Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Sumber daya Koperasi dan UMKM mempunyai peran yang sangat besar dalam memajukan perekonomian nasional. UMKM telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 60,34%. Kemampuan dalam menyerap More »

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya, jika ada yang mengajak untuk merubahnya jangan dipercaya dan jangan diikuti, itu adalah pengkhianat bangsayang akan mencelakakan bangsa Indonesia. Untuk itu, tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan Pancasila.   More »

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Indonesia patut bernafas lega, karena di tengah-tengah kelesuan ekonomi dunia yang belum ada tanda-tanda pulih, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih baik. Bahkan jika dibandingkan dengan negara G20 perkembangan ekonomi Indonesia berada di urutan More »

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di bawah kepemimpinan Braman Setyo mengusung paradigma baru ingin menjadi lembaga yang inklusif atau terbuka, sehingga terjalin kemitraan strategis penyaluran dana More »

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) menegaskan bahwa gedung Lembaga Kerapatan Adat Ala Minangkabau (LKAAM) provinsi Sumatera Barat harus segera difungsikan, karena memang gedung tersebut dibangun untuk LKAAM provinsi Sumatera Barat dan telah More »

 

Category Archives: Kesehatan

Panglima TNI : Dukungan dan Pelayanan Kesehatan Harus Sesuai Kebutuhan Prajurit TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, perkembangan dan perubahan kebijakan di bidang kesehatan TNI, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap pola dukungan dan pelayanan kesehatan di lingkungan TNI.

 
“Dukungan dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh kesehatan TNI harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan prajurit TNI dan keluarganya, sehingga aspek kesehatan dalam mendukung tugas pokok TNI benar-benar optimal,” kata Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A.,  saat membuka Rakornis Kesehatan TNI Tahun 2017, di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/2/2017).
 
Disamping itu, Panglima TNI berharap Satuan Kesehatan TNI dapat memberikan dukungan dan pelayanan kesehatan yang terbaik guna mewujudkan TNI yang kuat, profesional, hebat dan dicintai rakyat. “Untuk itu diperlukan kesiapan dan kepedulian serta kemampuan para pemimpin kesehatan TNI dalam mengimplementasikan tugas-tugas kegiatan dukungan dan pelayanan kesehatan,” kata Panglima TNI
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, di masa depan diperkirakan energi fosil akan habis dan digantikan dengan bio energi dan sasaran konflik yang akan mengarah pada lokasi sumber pangan sekaligus merupakan sumber energi seperti Indonesia. “Salah satu caranya adalah dengan cara bioterorisme, biological warfare dan biocrime yang akan menimbulkan korban besar, ketakutan dan kekacauan di masyarakat dengan biaya yang murah dan relatif tidak menggunakan teknologi tinggi,” jelasnya.
 
Rakornis Kesehatan TNI tahun 2017 harus dimanfaatkan sebagai upaya untuk menghadapi perubahan sifat dan karakteristik perang yang telah bergeser, seiring perkembangan teknologi yang dikenal sebagai perang proxy di masa yang akan datang,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Sementara itu, terkait keterlibatan Satgas Kesehatan TNI dalam kegiatan internasional, Panglima TNI menjelaskan bahwa hal tersebut dimaksudkan agar ada satu kesamaan pola pandang dan sikap jika dihadapkan pada perkembangan ancaman wabah penyakit yang bersifat global seperti Ebola, Mers Cov,  Flu Burung dan penyakit lainnya yang berpotensi mewabah.
 
Panglima TNI menyampaikan bahwa, ancaman yang disebabkan oleh Chemical Biological, Radiation Nuckear And Explosion (CBRN-E), serta ancaman Narkoba HIV-AIDS TBC dan malaria saat ini telah menjangkiti pada personel TNI dan keluarganya. “Mekanisme pertahanan untuk menghadapi serangan tersebut adalah melalui human,  bio dan health security, di mana saat ini Health Scurity merupakan prioritas utama,” ucapnya.
 
Berkaitan dengan permasalahan yang harus dihadapi pada masa mendatang, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap, kesempatan ini dapat dipergunakan oleh para Komandan Satuan Kesehatan dan para Kepala Rumah Sakit untuk memberikan masukan kepada Pimpinan TNI, sebagai pertimbangan untuk menentukan kebijakan strategis maupun teknis di bidang kesehatan TNI.
 
Diakhiri amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan beberapa penekanan kepada para peserta Rakornis Kesehatan TNI, diantaranya : Manfaatkan Rakor ini sebagai sarana komunikasi dan sinkronisasi antar komunitas kesehatan TNI, sehingga diperoleh kesamaan persepsi dan interprestasi dalam mendukung tugas pokok TNI;  Tingkatkan kepedulian terhadap pelayanan prajurit TNI dan keluarganya serta masyarakat; Laksanakan setiap tugas dengan niat berbuat terbaik, tulus dan ikhlas hanya untuk TNI, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

175 Prajurit TNI Konga XX-N Misi Pasukan Perdamaian tiba di Kongo

Setelah menempuh perjalanan route Jakarta-Kongo/Afrika dengan Pesawat UN, sebanyak 175 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) dibawah pimpinan Mayor Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos. selaku Komandan Satgas (Dansatgas), tiba di Republik Demokratik Kongo, Minggu (29/1/2017).

Dalam perjalanan menuju ke Republik Demokratik Kongo, 175 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco terlebih dahulu melakukan transit di Bandara Internasional Enteebe-Uganda, dan terbang menuju tiga lokasi misi yang berbeda, yaitu 6 (enam) personel di Bunia, 86 personel di Beni Tactical Operational Base (TOB), dan 83 personel di Dungu Company Operasional Base (COB).

Dansatgas Kizi TNI Mayor Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., dalam pengarahannya kepada seluruh anggota Konga XX-N/Monusco menyampaikan bahwa, tantangan kedepan masih banyak untuk Kontingen Garuda di Kongo. “Keberadaan Indonesia diakui oleh aparatur misi Monusco disini, masyarakat lokalpun menyatakan rasa bangga terhadap Kontingen Indonesia. Ini merupakan langkah awal yang cukup berat untuk mempertahankan citra Indonesia yang telah ditanamkan di sini,” ucapnya.

Lebih lanjut Mayor Czi Nur Alam Sucipto mengatakan bahwa, setiap personel harus melakukan secara cermat dan detail termasuk hal-hal yang menyangkut masalah tehnis di lapangan, baik dari unsur staf Komando Kompi, Tim Kesehatan, Peleton Bantuan maupun Peleton Alat Berat. “Kepada seluruh personel Satgas agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga tidak ada kevakuman kegiatan setelah purnatugas Kompi Zeni TNI Konga XX-M kepada Konga XX-N,” ujarnya.

“Dengan kekompakan para anggota sekalian, koordinasi yang baik ke dalam maupun ke luar, perencanaan yang baik dalam setiap Mission Task, dan disiplin, Insya Allah kita bisa mempertahankan, bahkan meningkatkan kredibilitas kerja Indonesia Engineering Company,” kata Dansatgas Kizi TNI Mayor Czi Nur Alam Sucipto mengakhiri pengarahannya.

Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco yang beranggotakan 175 Prajurit TNI dari ketiga angkatan (150 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 6 personel TNI AU) sebagian besar dari Yonzikon 11 dan Yonzikon 12 yang berdomisili di Jakarta dan Palembang, akan melaksanakan tugas selama satu tahun di Kongo. Satgas ini dipimpin oleh Mayor Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos sebagai Komandan Satgas abituren Akademi Militer 2000, saat ini menjabat sebagai Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 11/DW, di Matraman, Jakarta Timur.

Sementara itu, sebelum tiba di Republik Demokratik Kongo, Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco beberapa waktu lalu dilepas keberangkatannya oleh Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen TNI Achmad Marzuki di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Komandan PMPP TNI menekankan kepada seluruh anggota Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco untuk selalu menjaga nama baik bangsa dan negara yang selama ini memiliki citra yang baik di dunia Internasional. “Jaga nama baik TNI, bangsa dan negara selama bertugas serta laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai koridor yang telah ditentukan oleh PBB,” ucapnya.

“Agar seluruh prajurit untuk tidak melakukan pelanggaran seperti tindakan ilegal yang masih banyak ditemukan akhir-akhir ini, sehingga dapat mengakibatkan nama Bangsa Indonesia menjadi buruk di mata Internasional,” pungkasnya.

Perangi Narkoba Kolinlamil Laksanakan Pengecekan Urine Mendadak kepada Prajurit

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) tidak henti-hentinya melaksanakan upaya dalam memerangi Narkoba. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sampai dengan saat ini penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi ancaman serius yang dapat menghancurkan bangsa indonesia.

 
Guna mencegah dan mengantisipasi jaringan ini muncul di lingkungan kerja Kolinlamil, maka Kepala Staf Kolinlamil (Kaskolinlamil) Laksamana Pertama TNI R. Edi Surjanto, S.E., M.M. melaksanakan apel khusus memeriksa langsung performance para prajurit yang hadir. Dengan dibantu Asisten Intelijen (Asintel) Pangkolinlamil Kolonel Laut (E) Jalasena Satriawirya dan Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) Hengky Setyahadi, Sp.B, FINACS, FICS secara acak prajurit dan PNS Kolinlamil dari barisan diambil untuk melaksanakan tes air seni (urine).
 
Tes urine ini dilakukan secara sampel terhadap 98 prajurit Kolinlamil baik Staf maupun unsur ini untuk mengetahui apakah ada keterlibatan personel prajurit dan PNS Kolinlamil terhadap barang haram yang membahayakan tersebut.
 
Sidak mendadak dalam apel khusus ini, tujuannya untuk melihat dan melatih tingkat kedisiplinan dan kesiapsiagan personel dalam melaksanakan tugas. Selain itu juga dengan pengecekan seperti ini mengingatkan personel untuk tidak terjerumus kepada perbuatan-perbuatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarganya maupun institusi.
 
Kaskolinlamil dalam arahannya cukup banyak yang telah disampaikan untuk disimak dan dilaksanakan oleh seluruh personel Kolinlamil. Namun bahaya narkoba salah satu perhatian khususnya karena penyalahgunaan narkoba adalah sebuah tindakan pelanggaran yang sangat berbahaya bagi prajurit.
 
“Dengan gaji yang pas-pasan, kalau prajurit terlibat narkoba maka akan membahayakan kehidupan keluarga maupun kedinasan. Selain itu performance sebagai prajurit akan buruk karena fisik dan mental hancur akibat narkoba” tandas mantan Wagub AAL ini.
 
Bersih-bersih satuan dari penyalahgunaan narkoba, hal ini telah menjadi komitmen kita bersama dan sesuai perintah Panglima TNI untuk memberikan sanksi yang terberat kepada setiap personel yang terlibat berupa pemecatan, bila anggotanya terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
 
Juga hal ini telah ditegaskan Kasal dalam telegramnya no. ST/147/2016 tanggal 18 Februari 2016 tentang prajurit TNI AL yang terlibat narkoba akan langsung dipecat dengan proses tidak lebih dari satu bulan.
 
Selain itu, Kaskolinlamil melakukan pemeriksaan terhadap penampilan setiap prajurit dari ujung kepala hingga ujung kaki, hal ini untuk mengetahui kedisiplinan setiap prajurit dalam menjaga penampilan baik rambut, pakaian dan sepatu.
 
“Dengan pemeriksaan mendadak seperti ini baru akan terlihat mana prajurit yang disiplin atau tidak, mana yang rajin dan mana yang tidak. Pembagian pakaian dan sepatu dari dinas harus dipakai itu bentuk perhatian dari pimpinan dan kerapian rambut serta penggunaan atribut harus diperhatikan disesuaikan aturan yang telah ditentukan” jelas Kaskolinlamil.
 
Turut hadir dalam apel khusus tersebut Irkolinlamil, para Asisten Pangkolinlamil, Kadis/Kasatker dan Komandan KRI di bawah Satlinlamil Jakarta.

Kontingen Garuda Dapat Apresiasi Pemerintah Kongo

Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda Garuda XX-M/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) atauIndonesian Engineering Company (IEC), baru saja melaksanakan Upacara Medal Parade, yang merupakan upacara penyematan Medali UN kepada Kontingen negara yang melaksanakan misi di Republik Demokratik Kongo.

Rangkaian Upacara dan acara berjalan sukses, Kontingen Garuda Indonesia mendapat apresiasi yang luar biasa dari pemerintah lokal Kongo, Leter Appreciation dari Force Commander, dan Force Engineering Monusco, serta pujian dari Komandan Brigade Ituri yang menjadi Chif Guest dalam pelaksanaan acara Medal Parade tersebut.

Dengan selesainya upacara penyematan Medali UN menandakan bahwa misi Kontingen Garuda XX-M/Monusco sudah di penghujung waktunya. Rangkaian serah acara serah terima kepada Kontingen pengganti sudah dipersiapkan dari bagian administrasi, operasional, sampai teknis pekerjaan.

Dansatgas Kontingen Garuda XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto disela-sela acara, Rabu (11/1/2017) menginstruksikan kepada seluruh Perwiranya agar menyiapkan segala sesuatu yang harus diserahterimakan kepada Kontingen pengganti yaitu Satgas Garuda XX-N/Monusco.

Lebih lanjut Letkol Czi Sriyanto mengatakan, ada 3 TOB (Tactical Operational Base) dan Dungu COB (Company Operational Base) yang akan melaksanakan serah terima. “Hal ini perlu direncanakan secara matang karena sistem di UN adalah sistem online dan transparan. Kesalahan dalam administrasi maupun operasional dapat berpengaruh terhadap kredibilitas dan kinerja di lapangan, sehingga akan mengganggu tugas yang diemban oleh Kontingen Indonesia,” katanya.

Pergeseran pasukan akan dilaksanakan pada tanggal 23 Januari mendatang. Beberapa masyarakat lokal dan UN Staff sudah mulai bertanya-tanya “kapan kalian akan meninggalkan kami?”. Disisi lain, di dalam tubuh Satgas Kontingen Garuda XX-M/Monusco juga anggotanya berasal dari satuan-satuan yang berbeda dari seluruh Indonesia, dengan Main Body / kontribusi pasukan terbanyak dari Yonzipur 8/SMG Makassar.

Kebersamaan selama 1 tahun akan menjadi kenangan tersendiri yang ditandai oleh Medali UN. Ada satu sisi bahagia akan kembali ke tanah air dan juga perasaan kehilangan moment-moment berharga di daerah misi, karena disetiap pertemuan pasti ada perpisahan.

Bumi Nusantara Camp adalah camp militer Indonesia yang juga disebut Home of Engineer di Dungu. Kontingen Garuda Indonesia di Dungu baru saja melaksanakan acara Medal parade yang merupakan acara penyerahan medali penghargaan UN kepada seluruh anggota Satgas Kontingen Garuda XX-M/Monusco.

Yang paling menarik dari acara ini adalah pertunjukan dua lagu Indonesia yang dibawakan oleh 11 orang Kongolaish masyarakat asli Kongo dengan menyanyikan lagu Angin Mamiri dan lagu Indonesia Pusaka.

Lagu Angin Mamiri dengan bahasa Makassar yang terbata-bata, mereka membawa lagu tersebut dengan irama Jazz. Sungguh pemandangan unik dan sangat jarang melihat orang Kongo menyanyikan lagu Angin Mamiri yang bagi kita sebagai orang Indonesia pun tidak begitu menghafal liriknya. Endang Thamrin yang akrabnya dipanggil Mba Enoini sampai meneteskan air mata saat mendengar nyanyian ini. Wanita asli Makassar ini bekerja sebagai salah satu Staf UN di Entebbe, Uganda. Mendengar nyanyian para Kongolaish ini, mengingatkannya terhadap kampung halamannya Makassar.

Di akhir acara, para Kongolaish menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, secara spontan seluruh anggota Kontingen Garuda XX-M/Monusco ikut menyanyikannya. Suasana emosional menjadi sangat kental dan terasa oleh para tamu undangan. Keadaan rindu kampung halaman Indonesia dan pengabdian di daerah misi selama 1 tahun menjadi sangat jelas, sehingga membuat suasana sangat menyentuh.

Komandan Brigade Ituri Brigade Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc, saat meninggalkan Camp Indonesia menanyakan kepada Dansatgas arti dari lagu tersebut. Dansatgas Letkol Czi Sriyanto M.I.R, M.A, Phc (j) menyampaikan bahwa lagu tersebut merupakan lagu yang menceritakan tentang tanah air, tempat kelahiran, tempat perlindungan, dimana ketika menyanyikan lagu tersebut seluruh anggota merasakan kerinduan mereka terhadap Tanah Air Indonesia.

Kontingen Garuda XX-M/Monusco Terima Medali UN

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) dibawah pimpinan Letkol Czi Sriyanto menerima penyematan Medali Parade dari UN atas jasa pengabdian selama 1 (satu) tahun di daerah misi, yang dilaksanakan dalam sebuah Upacara Militer di Base Camp Kontingen Indo Eng Coy, Bumi Nusantara, Haut-Uele District, Kota Dungu, Republik Demokratik Kongo, Rabu (11/1/2017).

Banyak hal yang telah dilakukan dan dicapai selama 1 (satu) tahun untuk Misi UN dan pemerintah Kongo khususnya di Dungu. Medal Parade merupakan moment dimana Kontingen Garuda mendapatkan medali penghargaan yang diberikan UN atas jasa selama pengabdian di daerah misi.

Sebagai tamu kehormatan yang menyematkan Medali adalah Komandan Brigade Ituri Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc, Komandan Kontingen Nepal, dan beberapa pejabat dari Bunia.

Kontingen Indonesia dengan penuh semangat menunjukkan kesiapan mereka yang sudah mempersiapkan acara ini dalam satu bulan sebelum pelaksanaan. Persiapan dimulai dari penjemputan tamu kehormatan, dilanjutkan dengan Upacara. Hadirin dibuat takjub oleh kesigapan gerakan dan kedisiplinan anggota Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco dalam melaksanakan baris-berbaris.

Penyematan Medali UN kepada seluruh anggota Kontingen Garuda dilakukan oleh Komandan Brigade Ituri Brigadir Jenderal Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc., Head of Office Dungu Log Base Mrs. Alessandra, Komandan Northern Sector, Walikota Dungu dan Komandan Ban Air.

Usai pelaksanaan upacara pasukan Garuda menampilkan demonstrasi dan pertunjukan seni budaya Indonesia diantaranya demonstrasi Beladiri Militer dan Kolone Senapan, dengan membuat kagum tamu undangan yang hadir oleh gerakan-gerakan Yong Modoo yang dilakukan oleh 12 orang. Gerakan teknik bantingan dan demonstrasi pertarungan lapangan dengan sangat cepat, yang berlatarkan 20 orang melaksanakan gerakan seirama Kolone Senapan. Kemudian dalam waktu yang sangat singkat orang-orang berbaju hitam bersarung tiba-tiba masuk ke podium. Ini merupakan Tari kecak dari bali yang dibawakan oleh 40 orang.

Tamu dan undangan dibuat geli dengan koreografi gerakan kocak Hanoman yang dalam cerita tari kecak melawan Rahwana.  Setelah tari kecak Komandan Brigade Ituri, Komandan Kontingen Nepal, tamu undangan, dan banyak dari tamu diajak joget Maumere bersama.

Usai joget Maumere bersama dilaksanakan foto bersama dan setelah itu para tamu undangan bergerak ke Rub Hall diantar oleh kreografi Tari Mambesak dari Papua. Sampai di Rub Hall, tamu dan undangan langsung disambut oleh Tari Marawis. Kemudian ditutup oleh tarian Gendrang Bulo dari Makasar dalam makan bersama. Semua terlaksana dengan terstruktur dan rapi ditambah semangat seluruh anggota Satgas Konga XX-M/Monusco.

Komandan Brigade Ituri Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc dalam  sambutannya pada saat menjadi Inspektur Upacara dan pidato singkat di Rub Hall, berkali-kali menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Indonesian Engineering Company (IEC) di Monusco.

Ia menyampaikan bahwa pasukan Indonesia adalah pasukan paling disiplin dan paling berdedikasi dalam tugasnya. Ia pun membacakan record pekerjaan IEC yang tercatat di Ituri Brigade dalam kurun waktu satu tahun. “Saya sangat menikmati acara Medal Parade Indonesia, bahkan sampai naik heli saat kepulangannya,” ucapnya.

Dalam kedatangannya, Komandan Brigade Ituri juga memberikan Letter of Appreciation dari Force Commander. Indonesia juga dalam waktu dekat ini akan mendapat Letter Appreciation dari Force Engineer Monusco.

Sementara itu, Head of Office Dungu Alessandra yang berkewarga negaraan Italia, dalam wawancaranya bersama Staf Penerangan Satgas mengatakan, baru sekali mengikuti upacara seperti ini. Sedikit Upacara Militer, sedikit tari-tarian, sedikit banting-membanting, sedikit musik dan nyanyian, sempurna.

 

“Saya belum pernah ke Indonesia, tapi saya sudah mendengar bahwa Indonesia kaya akan budaya, dan saya yakin akan hal itu sekarang. Setelah saya melihat tari-tarian, destinasi wisata Indonesia dan seluruh kegiatan Medal Parade ini, harus saya pertimbangkan untuk membawa seluruh keluarga saya untuk cuti dan berkunjung ke Indonesia,” ujar Head of Office Dungu Alessandra dengan penuh semangat.

 

Diakhir rangkaian acara Medal Parade, Dansatgas Garuda XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto, M.I.R, M.A, Phc (j) menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh anggota Satgas Garuda XX-M/Monusco yang selalu bersemangat dari awal penugasan, pekerjaan-pekerjaan yang diberikan UN, sampai dengan perayaan Medal Parade yang baru saja selesai dilaksanakan. “Ini bukan merupakan kesuksesan 175 orang semata, namun ini adalah kesuksesan bangsa Indonesia di Republik Demokratik Kongo,” katanya.

“Kita disini adalah Delegasi Militer Republik Indonesia, militer negara lain dan staf UN pun memanggil kita Indonesian Contingent, jadi kesuksesan kita ini juga merupakan bagian dari kesuksesan Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Satgas Kompi Zeni TNI Padamkan Kebakaran Lahan di Pedalaman Afrika

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di bawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos. sebagai Dansatgas, yang sedang melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian misi PBB, beberapa waktu lalu berhasil memadamkan kebakaran lahan di sekitar Bandara Internasional Bangui, pedalaman Afrika Tengah.

 
Dansatgas Kompi Zeni TNI Mayor Czi Widya Wijanarko saat meninjau lokasi kebakaran lahan mengatakan bahwa, lokasi kebakaran di sekitar Bandara Bangui tidak jauh lokasinya dengan Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah.
 
“Bulan Januari ini, di Afrika Tengah sedang mengalami musim kemarau. Sebagian warga melakukan pembukaan lahan kosong dengan cara membakar dan menyebabkan kebakaran lahan semakin besar,” ujarnya.
 
Menurut Mayor Czi Widya Wijanarko, mobil pemadam kebakaran milik bandara tidak mampu memadamkan api yang semakin membesar. “Untuk mengatasi kebakaran lahan tersebut, Satgas Kompi Zeni TNI membantu dengan mengerahkan beberapa alat berat Dozer,” ucapnya.
 
Pengerahan alat berat Dozer dipimpin Kapten Czi Febri beserta tiga personel Satgas, dengan tugas yang berbeda-beda, Kopka Sudarsono (Operator), Praka Samsul (Taban Operator) dan Serda Marwan sebagai pengaman. Operator Dozer dengan sigap dan cepat memotong jalur kebakaran sebelum merambat ke tempat lain, dan akhirnya kebakaran lahan berhasil dihentikan.
 
Seperti diketahui, 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca, terdiri dari 178 personel TNI AD, 18 personel TNI AL, 4 personel TNI AU, bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa selama satu tahun di wilayah Republik Afrika Tengah.

Awali 2017, Jajaran Kolinlamil Donorkan Darahnya

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menyumbangkan darah prajuritnya kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, melalui kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan, di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (6/1).

 
Jajaran prajurit Kolinlamil mendonorkan darah pada kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Kolinlamil terhadap kemanusiaan.
 
“Melalui kegiatan ini diharapkan Kolinlamil turut serta membantu pemerintah melalui PMI terhadap ketersediaan darah, yang akan disalurkan ke rumah sakit untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutur Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) dr. Hengky Setyahadi, Sp.B, FINACS, FICS disela-sela kegiatan.
 
Lebih jelas Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kolinlamil Letkol Laut (K) dr. Hengky Setyahadi Sp.B, FINACS, FICS mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk mengisi stok darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah Jakarta Utara, dan dalam rangka peringatan HUT Kowal ke-54.
 
Donor darah kali ini dilaksanakan atas kerja sama Diskes Kolinlamil dengan Unit Transfusi darah PMI Jakarta Utara, yang diikuti oleh keluarga besar Kolinlamil baik militer maupun PNS Kolinlamil.
 
Unit Transfusi darah PMI Jakarta Utara dalam pelayanannya mendatangkan 10 personel terdiri dari 1 orang dokter, 6 orang paramedis dan 2 orang tenaga administrasi. Sedangkan dari Diskes Kolinlamil mendatangkan 8 orang dalam mendukung kegiatan donor darah di Kolinlamil.
 
Sejumlah 100 orang donor darah yang ingin menyumbangkan darahnya namun hanya 68 orang dengan rincian;  golongan darah A sebanyak 13 kantong,  golongan darah B sebanyak 25 kantong, golongan darah AB sebanyak 5 kantong, dan golongan darah 0 sebanyak 25 kantong. Sedangkan sejumlah 32 orang tidak terambil darahnya karena tidak memenuhi syarat akibat tensi tinggi, hemoglobin tidak cukup,dll.

Lantamal III Jakarta Laksanakan Doa Bersama Akhir Tahun 2016

Seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN)  Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, menggelar doa bersama di Masjid Miftahul Jannah memohon kesuksesan tahun 2017, Jumat (30/12),.

Dalam rangka menyambut tahun baru 2017, seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengadakan doa bersama di Masjid Miftahul Jannah untuk Negara dan Bangsa Indonesia agar mendapat kedamaian, kesejahteraan, keselamatan, kemakmuran dan meningkatnya rasa persatuan, kesatuan dalam berbangsa dan bertanah air untuk mewujudkan ke Bhineka Tunggal Ikaan, untuk TNI Angkatan Laut pada khususnya agar supaya tahun yang akan datang mendapat keberhasilan, kelancaran, keamanan dan keselamatan dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai prajurit Sapta Marga baik yang bersifat kegiatan latihan maupun sedang menjalankan kegiatan operasional.

Doa bersama itu dilaksanakan sebelum shalat jum’at di Masjid Miftahul Jannah Mako Lantamal III Jakarta di Jalan Gunung Sahari Raya No 02 Ancol Jakarta Utara yang dipimpin oleh Ust. H. Drs. Imam Khoderi dari Kasubdis Bintal Mabesal dan Ust. Fhatikul Qirom imam tetap Masjid Miftahul Jannah.Setelah melaksanakan kegiatan doa bersama dilanjutkan sholat Jum’at bersama sama dengan masyarakat sekitar Lantamal III Jakarta.

Turut hadir pada acara doa bersama tersebut Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Umar Arief, S.E., Asops Danlantamal III, Asintel Danlantamal III, Aspers Danlantamal III dan para Kadis/Kasatker jajaran Lantamal III Jakarta.

Pasukan Garuda Rayakan Natal Dengan Mengadakan Bakti Sosial di Darfur

Sebanyak 69 Personel Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) beragama Nasrani, yang sedang melaksanakan Misi Perdamaian PBB di Darfur Sudan, merayakan Natal di Garuda Camp, El-Geneina, Darfur Barat, Sudan-Afrika, Minggu (25/12/2016).

 
Perayaan Natal ini sendiri memiliki kesan bagi personel yang beragama Nasrani, hal ini dikarenakan perayaan Natal dirayakan di daerah misi dan jauh dari keluarga.
 
Rangkaian kegiatan dalam perayaan Natal tahun ini adalah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial, Ibadah dan malamnya melaksanakan kegiatan makan malam bersama dengan turut mengundang perwakilan dari masing-masing Troops Contributing Country (TCC).
 
Untuk kegiatan Bakti Sosial, Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid berkonsentrasi di daerah Ardhamata IDP (Tempat Pengungsian). Ditempat ini Prajurit Garuda yang beragama Nasrani membagikan buku bacaan, alat tulis serta baju batik kepada anak-anak dan masyarakat sekitar.
 
Disampaikan oleh Lettu Cba Yonathan Raja Mulia Tambunan selaku Ketua Panitia perayaan Natal bahwa, kegiatan ini bertujuan selain merupakan rangkaian perayaan Natal juga sebagai bentuk nyata dari Satgas Indobatt 02 Konga XXXV-B/Unamid dalam membantu anak-anak dan masyarakat di daerah ini yang dirasa sangat tertinggal dan jauh dari kata layak.
 
Lettu Cba Yonathan Raja Mulia Tambunan juga menyampaikan harapannya, agar damai Natal dapat memberikan kebahagaian dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Darfur Sudan ini.
 
“Semoga dengan adanya kegiatan bakti sosial dapat dimanfaatkan sebaik mungkin serta harapannya pada perayaan Natal tahun ini, dapat memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Darfur Sudan serta konflik yang berkepanjangan dapat cepat selesai, katanya.
 
Sementara itu, Wakil Komandan Satgas Indobatt 02 Mayor Inf Roy Fakhrul Rozi dalam sambutannya mengucapkan Selamat Hari Raya Natal bagi personel Satgas yang merayakan dan Selamat Tahun Baru 2017. Semoga damai Natal dapat memberikan kedamaian, ketenangan dan kesejahteraan bagi seluruh prajurit dan memberikan dampak berupa terciptanya perdamaian dan keamanan di negara konflik Sudan,” ucapnya.
 
Kegiatan perayaan Natal di Garuda Camp berjalan dengan lancar, dan acara ditutup dengan penampilan tim paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu rohani.

RZ Kirim Bantuan Medis ke Lokasi Banjir Bima

RZ (Rumah Zakat)  bersama PT Tower Bersama Group telah memberangkatkan Mobil Klinik dan tim medis untuk membantu korban banjir di Bima, Nusa Tenggara Barat. Mobil Klinik tersebut telah diberangkatkan dari  Kediri melalui jalur laut pagi ini, Jumat (23/12).

“Meski tidak ada korban jiwa, tetapi banyak warga yang terluka dan sakit. Jadi, kami kirimkan Mobil Klinik dengan fasilitas lengkap dan petugas medisnya untuk memberikan layanan kesehatan di sana,” papar Ajeng, Project Monitoring and Evaluation RZ.

Koordinator Relawan RZ Sumbawa, Repi menambahkan, RZ juga menyalurkan bantuan berupa makanan, alat tulis, pampers, dan pakaian layak pakai. Relawan akan membantu petugas untuk melakukan evakuasi dan juga persiapan untuk melakukan assesment kebutuhan di lokasi bencana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Sekda Kota Bima, Kepala BPBD Kota Bima dan Kepala Logistik Banjir Kota Bima. Setelah itu, kami akan segera mulai untuk menyalurkan bantuan dan juga evakuasi korban,” tambah Repi.

Banjir yang terjadi di Bima dan Sumbawa terjadi pada hari Rabu (21/12) pukul 03.00 WITA. Akibatnya, 5 kecamatan di Kota Bima terendam banjir setinggi 1-2 meter meliputi Kecamatan Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat dan Punda. Data sementara tercatat 25 rumah rusak berat, 5 rumah hanyut, 3 rumah rusak sedang, dan 1 jembatan negara putus.