Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Kesehatan

Satgas Kompi Zeni TNI Padamkan Kebakaran Lahan di Pedalaman Afrika

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di bawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos. sebagai Dansatgas, yang sedang melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian misi PBB, beberapa waktu lalu berhasil memadamkan kebakaran lahan di sekitar Bandara Internasional Bangui, pedalaman Afrika Tengah.

 
Dansatgas Kompi Zeni TNI Mayor Czi Widya Wijanarko saat meninjau lokasi kebakaran lahan mengatakan bahwa, lokasi kebakaran di sekitar Bandara Bangui tidak jauh lokasinya dengan Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah.
 
“Bulan Januari ini, di Afrika Tengah sedang mengalami musim kemarau. Sebagian warga melakukan pembukaan lahan kosong dengan cara membakar dan menyebabkan kebakaran lahan semakin besar,” ujarnya.
 
Menurut Mayor Czi Widya Wijanarko, mobil pemadam kebakaran milik bandara tidak mampu memadamkan api yang semakin membesar. “Untuk mengatasi kebakaran lahan tersebut, Satgas Kompi Zeni TNI membantu dengan mengerahkan beberapa alat berat Dozer,” ucapnya.
 
Pengerahan alat berat Dozer dipimpin Kapten Czi Febri beserta tiga personel Satgas, dengan tugas yang berbeda-beda, Kopka Sudarsono (Operator), Praka Samsul (Taban Operator) dan Serda Marwan sebagai pengaman. Operator Dozer dengan sigap dan cepat memotong jalur kebakaran sebelum merambat ke tempat lain, dan akhirnya kebakaran lahan berhasil dihentikan.
 
Seperti diketahui, 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca, terdiri dari 178 personel TNI AD, 18 personel TNI AL, 4 personel TNI AU, bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa selama satu tahun di wilayah Republik Afrika Tengah.

Awali 2017, Jajaran Kolinlamil Donorkan Darahnya

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menyumbangkan darah prajuritnya kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, melalui kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan, di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (6/1).

 
Jajaran prajurit Kolinlamil mendonorkan darah pada kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Kolinlamil terhadap kemanusiaan.
 
“Melalui kegiatan ini diharapkan Kolinlamil turut serta membantu pemerintah melalui PMI terhadap ketersediaan darah, yang akan disalurkan ke rumah sakit untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutur Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) dr. Hengky Setyahadi, Sp.B, FINACS, FICS disela-sela kegiatan.
 
Lebih jelas Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kolinlamil Letkol Laut (K) dr. Hengky Setyahadi Sp.B, FINACS, FICS mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk mengisi stok darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah Jakarta Utara, dan dalam rangka peringatan HUT Kowal ke-54.
 
Donor darah kali ini dilaksanakan atas kerja sama Diskes Kolinlamil dengan Unit Transfusi darah PMI Jakarta Utara, yang diikuti oleh keluarga besar Kolinlamil baik militer maupun PNS Kolinlamil.
 
Unit Transfusi darah PMI Jakarta Utara dalam pelayanannya mendatangkan 10 personel terdiri dari 1 orang dokter, 6 orang paramedis dan 2 orang tenaga administrasi. Sedangkan dari Diskes Kolinlamil mendatangkan 8 orang dalam mendukung kegiatan donor darah di Kolinlamil.
 
Sejumlah 100 orang donor darah yang ingin menyumbangkan darahnya namun hanya 68 orang dengan rincian;  golongan darah A sebanyak 13 kantong,  golongan darah B sebanyak 25 kantong, golongan darah AB sebanyak 5 kantong, dan golongan darah 0 sebanyak 25 kantong. Sedangkan sejumlah 32 orang tidak terambil darahnya karena tidak memenuhi syarat akibat tensi tinggi, hemoglobin tidak cukup,dll.

Lantamal III Jakarta Laksanakan Doa Bersama Akhir Tahun 2016

Seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN)  Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, menggelar doa bersama di Masjid Miftahul Jannah memohon kesuksesan tahun 2017, Jumat (30/12),.

Dalam rangka menyambut tahun baru 2017, seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengadakan doa bersama di Masjid Miftahul Jannah untuk Negara dan Bangsa Indonesia agar mendapat kedamaian, kesejahteraan, keselamatan, kemakmuran dan meningkatnya rasa persatuan, kesatuan dalam berbangsa dan bertanah air untuk mewujudkan ke Bhineka Tunggal Ikaan, untuk TNI Angkatan Laut pada khususnya agar supaya tahun yang akan datang mendapat keberhasilan, kelancaran, keamanan dan keselamatan dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai prajurit Sapta Marga baik yang bersifat kegiatan latihan maupun sedang menjalankan kegiatan operasional.

Doa bersama itu dilaksanakan sebelum shalat jum’at di Masjid Miftahul Jannah Mako Lantamal III Jakarta di Jalan Gunung Sahari Raya No 02 Ancol Jakarta Utara yang dipimpin oleh Ust. H. Drs. Imam Khoderi dari Kasubdis Bintal Mabesal dan Ust. Fhatikul Qirom imam tetap Masjid Miftahul Jannah.Setelah melaksanakan kegiatan doa bersama dilanjutkan sholat Jum’at bersama sama dengan masyarakat sekitar Lantamal III Jakarta.

Turut hadir pada acara doa bersama tersebut Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Umar Arief, S.E., Asops Danlantamal III, Asintel Danlantamal III, Aspers Danlantamal III dan para Kadis/Kasatker jajaran Lantamal III Jakarta.

Pasukan Garuda Rayakan Natal Dengan Mengadakan Bakti Sosial di Darfur

Sebanyak 69 Personel Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) beragama Nasrani, yang sedang melaksanakan Misi Perdamaian PBB di Darfur Sudan, merayakan Natal di Garuda Camp, El-Geneina, Darfur Barat, Sudan-Afrika, Minggu (25/12/2016).

 
Perayaan Natal ini sendiri memiliki kesan bagi personel yang beragama Nasrani, hal ini dikarenakan perayaan Natal dirayakan di daerah misi dan jauh dari keluarga.
 
Rangkaian kegiatan dalam perayaan Natal tahun ini adalah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial, Ibadah dan malamnya melaksanakan kegiatan makan malam bersama dengan turut mengundang perwakilan dari masing-masing Troops Contributing Country (TCC).
 
Untuk kegiatan Bakti Sosial, Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid berkonsentrasi di daerah Ardhamata IDP (Tempat Pengungsian). Ditempat ini Prajurit Garuda yang beragama Nasrani membagikan buku bacaan, alat tulis serta baju batik kepada anak-anak dan masyarakat sekitar.
 
Disampaikan oleh Lettu Cba Yonathan Raja Mulia Tambunan selaku Ketua Panitia perayaan Natal bahwa, kegiatan ini bertujuan selain merupakan rangkaian perayaan Natal juga sebagai bentuk nyata dari Satgas Indobatt 02 Konga XXXV-B/Unamid dalam membantu anak-anak dan masyarakat di daerah ini yang dirasa sangat tertinggal dan jauh dari kata layak.
 
Lettu Cba Yonathan Raja Mulia Tambunan juga menyampaikan harapannya, agar damai Natal dapat memberikan kebahagaian dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Darfur Sudan ini.
 
“Semoga dengan adanya kegiatan bakti sosial dapat dimanfaatkan sebaik mungkin serta harapannya pada perayaan Natal tahun ini, dapat memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Darfur Sudan serta konflik yang berkepanjangan dapat cepat selesai, katanya.
 
Sementara itu, Wakil Komandan Satgas Indobatt 02 Mayor Inf Roy Fakhrul Rozi dalam sambutannya mengucapkan Selamat Hari Raya Natal bagi personel Satgas yang merayakan dan Selamat Tahun Baru 2017. Semoga damai Natal dapat memberikan kedamaian, ketenangan dan kesejahteraan bagi seluruh prajurit dan memberikan dampak berupa terciptanya perdamaian dan keamanan di negara konflik Sudan,” ucapnya.
 
Kegiatan perayaan Natal di Garuda Camp berjalan dengan lancar, dan acara ditutup dengan penampilan tim paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu rohani.

RZ Kirim Bantuan Medis ke Lokasi Banjir Bima

RZ (Rumah Zakat)  bersama PT Tower Bersama Group telah memberangkatkan Mobil Klinik dan tim medis untuk membantu korban banjir di Bima, Nusa Tenggara Barat. Mobil Klinik tersebut telah diberangkatkan dari  Kediri melalui jalur laut pagi ini, Jumat (23/12).

“Meski tidak ada korban jiwa, tetapi banyak warga yang terluka dan sakit. Jadi, kami kirimkan Mobil Klinik dengan fasilitas lengkap dan petugas medisnya untuk memberikan layanan kesehatan di sana,” papar Ajeng, Project Monitoring and Evaluation RZ.

Koordinator Relawan RZ Sumbawa, Repi menambahkan, RZ juga menyalurkan bantuan berupa makanan, alat tulis, pampers, dan pakaian layak pakai. Relawan akan membantu petugas untuk melakukan evakuasi dan juga persiapan untuk melakukan assesment kebutuhan di lokasi bencana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Sekda Kota Bima, Kepala BPBD Kota Bima dan Kepala Logistik Banjir Kota Bima. Setelah itu, kami akan segera mulai untuk menyalurkan bantuan dan juga evakuasi korban,” tambah Repi.

Banjir yang terjadi di Bima dan Sumbawa terjadi pada hari Rabu (21/12) pukul 03.00 WITA. Akibatnya, 5 kecamatan di Kota Bima terendam banjir setinggi 1-2 meter meliputi Kecamatan Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat dan Punda. Data sementara tercatat 25 rumah rusak berat, 5 rumah hanyut, 3 rumah rusak sedang, dan 1 jembatan negara putus.

131 Atlet Ikuti Kejurnas Orienteering Piala Panglima TNI ke IV Tahun 2016

Bagi atlet yang menjadi juara Orienteering Piala Panglima TNI Tahun 2016 akan diikutkan kejuaraan 50th World Military Orienteering Championship tanggal 17 s.d 19 Oktober 2017 di Hamina, Finlandia, dengan target 30 besar dunia. Demikian disampaikan  Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo (Danrem Garuda Dempo Palembang) selaku Ketua Penyelenggara Kejuaraan Nasional Orienteering saat memberikan pengarahan kepada 131 orang atlet pada Technical Meeting di Gedung Moch Lily Rochli, Akademi Militer, Magelang, Selasa Malam (20/12/2016). 

 
Lebih lanjut Kolonel Inf Kunto mengatakan Kejuaraan Nasional Orienteering Piala Panglima TNI Terbuka ke IV Tahun 2016 diharapkan menjadi kegiatan puncak tingkat nasional tahunan yang merupakan bagian dari rantai pembinaan secara bertahap dan berkesinambungan di lingkungan TNI.
 
Menurut Kolonel Inf Kunto orienteering adalah satu cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan dan menggunakan peta dan kompas dalam melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lain (point to point) di alam bebas dan biasanya, yang merupakan daerah belum dikenali sebelumnya. “Normalnya peserta orienteering harus bergerak dengan cepat. Peserta diberi sebuah peta topografi, biasanya peta orienteering yang disiapkan secara khusus dan akan mereka gunakan untuk menemukan titik kontrol (Control Point).
 
Kolonel Inf Kunto menyampaikan bahwa, pada awalnya olahraga ini digunakan oleh kemiliteran untuk melatih kemampuan navigasi darat bagi anggota militer dan telah dikembangkan dalam banyak variasi. Diantaranya yang paling tua dan popular adalah foot orienteering. Namun pada dasarnya, semua olahraga yang melibatkan unsur perlombaan dengan waktu dan memerlukan kemampuan navigasi dengan menggunakan peta merupakan jenis olahraga orienteering.
 
“Olahraga orientering  pertama kali dipraktekkan  di dalam  militer, namun saat ini menawarkan berbagai  macam format yang berbeda mulai dari ras-ras yang lebih tradisional jarak jauh ke hutan kota sprint  dan baru-baru ini dikembangkan,” katanya.
 
Kolonel Inf Kunto juga menjelaskan, dengan menggunakan meninjau elektronik dan pelacakan GPS, orienteering adalah olahraga terlihat oleh penonton dengan siaran real time di TV dan internet. “Federasi Orienteering Internasional memiliki empat disiplin resmi yaitu Foot Orienteering, Mountain Bike Orienteering, ski Orienteering dan Trial Orienteering (Untuk Penyandang Cacat),” ujarnya.
 
Sejarah mengenai orienteering dimulai pada akhir abad ke-19 di Swedia. Istilah “orienteering” sebenarnya pertama kali digunakan pada tahun 1886 yang artinya melintasi suatu daerah yang tidak diketahui (unknown land) dengan bantuan peta dan kompas. Di Swedia, orienteering berkembang dari hanya sekedar pelatihan militer menjadi olahraga yang kompetitif untuk perwira militer dan warga sipil. Kompetisi orienteering yang pertama terbuka untuk umum dan diselenggarakan di Norwegia pada tahun 1897.
 
Kompetisi orienteering diadakan untuk menguji keahlian navigasi, konsentrasi, dan kemampuan lari setiap peserta. Tingkat kebugaran dan kecepatan adalah hal-hal yang diperlukan agar peserta mampu sukses bersaing di level internasional. Agar kompetisi ini bisa berjalan secara fair, peta tidak diberikan dari awal, dan baru diserahkan kepada peserta orienteering hanya beberapa detik sebelum start perlombaan dimulai.
 
Tujuan kompetisi ini adalah mengikuti rute tercepat dari satu titik kontrol (control point) menuju titik kontrol yang lain, hingga mencapai garis finish. Rute tercepat disini belum tentu rute terpendek. Ini semua tergantung keputusan peserta dalam memilih dan menentukan rutenya sendiri.
 
Setiap peserta diharuskan membawa kartu kontrol (control card) yang diberikan pada saat start dan harus diserahkan kembali saat mencapai finish. Kartu ini digunakan sebagai bukti bahwa peserta telah menyempurnakan rute dengan benar. Setiap titik kontrol biasanya dilengkapi dengan stempel unik untuk dicap pada kartu kontrol milik peserta, sebagai bukti bahwa peserta telah mencapai titik kontrol tersebut.
 
 
Orienteering merupakan olahraga yang menggabungkan kedua elemen fisik dan mental. Ide dasar dalam orienteering adalah untuk melanjutkan dari kursus awal sampai akhir dengan mengunjungi sejumlah titik kontrol dalam urutan yang telah ditentukan dengan bantuan peta dan kompas. Dalam rangka untuk memilih rute terbaik, orienteers melihat karakteristik medan, dan pemenang ditentukan oleh waktu tercepat untuk menyelesaikan kursus. Apa yang unik untuk orienteering adalah bahwa orienteers harus menavigasi dan membuat keputusan cepat saat berjalan pada kecepatan tinggi. Orienteering yaitu olahraga murah cocok untuk pria dan wanita serta semua golongan umur. 
 
Orienteering memerlukan perlengkapan sebagai penunjang dalam melaksanakan kegiatan yang meliputi : Pertama, Kompas untuk orienteering ada 2 tipe: kompas baseplate dan kompas thumb. kompas lensatic, kompas prisma, maupun kompas sighting-mirror tidak cocok untuk dipergunakan dalam olahraga ini. Kedua,  Tidak ada ketentuan khusus untuk pakaian dan sepatu dalam olahraga ini tetapi gunakanlah pakaian yang kuat dan memudahkan anda untuk bergerak serta sepatu yang cocok dan kuat untuk segala medan ketika anda berlari.
 
Ketiga, Peta yang digunakan dalam olahraga ini peta orienteering  (untuk rekreasi, edukasi & kompetisi) telah menyebar ke penjuru dunia. Keuntungan peta orienteering adalah bahwa simbol-simbol peta, warna-warna, skala-skala, ketebalan garis-garis dan sebagainya telah seragam & sesuai dengan standar dunia yang ditetapkan oleh Komisi Peta Federasi Orienteering Internasional (IOF Map Commission). Peta orienteering adalah sebuah peta topografi yang terperinci atau detail (Komisi Peta IOF).
 
Menurut Federasi Orienteering Amerika Serikat (USOF), peta orienteering diartikan sebagai sebuah jenis peta topografi yang khusus dibuat untuk orienteering. Jadi peta orienteering merupakan sebuah jenis peta topografi, tetapi bukan peta topografi standar melainkan sebuah peta topografi khusus untuk olahraga ini. Peta orienteering sangat terperinci atau detail menggambarkan permukaan Bumi, sehingga dapat digunakan untuk bernavigasi sambil berlari dengan kecepatan tinggi.
 
Keempat, Kartu Kontrol, dalam kejuaraan orienteering internasional, telah jarang digunakan kartu kontrol tipe tradisional. Kartu kontrol elektronik (e-control card) telah menggantikan fungsi kartu kontrol tradisional. Contoh e-control card adalah Sportident dan EMIT. 
 
Adapun mekanisme pertandingan orienteering yaitu: di area start peta orienteering dan kartu kontrol tipe tradisional diberikan kepada peserta di lokasi pra-start pada waktu start yang telah ditentukan. Peserta bergerak mengikuti rute yang ditandai (marked route) menuju titik start (start point) yang ditandai dengan sebuah bendera kontrol tanpa kode. Pada peta orienteering, titik start ditandai dengan simbol segitiga sama sisi.
 
Dari titik start, silahkan bernavigasi dengan peta dan kompas untuk mengunjungi kontrol-kontrol sesuai urutan yang digambarkan pada peta orienteering dan ditentukan di deskripsi kontrol. Anda bebas menentukan pilihan rute sesuai kemampuan masing-masing.
 
Di lokasi control,  bila menemukan lokasi kontrol yang ditandai dengan bendera kontrol di medan sebenarnya, perhatikan kode kontrolnya. Apabila kode kontrolnya sesuai yang ditentukan pada lembar deskripsi kontrol: Jika menggunakan kartu kontrol tipe tradisional,  tandailah kartu kontrol anda dengan alat penusuk sistem jarum pada kotak-kotak bernomor yang tersedia. Pastikan bahwa kotak bernomor yang anda tandai adalah benar. Jika menggunakan kartu kontrol elektronik (misalnya Sportident atau EMIT), masukkan ujung Sportident e-card anda ke lubang pada di stasiun kontrol elektronik (untuk Sportident) atau pasangkan EMIT e-card ke stasiun elektoniknya (untuk EMIT) hingga terdengar bunyi.
 
Kontrol terakhir finish, umumnya rute antara kontrol terakhir ke Finish telah ditandai di lapangan. Ikutilah rute tersebut secepat mungkin ke lokasi Finish. Walau sering kali Waktu Finish tercatat secara otomatis begitu anda melewati garis Finish, namun ada juga metode Waktu Finish diperoleh ketika anda menandai e-card (baik Sportident maupun EMIT) ke stasiun Finish elektronik. Lakukanlah jika metode Waktu Finish-nya demikian.
 
Prinsip penentuan hasil, prinsip utamanya adalah waktu tempuh tercepat. Pemenang adalah peserta yang paling cepat waktu tempuhnya (dimana semua kontrol harus dikunjungi secara berurutan sesuai yang digambarkan pada peta orienteering dan ditentukan di deskripsi kontrol). Peserta yang tidak mengunjungi semua kontrol secara berurutan akan kena sanksi diskualifikasi.
 
Kejurnas Orienteering berlangsung dari tanggal 21 s.d 23 Desember 2016 yang diikuti 131 peserta perlombaan pada nomor Foot Orienteering Middle Distance/jarak menengah (individual),  meliputi 40 personel TNI AD, 25 personel TNI AL, 11 personel TNI AU, 16 personel Taruna Taruni  Akmil, dan 39 orang sipil dari mahasiswa, pelajar serta dari berbagai club orienteering. 
 
Tempat perlombaan  Sepeda Gunung (MTB) di Komplek Panca Arga Akmil dengan jarak 6 Km untuk pria dan 5 km untuk wanita dengan batas waktu 2 jam,  perlombaan Middle Distance mengambil tempat di Bukit Slekker Bandongan dengan jarak 6,6 km untuk pria, 5,8 km untuk wanita dan 5 km untuk junior dengan batas waktu 5 jam untuk seluruh kelas serta Relay atau Estafet dengan jarak 2 km per runner (total 6 km) mengambil tempat di Komplek Akmil Magelang.
 
Susunan organisasi penyelengaraan Kejurnas Orientering Piala Panglima TNI Tahun 2016 adalah Penasehat Panglima TNI, penanggung jawab  Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, dan panitia pelaksana yaitu Ketua Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, Wakil Ketua Kolonel Mar Sugiharto, Direktur Lomba Mayor Ctp Arief,  Wakil Direktur Lomba  Lettu Inf Ade Mufti Kusuma, Sekretaris Letkol Inf Erfan dan bendahara Kapten Kriswanto, serta Mapper & Course Planner dipimpin Kapten Inf Rendra Agit dan Kapten Mar Muh Ady Santoso.

Panglima TNI Harap BPJS Berikan Pelayanan Kesehatan Terbaik

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi prajurit dan keluarganya serta jangan sampai karena aturan-aturan yang ada, justru menghambat pelayanan kesehatan yang berakibat pada tidak tercapainya sasaran untuk memelihara derajat kesehatan prajurit maupun keluarganya.

 
Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A. dihadapan 237 peserta acara Rekonsiliasi Data Peserta dan Evaluasi Program Kerja Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 19 s.d. 21 Desember 2016, di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).
 
Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan mengikuti program ini diharapkan dapat tercapai pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bagi anggota TNI / PNS  beserta keluarganya di manapun berada dan bertugas, baik pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh fasilitas kesehatan TNI maupun fasilitas kesehatan pada umumnya. “Saat ini jumlah peserta BPJS dari TNI/PNS beserta keluarganya telah mencapai sebanyak 1.524.201 peserta,” katanya.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala di lapangan terkait pelayanan kesehatan maupun kepesertaannya diantaranya mengenai  administrasi kepesertaan, akses pelayanan, regulasi, dukungan obat-obatan dan prosedur yang  mungkin kurang sesuai harapan prajurit TNI, sumber daya manusia, serta sarana prasarana  baik di tingkat pusat maupun lapangan.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa, hal ini sering memunculkan kritik bahkan timbul kesan negatif terhadap program jaminan kesehatan, yang bila tidak segera ditangani secara cepat dan tepat akan berpengaruh terhadap keberhasilan  program JKN-KIS yang dilaksanakan oleh BPJS. “Saya menilai sangat tepat kegiatan Rekonsiliasi Data dan Evaluasi Program JKN-KIS bagi personel TNI tahun 2016 ini,” ujarnya.
 
Kegiatan ini bisa menjadi sarana komunikasi antara peserta, fasilitas kesehatan TNI dalam pelaksana pelayanan kesehatan, dengan  BPJS sebagai penyelenggara program JKN-KIS  dan mampu menemukan penyelesaian masalah secara komprehensif agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal dan efisien,” harap  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, sampai saat ini TNI terlibat aktif dalam pelayanan BPJS, yang merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang badan penyelenggaraan jaminan sosial dan Perpang TNI Nomor 45 Tahun 2013 tentang pedoman penyelenggaraan jaminan kesehatan di lingkungan TNI. “Saya minta kepada pejabat personel tiap angkatan agar segera menindaklanjuti hal-hal yang terkait dengan pelayanan kesehatan maupun masalah  kepesertaan yang mungkin masih menjadi keluhan prajurit maupun keluarganya,” pungkasnya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain; Kapuskes TNI, Kepala RSPAD, Jajaran Perwira Tinggi TNI, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Direktur Kepesertaan dan Pemasaran, Direktur Pelayanan serta Jajaran GM, SM dan Manager BPJS Kesehatan.

Ketum KOMI : Pelatih Profesional Hasilkan Atlet Berprestasi

Kuasai segala materi yang telah diberikan, baik materi yang bersifat pengetahuan atau teori maupun materi yang bersifat skill. Dengan pelatih yang profesional, diharapkan kedepan akan menghasilkan atlet-atlet terjun payung yang berprestasi di tingkat dunia.

Demikian dikatakan Asops Panglima TNI  Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A., selaku Ketua Umum KOMI (Komite Olahraga Militer Indonesia) dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kapusjaspermildas TNI Brigjen TNI Dedy Kuswandi, pada penutupan Penataran Pelatih Skydiving Tunnel tahun 2016 di Gedung Skydiving Tunnel Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (20/12/2016).
 
Menurut Ketua Umum (Ketum) KOMI, ilmu yang telah terima sebagai pelatih dapat segera diaplikasikan kepada para peterjun, sehingga ke depan prestasi atlet Terjun Payung TNI dapat menunjukkan prestasi lebih baik di event dunia maupun sebagai operator yang handal pada skydiving tunnel di kesatuan masing-masing.
 
Dengan penataran ini, Ketum KOMI Mayjen TNI Agung Risdhianto mengharapkan dapat menghasilkan pelatih-pelatih handal dan profesional, sehingga dapat meningkatkan kemampuan teknis, fisik dan psikis para atlet-atlet Terjun Payung TNI yang bermental juara.  “Dengan demikian, akan didapatkan atlet yang memiliki prestasi dunia dan menjadi atlet andalan nasional yang dapat mengangkat citra TNI, bangsa dan negara di dunia melalui olahraga,” ujarnya.
 
“Selesai mengikuti pelatihan ini, hendaknya para peserta mampu melaksanakan tugas sebagai seorang pelatih untuk membimbing dan mengajarkan serta melatihkan teknik terjun payung secara profesional dengan menggunakan skydiving tunnel di masing-masing Angkatan,” tegas Ketum KOMI.
 
Lebih lanjut Ketum KOMI mengatakan bahwa, prestasi yang membanggakan dari atlet Terjun Payung TNI adalah meraih medali 1 (satu) Emas dan 1 (satu) Perunggu nomor Accuracy Junior Women, pada Kejuaraan Dunia Terjun Payung Militer ke-38 di Solo tahun 2014 dan pada 6th World Military Games  tahun 2015 di Mungyeong Korea Selatan, dengan meraih 1 (satu) Perak dan 1 (satu) Perunggu di nomor Accuracy Junior Women dan Juara Tingkat Nasional dari masing-masing kesatuan TNI.
 
Diakhir amanatnya, Ketum KOMI Mayjen TNI Agung Risdhianto mengatakan bahwa selama ini atlet yang berprestasi adalah dari para atlet junior putri. “Dengan bertambahnya para pelatih maka akan tercipta generasi baru para atlet putra TNI, sehingga dapat menambah pundi-pundi prestasi dalam setiap kejuaraan,” pungkasnya.
 
Peserta yang ikut dalam Penataran Pelatihan Skydiving Tunnel ini sebanyak 21 orang, terdiri dari 7 orang TNI Angkatan Darat, 7 orang TNI Angkatan Laut, satu diantaranya Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) dan 7 orang TNI Angkatan Udara. Turut hadir pada acara tersebut, diantaranya para Pengurus KOMI Pusat dan Angkatan.

DFC Minusca : Pasukan Garuda Miliki Semangat Kerja Yang Tinggi

Pasukan Garuda Satgas Kizi TNI telah menunjukkan konsekuensi dan memiliki semangat kerja yang tinggi serta tanggung jawab dan tingkah laku yang menunjukkan profesionalisme sebagai militer.

 
Dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki serta semangat yang kuat, Pasukan Garuda telah mampu menunjukkan kinerja yang baik, sehingga tugas-tugas Indoengcoy (Engineering Company) yang diberikan oleh Minusca (Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic) dapat dilaksanakan dengan baik,”.
 
Hal tersebut disampaikan Deputy Force Commander (DFC) Minusca sebagai pimpinan bagi seluruh personel militer misi PBB di Minusca, yang diwakili oleh Major Gener Shafiuddin Ahmed, saat berkunjung ke Markas Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca di Mpoko Bangui, Afrika Tengah, Rabu (14/12/2016).
 
Kedatangan Major Gener Shafiuddin Ahmed beserta Staf disambut langsung oleh Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos didampingi Perwira Staf.
 
Dalam kesempatan tersebut, Major Gener Shafiuddin Ahmed menyampaikan bahwa DFC Minusca juga memberikan pujian kepada Pasukan Garuda atas kinerja dan kontribusi serta kerja sama dalam melaksanakan misi perdamaian PBB di Central African Republic (CAR).
 
Menurut DFC Minusca, sejak kedatangannya Pasukan Garuda telah menunjukkan kinerja terbaik khususnya di wilayah Bangui dan Berbarati yang merupakan daerah tersulit dan rawan, karena kedua daerah tersebut sering terjadi kontak bersenjata antar kelompok yang bertikai serta daerah yang terisolasi, baik komunikasi maupun infrastuktur yang terbatas.
 
DFC Minusca juga menyampaikan bahwa, hasil pekerjaan yang telah dilakukan oleh Pasukan Garuda tersebut tidak saja dirasakan oleh Minusca, namun juga dirasakan dan berdampak positif terhadap perkembangan pembangunan negara Afrika Tengah yang saat ini sedang dalam masa pemulihan keamanan.
 
Semoga apa yang sudah dilakukan oleh Kontingen Garuda, agar tetap mempertahankan nama baik dan kinerja yang maksimal selama ini,” katanya.
 
Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos, menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan dan perhatian yang diberikan kepada Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda.

Jaga Kondisi Fisik Prajurit Kolinlamil Laksanakan Lari Siang

Untuk memelihara kondisi fisik yang tetap prima dalam melaksanakan tugas, prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) baik yang dinas di Mako maupun yang dinas di KRI melaksanakan olahraga siang di lingkungan Markas Komando (Mako) Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (7/12).

Cuaca panas yang menyelimuti lingkungan dermaga Kolinlamil bukan menjadi hambatan bagi para prajurit jajaran Kolinlamil untuk tetap menjaga kondisi fisiknya. Dengan penuh semangat dan berbaris yang rapi para prajurit ini melaksanakan lari siang sambil bernyanyi mengelilingi lingkungan Mako Kolinlamil selamat tiga puluh menit.
 
Menurut Aspers Pangkolinlamil Kolonel Laut (E) Edi Suhara selaku pejabat yang membidangi personel, mengatakan kegiatan lari siang ini sangat efektif untuk melaksanakan pembinaan fisik para prajurit agar tetap dalam kondisi prima dan siap melaksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.
 
“Lari siang sangat efektif untuk menjaga tetap terpeliharanya kondisi fisik para anggota dengan batas waktu yang telah ditentukan minimal lari selama 30 menit,” jelas Aspers.
 
Lebih lanjut dijelaskan bahwa selain kegiatan lari siang yang telah diprogramkan setiap hari Rabu, kegiatan olahraga lain sesuai yanus masing-masing dan kegiatan olahraga pada tiap hari Selasa dan Jumat tetap dilaksanakan.
 
Selesai melaksanakan lari siang tim Jas memimpin pelaksanaan senam pendinginan dan dilanjutkan dengan kegiatan Push up dan Sit up secara terpimpin tanpa terkecuali.