Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Kesra

Rumah Zakat Bantu Dirikan Lembaga Pendidikan di Langkat

Melalui program Sharing Happiness, Rumah Zakat menyalurkan bantuan untuk membantu mendirikan Lembaga Pendidikan nonformal Dayung Ilmu di Desa Perlis, Langkat, Sumatera Utara. Menurut Anto, penanggung jawab program pembangunan Rumah Zakat, ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari Rumah Zakat untuk melakukan perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Kami terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan bantuan infrastruktur agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman, seperti di Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu ini,” papar Anto, Rabu (15/3).

Anto menambahkan, saat ini proses pembangunan sudah memasuki tahap pemasangan atap dan dinding. Pembangunan ini pun didukung oleh pemerintah setempat dengan adanya simbolisasi peletakan batu pertama oleh  Kepala Desa Perlis, Junaidi Salim pada hari Kamis (9/3) lalu.

Menurut Alawi, penggagas Lembaga Pendidikan Dayung Ilmu, pendirian lembaga ini diawali dengan kepedulian dari IMADIKLUS (Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Se-Indonesia) Wilayah-4 yang melihat tidak adanya lembaga pendidikan seperti taman baca dan perpustakaan di wilayah tersebut. Melalui pembangunan Lembaga Pendidikan tersebut, pendidikan di Desa Perlis akan semakin meningkat.

“Seluruh masyarakat Desa Perlis sangat bersyukur dan berterimakasih dengan adanya bantuan dari para donatur Rumah Zakat ini. Dengan bantuan ini harapannya dapat meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat Desa Perlis agar menjadi lebih baik lagi,” kata Alawi.

Mentan RI Minta Babinsa, Kepala Desa Dan PPL Bantu Serap Gabah Petani

Menteri Pertanian RI Ir. Andi Amran Sulaiman meminta kepada para Babinsa, Kepala Desa dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), untuk membantu pemerintah dalam program serap gabah petani, untuk di jual ke Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 3.700/Kilogram. Hal tersebut disampaikan Mentan RI saat menghadiri acara “Tanam, Panen, dan Serap Gabah Petani” di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (10/3/2017).

Dalam sambutannya Ir. Andi Amran Sulaiman meminta para petani untuk menjual gabahnya ke Bulog sesuai HPP Rp 3.700/Kg, dimana harga ini lebih tinggi dari harga pasar. “Alhamdulillah selama lima hari melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan akan berlanjut ke Jawa Barat, para petani telah sepakat menjual gabah hasil penennya kepada Bulog,” ujarnya.

Lebih lanjut Mentan RI menyampaikan bahwa, sebelumnya harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani berkisar Rp 2.900/Kg – Rp 3.400/Kg. “Kami membelinya dengan harga Rp 3.700/Kg dan hal ini merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo agar para petani jangan dibiarkan merugi terus menerus,” katanya.

Usai melaksanakan panen raya di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Mentan RI menjelaskan bahwa penjualan gabah ke Bulog memiliki manfaat yang sangat besar karena ada selisih harga sebesar Rp 500/Kg dari harga di pasaran yang rata-rata Rp 3.200 per kilogram.

“Sesuai dengan instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo, harga gabah di tingkat petani naik menjadi Rp 3.700/Kg dan pemerintah harus menjaga agar petani tetap untung sehingga bisa berproduksi kembali, tetapi kalau petani merugi maka akan sulit melakukan produksi selanjutnya,” kata Ir. Andi Amran Sulaiman.

Dalam kunjungannya ke Cilacap, Mentan RI juga menyaksikan panen raya padi yang menggunakan mesin sekaligus tranplantasi benih padi dengan mesin otomatis. Selain itu juga Mentan RI, membagikan 10 unit traktor kepada kelompok tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Cilacap Jawa Tengah.

Safari Menteri Pertanian RI Ir. Andi Amran Sulaiman selama lima hari ke beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk turun langsung ke tengah-tengah para petani, agar memahami masalah para petani di lapangan dan memberikan solusinya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto, Direktur SDM Bulog Pusat Dr. Wahyu Suparyono, Kepala Tim Sergap Gabah Mabesad Brigjen TNI Sudarto, Danrem 071/WK Kolonel Inf Suhardi, Tim Sergap Mabesad Kolonel Arm Dedi K dan Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Ferdial Lubis.

Mentan RI : TNI Siap Bantu Bulog Sediakan Barak Sebagai Gudang Sementara

TNI siap bantu Bulog dengan menyiapkan barak-barak yang dimiliki untuk dijadikan gudang sementara dalam menampung hasil serapan gabah dari petani saat musim panen tiba. Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman saat menjawab pertanyaan awak media massa terkait kunjungan kerjanya ke Ciamis pada acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah yang diikuti seluruh petani se-Kabupaten Ciamis, bertempat di Desa Kalapa Sawit Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (10/3/2017).

Menurut Mentan RI Ir. Andi Amran Sulaiman, saat ini Bulog kekurangan gudang untuk dijadikan tempat penyimpanan gabah saat musim panen tiba. “Saya bersama teman-teman di lapangan sudah menyiapkan gudang dan barak yang berada di wilayah Ciamis untuk jemput bola dalam rangka menyerap gabah hasil panen para petani secara langsung,” katanya.

Presiden RI Joko Widodo memerintahkan agar para petani tidak dibiarkan sendiri dalam menghadapi permasalahan tentang pertanian. “Sebelum diterbitkan Permentan dan pembentukan Satuan Tugas khusus, penyerapan gabah petani, Bulog hanya mampu menyerap 2000 ton per hari. Dan hari ini kami terima laporan bahwa Bulog sudah mampu menyerap gabah sebanyak 14.500 ton per hari atau naik hingga 700%. “Saya ucapkan terimakasih kepada TNI, Bupati dan Bulog karena telah berhasil mencapai lompatan yang sangat luar biasa dimana pencapaian penyerapan gabah petani mengalami kenaikan hingga 700 %,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc mengatakan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan. “Saya telah memerintahkan kepada prajurit TNI di jajaran Kodam III/Siliwangi khususnya Komando kewilayahan untuk mengutamakan program Swasembada Pangan, ingat tugasmu di pedesaaan bukan di perkotaan karena prajurit TNI adalah pahlawan pangan,” tegas Pangdam III/Siliwangi.

Turut hadir Ketua tim sergap Jabar Brigjen TNI Dudung AR, Danrem 062/TN Kol Inf Joko Hadi Susilo,Dandim 0610/Sumedang Letkol Arm I Made Mertha Yasa,Aster Kodam III Kol Inf Dian Hardiana.Bupati Ciamis H.Iing Syam Arifin.Tim Opsus Pajale Jabar Ibu Banun Arpini M.S.I

Mentan RI Terjun Langsung ke Lapangan Kendalikan Harga Gabah Petani

Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP. melaksanakan Panen Raya dan Serap Gabah Petani di Desa Megulung Kulon, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017).

Pemerintah melalui Menteri Pertanian RI terjun langsung ke lapangan, mengecek harga pembelian gabah kering petani, guna menghindari permainan harga yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan kecurangan terhadap petani dalam hal pembelian gabah.

“Saya mendapat informasi bahwa masih ada harga gabah kering petani yang dijual dengan harga Rp 3.100 dan Rp 3.200 per kilogram. Makanya saya terjun langsung ke lapangan untuk memastikan harga gabah dengan kadar air 25-30% harus dibeli dengan harga Rp 3.700,- per kilogram,” ujarnya.

Lebih lanjut Mentan RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP menyampaikan bahwa, hal ini sesuai dengan instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo agar mengendalikan harga gabah petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). “Presiden RI memerintahkan saya untuk terjun langsung ke lapangan untuk dialog dengan para petani dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan TNI, Bulog, Perdagangan, dan Pertanian untuk penyerapan gabah kering sehingga petani tidak dirugikan,” katanya.

Mentan RI juga mengatakan bahwa, perhatian Presiden RI sekarang ini terhadap petani sungguh luar biasa, begitu beliau mendengar harga gabah turun kami langsung diperintahkan untuk terjun ke lapangan dan melihat langsung serta memberikan solusi yang terbaik. “Hari ini kami sudah memberikan solusi, dahulu kadar air maksimal 20% dan sekarang kadanya 25% tidak masalah. Intinya selesai panen gabah kering petani bisa langsung dibeli semuanya oleh Bulog dengan harga Rp 3.700,” ucapnya.

Dr. Ir. Amran Sulaiman, MP. juga mengatakan bila gabah kering petani kualitasnya kurang bagus (kadar air melebih 25 %), maka bisa diperbaiki dengan alat pengeringan gabah. “Kita jangan pasrah menerima kondisi yang ada saat ini, tetapi kita juga harus kreatif,” imbuhnya

“Saya harapkan pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati, Camat, kepala desa dan TNI semua bergerak untuk membantu penyerapan gabah petani untuk di jual ke Bulog. Kalau stok beras sudah surplus kita tidak impor lagi bahkan kita bisa ekspor beras,” ungkap Andi Amran Sulaiman.

Dalam pengarahannya Mentan RI juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati, Dandim, Danramil dan Babinsa atas kinerja yang luar biasa sehingga serap gabah ini berhasil. “Alhamdulillah serapan gabah kita sudah naik 700 %,” tutupnya.

The 2nd WOW Brand Festive Day 2017 Branding (in) Indonesia Tren branding di Indonesia di tengah maraknya platform digital

 

Keberadaan platform digital saat ini telah banyak melakukan perubahan terhadap perilaku manusia. Transformasi dari tradisional ke digital, sejalan dengan masifnya pengaruh online dan media sosial dalam proses pengambilan keputusan individu, kian menjadi alasan kuat mengapa mayoritas brand menggunakan platform digital untuk melakukan aktivitas branding mereka.

MarkPlus, Inc melalui acara The 2nd WOW Brand Festive Day hadir kembali pada tahun ini, dalam rangka memberikan pemaparan mengenai fenomena branding terbaru di Indonesia. Event ini merupakan tempat berkumpulnya lebih dari 700 brand leader dan marketing enthusiast untuk saling berbagi ide mengenai kesuksesan branding dan proyeksi selanjutnya di Indonesia. Dalam event ini MarkPlus juga akan memberikan penganugerahan bagi para pemenang Indonesia WOW Brand. Para pemenang ini mengacu pada hasil riset MarkPlus yang didasarkan pada konsep Marketing 4.0. Adapun konsep tersebut menyelaraskan 5 aspek utama, yang dikenal sebagai 5A, yakni Aware – Appeal – Ask – Act – Advocate. Konsep WOW Brand merupakan instrumen penting bagi para marketers untuk memahami situasi pasar, mengukur kesenjangan dengan kompetitor, dan memberikan saran strategi kepada pelaku bisnis dalam mendominasi industrinya. Hasil dari riset ini membandingkan antara Advocate dengan Awareness yang menghasilkan BAR (Brand Advocacy Ratio).

Saat ini popularitas sebuah brand bukan merupakan hal yang terpenting, melainkan rekomendasi dan advokasi dari lingkup masyarakat. Konsumen cenderung mencari tahu mengenai sesuatu yang mereka beli dengan melakukan survei melalui lingkup jaringan mereka, seperti keluarga maupun rekanan. Selain itu, keberadaan forum online melalui platform digital menjadi salah satu sumber informasi penting bagi konsumen. Semakin sering suatu brand mendapatkan pengakuan dan rekomendasi yang positif dari masyarakat, semakin besar advocacy (rekomendasi) atas brand tersebut, dan tak jarang, loyalitas konsumen akan hadir dalam membela posisi brand tertentu.

Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chairman MarkPlus, Inc. mengatakan, “Acara ini adalah ajangnya para brand leader berkumpul, karena itu kita sebut ini sebagai pestanya orang brand. Acara ini membahas isu terbaru dan update mengenai branding, khususnya di Indonesia. WOW Brand Festive Day ini merupakan perhelatan yang kedua kalinya dan akan kami gelar secara rutin ditahun – tahun berikutnya”.

Hermawan turut menjelaskan, tahun ini isu utama yang diangkat ialah digital branding, mengacu pada konsep Marketing 4.0 yang telah dikembangkan oleh Philip Kotler, dirinya, dan Iwan Setiawan. Konsep ini baru saja dirilis
akhir tahun lalu dalam buku Marketing 4.0 yang telah sukses diterjemahkan dalam 12 bahasa hanya dalam waktu 2 bulan. Buku ini mengangkat fenomena dunia modern dimana terjadi perpindahan fokus ke arah digital: moving from traditional to digital.

“Saat ini terdapat penyalahgunaan terhadap teknologi digital (technology for bad) seiring dengan perkembangan zaman, hal ini harus diperbaiki dengan menciptakan technology for good yang hanya bisa dijangkau melalui basic human spirit 3.0, oleh karena itu dalam acara ini kami turut meluncurkan inagurasi Brand for Good Club (BFG),” lanjut Hermawan.

Acara ini menghadirkan beberapa sesi yang membahas perkembangan branding di Indonesia saat ini, di antaranya sesi Digital Branding in Marketing 4.0 Era yang menghadirkan pakar marketing dunia Hermawan Kartajaya, Founder & Chairman MarkPlus, Inc beserta Iwan Setiawan Chief Operating Officer MarkPlus, Inc., Menteri Pariwisata, Dr. Arief Yahya mengisi sesi Branding The Nations: Wonderful Indonesia for All, dilanjutkan dengan sesi Wonderful Innovation 2017: Food, Health, Renewable Energy, Tourism, oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak,.

Para digital brand leader dari Facebook dan Google juga turut mengisi sesi dalam acara ini, diantaranya Tony Keusgen, Country Director Google Indonesia yang akan membahas mengenai Branding in Digital Customer Journey, dan Sri Widowati, Country Director Facebook Indonesia yang akan membahas mengenai Social Media Branding in Indonesia. Selain itu, President Director Procter&Gamble (P&G), Madhusudan Gopalan akan membahas mengenai Building Brands in the Digital Era. Dalam acara ini terdapat dua penganugerahan yakni, Indonesia WOW Brand 2017 dan Indonesia Brand Campaign of The Year.

Indonesia WOW Brand 2017 Awarding Ceremony*

Indonesia WOW Brand 2017 Awarding Ceremony merupakan penganugerahan kepada pada brand leader yang sukses dalam meningkatkan advocacy atas produk mereka di tahun sebelumnya. Riset ini didasarkan pada total 34.500 responden yang tersebar di delapan kota besar di Indonesia. Dan dilakukan terhadap ribuan brand dari lima kategori industry, yakni ATL (Automotive Logistics and Transprtation), CHM (Communication, High-Tech, Media), FSI (Financial Services Industry), HPC (Healthcare, Property, Consumer), RIU (Resources, Infrastructure, Utilities).

Indonesia Brand Campaign of The Year 2017 Awarding Ceremony

Indonesia Branding Campaign of The Year merupakan penganugerahan bagi para brand leader yang mampu meningkatkan awareness mereka melalui strategi campaign yang tepat. Terdapat empat kategori dalam penghargaan ini, yakni kategori ATL (Above the Line), BTL (Below the line), PR (Public Relations), dan Digital. Sejumlah perusahaan yang mendapatkan kategori the best of the best (gold) ialah, Pertalite dan Garuda Indonesia untuk kategori ATL, BrightGas untuk kategori BTL, Telkomsel untuk kategori PR, dan BCA untuk kategori digital.

Mentan RI Instruksikan Bulog Untuk Bersinergi Dengan Babinsa Serap Gabah Petani

Menteri Pertanian (Mentan)  RI Dr. Ir. Amran Sulaiman, MP melakukan kunjungan kerja di Desa Samberan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (8/3/2017).  Kunjungan kerja Mentan RI ke Bojonegoro Jawa Timur tersebut bertujuan untuk melaksanakan panen raya sekaligus mengecek penyerapan beras dan gabah di wilayah kerja Bulog Subdrive III Bojonegoro.

 
Pada panen raya di Kabupaten Bojonegoro yang dihadiri oleh para petani, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan pemerintah daerah, Mentan RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP mengharapkan peran aktif para Babinsa membantu penyerapan gabah para petani, agar tidak jatuh ke tangan tengkulak melainkan ke Badan Urusan Logistik (Bulog), sehingga harga gabah menjadi stabil. “Saya menginstruksikan kepada Bulog agar dapat bersinergi dengan Babinsa yang berada di garis terdepan dalam menyerap gabah dari petani dengan harga Rp 3.700 per kilogram (kg) saat panen,” ujarnya. 
 
“Untuk harga gabah dengan kadar air 25% maka mutlak harus diberikan harga 3700 rupiah, hal tersebut sesuai dengan Permentan yang telah saya keluarkan,” katanya.
 
Kunjungan kerja Mentan RI di Kabupaten  Bojonegoro merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk turun langsung ke tengah-tengah para petani, pahami masalahnya dan berikan solusi. “Kami ingin merasakan apa yang dirasakan para petani, jangan kita sibuk diskusi dan sibuk membahas permasalahan, namun kita tidak bekerja,” ucapnya.
 
Saat tiba di lokasi panen raya Desa Samberan Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Mentan RI menyempatkan diri untuk mencoba mesin traktor yang digunakan untuk membajak sawah yang didampingi seorang petani. Usai mencoba traktor pembajak sawah tersebut Mentan RI meninjau sawah yang siap panen.
 
Dalam kesempatan ini Mentan RI Ir. Andi Amran Sulaiman juga berbicara terkait asuransi pertanian dimana pemerintah telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk program tersebut. “Dana asuransi petani cairnya jangan terlalu lama, kalau bisa satu minggu dan maksimal satu bulan agar para petani yang gagal panen dapat segera melakukan tanam ulang maupun untuk pembelian pestisida,” ungkapnya.
 
Ir. Andi Amran Sulaiman bangga dengan Kabupaten Bojonegoro saat ini telah menjadi lumbung padi karena ketersediaan air tercukupi baik dari Bengawan Solo maupun air yang ada di ‘embung-embung’. “Saya akan adopsi program Bupati Bojonegoro terkait program 1.000 embung,  pemerintah merencanakan akan membangun 10.000 embung yang tersebar di seluruh Indonesia, kalau di Bojonegoro sudah ada 1.000 embung, mantap sekali,” tandasnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak yang ikut mendampingi Mentan RI menjelaskan bahwa keterlibatan para Babinsa yang ada di seluruh Indonesia adalah untuk membantu menyukseskan program pemerintah dalam bidang pertanian. “Program pemerintah di bidang pertanian saat ini adalah menyerap gabah petani sebesar-besarnya tanpa merugikan petani, karena saat ini banyak para petani yang dipermainkan harga gabahnya ketika masuk masa panen, dimana harga gabah dibeli dengan harga di bahwah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp 3700/kg,” ujarnya.
 
Lebih Lanjut Aster Kasad mengatakan bahwa nantinya akan dibentuk Satuan Tugas yang dipimpin oleh perwira tinggi TNI dan seorang Kolonel untuk mengawasi dan menyukseskan program pemerintah di bidang pertanian. “Saya tunjuk perwira tinggi lulusan Lemhanas dan Sesko TNI, karena saya tidak mau bermain-main, ini adalah perintah Panglima Tertingi, Menteri Pertanian dan Kasad,  jadi tidak boleh main-main apalagi berurusan dengan hasil panen petani karena  petani adalah rakyat harus diutamakan, itu janji kita,” tegasnya.
 
“Jadi kalau nanti ada pembeli yang tidak sesuai dengan ketentuan HPP, maka para petani diminta untuk segera  melaporkan kejadian tersebut dan mudah-mudahan dalam waktu 6 jam anggota Satgas akan datang untuk mengecek ke lokasi,” ungkapnya

Mentan RI Harapkan Percepatan Serap Gabah Petani Sesuai HPP

Kementerian Pertanian (Kementan) RI terus melakukan panen raya padi sekaligus percepatan serap gabah para petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP pada acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah di Desa Karang Banyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (8/3/2017).

Kungjungan kerja Mentan RI ke Kabupaten Ngawi merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo agar para petani di saat musim panen mendapat jaminan harga yang menguntungkan sesuai HPP. Saya datang kesini untuk membantu dan mencari solusi guna mengendalikan harga gabah para petani menjadi stabil,” ujarnya.

Lebih lanjut Ir. Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa upaya percepatan serap gabah petani merupakan instruksi Presiden RI dalam percepatan serap gabah melalui Perpres No.20/2017, sehingga Kementan RI mengeluarkan Permentan No.3/2017 tentang pedoman pembelian harga gabah dan beras petani.Oleh karena itu, saya harap Bulog tidak membiarkan harga gabah petani dibeli oleh tengkulak di bawah HPP. Bulog harus membelinya sesuai HPP yakni Rp 3.700 per kg,” katanya.

Dalam pengarahannya Mentan RI menyampaikan bahwa, kita ingin menyelesaikan masalah penyerapan gabah dan mengendalikan harga, sehingga petani tidak dirugikan. “Saya harapkan Bulog untuk bersinergi dengan Babinsa agar membantu penyerapan gabah para petani sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Komaruddin Simanjutak menegaskan bahwa TNI berkomitmen mendukung penuh progam pemerintah yaitu melakukan pengawalan dan pendampingan guna menyukseskan serap gabah petani sebesar-besarnya tanpa merugikan para petani. Ini dimaksudkan agar tidak memberikan celah kepada tengkulak untuk permainkan harga gabah petani,” ujarnya.

TNI harus sukseskan program pemerintah, diharapkan Babinsa sebagai ujung tombak dalam pendampingan petani tidak boleh main-main. Siapapun yang mempermainkan harga gabah akan ditindak tegas. Apabila ada Babinsa yang tidak melaksanakan tugas dengan baik, laporkan, demikian juga Babinsa yang berprestasi juga dilaporkan,” tegas Mayjen TNI Komaruddin Simanjutak.

Aster Kasad menjelaskan bahwa upaya TNI dalam melakukan pengawalan dan pendampingan petani, TNI membentuk Satgas Sergap Gabah. Upaya ini untuk menangkap pembeli yang permainkan harga gabah petani.

Setiap lokasi panen padi ada posko untuk pembelian gabah petani oleh Bulog dan dikawal TNI. Jadi jika ditemukan langsung di lapangan ada yang mempermainkan harga gabah, Babinsa langsung tangkap dan koordinasikan dengan aparat Kepolisian setempat untuk proses lebih lanjut, jelas Aster Kasad.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Aster Kasad Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak, Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budiyakto, Aster Kasdam V/Brw Kolonel Inf Yuniarto,  Wakil Bupati Ngawi Oni Anwar dan Perum Bulog Dr. Wahyu Suparyono.

Mentan RI : Pemerintah Bantu Petani Kendalikan Harga Gabah

Kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) RI ke beberapa daerah dalam rangka membantu dan mencari solusi untuk mengendalikan harga gabah para petani. “Saya akan mempertaruhkan segalanya demi petani Indonesia karena kita ingin petani Indonesia bangkit”. Demikian dikatakan Mentan RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP pada acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah yang diikuti seluruh petani se-Kabupaten Tuban, di Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu, Jawa Timur, Selasa (7/3/2016).

Pada kunjungan kerja Mentan RI di Kabupaten Tuban merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk turun langsung di tengah-tengah para petani dan memberikan solusi. “Kami ingin merasakan apa yang dirasakan para petani, jangan kita sibuk diskusi dan sibuk membahas permasalahan, namun kita tidak bekerja,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Andi Amran Sulaiman mengharapkan peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk dapat membantu penyerapan gabah petani ke Badan Urusan Logistik (Bulog) sehingga harga gabah menjadi stabil. “Saya harapkan para Babinsa agar membantu penyerapan gabah para petani sebesar-besarnya,” katanya.

Sementara itu, dihadapan para awak media, Mentan RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP menyampaikan bahwa, kedatangannya ingin mendengarkan keluhan para petani dan  berdiskusi untuk mencari solusi mengenai kestabilan harga gabah. “Kita ingin menyelesaikan masalah penyerapan gabah dan mengendalikan harga, sehingga petani tidak dirugikan,” ujarnya.

Mentan RI mengatakan bahwa untuk meningkatkan swasembada pangan, pemerintah merencanakan menambah areal pertanian di daerah perbatasan sebagai lumbung pangan nasional. “Kita juga akan menambah luas lahan 80 ribu hektar di kawasan timur dan kawasan barat Indonesia,” tuturnya.

Ir. Andi Amran Sulaiman mengapresiasi peran para Babinsa yang selama ini sudah membantu proses kegiatan panen raya padi dan membantu penyerapan gabah petani di wilayah Tuban. “Babinsa itu anak kandungku, tentara itu kerjanya selain perang juga membantu rakyat,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Aster Kasad Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Suhardi, BupatiTuban H. Fathul Huda, Danrem 082/CPYJ, Wakil Bupati Tuban Ir. Noornahar Husein, para Dandim Jajaran Kodam V/Brawijaya, Kepala Divisi Regional Bulog dan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Kunker Ke Lanal Cirebon, Danlantamal III Jakarta Tanam Tanaman Produktif dan Tebar Bibit Ikan Mas

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Ketut Suardana, SH., didampingi Ketua Korcab III Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. I Ketut Suardana beserta rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon, Selasa (07/03).

Pada kunjungan kerja tersebut Danlantamal III beserta ibu menggalakkan Gerakan Tanam Bersama dengan menanam tanaman produktif seperti cabe, singkong, sirih serta jeruk, dan menebar 300 bibit ikan mas di kolam seluas 15 x 6 meter di lahan sekitar Rumah Dinas TNI Angkatan Laut Lanal Cirebon tepatnya di Jl Dr. Cipto Mangunkusumo Komplek TNI AL Dewa Ruci Cirebon. Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Sebelumnya, Danlantamal III beserta rombongan menerima Laporan Komando dari Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Tarus Rostiyadi di Mako Lanal Cirebon Jl. Kesunean No. 33 Cirebon yang dihadiri oleh seluruh Staf Lanal Cirebon tentang situasi kondisi wilayah kerja Lanal Cirebon serta sarana dan prasarana yang dimiliki Lanal Cirebon. Kegiatan dilanjutkan dengan tatap muka Danlantamal III dengan keluarga besar Lanal Cirebon. Kedatangan Danlantamal III ke Lanal Cirebon tersebut disambut dengan tarian daerah yang dibawakan oleh anak-anak TK Hang Tuah Cirebon.

Selesai bertatap muka dengan prajurit Lanal Cirebon, Danlantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Ketut Suardana, SH., melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau beberapa tempat antara lain Kapal Angkatan Laut (KAL) Balongan di Dermaga Pabean, SPBT Dewa Ruci, lahan tanaman dan kolam ikan di Komplek TNI AL Dewa Ruci Cirebon, serta TK Hang Tuah.

Dalam kunjungan kerja ke Lanal Cirebon, Danlantamal III didampingi Aspers Danlantamal III Kolonel Laut (P) Untung, SM, MAP, Aslog Danlantamal III Kolonel Laut (T) Deddy Coredikris, Kadiskum Lantamal III Letkol Laut (KH) Ali Ridlo, SH, MM, Dantim Intel Lantamal III Mayor Marinir Ernst Rikumahu, Kadispen Lantamal III Mayor Laut (KH) Ign. M. Pundjung T, S.Sos, M.Sc, Kaspri Danlantamal III Mayor Laut (S) John E. Tamatompol serta rombongan ibu-ibu pengurus Korcab III DJAB.

Menkop: Bank Sampah Harus Berperan Kembangkan UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga berharap peran dan fungsi bank sampah semakin luas, bukan hanya sekedar pengelolaan sampah saja, tapi juga pemberdayaan terhadap para anggotanya dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pernyataan itu disampaikan Puspayoga usai menyerahkan bantuan perkuatan permodalan kredit usaha rakyat (KUR) kepada komunitas bank sampah Surabaya dan Ijin Usaha Mikro Kecil ( IUMK) kepada komunitas bank sampah Mojokerto dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di pantai Kenjeran, Surabaya, Jatim, Selasa (28/2/2017).

“Saya berharap bank sampah bisa berkontribusi untuk pengembangan UMKM kita,” kata Puspayoga.

Bank sampah yang bisa mengajukan KUR, harus sudah mengantongi Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dari camat. Dengan izin itu, bank sampah bisa melakukan usaha jual beli sampah dan mendapatkan fasilitas KUR dengan nominal plafond Rp 5 juta dan maksimal Rp 25 juta.

Acara HPSN merupakan refleksi dalam mengenang 17 tahun peristiwa longsor sampah di TPA Leuwi Gajah, kota Cimahi yang terjadi pada 21 Februari 2005 lalu yang memakan korban 157 jiwa. Kali ini panitia mengangkat tema peringatan “Mewujudkan Indonesia Bersih Sampah 2020″.

Turut hadir dalam acara ini Wapres Jusuf Kalla, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya serta perwakilan Kementerian KKP, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, serta Wali Kota Surabaya Tri Rusmaharini.

Kemenkop UKM dan Kementerian LHK bekerja sama mengintegrasikan bank sampah dengan kampung UKM digital. Kerja sama itu terwujud dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional bertajuk Revolusi Mental Menuju Indonesia Bersih Sampah 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/3/2016) silam.

Menurut Puspayoga, kementeriannya akan memfasilitasi kebutuhan UKM bank sampah dan kampung UKM digital mulai dari pelatihan lembaga, administrasi dan manajemen serta permodalan sehingga bank sampah bisa produktif dan terus berkembang di seluruh daerah.

“Kita bantu manajemen bank sampah dan akses pembiayaan dari KUR (kredit usaha rakyat) maupun pembiayaan dari LPDB (Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir),” ujar Puspayoga.

Puspayoga menjelaskan program social technopreneur sangat penting direalisasikan untuk menyelesaikan masalah sosial dengan cara pengembangan usaha berbasis teknologi. Misalnya, mendorong pengelolaan bank sampah hingga menghasilkan produk daur ulang yang memiliki nilai ekonomis.

“Kita sudah lihat hasilnya (produk daur ulang) bagus-bagus. Ini harus terus didorong agar semua daerah bisa menghasilkan hasil daur ulang sampah semacam ini,” kata Puspayoga.

Ke depan, Puspayoga menambahkan, pengembangan usaha berbasis teknologi harus diperkuat sehingga proses hilirisasi bisa berjalan lebih baik.

“Social technopreneur harus bisa mengarah ke industrialisasi. Nanti perlunya kerja sama dengan kementerian perindustrian dan pertanian untuk produk pangan dan hortikultura seperti cabai atau tomat dan lainnya,” katanya.

Kota Makassar menjadi model untuk pengelolaan bank sampah secara nasional dengan peran serta pemerintah daerah. Berbeda dengan model pengelolaan bank sampah di kabupaten/kota lain, Bank Sampah di Kota Makassar didukung oleh pemerintah kota, melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Daur Ulang Sampah yang resmi dibentuk pada 2015.

Pemerintah Kota Makassar kini memiliki bank sampah pusat, yang mengumpulkan sampah dari unit bank sampah di kelurahan dengan harga yang pasti dan sarana transportasi yang dapat langsung menjemput sampah di unit bank sampah di kelurahan.

Saat ini tercatat sebanyak 165 unit bank sampah aktif di Kota Makassar, dengan jumlah nasabah mencapai 16.010 orang. Pemkot juga tengah mengembangkan aplikasi timbangan on line, sehingga jumlah, lokasi dan nilai sampah yang akan dijual dapat segera diinformasikan ke bank sampah pusat.