Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Sumber daya Koperasi dan UMKM mempunyai peran yang sangat besar dalam memajukan perekonomian nasional. UMKM telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 60,34%. Kemampuan dalam menyerap More »

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya, jika ada yang mengajak untuk merubahnya jangan dipercaya dan jangan diikuti, itu adalah pengkhianat bangsayang akan mencelakakan bangsa Indonesia. Untuk itu, tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan Pancasila.   More »

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Indonesia patut bernafas lega, karena di tengah-tengah kelesuan ekonomi dunia yang belum ada tanda-tanda pulih, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih baik. Bahkan jika dibandingkan dengan negara G20 perkembangan ekonomi Indonesia berada di urutan More »

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di bawah kepemimpinan Braman Setyo mengusung paradigma baru ingin menjadi lembaga yang inklusif atau terbuka, sehingga terjalin kemitraan strategis penyaluran dana More »

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) menegaskan bahwa gedung Lembaga Kerapatan Adat Ala Minangkabau (LKAAM) provinsi Sumatera Barat harus segera difungsikan, karena memang gedung tersebut dibangun untuk LKAAM provinsi Sumatera Barat dan telah More »

 

Category Archives: Kesehatan

Unamid Gelar Pertandingan Antar Pasukan Perdamaian di Sudan

Delapan negara yang tergabung dalam Unamid (United Nations Mission In Darfur)pada misi perdamaian PBB mengikuti Sector West Tournament / Turnamen Sektor BaratUnamid yang dibuka secara resmi oleh Komandan Sektor Barat Brigjen Asrat Ahmaddi Super Camp, El Geneina, Sudan, Afrika, Rabu (17/5/2017).

Pertandingan olahraga Turnamen Sektor Barat Unamid berlangsung selama tiga hari, diikuti masing-masing Troops Contributing Country (TCC) yang tergabung dalam misi Unamid yaitu Indonesia, Nigeria, Pakistan, Bangladesh, Kenya, Burkina Faso, Senegal dan Civilian Team (Sudan).

Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit (Yonkomposit) Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 dibawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., sebagai Komandan Satgas menurunkan Tim A dan Tim B Garuda Indobatt-03

Kegiatan Turnamen Sektor BaratUnamid yang akan dipertandingkan diantaranya Bola Voli, Sepak Bola dan Marathon. Kegiatan ini untuk meningkatkan rasa kebersamaan, kekeluargaan, mempererat tali persaudaraan dan persahabatan diantara para pasukan pemelihara perdamaian yang tergabung dalam Sektor Barat Unamid.

Laga pertama Turnamen Sektor BaratUnamid diawali dengan pertandingan antara Bola Voli Tim A Garuda Indobatt-03 vs Tim B Garuda Indobatt-03, yang dimenangkan oleh Tim A Garuda Indobatt-03 dengan skor 2-0.Kemudian pertandingan antara Kenya MP (Kenya) vs BANFRC (Bangladesh) dimenangkan oleh BANFRC dengan skor 2-0.

 Ditempat lain dilaksanakan pertandingan bola voli di Lapangan Pakistan Enginnering antara Tim Civilian Team (Civil) vs Burk Batt (Burkina Faso) yang dimenangkan oleh tim Burkina Faso dengan skor 2-0, dan pertandingan antara Pakistan Engineering vs Nigeria Level-2 dimenangkan oleh  Pakistan Engginering dengan skor 2-0.

Pertandingan selanjutnya pada keesokan hari memasuki babak Semifinal bertempat di lapangan Indobatt-03 antara Tim A Garuda Indobatt-3 vs Pakistan Enginnering,sedangkan di lapangan Pakistan Enginnering akan berhadapan Tim Burkbat vs Tim BANFRC, dan untuk laga final akan dilaksanakan di lapangan Welfare Ground (Sector West).

Hadir dalam pertandingan tersebut mendampingi Sector West Commander antara lain, Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., Komandan BANFRC-2 Ltc.Col Mohammad Mizanur Rahaman beserta rombongan dari Bangladesh dan beberapa Perwira Satgas serta suporter Indobatt-03 yang hadir untuk memeriahkan pertandingan.

Pasukan Garuda Bantu Beras dan Al-Qur’an Masyarakat Lokal Darfur

Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit (Yonkomposit) Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 dibawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., sebagai Komandan Satgas, selain bertugas melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah Sektor Barat Darfur juga melaksanakan kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) dalam bentuk sosial.

Kegiatan Cimic yang dilakukan secara rutin, terarah dan terencana oleh Pasukan Garuda Yonkomposit Konga XXXV-C/Unamid, dimaksudkan untuk membantu masyarakat lokal di wilayah konflik yang dirasa kurang mampu dan memerlukan perhatian.

Kali ini, kegiatan dalam bentuk sosial yang dilaksanakan oleh Pasukan Garuda Yonkomposit Konga XXXV-C/Unamid pada beberapa waktu lalu, terfokus di perkampungan padat penduduk, yaitu daerah Al-Wahdah, Al-Riyadh, Dafur-Sudan, Afrika Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam menyerahkan bantuan berupa Beras dan Al-Qur’an kepada masyarakat lokal Al-Wahdah, Al-Riyadh, yang diterima secara langsung oleh Syeikh KH Muhammad Nur dan Syeikh KH Salah Eldin Bathiet selaku Tokoh Agama wilayah tersebut.

“Pemberian bantuan berupa Beras dan Al-Quran kepada masyarakat lokal di wilayah Darfur-Sudan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian Kontingen Garuda, disamping itu juga untuk meningkatkan rasa kebersamaan, kekeluargaan serta mempererat tali persaudaraan dan persahabatan, kata Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam.

Kegiatan Cimic di wilayah Al-Wahdah, Al-Riyadh, Darfur-Sudan, Afrika Tengah, diakhiri dengan penampilan Tim Hadrah Marawis Satgas Indobatt-03, yang disambut dengan rasa antusias dari masyarakat setempat.

Bakamla RI dan BNN Tangkap Kapal Pembawa Narkoba

Operasi patroli bersama Bakamla RI dan BNN, didukung pula oleh Polair berhasil menangkap sebuah kapal ikan bernama Inkamina 917 yang ketahuan membawa 10 kg narkoba, yang sempat dibuang di Perairan Selat Lembeh, Bitung, Minggu (10/5/2017).
Berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya, dilaksanakan operasi oleh KN Gajah Laut 4804 Bakamla RI yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Bambang Arif Hermawan dan KP Tarsius yang dikomandani oleh AKP Samenda dan benar saja, dalam operasi tersebut KN Gajah Laut menemukan keberadaan kapal yang dicurigai sebagai kapal target pembawa narkoba dalam jumlah besar.

Hal tersebut merupakan bagian dari skenario manuver latihan yang merupakan bagian dari kegiatan Latihan Bersama Keamanan dan Keselamatan Laut tentang penanganan dan pencegahan transnational crime khususnya narkoba di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia 2 (ALKI 2) yang diselenggarakan oleh Direktorat Latihan Bakamla RI bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional.

Masih merupakan skenario latihan, penangkapan ini berawal dari informasi hasil kerjasama yang baik antara Interpol dengan BNN, akan adanya pengiriman narkoba pada jalur lalu lintas narkoba di wilayah Asia Tenggara melewati Perairan Sulawesi. Berdasarkan informasi tersebut, Bakamla sebagai salah satu instansi yang bergerak di bidang pengamanan dan penegakkan hukum di laut, melakukan koordinasi secara intens dengan BNN, dan didapatkan informasi bahwa target akan naik kapal ikan dari arah Perairan Bitung menuju Perairan Manado.

Selanjutnya Bakamla RI berkoordinasi dengan Ditpolair Bitung dan meminta dukungan untuk pencarian, penyergapan dan penangkapan kapal target.

Dalam operasi latihan bersama yang berlangsung dalam suasana mendung dan sempat dibasahi air gerimis itu, KN Gajah Laut melihat kapal yang dicurigai sebagai kapal target, kemudian meneruskan info tersebut ke Polair. Untuk memperkuat penyergapan dilaksanakan dengan posisi kapal target berada di tengah, KN 4804 sebelah kiri target, KP Tarsius dan SB 014 di sebelah kanan target.

Selanjutnya KN Gajah Laut menurunkan RIB Gajah Laut dengan tim VBSS (Visit Boarding Search and Seizure) yang terdiri dari 4 personel Bakamla dan 2 personel BNN sebagai penindak awal pemeriksaan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan secarik kertas bertuliskan pesan pengiriman dan pertemuan. Selanjutnya dilakukan pengembangan, dan diperoleh informasi bahwa nakhkoda kapal sempat membuang barang bukti di Perairan. Pencarian barang bukti dilaksanakan oleh SB 014, dan selanjutnya kapal target beserta seluruh barang bukti dibawa ke Dermaga Polair untuk proses lanjut.

Manuver latihan yang berlangsung selama kurang lebih 1.5 jam ini disaksikan pula oleh rombongan delegasi peserta kegiatan Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) seusai melangsungkan penutupan kegiatan pada hari ini.

245 Karateka Asia Tenggara Berlaga di Semarang

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara resmi membuka Kejuaraan Karate Internasional 6th (SEAKF) Championship Tahun 2017 yang digelar di Balaiurang Astina UTC Convention Hotel, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/5/2017). Kejuaraan Karate Internasional ini diikuti oleh 245 atlet karateka dari 8 (delapan) negara di Asia Tenggara.

Dalam kesempatan ini Panglima TNI selaku Ketua Umum PB FORKI, mengucapkan selamat datang kepada Delegasi Federasi Karate se-Asia Tenggara dan sekaligus mengungkapkan rasa bangga karena dipercaya untuk menyelenggarakan kejuaraan ini di Indonesia. “Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Delegasi Federasi Karate ASEAN atas peran serta dan semangatnya untuk hadir dan berkompetisi untuk kejuaraan ini,” ucapnya.

“Kejuaraan karate ini bukan merupakan kegiatan rutin Asia Tenggara Karate Federation tetapi lebih dari itu merupakan ajang untuk menguji dan mengukur kemampuan para atlet dalam kejuaraan internasional,” kata Panglima TNI.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa melalui kejuaraan ini para karateka negara-negara ASEAN, mendapatkan kesempatan untuk mempersiapkan diri sebelum berlaga di Sea Games Kualalumpur, Asian Games Indonesia 2018 dan Olimpiade 2020 Jepang. “Saya berharap tim Merah Putih dapat berkibar di Jepang,” ujarnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap para atlet dapat berkompetisi secara sehat dan adil, tetapi lebih dari itu kejuaraan sebagai upaya menjaga perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara.

“Saya melihat semangat dan antusiasme yang tinggi diantara para atlet dan diharapkan dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportifitas, dan semangat persaudaraan”, ungkap Panglima TNI.

Panglima TNI berpesan kepada para wasit agar bekerja secara profesional pemimpin kejuaraan dan secara sportif dan adil. Selain itu juga para wasit tetap mengikuti aturan dan kode etik wasit yang telah ditetapkan oleh World Karate Federation.

Pembukaan kejuaraan karate internasional yang berlangsung 2 (dua) hari ini dihadiri oleh Presiden Federasi Karate Asia Tenggara, para Eksekutif Komite AKF, para Presiden Federasi Karate Nasional negara sahabat di Asia Negara, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman dan para pejabat TNI, Wakapolda Jateng, para Pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Tengah dan Kota Semarang.

Cegah Meluasnya Malaria, Pasukan Garuda Fogging Wilayah Darfur Barat

Dalam rangka mencegah meluasnya penyakit malaria, Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03, melaksanakan fogging di seluruh Area Markas Indobatt-03, Supercamp, El-Geneina, Darfur Barat, Minggu (30/4/2017).

Kepala Kesehatan Satgas Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid Mayor Ckm dr. Adi Sumanta Sembiring, Sp.PD mewakili Dansatgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., mengatakan bahwa, malaria merupakan penyakit yang paling berpotensi muncul di daerah Darfur-Sudan, karena daerah ini merupakan daerah endemik malaria dimana penyebaran penyakitnya ditularkan oleh nyamuk Anopheles.

Lebih lanjut Mayor Ckm dr. Adi Sumanta Sembiring menyampaikan bahwa malaria adalah penyakit endemik di Sudan Selatan dan penyakit menular yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina disertai dengan gejala demam, pucat, kuning pada mata, kencing warna teh tua, kejang-kejang bahkan berujung pada kematian. “Salah satu cara untuk memberantas nyamuk malaria adalah dengan melakukan fogging, selain itu juga dapat dilakukan pemberantasan sarang nyamuk,” ucapnya.

Menurut Mayor Ckm dr. Adi Sumanta Sembiring, kegiatan fogging ini juga dalam rangka menghadapi musim penghujan, dimana bila jumlah curah hujan meningkat di wilayah Darfur, maka berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah populasi dan penyebaran nyamuk tersebut. “Oleh karenanya, perlu diadakannya fogging secara menyeluruh dan menjaga kebersihan lingkungan terutama di wilayah Supercamp sebagai tindakan preventifnya,” katanya.

“Kegiatan fogging yang dilaksanakan tersebut bertujuan sebagai salah satu upaya tindakan preventif untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit malaria di wilayah Supercamp, El-Geneina, Darfur Barat, dimana hampir 90% penduduk yang meninggal karena terjangkit penyakit malaria ini terdapat di Afrika,” tutur Mayor Ckm dr. Adi Sumanta Sembiring, Sp.PD.

Pelaksanaan penyemprotan fogging yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Indobatt-03, terdiri dari Kapten Kes dr. Kuswiyono, Lettu Laut (K) dr. Mallo beserta anggota Kesehatan Satgas, di mulai dari kantor-kantor tempat bekerja, barak-barak tempat tinggal, kamar mandi, dan lain-lain.

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid yang berjumlah 800 personel, terdiri dari 54 Perwira, 189 Bintara, 541 Tamtama, dan 16 Wanita TNI dengan Main Body sebanyak 499 personel dari Battalion Infanteri Para Raider 433/JS Makassar, dipimpin Komandan Satgas Letkol Inf Syamsul Alam S.E., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Para Raider 433/Julu Siri Kariango Sulawesi, Brigif Para Raider 3 dibawah Divisi Infanteri 1/Kostrad.

Satgas Kontingen Garuda XXXV-C/Unamid merupakan misi Satgas TNI ketiga, dan dalam pelaksanaan tugasnya ditempatkan pada dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 (tiga) Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina.

Menuju Tanjung Perak, Kontainer Kapal Kemanusiaan Berangkat!

Mengintip persiapan keberangkatan Kapal Kemanusiaan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Somalia, amunisi beras mulai dimasukkan ke dalam kontariner dan siap diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Atmosfer dan energi inilah yang kini sedang dijaga oleh ratusan pekerja di gudang-gudang penggilingan beras di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, hingga di Kabupaten Bojonegoro.

Ahad kemarin (23/4) menjadi hari pertama proses muat dan angkut 1000 ton Beras untuk Afrika dari wilayah Cepu dan Bojonegoro. Ahyudin, Presiden Aksi Cepat Tanggap mengatakan, program ini berkaitan dengan situasi kelaparan yang berhitung dengan waktu, sementara proses edukasi dan penggalangan masih simultan berjalan. ACT menyiapkan skenario percepatan.
“Tanpa menunggu penggalangan itu terhimpun, dengan dana yang ada kami beli gabah dari petani binaan kami, dan sejumlah usaha penggilingan di Cepu dan Bojonegoro. Hasilnya, beras yang baru dipanen, tentu berkualitas bagus. Beras inilah yang akan diberangkatkan insyaAllah pada 29 April dari Surabaya,” ungkap Ahyudin.
Berkejaran dengan waktu, bergegas mengejar tanggal keberangkatan Kapal Kemanusiaan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 40 kontainer atau setara dengan 1000 ton beras pun dicicil hari demi hari. Sesuai dengan jadwal perjalanan kapal menuju Somalia, tanggal 29 April atau kurang dari sepekan ke depan kapal mulai lepas jangkar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Dari Bojonegoro dan Cepu, 12 kontainer dengan kapasitas masing-masing 25 ton sudah terisi penuh. Sekira 12.000 karung beras termuat penuh, tersusun rapi dan tersegel dalam kontainer. Harun, penanggungjawab gudang penyimpanan Beras untuk Afrika mengatakan, belasan kontainer bakal dikebut menjemput beras setiap hari ke Cepu dan Bojonegoro.
“Waktu keberangkatan kapal sudah mepet, 1000 ton siap diangkut dengan 40 buah kontainer berkapasitas 25 ton. Ahad ini sudah ada 12 kontainer datang dari Perak Surabaya. 2 kontainer menjemput beras ke Cepu di Desa Sidorejo. 10 kontainer berikutnya jemput ke Bojonegoro di Kecamatan Dander dan Kecamatan Balen,” ujar Harun.
Salim, selaku pemantau aktivitas bongkar muat barang dari PT Samudera Indonesia menghitung-hitung, dari Kecamatan Balen seluruhnya 5000 karung beras sudah termuat di lima kontainer yang melaju ke Tanjung Perak.
“Menjaga kualitas beras, supaya ruang di kontainer tidak terlalu lembap dan pengap, penataan beras ada aturannya. 9 karung beras ditata memanjang, 7 karung beras ditata melebar, dan 15 karung beras ditumpuk ke atas,” jelasnya.
Selepas azan Maghrib, lima kontainer dari Kecamatan Balen, lima kontainer dari Kecamatan Dander, dan dua kontainer dari Kecamatan Cepu bergerak beriringan. Meski iring-iringan truk kontainer berjalan lambat karena penuh muatan beras masing-masing 25 ton. Putaran roda-roda truk kontainer yang menggilas jalur aspal antara Cepu – Bojonegoro sampai ke Tanjung Perak sudah seirama dengan putaran rasa kemanusiaan yang tergugah.
“Kapal Kemanusiaan adalah ikhtiar meluaskan partisipasi.  Kalau yang kecil saja rela menyumbang makanan yang mereka santap, tentu yang lebih mampu, bersedia berkontribusi lebih besar mendukung terwujudnya kedaulatan pangan negeri ini. Berawal dari kemampuan melayani krisis kemanusiaan.” Pungkas Ahyudin.
Dari Indonesia yang subur, 1000 ton Beras untuk Afrika bakal menjadi kado istimewa untuk Somalia. Bukti bahwa bangsa ini bisa berbuat sesuatu untuk meredam Afrika yang dirundung kelaparan. Sebelum Kapal Kemanusiaan berlayar, mari Kita boyong dulu kontainernya sampai Tanjung Perak!

Pasukan Garuda Darfur Meresmikan Masjid di Sudan

Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) / Indobatt (Indonesian Battalion) 02 yang sedang melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB, beberapa waktu lalu meresmikan Masjid di daerah misi Darfur, Sudan.
Kegiatan peresmian Masjid ini merupakan salah satu kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) berskala besar yang dilaksanakan oleh Satgas Indobatt 02 dibawah pimpinan Komandan Satgas Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP.,M.M.

Selama bertugas kurang lebih satu tahun, Satgas Indobatt 02 telah membangun 3 (tiga) buah Masjid bagi masyarakat Sudan, yaitu di daerah Firdhaus Village, At Thoyibah dan Jumata IDP (di daerah Masteri Ts).

Pada kesempatan kali ini, kegiatan peresmian berkonsentrasi di daerah Firdhaus Village, adapun Masjid yang dibangun diberi nama “Garuda Mosque”. Total lebih dari 180.000 SDG yang dihabiskan untuk membangun “Garuda Mosque”, dimana dana tersebut berasal dari swadaya bantuan sukarela seluruh personel Satgas dan bantuan yang berasal dari Pandu Sakti 97 (Alumni Akademi Militer 1997).

Tidak hanya melaksanakan peresmian saja, Satgas Indobatt 02 juga melaksanakan Medical Assistance dan pemberian bantuan kepada seluruh masyarakat yang berada di Area Of Responsibility dari Indobatt 02. Pemberian bantuan tersebut berupa tikar sebanyak 135 buah, 130 Alquran, 500 daster, 30 peci, 100 baju anak-anak dan uang sebanyak 5,000 SDG.

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eritrea Bapak Drs H. Burhanuddin Badruzzaman menyampaikan rasa terima kasih sekaligus bangganya kepada Satgas Indobatt 02, karena apa yang dilakukan ini merupakan wujud diplomasi nyata dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional terutama di lingkup pemerintah Sudan.

Sementara dari pihak Sector West yang disampaikan oleh Head Of Office Mr Oemar Kane mengungkapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada Satgas Indobatt 02 atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Sudan selama ini, semoga bantuan yang telah diberikan ini dapat bermanfaat. “Satgas Indobatt 02 telah menetapkan standart tinggi yang tidak dapat dibandingkan oleh TCC (Troops Contributing Country) yang lain, baik dari segi sikap, perbuatan maupun profesionalisme dalam bertugas,” katanya.

Turut hadir dalam acara peresmian Masjid ini adalah Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eritrea, Sector West Commander, Head of Office, Civil Affair Team Leader, CO Pakistan Engineering, CO Bangladesh FRC, Chief G9 beserta pejabat Sector yang lain.

Panglima TNI : Percaya Pada Kekuatan Sendiri Kunci Raih Prestasi Karate

Olahraga karate adalah aktivitas yang mengandung nilai-nilai kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas dan percaya pada kekuatan sendiri, nilai-nilai tersebut merupakan kunci utama bagi para atlet dalam meraih prestasi.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum PB Forki pada acara pembukaan Karate Open Danjen Kopassus Championship 2017 di Gelanggang Olah Raga Ciracas Jakarta Timur, Jumat (31/3/2017).

”Nilai-nilai itu juga memiliki relevansi dengan nilai-nilai kejuangan yang dimiliki oleh setiap anak bangsa dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembinaan kesegaran jasmani, tak terkecuali bagi para atlet yang merupakan komponen penting generasi muda bangsa,” tambah Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa dalam beberapa dekade terakhir ini, Indonesia mengalami pasang surut pada dunia olahraga, untuk itu perlu dilakukan evaluasi dan refleksi secara jujur. ”Bangsa yang besar adalah bangsa yang melakukan refleksi kritis yang jujur, untuk bertanya mengapa kita pernah jaya dan mengapa kita juga pernah mengalami penurunan, maka saat ini mari kita bangkitkan kembali semangat dan tekad kita agar berjaya di masa mendatang,” ujarnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, agar semua komponen bangsa termasuk para atlet harus berbuat lebih baik dan berbenah diri untuk melakukan upaya-upaya bersama dalam meningkatkan prestasi demi kejayaan bangsa di bidang olahraga. ”Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menyadari bahwa olahraga kita sendiri akan maju, apabila kita mencintai olahraga tersebut,” kata Jenderal TNI Gatot.

”Kecintaan kepada olahraga harus kita bangun dan kita bangkitkan sedini mungkin, sejak anak-anak, menginjak dewasa, sehingga menjadi budaya, menjadi sikap batin, dan menjadi mindset bahwa kita mencintai olahraga, bukan hanya karena kita ingin menang bertanding, tetapi kita sunggh mencintai olahraga itu,” ucap Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menuturkan bahwa semua pihak yang terkait baik pengurus, organisasi, pelatih dan atlet perlu memiliki tanggung jawab, terhadap apa yang harus dilakukan dalam rangka meningkatkan olahraga nasional.

”Kita semua harus mengambil bagian, dalam memajukan olahraga nasional utamanya olahraga karate. Saya yakin, kalau masing-masing ikut bertanggung jawab dan berkontribusi, semuanya akan menyatu sebagai sebuah energi yang dapat menjadi kekuatan dahsyat untuk mencapai cita-cita bersama, seperti kata pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” imbuh Jenderal TNI Gatot.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI menjelaskan agar semua pihak senantiasa memberikan apresiasi kepada aktor-aktor olahraga yang telah berjuang untuk bangsa. ”Saya mengajak kepada semua pihak untuk dapat memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para pengurus PB FORKI, pembina dan khususnya para atlet yang telah berjuang untuk kontingen bahkan untuk bangsa, sehingga dapat menumbuhkan semangat untuk meningkatkan prestasi,” jelasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum PB Forki memberikan apresiasi kepada Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni yang telah menginisiasi terselenggaranya event ini. “Penyelenggaraan event ini, sesungguhnya akan menjadi tolok ukur kredibilitas Indonesia di bidang olahraga karate dan kehormatan bangsa di forum internasional,” pungkasnya.
“Pada tahun 2020 mendatang cabang olahraga karate akan dipertandingkan pada Olimpiade di Tokyo Jepang. Saya berharap, kalian para atlet karateka bisa mengukir prestasi tertinggi, karena kalian memiliki darah patriot yang tidak mengenal menyerah dalam meraih prestasi,” harap Jenderal TNI Gatot.

Kejuaraan yang berlangsung dari tanggal 31 Maret sampai 2 April 2017 diikuti oleh 1.652 karateka, mempertandingkan 56 kelas perorangan dan kelas beregu yang dikelompokkan dalam dua kategori yaitu kategori umum meliputi kelas usia dini (6–7 tahun) dan kelas senior (18 tahun keatas) serta kategori khusus TNI dan Polri yang mempertandingkan 9 kelas perorangan.

Turut hadir dalam acara pembukaan kejuaraan ini adalah para pejabat tinggi TNI dan Polri diantaranya Kasad, Dankodiklat TNI, Asops Panglima TNI, Danjen Kopassus, , Kakor Brimob, Wadankor Paskhas, Pangdivisi I Kostrad, Kapuspen TNI, Wadanjen Kopassus dan para Asisten Danjen Kopassus.

Personel Satgas Kizi TNI Gelar Latihan Menembak di Afrika

Personel Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi-dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) dibawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos sebagai Dansatgas, menggelar latihan kesiapsiagaan di Garuda Camp (Indoengcoy Camp), Mpoko, Kota Bangui, Afrika Tengah, Rabu (22/3/2017).
Latihan tersebut bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan seluruh personel Satgas TNI Konga XXXVII-C/Minusca dalam menghadapi gangguan situasi keamanan di dalam medan operasi yang tidak menentu.

Dansatgas Konga XXXVII-C/Minusca Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos saat meninjau latihan tersebut menyampaikan, latihan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu di medan operasi, harus selalu dilatihkan dan ditingkatkan karena di daerah Afrika Tengah ini adalah daerah konflik yang berkepanjangan dan sampai sekarang masih sering terjadi kontak senjata antara Seleka dan Anti Balaka.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel Satgas atas dedikasinya yang telah melaksanakan kegiatan latihan ini dengan baik dan penuh semangat,” ujar Dansatgas Konga XXXVII-C/Minusca.

Lebih lanjut Mayor Czi Widya Wijanarko mengatakan bahwa, setiap perorangan dan setiap Pleton baik Vertikal maupun Horizontal yang bekerja di luar Garuda Camp selalu meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan faktor keamanan, keselamatan kerja dan memonitor situasi keamanan di Afrika Tengah yang belum stabil.

Pangkolinlamil Tinjau Tempat Latihan Atlit Dayung Kolinlamil

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Pertama TNI Agung Prasetiawan, M.AP didampingi Asrena Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Akmal, S.AP, dan Aslog Pangkolinlamil Kolonel Laut (T) Rachmat Hartoyo, S.Sos., M.M., meninjau tempat latihan Atlit Dayung Kolinlamil bertempat di Danau Sunter, Jakarta Utara, Selasa pagi (21/3).

 
Atlit Dayung Kolinlamil ini adalah salah satu yanus olah raga air kebanggaan TNI Angkatan Laut, dan Kolinlamil khususnya selaku pemilik dan pembina Atlit. Seluruh Atlitnya adalah militer mulai dari pangkat Klasi hingga pangkat Bintara. Saat ini pangkat tertinggi adalah Serka (Sersan Kepala) dengan rata-rata umur masih di bawah 30 tahun.
 
Atlit Dayung Kolinlamil hingga saat ini telah meraih sejumlah prestasi baik perorangan maupun Kelompok/Tim pada iven kejuaraan olah raga dayung baik yang di selenggarakan di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.
 
Dan saat ini Atlit Dayung Kolinlamil ini terus membawa nama TNI Angkatan Laut dan Kolinlamil mengikuti lomba orah raga Dayung, selain Atlit Dayung ini juga sering digunakan/dipakai untuk mewakili club atau daerah tertentu ikut berlaga dalam lomba dan selalu membawakan hasil kejuaraan.
 
Sejumlah prestasi yang telah ditorehkan tersebut, telah menarik perhatian Panglima Kolinlamil. Dan untuk memberikan dukungan motivasi, semangat kepada Atlit untuk lebih profesional dan terus bersemangat berlatih dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi Pangkolinlamil menyaksikan langsung tim dayungnya di tempat latihan yang saat itu sedang melaksanakan latihan.
 
Pangkolinlamil sempat menyaksikan pelaksanaan latihan anggotanya di Danau Sunter yang memiliki panjang lintasan sejauh 1200 meter. Tanpa terhenti dengan menggunakan perahu dan kekuatan penuh Atlit Dayung ini melintasi depan Panglima sebanyak 14 kali dalam waktu yang sangat singkat.
 
Penampilan tersebut dipinggir Danau Sunter sesekali Pangkolinlamil terteriak dan berteput tangan memompa semangat Atlitnya saat berlatih.
 
Akhirnya Pangkolinlamil melalui pelatih memanggil para Atlit Dayung menyudahi latihannya untuk pagi hari naik ke daratan bersalaman dan menerima arahan Panglima.
 
“Saya senang, dan puas serta bangga terhadap penampilan kalian, pertahankan prestasi yang telah diraih selama ini, dan terus berusaha meraih prestasi yang lebih baik lagi. Berikan karya terbaik untuk diri kalian dan organisasi TNI Angkatan Laut yang kita cintai, sebagai Atlit Dayung kalian jaga kondisi fisik, laporkan setiap kendala yang dihadapi,” himbau Panglima memberi semangat.
 
Sementara menurut pelatih, Pelda Mi’un menjelaskan Atlit Dayung Kolinlamil ini kami persiapkan dalam sehari melaksanakan latihan pagi hari dan sore hari. Pagi hari mulai dari pukul 07.00 s.d. pukul 11.00 WIB. kemudian istirahat siang dan dilanjutkan kembali pukul 14.00 s.d pukul 16.00. secara terus menerus setiap hari.
 
“Persiapan ini dilaksanakan secara terus menerus pagi dan sore hari untuk menjaga kondisi yang stabil. Kita ada target kedepan untuk mengikuti kejuaran lomba dayung dan Tim ini akan mencoba ikut,” jelas pelatih Mi’un.