Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Kesra

Panglima TNI : Utamakan Peran SDM Menjadi Karakter TNI Dalam Kelola Organisasi

Pengelolaan organisasi dengan mengedepankan peran Sumber Daya Manusia (SDM) harus menjadi karakter TNI dan budaya organisasi merupakan filosofi dasar yang akan memberikan arah kebijakan kepada segenap anggota dalam sistem pengelolaan unit organisasi.

Demikian disampaikan amanatnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara serah terima jabatan Irjen TNI dari Letjen TNI M. Setyo Sularso kepada Mayjen TNI Dodik Widjanarko, S. H. dan Dansatkomlek TNI dari Brigjen TNI Umaryana kepada Brigjen TNI Jumadi, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (28/7/2017).

Panglima TNI mengatakan bahwa sebagai sebuah institusi pertahanan negara, TNI dituntut untuk memberi arah kebijakan dalam bidang pertahanan dan keamanan negara, serta turut mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen, karakter positif, kreatif, kompetitif, komunikatif, kredibel dan militan bila dihadapkan dengan tuntutan tugas.

Sudah saatnya kita semua harus secara tegas mengaplikasikan reward and punishment secara konsisten, dengan tindak lanjut berupa penghargaan kepada mereka yang telah berprestasi dan sangsi kepada satuan dan personel, yang bekerja keluar dari norma, kebijakan dan aturan yang ada,” ujar Panglima TNI.

Untuk itu, Inspektorat Jenderal memiliki peran strategis dalam struktur organisasi TNI terkaitan dengan fungsi pengawasan, baik pengawasan fungsional maupun pengawasan melekat yang dilaksanakan melalui penilaian Indikator Kinerja Utama (IKU). “Peran tersebut dilaksanakan dengan pendekatan wasrik yaitu ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan dan norma hukum, ketertiban administrasi guna memenuhi tuntutan tugas,” ucapnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa dengan mengutamakan peran SDM menjadi karakter TNI akan meningkatkankemampuan sebuah organisasi dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi akan menjadi salah satu ciri keunggulan organisasi dalam menghadapi tantangan baik eksternal maupun internal.

”Tantangan eksternal yang begitu cepat berubah, sedangkan tuntutan internal dari anggota juga semakin intens sehingga membutuhkan desain organisasi yang lentur namun tetap fokus dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” kata Panglima TNI

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan, beragam perubahan sebagai akibat perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi mengharuskan TNI untuk siap menjawab setiap masalah yang muncul dalam bidang pertahanan dan keamanan negara. ”Hal itu merupakan tantangan TNI bukan hanya dalam pengelolaan internal organisasi, tetapi juga harus mampu menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi beragam tantangan tersebut,”katanya.

Terkait dengan program tahun ini, Tahun Bersih-Bersih yang sudah dicanangkan beberapa waktu yang lalu, Panglima TNI menilai Inspektorat memiliki tugas besar dan mulia untuk dapat mewujudkan program tersebut, pengawasan harus dilaksanakan secara melekat dan berlanjut, jangan sampai terulang kembali penyimpangan pelaksanaan program yang dapat menimbulkan kerugian negara. “Semua satuan di jajaran TNI harus dapat melaksanakan semua program dan kegiatan secara benar, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa disamping Inspektorat, Satkomlek TNI juga memiliki peran, tugas dan fungsi yang sangat strategis, sehingga  Satkomlek TNI harus mampu menghadirkan saran cerdas dan konsep komunikasi yang mudah beradaptasi sesuai kecenderung an perkembangan saat ini dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

“Sejak hampir dua dasawarsa terakhir, perkembangan lingkungan strategis, secara relatif didominasi oleh main-stream informasi  dan komunikasi,  yang  banyak berpengaruh pada pola kehidupan keprajuritan dan pola operasi TNI,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Di akhir amanatnya Panglima TNI mengucapkan terima kasih serta  penghargaan Letjen TNI M. Setyo Sularso dan Brigjen TNI Umaryana atas pengabdian dan dedikasi yang disertai sikap, keteladanan dalam perjalanan hidup dan karir di TNI. Dan ucapan selamat melaksanakan tugas kepada Mayjen TNI Dodik Widjanarko, sebagai Irjen TNI dan Brigjen TNI Jumadi, sebagai Dansatkomlek TNI.

Observation Post  Pasukan Garuda di Darfur Barat

Pasukan Garuda Satgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur)  melaksanakan kegiatan jaga (OP / Observation Post) dalam rangka pengamanan sekeliling wilayah Super Camp untuk menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, kenyamanan bagi seluruh personel UN yang berada di dalam area Unamid Super Camp, El-Geneina, Darfur Barat, Sudan-Afrika, Selasa (25/7/2017).

Panglima TNI : TNI-Polri Tonggak Keutuhan dan Kedaulatan Bangsa

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa ancaman bangsa Indonesia saat ini sudah semakin nyata, tidak bisa dipungkiri bahwa TNI-Polri adalah tonggak dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa saat ini.

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan The Royal Thai Navy

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. menerima kunjungan Director of Policy and Planning Naval Intelligence Department, The Royal Thai Navy (RTN), Rear Admiral (RADM) Aphicat Punyakittiwat di Ruang Tamu Kepala Bakamla RI, Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2017).

Kunjungan silaturahmi ini sebagai bentuk hubungan baik antar instansi di negara tetangga. RADM Punyakittiwat menyampaikan rencana pimpinan tinggi RTN untuk melanjutkan kerja sama yang lebih kompleks di bidang maritim dengan Bakamla RI. Hal ini disambut baik oleh Kepala Bakamla RI dan siap menunggu tim teknis dari RTN untuk membicarakan poin kerja sama secara mendetail.

Pertukaran informasi seputar isu maritim yang baru terjadi juga menjadi perbincangan hangat dalam pertemuan ini, diantaranya operasi yang dilakukan Bakamla RI, patroli yang dilakukan oleh RTN, dan perkembangan kebijakan Undang-undang yang terjadi di masing-masing instansi.

Turut mendampingi Kepala Bakamla RI dalam pertemuan ini yaitu Direktur Latihan Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Muspin Santoso, S.H., M.Si. (Han)., dan Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Satya Pratama, S.Sos., M.Sc.

 

Dukung Kelancaran Operasional, Bakamla RI Gandeng Bank Mandiri

Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bakamla RI dengan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. resmi ditandatangani di Plaza Mandiri, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36 – 38, Jakarta Selatan, Rabu (19/7/2017).

PKS yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional ini ditandangani oleh Sestama Bakamla RI Laksda TNI Agus Setiadji, S.AP. dan Director Government & Institutional Banking PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kartini Sally.

Seiring dengan aktifitas penegakkan keamanan dan keselamatan di laut yang semakin kompleks serta meningkatnya kualitas kejahatan lintas negara, memberikan isyarat yang kuat pada kita bahwa masalah keamanan dan keselamatan laut memerlukan manajeman pengelolaan yang sinergis, sehingga dibutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas sektoral.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sestama Bakamla RI.

Dengan dasar itulah, lanjutnya, untuk mengoptimalisasi tugas pokok Bakamla RI, khususnya pelaksanaan operasi keamanan laut serta segala bentuk dukungan operasi lainnya, termasuk dalam mensinergikan operasi bersama dengan instansi lainnya, maka tidak dapat dipungkiri dukungan, pelayanan, dan pengelolaan perbankan sangatlah dibutuhkan.

Kepala Bakamla RI berharap layanan perbankan yang diberikan oleh Bank Mandiri dapat memberikan kontribusi bagi optimalnya kinerja personel Bakamla RI. “Khususnya dalam menjalankan tugas pokoknya dalam mewujudkan keamanan di wilayah perairan dan yurisdiksi nasional, menciptakan kecepatan dan kemudahan dalam akses perbankan, kapan saja dan di mana saja”, tutupnya.

Bakamla RI Terima Kunjungan Siswa-Siswi Sekolah Menengah Kejuruan

Sebagai bentuk dukungan Bakamla RI dalam dunia pendidikan dan penelitian ilmu pengetahuan, Kepala Kantor Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Manembo-nembo Ridwan Basuki, S.T. menerima kunjungan siswa-siswi kelas X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Bitung di Kantor SPKKL Manembo-nembo, Jl. A.P. Tangkudung Manembo-nembo Bawah – Lingkungan V, Kec. Matuari, Bitung, Sulawesi Utara, beberapa hari lalu.

Kunjungan ini dilaksanakan sesuai dengan program Kegiatan Pengenalan Lingkungan Luar Sekolah SMK Negeri 2 Bitung Tahun Ajaran 2017/2018. Sejumlah 176 siswa antusias mengunjungi SPKKL Manembo-nembo guna mendapatkan informasi penelitian. Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor SPKKL Manembo-nembo memberikan pengenalan mengenai tupoksi SPKKL, peralatan yang digunakan untuk kebutuhan operasional sehari-hari, serta pengenalan struktur organisasi Bakamla RI.

Tidak hanya itu, kegiatan yang berlangsung selama sehari ini juga mengunjungi Stasiun Bumi Bitung. Siswa-siswi yang terdiri dari jurusan Audio Video (AVI), Mekatronika, dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), aktif menyimak dan melontarkan pertanyaan selama sesi diskusi.

Basuki berharap,  melalui kegiatan ini Bakamla RI dapat membentuk agen maritim muda yang dapat turut membantu dalam memberikan informasi seputar keadaan laut terkini. Hal ini dapat memberikan kontribusi besar bagi Bakamla RI dalam melakukan tugas pengamanan lautan nusantara, khususnya di wilayah perairan Bitung. Mengingat terbatasnya sumber daya baik dalam hal sarana dan prasarana, dan juga dalam hal personel, kontribusi dari masyarakat sekitar dapat memberikan dukungan yang nyata.

 

Warga Kolinlamil Laksanakan Upacara Bendera Tujuhbelasan

Seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan upacara bendera 17 Juli di lapangan Samudera Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (17/7).

 
Dalam upacara bendera 17 Juli ini Kepala Dinas Pemeliharan Kapal (Kadisharkap) Kolinlamil Kolonel Laut (T) Vendry Dwi Tjahyono, S.E., M.M. bertindak selaku inspektur upacara membacakan amanat dari Panglima TNI.
 
Melalui amanatnya yang dibacakan Kadisharkap Kolinlamil, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ISN (aparatur sipil negara) TNI atas kinerja yang selama ini tidak pernah surut dan selalu memiliki dedikasi yang tinggi. Sebagai insan yang bertakwa, setia, dan rela berkorban dengan tulus ikhlas bagi kepentingan bangsa dan negara.
 
“Saya berharap kesetiaan dan kerelaan berkorban ini tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi harus melekat sepanjang hayat dalam sanubari kita semua,” ucap panglima.
 
Terkait tantangan tugas kedepan yang samakin tinggi dan semakin kompleks, Panglima TNI berharap para prajurit TNI harus membekali diri dengan berbagai kemampuan dalam menghadapinya. Ketika kalian melakukan tindakan tegas dan sesuai prosedur hukum yang berlaku, maka saya selaku Panglima TNI akan mengambil alih tanggung jawab atas langkah dan tindakan kalian.
 
“Saya selaku Panglima TNI dan pemimpin kalian, akan senantiasa melindungi kalian ketika mengambil sikap tegas dalam menindak aksi-aksi kejahatan yang menimpa masyarakat, khususnya keluarga TNI,” tegas Panglima melalui amanatnya yang dibacakan Kadisharkap.
 
“Itulah komitmen saya, dan saya setia kepada komitmen itu karena satu orang prajurit tersakiti, maka sesungguhnya seluruh prajurit TNI juga merasa tersakiti,” tegas Panglima.
 
Dalam amanatnya Panglima TNI juga mengingatkan kepada seluruh prajurit dan ANS terkait bahaya terorisme yang terus menghantui dunia. Bahaya terorisme sungguh-sungguh nyata dan indonesia menjadi salah satu negara sasaran aksi-aksi teroris, sebagaimana belakangan ini kita alami. Aksi-aksi ini menunjukan adanya upaya perlawanan yang serius dari teroris, untuk melemahkan mental aparat dalam menjaga keamanan serta keselamatan bangsa dan negara.
 
“TNI tidak boleh kalah dengan teroris dan TNI selalu siap dalam pemberantasan terorisme. Diperintahkan apapun, TNI juga siap demi menyelamatkan anak cucu bangsa indonesia” tegas Panglima TNI melalui amanatnya kepada anggotanya untuk selalu siap dalam melaksanakan tugas.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menegaskan bahwa terorisme adalah “kejahatan terhadap negara”. Pemberantasan terorisme tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus dilakukan secara total, semua elemen bangsa, semua pemangku kepentingan negara, atas nama negara di bawah payung UU anti terorisme mampu melawan terorisme.
 
Mengakhiri amanatnya yang dibacakan Kolonel Vendri, Panglima TNI mengingatkan kepada seluruh prajurit, ANS dan keluarga besar TNI utnuk memiliki kesadara yang tinggi dalam menggunakan media sosial baik pribadi maupun kedinasan. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, saat ini telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterirism”. Kelompok ini menggunakan dua maya sebagai wahana untuk menyebarkan informasi yang sesat, mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.
 
“Saya perintahkan, batasi penggunaan handphone, smartphon dan media elektronik lainnya dari hal-hal yang tidak penting”, kata Panglima TNI mengingatkan.

Ketua Umum IKKT PWA Tinjau Bakti Sosial Kesehatan

Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Ibu Nenny Gatot Nurmantyo didampingi Ketua Harian IKKT Ibu Wida Didit Herdiawan dan segenap Pengurus serta Karumkit RS. Patria Kolonel CKM dr. Noch Tiranduk Mallisa, M. Kes., meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka menyambut HUT ke-51 IKKT PWA tahun 2017, di Rumah Sakit Patria IKKT PWA, Slipi, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

 
Pada kegiatan Bakti Sosial Kesehatan tersebut, Ketua Umum IKKT beserta rombongan juga meninjau beberapa ruangan seperti Kamar Bersalin, Ruang Operasi, Ruang Haemodialisa dan Ruang UGD.
 
Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka menyambut HUT ke-51 IKKT PWA, dilaksanakanpemeriksaan IVA Test dan Mamografi, pemeriksaan gigi dan mulut serta Operasi Katarak yang diikuti oleh 500 orang
 
Adapun tujuan Bakti Sosial Kesehatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan untuk memberikan layanan kesehatan kepada Keluarga Besar IKKT PWA dan masyarakat sekitar rumah sakit.
 
Pada kegiatan tersebut, Rumah Sakit Patria mendapat bantuan alat kesehatan berupa Dental UnitUltrason BiometerBaby Incubator, Led PhototeraphyInfant Warmer dan satu unit Mobil Mamografi dari Corporate Sosial Responsibility(CSR) PT. BNI (Persero)  dan PT. Pertamina.   

Bakamla RI Amankan Penadah Besi dan Baja Curian

Ribuan kg potongan besi dan kerangka baja yang diduga merupakan hasil curian berhasil diamankan dari 3 unit motor sungai oleh Bakamla RI melalui Operasi Patroli Gabungan bersama Polairud, di Perairan Muara Padang, Banyuasin, Sumsel, Minggu (18/6/2017).

Operasi patroli gabungan tersebut melibatkan unsur KP Sei Enim 3003 dan KP Sei Rambang 3004 yang dipimpin Ipda Imam Shokibi, S.H.

Penangkapan itu berawal pada Minggu siang ketika kapal sedang melakukan tugas patroli pengamanan di Perairan Jalur 10 Kec. Muara Padang Kab. Banyuasin, Sumsel dan melihat 3 (tiga) unit motor sungai mengangkut tumpukan potongan besi dan kerangka baja.

Setelah dilakukan penghentian dan pemeriksaan, diketahui tiga motor sungai tersebut  membawa total muatan 3000 kg potongan besi dan 600 kg kerangka baja. Ketiga motor tersebut yaitu MS Cinta Keluarga membawa 1 ABK, MS Lembaran Baru, dan MS Harapan Baru.

Muatan diduga merupakan hasil dari kejahatan pencurian dan penadahan milik PT. Oki Pulp. Hal ini dibenarkan oleh Charles, Staf Legal PT. Oki Pulp yang berhasil dihubungi dalam koordinasi lanjut yang dilakukan.

Menurut pengakuan Charles, benar bahwa potongan besi dan kerangka baja yang berhasil diamankan dalam patroli Bakamla RI itu milik mess PT. Oki Pulp, yang diduga diperoleh dengan cara dicuri dan dijual kepada tiga motor tersebut.

Terhadap tindak pidana pencurian dan penadahan tersebut, ketiga nakhkoda dan ABK beserta barang bukti muatan dikawal untuk selanjutnya dilimpahkan ke Subdit Gakkum Dit. Polairud Polda Sumsel.

Panglima TNI: Hidup Damai Jangan Saling Menyalahkan

Jangan saling menyalahkan, menyebar kebencian, menjelekan dan saling mengkafirkan orang lain. Hal ini sering terjadi sehingga membuat beberapa tempat tidak damai, apabila terus berlanjut maka negara kita bisa porak poranda akibat perang sendiri. Kita harus hidup damai dengan berahklak mulia.

Benih ini  sudah ada, mari kita sama-sama sadarkan rekan-rekan kita, teman-teman kita yang suka mencaci danmenjelekkan orang lain bahkan yang mengatakan kafir kepada orang lain,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya pada acara Safari Ramadhan yang dihadiri 25.000 orang, terdiri dari Prajurit TNI-Polri, para Ulama dan masyarakat serta 1.000 anak Yatim Piatu, bertempat di Lapangan Upacara Brigif 4/Dewa Ratna Kodam IV/Diponegoro, Slawi, Jawa Tengah, Selasa (14/6/2017).

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa sifat yang dibenci Allah SWT adalah sifat yang sombong dan takabur, justru seorang muslim harus rendah hati. Muslim yang baik adalah Muslim yang mengenal dan mengamalkan sifat-sifat Allah SWT. Orang yang mengenal sifat Allah adalah orang yang Akhlakul Karimah (orang yang memiliki akhlak mulia). “Orang yang mempunyai akhlak mulia pasti dekat dengan Allah SWT dan selalu mengutamakan kebaikan dan kebahagiaan orang lain, sedangkan orang yang suka menyakiti hati orang lain itu bukan akhlak yang mulia karena itu bukan ajaran islam,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terima kasih kepada para Ulama yang bersama-sama dengan TNI dan masyarakat menjaga keamanan di Jawa Tengah sehingga aman, tentram dan kondusifkarena masyarakat Jawa Tengah adalah warga yang berakhlak baik dan cinta damai,ucapnya.

Disela-sela sambutannya Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kembali mengingatkan bahwa pada tanggal  17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017 yang akan datang, TNI bersama masyarakat akan melaksanakan Khatam Quran dan dilakukan oleh para Hafiz Quran mulai pukul 17.00 s.d. 18.00, baik di Indonesia bagian Timur, Tengah sampai Barat. “Khataman bersama dengan tujuan berdoa agar Indonesia penuh kasih sayang, kalau semuanya melakukan kasih sayang seperti sifat Allah SWT maka tidak ada keributan,”jelasnya.

Pada akhir sambutannya, Panglima TNI mengatakan bahwa pentingnya silaturahim bagi seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI. “Silaturahim yang dilakukan ditempat ini begitu ramai, indah dan berkesimabungan.Inilah wujud Indonesia bahwa TNI, Polri, Ulama dan Masyarakat bersatu, apabila ini selalu bersama-sama pasti negara kita akan aman dan damai,” tutupnya.