siswa Akper Kesdam Iskandar Muda.

Musim Tanam Gadu Tiba, Babinsa 02 Koramil Woyla Bantu Petani Olah Lahan

TNI AD tak henti-hentinya terus melakukan upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan bersama masyarakat petani melalui kegiatan Upaya Khusus (Upsus) Padi Jagung dan Kedelai (Pajale), salah satunya dengan membantu petani dalam mengolah sawah agar lahan tersebut segera dapat ditanami padi paska panen yang memasuki masa tanam di bulan ke tiga Tahun 2017.

Hal ini yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 02/Woyla Serda Handoko melaksanakan pendampingan terhadap Kelompok Tani Makmur Sari dengan turut membantu membajak sawah pada musim tanam Gadu 2017 di lahan seluas lebih kurang 25 Ha di Desa Lueng Tengku Yah Kec. Woyla Kab. Aceh Barat. Minggu (16/4/17).

Menurut Handoko, penggunaan alat modern berupa mesin traktor dalam proses pengolahan sawah sangat membantu dan dalam membantu dan sangat efesien.

“penggunaan mesin traktor sangat efektif, kami terus berupaya membantu petani untuk penyiapan lahan agar cepat selesai dan dapat ditanami tepat waktu”, terangnya.

Sementara itu menurut kepala kelompok tani Makmur Sari, bapak M. Nurdin mengatakan saat ini sudah masuk pada musim tanam gadu, sehingga kami harus memulai membajak sawah untuk mencapai target yang telah ditentukan, dengan adanya bantuan dan pendampingan oleh babinsa, akan mempercepat capaian target pada musim tanam gaduh di wilayah Kec. Woyla.

Upaya Babinsa TNI dari Koramil 02/Woyla disambut baik warga setempat, mengingat masa tanam gadu sudah mulai, sehingga kendala atau kesulitan petani dalam pengolahan sawah dapat diatasi dan program swasembada pangan berjalan lancar.

Sementara itu, bertempat di Makoramil 02/Woyla, Danramil Kapten Inf Suyono di kantornya menyatakan bahwa kegiatan ini senantiasa dilakukan guna percepatan untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam rangka mendukung swasembada pangan.

Lebih lanjut, dikatakannya, bahwa Pengolahan lahan yang dilakukan Serda Handoko Babinsa Koramil 02/Woyla ini merupakan salah satu bentuk pendampingan kepada Pok Tani Makmur Sari yang merupakan Desa Binaannya.

Srikandi Lantamal III Jadi Petugas Upacara Bendera Tujuhbelasan

Pelaksanaan Upacara Bendera Tujuhbelasan di Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, Senin (17/04) berbeda dengan biasanya, karena dalam menyambut Hari Kartini Tahun 2017 ini petugas upacara seluruhnya adalah Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Wanita yang merupakan Srikandi Lantamal III.

Penampilan kaum hawa di lapangan apel Mako Lantamal III saat upacara bendera tersebut terlihat sangat membanggakan. Mereka dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik mulai sebagai Komandan Upacara (Danup), Perwira Upacara (Paup), Komandan Pasukan, Komandan Satsik, ADC Inspektur Upacara (Irup), Pengibar Bendera Merah Putih, Pembaca Pembukaan UUD 1945, Pengucap Sapta Marga, Pembaca Panca Prasetya Korpri, Pembawa Acara hingga Pembaca Doa.

Penekanan utama dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya yang dibacakan Pelaksana Harian (PLH) Wakil Komandan Lantamal III Kolonel Laut (E) Yose Aldino selaku Irup mewakili Komandan Lantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, SH, MM., bahwa gerakan “Cyber Narcoterorism” menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

“Kelompok Cyber Narcoterorism menggunakan beragam situs terkemuka seperti Youtube, Twitter dan Facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi. Hal ini menjadi sebuah cara yang paling efektif dalam melakukan aksi yang diinginkannya,” paparnya

Untuk itu Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI, komando kewilayahan, khususnya aparat intelijen harus terus mendeteksi gerakan-gerakan kelompok ini. Selanjutnya kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI agar membentengi diri untuk tidak terlibat dalam kejahatan narkoba, serta bangun terus kerjasama dengan aparat terkait lainnya untuk menangkal aksi radikalisme. Juga jangan mudah percaya terhadap berita bohong (hoax), percayalah kepada komandan satuan. Prajurit dan PNS TNI harus cerdas, pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat.

Upacara bendera tujuhbelasan dengan Danup Mayor Laut (KH/W) Tri Army diikuti oleh para Asisten Danlantamal III, Kadis/Kasatker Lantamal III serta seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lantamal III Jakarta.

Bakamla RI Kembali Tangkap Kapal Vietnam di Perairan Natuna

 

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia kembali menangkap sebuah kapal berbendera Vietnam yang melakukan pencurian ikan di Perairan Natuna, beberapa hari lalu.

Kali ini penangkapan dilakukan oleh KN Belut laut 4806 milik Bakamla RI yang sedang melakukan patroli rutin di perairan dekat Laut Cina Selatan pada 12 April lalu. Kapal tanpa nama yang bercirikan anjungan putih dan lambung biru tersebut ditangkap pada saat sedang melakukan aksinya di Perairan Natuna yang kaya akan kekayaan lautnya. Ketika diperiksa didapati kapal Bth 97744 TS tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen kapal dan memuat berbagai ikan campuran hasil tangkapan.

Kapal Vietnam memang ditengarai sebagai kapal asing dengan riwayat paling banyak melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia. Sepanjang tahun 2016 lalu, sebesar 42 persen kejahatan illegal fishing oleh kapal asing yang ditangkap oleh Bakamla RI merupakan kapal berbendera Vietnam.

Selanjutnya kapal yang dinakhkodai oleh Do Duoc dan membawa 8 WNA tersebut dikawal menuju Ranai dan diserahkan ke pangkalan PSDKP Kumbik Natuna untuk proses lebih lanjut.