Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Sumber daya Koperasi dan UMKM mempunyai peran yang sangat besar dalam memajukan perekonomian nasional. UMKM telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 60,34%. Kemampuan dalam menyerap More »

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya, jika ada yang mengajak untuk merubahnya jangan dipercaya dan jangan diikuti, itu adalah pengkhianat bangsayang akan mencelakakan bangsa Indonesia. Untuk itu, tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan Pancasila.   More »

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Indonesia patut bernafas lega, karena di tengah-tengah kelesuan ekonomi dunia yang belum ada tanda-tanda pulih, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih baik. Bahkan jika dibandingkan dengan negara G20 perkembangan ekonomi Indonesia berada di urutan More »

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di bawah kepemimpinan Braman Setyo mengusung paradigma baru ingin menjadi lembaga yang inklusif atau terbuka, sehingga terjalin kemitraan strategis penyaluran dana More »

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) menegaskan bahwa gedung Lembaga Kerapatan Adat Ala Minangkabau (LKAAM) provinsi Sumatera Barat harus segera difungsikan, karena memang gedung tersebut dibangun untuk LKAAM provinsi Sumatera Barat dan telah More »

 

Category Archives: Kesra

Pasukan Garuda Peringati Isra Miraj di Afrika

 

Pasukan Garuda yang tergabung dalam Kontingan Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic) atau Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI yang beragama Islam memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriah di Masjid Al-Hijrah Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah, Rabu malam (26/4/2017).

Rangkaian acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1437 H diawali dengan Shalat Maghrib berjamaah, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, sambutan Komandan Satgas Kizi TNI dan Ceramah Rohani Islam serta diakhiri dengan Shalat Isya berjamaah.

Komandan Satgas (Dansatgas) Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca, Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos. dalam sambutannya menyampaikan bahwa, peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dilaksanakan agar seluruh umat Islam mengingat kembali mengenai penerimaan wahyu yaitu mengerjakan Sholat lima waktu dalam sehari oleh Nabi Muhammad SAW.

“Dengan memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW diharapkan seluruh personel Satgas Kizi TNI semakin mempertebal Iman dan Taqwa kepada Allah SWT,” harap Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos.

Komandan Satgas Kizi TNI juga tidak lupa mengingatkan kepada seluruh pasukan Garuda yang tengah melaksanakan tugas misi perdamaian PBB, dengan melalui moment peringatan kali ini untuk tetap semangat, menjaga kesehatan serta terus meningkatkan karya dan kinerjanya sebagai duta bangsa Indonesia di negara Afrika Tengah.

“Walaupun dilaksanakan dengan sederhana, namun tidak mengurangi hikmah dan makna yang terkandung dalam memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tersebut,” pungkas Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos.

Sementara itu, Praka Taharuddin selaku Ustadz Satgas Kizi TNI dalam ceramahnya menyampaikan diantaranya, dalam peringatan Isra Miraj ini bahwa kekuasaan Allah SWT tak terbatas, sehingga mampu memperjalankan hambanya menuju Sidratul Muntaha untuk mendapatkan perintah Sholat yang akan dapat mencegah perbuatan manusia dari kekejian dan kemungkaran.

Perlu Arus Baru Ekonomi Pengembangan UMKM

Pembahasan tentang pengembangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dalam sidang komisi di Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta malam ini (23/4), menjadi pembahasan yang memanas, khususnya dalam memberikan rekomendasi para peserta kongres terhadap kebijakan pemerintah selama ini dalam keperpihakannya terhadap KUKM. Para peserta kongres meminta–adanya arus baru ekonomi Indonesia, khususnya dalam pengembangan Koperasi dan UKM. Diantaranya adalah model ekonomi dan paradigma tentang pengembangan UMKM harus dirubah.

Peryataan ini disampaikan oleh M. Nadrattuzaman Hosen dari Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di acara tersebut yang mengatakan, bahwa arus baru ekonomi yang harus disampaikan kepada pemerintah adalah bagaimana pemerintah membuat kebijakan yang jelas, yakni bagaimana pengusaha besar bisa dipaksa berkerjasama dengan pelaku UMKM. Dengan demikian ada kemitraan yang jelas dan saling sinergi antara yang usaha besar dan yang kecil. Kebijakan ini harus serius dikembangkan oleh pemerintah agar tidak terjadi kesenjangan dan keadilan. “Kebijakan ini harus dibuat oleh pemerintah seperti halnya negara – negara Jepang dan Korea dalam mengembangkan industri otomotif yang kini maju dan berkembang,”paparnya.

Problem ekonomi Indonesia dalam mengembangkan KUKM adalah tidak adanya kebijakan pemerintah dalam menghentikan kapitalisme yang rakus yang berjalan di tanah air selama ini. Hal inilah, kata Nadra, yang menyebabkan ekonomi berjalan penuh ketimpangan. Untuk itu, perlu arus baru ekonomi Indonesia yang mengacu pada ekonomi konstitusi bahwa antara pengusaha besar dan kecil bisa saling sinergi dalam membangun ekonomi. Dengan demikian ada tatanan baru bagi pengembangan ekonomi nasional.

Sementara, Muhajir dari praktisi hukum koperasi dan UKM dalam rekomendasi tersebut, menyoroti tentang kebijakan regulasi tentang Program Kemiteran dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Corporte Social Responsibility (CSR)
yang selama ini diwajibkan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta yang dirasakan sangat kurang relevan bagi pengembangan UMKM. Pasalnya dalam realitas yang ada dilapangan, dana PKBL dan CSR yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM tersebut hanya sekedar berpindah tangan saja yang dikelola oleh manajemen perusahaan itu sendiri. “Hal ini jelas program – program CSR dan PKBL tersebut hanya sekedar kamunflase saja pemberdayaan,”ucapnya.

Agar program PKBL dan CSR bisa berjalan sesuai dengan UU PKBL dilaksanakan dengan dasar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Muhajir meminta kepada pemerintah merevisi terkait peraturan pemerintah tentang PKBL dan CSR yang bisa disalurkan secara langsung dalam program pemberdayaan UMKM serta revisi jumlah dananya.

Kemudian terkait program program pemberdayaan UMKM, peserta kongres minta agar pemerintah melibatkan Ormas Islam khususnya Komite Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam melakukan pendampinhan bukan sekedar lembaga swadaya masyarakat (LSM) saja. Dengan demikian ada kemiteraan bersama dalam mengembangkan UMKM di Indonesia.

TNI dan Pertamina Jalin Kerja Sama Memperlancar Perekonomian Bangsa

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalin kerja sama dengan PT. Pertamina (Persero) terkait program pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke seluruh wilayah Indonesia.

Penandatangan Nota Kesepahaman antara TNI dengan PT. Pertamina (Persero) secara resmi telah ditandatangani bersama antara Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Ibu Elia Massa Manik, bertempat di Ruang Hening, Gedung Sudirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/4/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah yang sangat strategis, karena Indonesia adalah negara kepulauan terbesar, banyak terdapat pulau yang terpencar namun perekonomian tetap harus berjalan dengan baik termasuk dibidang distribusi Migas. “Negara kita merupakan negara kepulauan yang begitu luas, tapi disatu sisi roda perekonomian tidak boleh terputus,” tuturnya.

Sesuai dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, harga minyak di seluruh Indonesia harus satu harga, maka untuk mewujudkan kebijakan pemerintah tersebut, TNI melakukan upaya kerja sama dengan Pihak PT. Pertamina (Persero) agar dapat terealisasi.

“TNI bersama PT. Pertamina (Persero) harus sama-sama bergerak agar program Pertamina dan TNI dapat berjalan sesuai dengan rencana dan tidak boleh terhambat sama sekali,” ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa, untuk melaksanakan kerja sama dengan pihak PT. Pertamina (Persero), TNI akan menyiapkan semua kekuatan baik personel maupun materiil agar hasilnya dapat dirasakan kedua belah pihak. “TNI siap bekerjasama dengan Pertamina dengan daya dan kekuatan yang ada, bahkan Alutsista yang diperlukan pun kami siap agar roda perekonomian bangsa ini bisa berjalan,” jelasnya.

Turut hadir pada acara tersebut, antara lain Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Nurendi, M.Si., (Han)., Dankodiklat TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo, para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus TNI dan Angkatan dan Direktur Pengolahan PT. Pertamina (Persero) Bapak Toharso.

TNI dan USPACOM Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan US Pasific Command (USPACOM) menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional yang diikuti oleh 30 negara kawasan Asia Pasifik, mulai tanggal 20 s.d 28 April 2017 di Jakarta. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diwakili oleh Perwira Tinggi Staf Ahli (Pa Sahli) Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntak saat membuka Multinational Planning Augmentation Team (MPAT) Tempest Express-30 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (20/4/2017) mengatakan bahwa, kegiatan MPAT Tempest Express-30 adalah suatu kegiatan penanggulangan bencana multinasional.

Lebih lanjut Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyampaikan bahwa pada kegiatan Tempest Express-30 ini, akan di diskusikan tentang bagaimana memberikan bantuan yang cepat dan luas kepada negara yang sedang tertimpa bencana di kawasan Asia-Pasifik. “Dalam rangkaian kegiatannya nanti, kita juga akan berkoordinasi bagaimana bekerja dengan instansi terkait dan berbagai negara multinasional,” ucapnya.

“Latma Tempest Express-30 menggabungkan kerja sama berbagai organisasi yang berbeda antara militer, komunitas kemanusiaan, instansi pemerintah dan instansi sipil lainnya, yang bersama-sama untuk merencanakan terhadap skenario tindakan penanganan yang dapat terjadi kapan saja di Asia Tenggara,” jelas Brigjen TNI Edison Simanjuntak.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyatakan bahwa peristiwa bencana alam dalam suatu negara bukan hanya tanggung jawab pihak sipil atau komunitas kemanusiaan semata. “Keberhasilan misi-misi penanganan bencana alam, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri sangat bergantung pada kerja sama sipil, militer, komunitas kemanusiaan, pemerintah, LSM dan organisasi terkait lainnya,” terangnya.

Menurut Pa Sahli Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntak, pasukan militer sering kali dilibatkan dalam penanganan bencana di beberapa Negara, seperti Indonesia. “TNI merupakan pihak pertama dan pendukung utama, bahkan terkadang sebagai pelaku utama dalam menangani kondisi bencana alam,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Paban 7 Latma Sops TNI Kolonel Inf A. Budi Handoyo selaku Direktur Latma Tempest Express-30 mengatakan bahwa, latihan ini diikuti oleh 30 negara yaitu Australia, Cambodia, France, India, Japan, Maldives, New Zealand, Philippines, Sri Lanka, Tuvalu, Vanuatu, Bangladesh, Canada, Fiji, Indonesia, Korea, Mongolia, Brunei, East Timor, Germany, Italy, Malaysia, Nepal, Papua New Guinea, Singapore, Thailand, United Kingdom, Vietnam, Solomon Island, Tonga, dan United States.

Menurut Direktur Latma Tempest Express-30, Materi Latma Tempest Express-30 yang disampaikan diantaranya Humanitarian Stakeholders, Humanitarian Principles, International Disaster Response Operations, CM Coord & Hu MOCC, Humanitarian Logistics, IDN Disaster Response Mechanisms, MNF SOP Introduction and MNF SOP HA/DR Annex.

“Dalam Latma Tempest Express-30, terdapat pula instansi pemerintah yang terlibat yaitu Kemensos, Kemenkes, Pemprov Yogyakarta, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, BNPB, BPBD Yogyakarta, BATAN Yogyakarta, Kantor SAR Yogyakarta (Basarnas/SAR), Polda Yogyakarta (District Police),” tambah Kolonel Inf A. Budi Handoyo.

Turut hadir dalam upacara pembukaan diantaranya, Kapusinfolahta TNI Marsma TNI Dadang Hermawan M.Sc, Kolonel Mark Railey, Kepala Kantor Kerjasama Pertahanan Amerika Serikat di Jakarta, Mr. Scoot A. Weidie dan Kepala Bagian Kerjasama Latihan dan Program Multinasional (USPACOM J712).

Lantamal III Serahkan Santunan Duka Kepada 33 Ahli Waris

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menyerahkan uang santunan duka dari dana Yasbhum kepada 33 orang ahli waris TNI AL/PNS dengan total nilai sebesar Rp 66 juta di gedung Serbaguna Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari No. 2 Jakarta Utara, Selasa (18/4).

Acara tersebut dibuka oleh Kadisminpers Lantamal III Letkol Laut (KH) Rimbun Natanael, SP dihadapan para ahli waris penerima santunan duka. Dijelaskannya bahwa uang santunan duka ini berasal dari dana Yasbhum dan per jiwa mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2 juta.Selanjutnya para ahli waris dapat segera mengambil haknya setelah dipanggil sesuai urutan dan melengkapi persyaratan administrasi.Penyerahan uang santunan duka itu disaksikan oleh petugas Pomal dan Sintel Lantamal III sebagai unsur pengawas.

CSR, Bukan Beban, Tapi Peluang Untuk Tingkatkan Bisnis

Sebanyak 117 perusahaan terkemuka dari berbagai sektor industri, mengikuti kegiatan Top CSR (Corporate Social Responsibility) 2017, yang bertema Aligning CSR to Business Strategy,  hari ini (Rabu, 5 April 2017), di Rafflesia Grand Ballroom – Balai Kartini, Jakarta. Tercatat, beberapa nama besar  menjadi pemenang penghargaan. Itu antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI); Pertamina; Astra International; Unilever Indonesia; Holcim Indonesia; Kalbe Farma, MNC Group; Pan Brothers, Japfa Comfeed Indonesia, FIFGroup, Indosat, Sinarmas Land, United Tractors, Sepatu Bata, Bank CIMB Niaga; Gajah Tunggal; Indocement; HM Sampoerna, Bank Danamon, Levis, dan perusahaan besar lainnya. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 500 audience dari kalangan Direksi, Komisaris dan staf CSR ini, berlangsung sangat meriah dan suskes.

TOP CSR adalah kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan (award) tertinggi kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasional di Indonesia, yang dinilai telah menjalankan program CSR/ PKBL/ Community Development terbaik. Penilaian CSR didasarkan pada keterkaitan CSR terhadap 3 hal yakni: 1) ISO 26000, 2) Strategi Bisnis, 3) Praktek GCG.

Kegiatan TOP CSR diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews  Indonesia, yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga kredibel seperti Komite Nasional Kebijakan Governance/KNKG, Masyarakat CSR Indonesia, SGL Management, Asia Business Research Center, Mitra Bhadra Consulting, Yayasan PAKEM, PPM Manajemen, Alvara, Indonesia CSR Society, Dwika Consulting, Sinergi Daya Prima, dan SBC Sinergi Internasional.

Kegiatan TOP CSR ini tergolong Award CSR paling kredibel di Indonesia. Selain mendapatkan Nilai Tambah dalam presentasi dan Wawancara Penjurian, setiap peserta juga mendapatkan Feedback tertulis untuk, pengembangan CSR perusahaan di masa mendatang. Maka tak heran jika kegiatan TOP CSR ini diiikuti oleh banyak perusahaan.

Khofifah Indar Parawansa – Menteri Sosial RI, berharap kegiatan TOP CSR ini dapat disinergikan dengan program pemerintah, khususnya program pemberdayaan sosial dan pengentasan kemiskinan. Pemerintah akan dengan senang hati, untuk berdialog dan merumuskan sinergi dan kolaborasi CSR, untuk membantu pembangunan bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup.

Mengubah Paradigma Lama Melalui Top CSR
Ketua Dewan Juri Top CSR 2017 yang juga ketua KNKG, Mas Achmad Daniri, hari ini di Jakarta, mengatakan bahwa penghargaan itu merupakan kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan tertinggi, kepada perusahaan yang berhasil menjalankan program CSR, PKBL (program kemitraan bina lingkungan), Community Involvement & Development (CID), secara efektif-berkualitas di Indonesia.

Danirimengatakan, sejumlah pertimbangan menjadi penyebab diselenggarakannya Top CSR 2017. Melalui Top CSR 2017, diharapkan adanya pelurusan arah kebijakan dan program CSR di Indonesia.
Menurutnya, kebanyakan praktek CSR di Indonesia masih menggunakan paradigma lama. Contohnya, manajemen perusahaan menganggap bahwa kegiatan CSR sekadar donasi kepada masyarakat, dan tidak bermanfaat langsung ke perusahaan.

Kemudian, praktik CSR masih dalam batas community involvement and development (CID), untuk memeroleh dukungan komunitas sekitar. Selain itu, program CSR terlalu beragam, kurang fokus, tidak terkait bisnis inti, dan belum menjadi bagian strategi bisnis. Juga, belum merujuk ke ISO 26000, kata Daniri.
Praktek CSR dan paradigma lama tersebut harus diubah menuju paradigma baru. CSR harus aligning dengan business strategy.

JikaCSR tidak selaras dengan strategi bisnis, maka perusahaan hanya menambah/memerbesar cost atau biaya saja, dan bukan sebuah investasi yang meningkatkan nilai perusahaan. Padahal, setiap biaya CSR yang dikeluarkan, harus dapat dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham sebagai upaya untuk meningkatkan nilai perusahaan. Jika CSR selaras dengan strategi bisnis, maka CSR bukan lagi sebagai beban, namun justru menjadi kebutuhan perusahaan.

ISO 26000 dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menjalankan CSR yang sesuai dengan paradigma baru tersebut.

ISO26000 adalah guidance (panduan) pelaksanaan tanggung jawab sosial organisasi (baik perusahaan, lembaga maupun instansi), dan bukan guideline (pedoman), Daniri menambahkan.

SedangkanM. Lutfi Handayani selaku Ketua Penyelenggara TOP CSR 2017, menjelaskan beberapa pembeda antara Top CSR 2017, dengan penghargaan sejenis yang pernah berlangsung. Antara lain, pertama, fokus penilaian kepada pemenuhan ketentuan di ISO 26000; keselarasan CSR dengan strategi serta daya saing perusahaan.
Kedua, ada penilaian khusus berupa keterkaitan program CSR sebuah perusahaan, dengan Nawacita. Khususnya di Nawacita 5, 6, dan 7.

Ketiga, hasil penilaian GCG (good corporate governance/tata kelola perusahaan) yang baik, menjadi prasyarat awal untuk menerima penghargaan Top CSR 2017. Sebab, program CSR yang efektif, lebih mudah diterapkan jika GCG perusahaan telah bagus.

Keempat, penilaian di Top CSR 2017, tidak hanya melibatkan pakar dan konsultan CSR. Tetapi, turut melibatkan asosiasi bisnis dan konsultan. Termasuk dari pasar modal dan lembaga pembiayaan.

Lutfimenambahkan, Program CSR yang efektif-berkualitas, sudah seharusnya merupakan pendekatan strategis dan inovatif untuk memerkuat daya saing dan kinerja perusahaan. Juga, merupakan upaya kolektif perusahaan untuk memerbaiki kondisi lingkungan bisnis dan sosial-ekonomi, yang memungkinkan semua pihak berkembang optimal.

Perusahaanpemenang TOP CSR, untuk ke depan, harus mengupayakan agar mereka berperan bersama memerbaiki kondisi lingkungan bisnis, sosial, dan ekonomi. Sehingga, memungkinkan semua pihak berkembang optimal sekaligus bersinergi mendukung pembangunan nasional.
Mereka pun harus mendorong implementasi GCG. Sebab, CSR yang efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, baru bisa diimplementasikan ketika sebuah perusahaan telah menerapkan GCG dengan baik, kata pemimpin redaksi Majalah BusinessNews Indonesia itu.

Secaraumum, hasil penilaian TOP CSR dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertama, sejumlah perusahaan pemenang Top CSR 2017, sudah mengadopsi ISO 26000 dengan baik, serta memiliki sistem manajemen CSR berbasis ISO 26000 itu. Antara lain, mereka telah mengidentifikasi tanggung jawab sosial dengan baik, dan punya tata kelola CSR yang baik, kata Nurdizal dari SBC Strategi Indonesia, salah satu Dewan Juri TOP CSR 2017.

Kedua, perusahaan pemenang Top CSR, memiliki KPI (key performance indicator) dan target kinerja yang tertuju ke perusahaan maupun para pemangku kepentingan. Mereka pun me-review kinerja CSR dengan melibatkan manajemen dan para pemangku kepentingan lainnya.
Ketiga, perusahaan pemenang Top CSR 2017 telah memerlihatkan pencapaian dampak program yang jelas dan nyata. Dampak tersebut berlaku untuk perusahaan atau juga pemangku kepentingan.

Prosespenjurian dan penilaian terhadap perusahaan peserta Top CSR 2017, ada beberapa temuan. Antara lain, dilihat dari keselarasan strategi CSR dengan strategi bisnis, 62% termasuk kategori cukup selaras. Selanjutnya, 17%, sangat selaras. Adapun yang termasuk kelompok kurang selaras, sebanyak 21%.

Selanjutnya, dalam hal tata kelola dan implementasi sistem CSR, yang termasuk lengkap, sebanyak 37%. Termasuk kurang lengkap, di 62%. Adapun yang termasuk konsisten, di angka 11%.

Sejumlahharapan ditujukan kepada perusahaan pemenang Top CSR 2017. Antara lain, mereka harus  lebih meningkatkan manfaat program CSR ke para pemangku kepentingan. Itu khususnya ke masyarakat. Dengan demikian, CSR makin berguna dalam pemecahan berbagai masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan di Indonesia.

Diamengatakan, Di samping itu, CSR harus menciptakan kondisi lingkungan ekonomi yang semakin baik bagi pertumbuhan daya saing bisnis di Indonesia. Serta daya saing perusahaan secara individual.

Rumah Zakat Buka Dapur Umum di Lokasi Longsor Ponorogo

Relawan Rumah Zakat bersinergi dengan Tagana, membuka Pos Dapur Umum untuk membantu korban longsor di Ponorogo. Menurut Koordinator Relawan untuk Aksi Bencana Longsor Ponorogo, Bagas Dwi Satriyo, hal ini salah satu prioritas yang saat ini dibutuhkan oleh warga adalah asupan makanan yang bergizi.
“Hari ini kami telah membuka Pos Dapur Umum untuk memenuhi kebutuhan pokok warga yang menjadi korban longsor.Tak hanya itu, kami juga sedang mempersiapkan pos hangat dan pos segar untuk pengungsi dan petugas evakuasi,” ujar Bagas, Rabu (5/4).

Selain membuka Pos Dapur Umum, Relawan Rumah Zakat juga masih melanjutkan proses evakuasi korban yang tertimbun longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan tim pencari dan penyelamat belum menemukan 26 korban hilang akibat bencana longsor tersebut.

Akses menuju lokasi longsor cukup sulit karena berada di jalan kecil dan sempit, sehingga menghambat proses evakuasi dengan menggunakan alat berat. Apalagi ditambah dengan hujan yang sempat mengguyur lokasi, sehingga dikhawatirkan terjadinya longsor susulan.

“Alhamdulillah, kemarin kami mendapatkan personil tambahan dari Relawan Rumah Zakat Malang dan Bandung. Sehingga total Relawan yang bertugas di lokasi longsor menjadi 12 orang. Semoga dapat lebih mempercepat proses evakuasi yang hingga saat ini masih dilakukan,” tutur Bagas.

274 Militer dan 20 PNS Jajaran Lantamal III Jakarta Naik Pangkat

Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, Selasa (4/4), digelar acara tasyakuran kenaikan pangkat 274 Militer dan 20 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, di halaman belakang Markas Komando (Mako) Lantamal III, Jalan Gunung Sahari No.2 Ancol, Jakarta Utara.

Acara diawali dengan laporan korps kenaikan pangkat 19 Perwira dan 20 PNS kepada Komandan Lantamal (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad, SH, MM., yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III.

Dalam sambutannya, Danlantamal III Laksma TNI Muchammad Richad, SH, MM., menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan hasil dari usaha dan kerja keras yang selama ini dilakukan dan dinilai baik oleh pimpinan.

“Untuk itu seluruh personil yang naik pangkat harus mensyukuri nikmat dan menikmati syukur atas kenaikan pangkat yang hari ini diterimanya. Dengan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, maka telah menunggu beban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar,” kata Danlantamal III.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal III memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat yang hadir didampingi istri. Turut hadir pada acara ini Plh Wadan Lantamal III Kolonel Laut (E) Yose Aldino, para Asisten Danlantamal III, Danlanal jajaran Lantamal III, para Kasatker Lantamal III serta Ketua Koordinator Cabang (Korcab) III Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Muchammad Richad dan para pengurus Korcab III DJAB.

Pejabat Lantamal III yang naik pangkat diantaranya Kafasharkan Jakarta Kolonel Laut (T) Ivan Arfani, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Kelik Haryadi, SH, M.Si, Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto, SE, Dantim Intel Letkol Marinir Ernst Rikumahu, Kasatkom Letkol Laut (E) Nanang Hadi Purbowo, ST, M.Tr Hanla dan Ka Akun Letkol Laut (S) Endy Esmoyo, M.Tr.Hanla.

Sebelumnya di lapangan apel Mako Lantamal III dilaksanakan Upacara Kenaikan Pangkat 126 Bintara dan 129 Tamtama Jajaran Lantamal III dengan Inspektur Upacara Dandenma Lantamal III Letkol Marinir Kristiyono dan Komandan Upacara Kapten Laut (P) Agus Triyono yang sehari-hari berdinas di Satkamla Lantamal III.

Dalam upacara kenaikan pangkat itu Irup menanggalkan tanda pangkat lama dan menyematkan tanda pangkat baru kepada Perwakilan Bintara dan Tamtama yang naik pangkat. Acara diakhiri dengan tradisi siram mandi kembang dan pemberian ucapan selamat.

Ziarah Bukan Sekedar Penghormatan, Tapi Untuk Mengenang Jasa Para Pahlawan Kusuma Bangsa

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-71 Persit Kartika Chandra Kirana melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Patria Dharma Jaya Jalan Adi Sucipto pada Senin (3 /4).

Pelaksanaan ziarah rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Tien Ahmad Supriyadi, serta diikuti Pengurus Ibu-Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Daerah.

Ziarah rombongan ditandai dengan penghormatan kepada arwah para Pahlawan yang telah gugur. Peletakan karangan bunga yang diawali oleh Wakil ketua Persit Kartika Chandra Kirana ditugu TMP selaku pimpinan Ziarah.

Kemudian acara tersebut dilanjutkan dengan penaburan bunga bersama-sama dan dipimpin oleh pimpinan Ziarah beserta pengurus persit Kartika Chandra Kirana dan ibu-ibu persit lainnya.

“Pelaksanaan ziarah dan tabur bunga tidak hanya semata-mata untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan kusuma bangsa, akan tetapi untuk menjadi bahan kontemplasi bagi para generasi penerus masa kini dan masa yang akan datang tentang betapa tingginya rasa patriotisme dan semangat nasionalisme yang menjadi dasar perjuangannya,” tutup dia.

63 Prajurit Garuda Naik Pangkat di Darfur Sudan

Sebanyak 63 Prajurit Garuda (peacekeepers) yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) 02 mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, terhitung periode 1 April 2017 di Darfur, Sudan.

 
Upacara kenaikan pangkat ke-63 Prajurit Garuda ini, digelar secara kemiliteran dan dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Indobatt 02 Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP.,M.M di Lapangan upacara Garuda Camp, Darfur, Sudan, Minggu (2/4/2017).
 
Total personel Satgas Indobatt 02 yang mendapatkan kepercayaan kenaikan pangkat berjumlah 63 orang, terdiri dari 7 orang Perwira, 32 orang Bintara dan 24 orang Tamtama baik dari Matra Darat, Laut dan Udara.
 
Dalam sambutan pada acara laporan korps kenaikan pangkat dihadapan seluruh prajurit garuda, Komandan Satgas Indobatt 02 Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP., M.M menyampaikan ucapan selamat kepada personel yang mendapatkan kepercayaan kenaikan pangkat, terlebih kenaikan pangkat ini terjadi di daerah tugas.
 
“Dengan adanya kenaikan pangkat, maka tugas, beban kerja dan tanggung jawab yang diemban juga semakin besar, dan berharap bahwa kenaikan pangkat ini disertai dengan meningkatnya profesionalisme prajurit,” ujar Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto.
 
Lebih lanjut Komandan Satgas Indobatt 02 menyampaikan bahwa, kenaikan pangkat ini merupakan sesuatu yang patut disyukuri. “Saya secara pribadi dan mewakili seluruh personel Satgas Indobatt 02 mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat anggota sekalian, merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri mendapat kenaikan pangkat di daerah misi,” pungkasnya.
 
Pada acara ini juga Komandan Satgas berkesempatan menyematkan pangkat kepada 3 (tiga) orang perwakilan personel, yaitu Kapten Cba Yonathan Raja Mulia Tambunan, Sertu (K) Yuli Lestari dan Kopral Satu Ahmad Balya.
 
Di akhir acara laporan korps kenaikan pangkat, seluruh personel Satgas Indobatt 02 berkesempatan berjabat tangan dan memberikan ucapan selamat kepada 63 prajurit yang mendapat kenaikan pangkat.
 
Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid atau Indobatt-02 berjumlah 800 personel, mayoritas berasal dari Kodam VI/Mulawarman, dan merupakan satgas kedua TNI yang bertugas untuk misi PBB di Darfur Sudan.  Dalam pelaksanaan tugasnya, Pasukan Indonesia ditempatkan di dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 (tiga) Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina.