Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Kesehatan

Menuju Tanjung Perak, Kontainer Kapal Kemanusiaan Berangkat!

Mengintip persiapan keberangkatan Kapal Kemanusiaan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Somalia, amunisi beras mulai dimasukkan ke dalam kontariner dan siap diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Atmosfer dan energi inilah yang kini sedang dijaga oleh ratusan pekerja di gudang-gudang penggilingan beras di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, hingga di Kabupaten Bojonegoro.

Ahad kemarin (23/4) menjadi hari pertama proses muat dan angkut 1000 ton Beras untuk Afrika dari wilayah Cepu dan Bojonegoro. Ahyudin, Presiden Aksi Cepat Tanggap mengatakan, program ini berkaitan dengan situasi kelaparan yang berhitung dengan waktu, sementara proses edukasi dan penggalangan masih simultan berjalan. ACT menyiapkan skenario percepatan.
“Tanpa menunggu penggalangan itu terhimpun, dengan dana yang ada kami beli gabah dari petani binaan kami, dan sejumlah usaha penggilingan di Cepu dan Bojonegoro. Hasilnya, beras yang baru dipanen, tentu berkualitas bagus. Beras inilah yang akan diberangkatkan insyaAllah pada 29 April dari Surabaya,” ungkap Ahyudin.
Berkejaran dengan waktu, bergegas mengejar tanggal keberangkatan Kapal Kemanusiaan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 40 kontainer atau setara dengan 1000 ton beras pun dicicil hari demi hari. Sesuai dengan jadwal perjalanan kapal menuju Somalia, tanggal 29 April atau kurang dari sepekan ke depan kapal mulai lepas jangkar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Dari Bojonegoro dan Cepu, 12 kontainer dengan kapasitas masing-masing 25 ton sudah terisi penuh. Sekira 12.000 karung beras termuat penuh, tersusun rapi dan tersegel dalam kontainer. Harun, penanggungjawab gudang penyimpanan Beras untuk Afrika mengatakan, belasan kontainer bakal dikebut menjemput beras setiap hari ke Cepu dan Bojonegoro.
“Waktu keberangkatan kapal sudah mepet, 1000 ton siap diangkut dengan 40 buah kontainer berkapasitas 25 ton. Ahad ini sudah ada 12 kontainer datang dari Perak Surabaya. 2 kontainer menjemput beras ke Cepu di Desa Sidorejo. 10 kontainer berikutnya jemput ke Bojonegoro di Kecamatan Dander dan Kecamatan Balen,” ujar Harun.
Salim, selaku pemantau aktivitas bongkar muat barang dari PT Samudera Indonesia menghitung-hitung, dari Kecamatan Balen seluruhnya 5000 karung beras sudah termuat di lima kontainer yang melaju ke Tanjung Perak.
“Menjaga kualitas beras, supaya ruang di kontainer tidak terlalu lembap dan pengap, penataan beras ada aturannya. 9 karung beras ditata memanjang, 7 karung beras ditata melebar, dan 15 karung beras ditumpuk ke atas,” jelasnya.
Selepas azan Maghrib, lima kontainer dari Kecamatan Balen, lima kontainer dari Kecamatan Dander, dan dua kontainer dari Kecamatan Cepu bergerak beriringan. Meski iring-iringan truk kontainer berjalan lambat karena penuh muatan beras masing-masing 25 ton. Putaran roda-roda truk kontainer yang menggilas jalur aspal antara Cepu – Bojonegoro sampai ke Tanjung Perak sudah seirama dengan putaran rasa kemanusiaan yang tergugah.
“Kapal Kemanusiaan adalah ikhtiar meluaskan partisipasi.  Kalau yang kecil saja rela menyumbang makanan yang mereka santap, tentu yang lebih mampu, bersedia berkontribusi lebih besar mendukung terwujudnya kedaulatan pangan negeri ini. Berawal dari kemampuan melayani krisis kemanusiaan.” Pungkas Ahyudin.
Dari Indonesia yang subur, 1000 ton Beras untuk Afrika bakal menjadi kado istimewa untuk Somalia. Bukti bahwa bangsa ini bisa berbuat sesuatu untuk meredam Afrika yang dirundung kelaparan. Sebelum Kapal Kemanusiaan berlayar, mari Kita boyong dulu kontainernya sampai Tanjung Perak!

Pasukan Garuda Darfur Meresmikan Masjid di Sudan

Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) / Indobatt (Indonesian Battalion) 02 yang sedang melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB, beberapa waktu lalu meresmikan Masjid di daerah misi Darfur, Sudan.
Kegiatan peresmian Masjid ini merupakan salah satu kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) berskala besar yang dilaksanakan oleh Satgas Indobatt 02 dibawah pimpinan Komandan Satgas Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP.,M.M.

Selama bertugas kurang lebih satu tahun, Satgas Indobatt 02 telah membangun 3 (tiga) buah Masjid bagi masyarakat Sudan, yaitu di daerah Firdhaus Village, At Thoyibah dan Jumata IDP (di daerah Masteri Ts).

Pada kesempatan kali ini, kegiatan peresmian berkonsentrasi di daerah Firdhaus Village, adapun Masjid yang dibangun diberi nama “Garuda Mosque”. Total lebih dari 180.000 SDG yang dihabiskan untuk membangun “Garuda Mosque”, dimana dana tersebut berasal dari swadaya bantuan sukarela seluruh personel Satgas dan bantuan yang berasal dari Pandu Sakti 97 (Alumni Akademi Militer 1997).

Tidak hanya melaksanakan peresmian saja, Satgas Indobatt 02 juga melaksanakan Medical Assistance dan pemberian bantuan kepada seluruh masyarakat yang berada di Area Of Responsibility dari Indobatt 02. Pemberian bantuan tersebut berupa tikar sebanyak 135 buah, 130 Alquran, 500 daster, 30 peci, 100 baju anak-anak dan uang sebanyak 5,000 SDG.

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eritrea Bapak Drs H. Burhanuddin Badruzzaman menyampaikan rasa terima kasih sekaligus bangganya kepada Satgas Indobatt 02, karena apa yang dilakukan ini merupakan wujud diplomasi nyata dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional terutama di lingkup pemerintah Sudan.

Sementara dari pihak Sector West yang disampaikan oleh Head Of Office Mr Oemar Kane mengungkapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada Satgas Indobatt 02 atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Sudan selama ini, semoga bantuan yang telah diberikan ini dapat bermanfaat. “Satgas Indobatt 02 telah menetapkan standart tinggi yang tidak dapat dibandingkan oleh TCC (Troops Contributing Country) yang lain, baik dari segi sikap, perbuatan maupun profesionalisme dalam bertugas,” katanya.

Turut hadir dalam acara peresmian Masjid ini adalah Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eritrea, Sector West Commander, Head of Office, Civil Affair Team Leader, CO Pakistan Engineering, CO Bangladesh FRC, Chief G9 beserta pejabat Sector yang lain.

Panglima TNI : Percaya Pada Kekuatan Sendiri Kunci Raih Prestasi Karate

Olahraga karate adalah aktivitas yang mengandung nilai-nilai kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas dan percaya pada kekuatan sendiri, nilai-nilai tersebut merupakan kunci utama bagi para atlet dalam meraih prestasi.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum PB Forki pada acara pembukaan Karate Open Danjen Kopassus Championship 2017 di Gelanggang Olah Raga Ciracas Jakarta Timur, Jumat (31/3/2017).

”Nilai-nilai itu juga memiliki relevansi dengan nilai-nilai kejuangan yang dimiliki oleh setiap anak bangsa dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembinaan kesegaran jasmani, tak terkecuali bagi para atlet yang merupakan komponen penting generasi muda bangsa,” tambah Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa dalam beberapa dekade terakhir ini, Indonesia mengalami pasang surut pada dunia olahraga, untuk itu perlu dilakukan evaluasi dan refleksi secara jujur. ”Bangsa yang besar adalah bangsa yang melakukan refleksi kritis yang jujur, untuk bertanya mengapa kita pernah jaya dan mengapa kita juga pernah mengalami penurunan, maka saat ini mari kita bangkitkan kembali semangat dan tekad kita agar berjaya di masa mendatang,” ujarnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, agar semua komponen bangsa termasuk para atlet harus berbuat lebih baik dan berbenah diri untuk melakukan upaya-upaya bersama dalam meningkatkan prestasi demi kejayaan bangsa di bidang olahraga. ”Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menyadari bahwa olahraga kita sendiri akan maju, apabila kita mencintai olahraga tersebut,” kata Jenderal TNI Gatot.

”Kecintaan kepada olahraga harus kita bangun dan kita bangkitkan sedini mungkin, sejak anak-anak, menginjak dewasa, sehingga menjadi budaya, menjadi sikap batin, dan menjadi mindset bahwa kita mencintai olahraga, bukan hanya karena kita ingin menang bertanding, tetapi kita sunggh mencintai olahraga itu,” ucap Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menuturkan bahwa semua pihak yang terkait baik pengurus, organisasi, pelatih dan atlet perlu memiliki tanggung jawab, terhadap apa yang harus dilakukan dalam rangka meningkatkan olahraga nasional.

”Kita semua harus mengambil bagian, dalam memajukan olahraga nasional utamanya olahraga karate. Saya yakin, kalau masing-masing ikut bertanggung jawab dan berkontribusi, semuanya akan menyatu sebagai sebuah energi yang dapat menjadi kekuatan dahsyat untuk mencapai cita-cita bersama, seperti kata pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” imbuh Jenderal TNI Gatot.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI menjelaskan agar semua pihak senantiasa memberikan apresiasi kepada aktor-aktor olahraga yang telah berjuang untuk bangsa. ”Saya mengajak kepada semua pihak untuk dapat memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para pengurus PB FORKI, pembina dan khususnya para atlet yang telah berjuang untuk kontingen bahkan untuk bangsa, sehingga dapat menumbuhkan semangat untuk meningkatkan prestasi,” jelasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum PB Forki memberikan apresiasi kepada Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni yang telah menginisiasi terselenggaranya event ini. “Penyelenggaraan event ini, sesungguhnya akan menjadi tolok ukur kredibilitas Indonesia di bidang olahraga karate dan kehormatan bangsa di forum internasional,” pungkasnya.
“Pada tahun 2020 mendatang cabang olahraga karate akan dipertandingkan pada Olimpiade di Tokyo Jepang. Saya berharap, kalian para atlet karateka bisa mengukir prestasi tertinggi, karena kalian memiliki darah patriot yang tidak mengenal menyerah dalam meraih prestasi,” harap Jenderal TNI Gatot.

Kejuaraan yang berlangsung dari tanggal 31 Maret sampai 2 April 2017 diikuti oleh 1.652 karateka, mempertandingkan 56 kelas perorangan dan kelas beregu yang dikelompokkan dalam dua kategori yaitu kategori umum meliputi kelas usia dini (6–7 tahun) dan kelas senior (18 tahun keatas) serta kategori khusus TNI dan Polri yang mempertandingkan 9 kelas perorangan.

Turut hadir dalam acara pembukaan kejuaraan ini adalah para pejabat tinggi TNI dan Polri diantaranya Kasad, Dankodiklat TNI, Asops Panglima TNI, Danjen Kopassus, , Kakor Brimob, Wadankor Paskhas, Pangdivisi I Kostrad, Kapuspen TNI, Wadanjen Kopassus dan para Asisten Danjen Kopassus.

Personel Satgas Kizi TNI Gelar Latihan Menembak di Afrika

Personel Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi-dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) dibawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos sebagai Dansatgas, menggelar latihan kesiapsiagaan di Garuda Camp (Indoengcoy Camp), Mpoko, Kota Bangui, Afrika Tengah, Rabu (22/3/2017).
Latihan tersebut bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan seluruh personel Satgas TNI Konga XXXVII-C/Minusca dalam menghadapi gangguan situasi keamanan di dalam medan operasi yang tidak menentu.

Dansatgas Konga XXXVII-C/Minusca Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos saat meninjau latihan tersebut menyampaikan, latihan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu di medan operasi, harus selalu dilatihkan dan ditingkatkan karena di daerah Afrika Tengah ini adalah daerah konflik yang berkepanjangan dan sampai sekarang masih sering terjadi kontak senjata antara Seleka dan Anti Balaka.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel Satgas atas dedikasinya yang telah melaksanakan kegiatan latihan ini dengan baik dan penuh semangat,” ujar Dansatgas Konga XXXVII-C/Minusca.

Lebih lanjut Mayor Czi Widya Wijanarko mengatakan bahwa, setiap perorangan dan setiap Pleton baik Vertikal maupun Horizontal yang bekerja di luar Garuda Camp selalu meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan faktor keamanan, keselamatan kerja dan memonitor situasi keamanan di Afrika Tengah yang belum stabil.

Pangkolinlamil Tinjau Tempat Latihan Atlit Dayung Kolinlamil

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Pertama TNI Agung Prasetiawan, M.AP didampingi Asrena Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Akmal, S.AP, dan Aslog Pangkolinlamil Kolonel Laut (T) Rachmat Hartoyo, S.Sos., M.M., meninjau tempat latihan Atlit Dayung Kolinlamil bertempat di Danau Sunter, Jakarta Utara, Selasa pagi (21/3).

 
Atlit Dayung Kolinlamil ini adalah salah satu yanus olah raga air kebanggaan TNI Angkatan Laut, dan Kolinlamil khususnya selaku pemilik dan pembina Atlit. Seluruh Atlitnya adalah militer mulai dari pangkat Klasi hingga pangkat Bintara. Saat ini pangkat tertinggi adalah Serka (Sersan Kepala) dengan rata-rata umur masih di bawah 30 tahun.
 
Atlit Dayung Kolinlamil hingga saat ini telah meraih sejumlah prestasi baik perorangan maupun Kelompok/Tim pada iven kejuaraan olah raga dayung baik yang di selenggarakan di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.
 
Dan saat ini Atlit Dayung Kolinlamil ini terus membawa nama TNI Angkatan Laut dan Kolinlamil mengikuti lomba orah raga Dayung, selain Atlit Dayung ini juga sering digunakan/dipakai untuk mewakili club atau daerah tertentu ikut berlaga dalam lomba dan selalu membawakan hasil kejuaraan.
 
Sejumlah prestasi yang telah ditorehkan tersebut, telah menarik perhatian Panglima Kolinlamil. Dan untuk memberikan dukungan motivasi, semangat kepada Atlit untuk lebih profesional dan terus bersemangat berlatih dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi Pangkolinlamil menyaksikan langsung tim dayungnya di tempat latihan yang saat itu sedang melaksanakan latihan.
 
Pangkolinlamil sempat menyaksikan pelaksanaan latihan anggotanya di Danau Sunter yang memiliki panjang lintasan sejauh 1200 meter. Tanpa terhenti dengan menggunakan perahu dan kekuatan penuh Atlit Dayung ini melintasi depan Panglima sebanyak 14 kali dalam waktu yang sangat singkat.
 
Penampilan tersebut dipinggir Danau Sunter sesekali Pangkolinlamil terteriak dan berteput tangan memompa semangat Atlitnya saat berlatih.
 
Akhirnya Pangkolinlamil melalui pelatih memanggil para Atlit Dayung menyudahi latihannya untuk pagi hari naik ke daratan bersalaman dan menerima arahan Panglima.
 
“Saya senang, dan puas serta bangga terhadap penampilan kalian, pertahankan prestasi yang telah diraih selama ini, dan terus berusaha meraih prestasi yang lebih baik lagi. Berikan karya terbaik untuk diri kalian dan organisasi TNI Angkatan Laut yang kita cintai, sebagai Atlit Dayung kalian jaga kondisi fisik, laporkan setiap kendala yang dihadapi,” himbau Panglima memberi semangat.
 
Sementara menurut pelatih, Pelda Mi’un menjelaskan Atlit Dayung Kolinlamil ini kami persiapkan dalam sehari melaksanakan latihan pagi hari dan sore hari. Pagi hari mulai dari pukul 07.00 s.d. pukul 11.00 WIB. kemudian istirahat siang dan dilanjutkan kembali pukul 14.00 s.d pukul 16.00. secara terus menerus setiap hari.
 
“Persiapan ini dilaksanakan secara terus menerus pagi dan sore hari untuk menjaga kondisi yang stabil. Kita ada target kedepan untuk mengikuti kejuaran lomba dayung dan Tim ini akan mencoba ikut,” jelas pelatih Mi’un.

Yonif 623/BWU Rayakan HUT Ke-56, Beri Bantuan ke Pesantren di Darfur

 

 

 

Sebanyak 352 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 623/Bhakti Wira Utama (BWU) yang merupakan main body dari Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) 02 dan tengah menjalankan tugas sebagai Pasukan Perdamaian (Peacekeeper) merayakan HUT ke-56 Batalyon dengan memberikan bantuan ke sekolah sekaligus pondok pesantren di Darfur, Sudan, Kamis (16/3/2017).

Tujuan perayaan HUT ini sendiri, selain sebagai wujud kecintaan terhadap satuan juga merupakan tradisi dari Batalyon yang harus tetap dijaga meskipun berada di daerah misi penugasan.

Pada kesempatan ini, pemberian bantuan dipimpin oleh Kapten Inf Febranto di Bustomi dan dipusatkan di Pondok Pesantren “Mujama Khalawi Mabruka Li Takhfidzil Quran Wal Dirosah Islamiyah”. Di sekolah hafidz Alquran, prajurit 623/BWU memberikan bantuan berupa 70 Alquran, 50 daster, 30 lembar seng dan uang sebesar 2.700 SDG.

Dalam sambutannya Kapten Inf Febranto menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan wujud nyata rasa syukur dari seluruh prajurit atas bertambahnya usia dari Yonif 623/BWU, semoga kedepannya tetap solid dan kompak. “Saya berharap agar bantuan yang diberikan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan memohon doa supaya seluruh personel Satgas Indobatt 02 diberikan kesehatan, kelancaran dan kemudahan di sisa penugasan selama sebulan ini,” ujarnya.

“Saya atas nama Satgas Indobatt 02 bantuan ini dapat membantu serta bermanfaat bagi pondok pesantren ini dan saya mohon doa agar di dalam sisa penugasan personel Satgas Indobatt 02 diberikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran,” kata Kapten Febranto.

Adapun rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-56 Batalyon Infanteri 623/BWU selain memberikan bantuan ke pondok pesantren juga melaksanakan doa bersama dan mengadakan acara syukuran.

Yonif 623/BWU merupakan salah satu Batalyon Infanteri yang terletak di Kalimantan Selatan dan berada di naungan Kodam VI/Mlw. Sebelumnya Yonif 623/BWU berhasil menunjukkan eksistensi dan prestasi yang membanggakan, dimana satuan ini di bawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto (sekarang Komandan Satgas Indobatt 02) berhasil menorehkan tinta emas sebagai Batalyon terbaik di dalam penugasan Pengamanan Perbatasan RI-PNG periode 2014-2015. Prestasi tersebutlah yang berhasil mengorbitkan Yonif 623/BWU menjadi Main Body Satgas Indobatt 02 di Darfur Sudan Afrika.

 

 

Pangkolinlamil Lepas Keberangkatan Satgas Lima 2017

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksamana Pertama TNI Agung Prasetiawan, M.AP. melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Langkawi International Maritime And Aerospace Exhibition (LIMA) 2017, Jumat lalu (10/3). Satgas LIMA 2017 melibatkan KRI Banjarmasin 592 dan KRI Halasan 630 dari dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) didampingi Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., serta pejabat utama Koarmabar dan Kolinlamil.

Satgas LIMA 2017 tersebut direncanakan akan tiba di Langkawi Malaysia pada tanggal 20 Maret 2017 dan akan bergabung dengan negara-negara peserta lainnya. Selama seminggu para negara peserta akan melaksanakan kegiatan diantaranya Cousrtessy Call ke kapal-kapal negara peserta, dinner reception di kapal-kapal negara peserta, makan malam untuk Kepala Staf Angkatan Laut negara peserta, festival makanan khas/International Maritime Food Festival, penampilan malam kebudayaan/Maritime Cultural Performance.

Dalam International Maritime Food Festival, KRI Banjarmasin 592 akan menampilkan beberapa ragam hidangan masakan makanan khas Indonesia seperti sate khas Madura, bakso Malang, onde-onde, kue pastel dan kue putu, sedangkan untuk jenis minuman yang ditampilkan antara lain, brem bali dan es kopyor.

Selain KRI Banjarmasi 592 juga KRI Halasan 630 dari jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur ikut terbibat dalam Satuan Tugas (Satgas) Langkawi International Maritime And Aerospace Exhibition (LIMA) 2017, Dan pada kesempatan tersebut akan menampilkan menampilkan/memamerkan hidangan makanan sega lengka khas Tegal, tahu gejrot, dodol Garut, lemang dan batagor serta minuman sekoteng.

Sedangkan pada Maritime Cultural Performance, KRI Banjarmasin 592 akan menampilkan Tari Remo dan KRI Halasan 630 menampilkan Tari Gaba-Gaba Maluku serta peragaan pakaian adat daerah Jawa, Sumatera dan Maluku oleh Prajurit KRI.

Selain itu, kapal perang para peserta LIMA 2017 juga akan melaksanakan kegiatan LIMA 17 Sea Exercise (LSX) meliputi Screenex (Screen Exercise), Rasap (RAS Approach), Phodex (Photo Exercise), OOW Maneouvres, MIOP/VBSS dan Bon Voyage Formation.

Kadiskes Kolinlamil Ingatkan Prajurit untuk Jaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Prajurit Kolinlamil memenuhi lapangan apel Dermaga Kolinlamil, Jakarta dalam rangka apel gabungan yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kolinlamil Letkol Laut (K) Letkol Laut (K) dr. Hengky Setyahadi, Sp.B, FINACS, FICS. Senin (13/3).

Kegiatan apel gabungan yang dilaksanakan ini sebagai sarana dan media bagi pimpinan dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) untuk menyampaikan berbagai informasi ataupun memberikan arahan tentang kebijakan dari pimpinan TNI Angkatan Laut dan Panglima Kolinlamil.

Dalam kesempatan tersebut, Kadiskes Kolinlamil mendapatkan giliran memimpin apel gabungan yang dilaksanakan setiap Senin. Sebelum apel gabungan dilaksanakan, Kadiskes memerintahkan, agar dilakukan pemeriksaan terhadap prajurit peserta apel gabungan baik staf dan unsur KRI dengan tujuan melakukan pengecekan terhadap penampilan setiap prajurit dari ujung kepala hingga ujung kaki, hal ini untuk mengetahui kedisiplinan setiap prajurit dalam menjaga penampilan baik rambut, pakaian dan sepatu.

Dalam pengarahannya, Letkol Laut (K) Letkol Laut (K) dr. Hengky Setyahadi, Sp.B, FINACS, FICS. menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh prajurit atas kehadirannya dalam mengikuti apel gabungan ini.

Lebih lanjut Kadiskes Kolinlamil menyoroti masalah keselamatan dalam bekerja, urikes dan BPJS seluruh jajaran Kolinlamil.

“Dalam bekerja atau bertugas hendaknya kita selalu hati-hati dan waspada, apalagi dalam berkendaraan dijalan dan membawa kendaraan agar tidak kencang-kencang. Sayangilah diri sendiri dan keluarga. Berkendaraan sesuai dengan ketentuan yang ada” imbaunya mengingatkan.

Lanjut Kadiskes juga menyampaikan tentang pentingnya uji dan pemeriksaan kesehatan (urikes), urikes sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan prajurit.

“Jangan takut dengan urikes, justru urikes yang akan membantu karir dan pangkat kita sebagai prajurit. Dengan urikes kita akan selalu mengetahui kondisi kesehatan kita, sehingga bilamana kita akan sekolah, naik pangkat dan untuk keperluan lainnya maka akan bermanfaat bagi kita” tandas pamen yang genap setahun di Kolinlamil ini.

Selain itu, pamen dengan melati dua dipundak kelahiran Semarang ini memberikan penekanan kepada seluruh prajurit jajaran Kolinlamil untuk senantiasa menjaga kesehatan diri terutama memasuki pergantian musim. “Jaga kesehatan mengingat sekarang memasuki musim pancaroba” tandasnya.

Diakhir pengarahannya, Kadiskes Kolinlamil terus mengingatkan penekanan perintah dari Panglima TNI dan Kasal agar seluruh prajurit untuk mengindari dan menjauhi penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya. Selain membahayakan untuk diri prajurit, TNI Angkatan Laut dengan tegas akan memecat prajurit yang terlibat narkoba.

“Jangan coba-coba narkoba, barang haram itu akan membuat kecanduan. Ingat ketika Hongkong jatuh ke pangkuan Inggris jaman dulu, itu karena strategi memakai narkoba untuk menghancurkan suatu negara. Untuk itu jauhi dan tidak coba narkoba” tegasnya mengakhiri.

Konga XXXVII-C/Minusca Bagikan Baju Batik Untuk Warga Lokal di Afrika

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang sedang melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB, membagikan 250 Baju Batik Khas Indonesia kepada warga lokal di wilayah PK-6 Bangui, Afrika Tengah, Minggu (12/3/2017),

Kegiatan ini diawali dengan pemberian secara simbolis oleh Danton Vertikal Lettu Czi Angga Kusuma kepada Ketua Adat di wilayah tersebut. Masyarakat sangat senang atas pembagian batik yang dibagikan oleh pasukan Garuda dan meraka mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan pasukan garuda kepada masyarakan Republik Afrika Tengah.

Dansatgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., yang diwakili Lettu Czi Angga Kusuma menyampaikan pembagian baju batik ini merupakan rasa pedulinya Pasukan Garuda kepada warga Republik Afrika tengah, dimana setelah konflik berkepanjangan di negara ini mereka butuh perhatian dan dukungan, agar dapat membangun kembali negaranya.

Melalui pembagian baju batik tersebut, dapat memperkenalkan batik Indonesia di Benua Afrika khususnya Republik Afrika Tengah, serta tidak lupa Dansatgas yang diwakili Lettu Czi Angga Kusuma juga menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang dilakukan oleh Satgas Garuda di Minusca agar mendapat tempat dihati masyarakat Afrika Tengah.

Kegiatan ini mendapat respon yang positif dan disambut gembira oleh masyarakat di wilayah PK-6 Bangui. Selama kegiatan pemberian baju batik ini berlangsung, masyarakat dan anak-anak dihibur sulap oleh Pasukan Garuda.

Bangun Kemandirian Pangan, Rumah Zakat Bentuk Kebun Gizi

Untuk mewujudkan kemandirian pangan rumah tangga, Rumah Zakat kembali meresmikan Kebun Gizi di Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Fasilitator ICD Sempu, Tulus Prihadi mengatakan, pembentukan Kebun Gizi juga sebagai langkah untuk mengoptimalkan lahan di desa tersebut.

“Ini kita jadikan sebagai salah satu upaya alternatif dalam mewujudkan kemandirian pangan dalam rumah tangga. Sehingga nantinya diharapkan akan membentuk ketahanan pangan yang terus tumbuh dan berkembang di wilayah ini,” kata Tulus, Jumat (3/3).

Tulus menambahkan, program tersebut juga didukung oleh pihak pemerintah setempat. Kepala Desa Sempu, Suwarno mengatakan pihaknya akan berperan aktif dalam menggerakan masyarakat untuk ikut terlibat dalam program Kebun Gizi.

“Dulu sebenarnya kami sudah pernah membentuk program Kebun Gizi, namun belum optimal. Sekarang kita mencoba bekerja sama dengan Rumah Zakat untuk kembali memberdayakan dan menghidupkan kelompok rumah tangga tersebut. sehingga nantinya, setiap rumah yang ada di Desa Sempu memiliki kebun sayuran sendiri,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya optimalisasi pemanfatan lahan pekarangan ini, masyarakat Desa Sempu dapat mengurangi pengeluaran belanja bulanan. Selain itu, diharapkan program yang sedang dirintis juga dapat membangun masyarakat yang sehat dan mandiri.