Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Berubah ke arah yang lebih baik adalah tujuan setiap orang. Ketika seseorang sudah mau merubah diri, maka ia harus konsisten melaksanakan perubahan itu, supaya perbaikan diri bisa tercapai dengan baik. More »

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Kami ingin jiwa dan semangat luhur yang melekat pada TNI dapat terus terjaga dan dirawat sepanjang masa.  Sampai kapanpun TNI tidak pernah melupakan para pejuang dan senior yang telah memerdekakan dan mempertahankan bangsa ini. More »

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

BINUS UNIVERSITY akan menjadi tuan rumah untuk Ms. Frances Adamson, Secretary of the Foreign Affairs and Trade Development of Australia pada acara seminar “Australia and Indonesia: Stronger Together” di #AussieBanget Corner yang baru diresmikan bulan Maret More »

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan event olahraga, Forwakop SME 5K Run 2017 – Series I, dengan menargetkan 2.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku More »

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Keberhasilan pembebasan sandera di Papua adalah bentuk dari kerja sama TNI dan Polri, maka kekompakan dan kebersamaan TNI dan Polri sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dilihat More »

 

Category Archives: Kesra

Kemenkop dan UKM Kembali Raih WTP

Kementerian Koperasi dan UKM dalam menyajikan Laporan Keuangan tahun 2016 kembali dapat mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) seperti tahun tahun sebelumnya. Hal ini dapat dicapai berkat kerja keras jajaran Kementerian Koperasi dan UKM dari tahun ke tahun.

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan pencapaian opini WTP tersebut tidak terlepas dari semangat dan kerja keras seluruh jajarannya untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan Sistem Pengendalian Internal (SPI) melalui pengawasan yang intensif dan berkelanjutan pada semua unit kerja kerja di Kemenkop dan UKM dengan mengacu pada ketentuan dan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

“Program/kegiatan di setiap Unit Kerja Kementerian diawasi melalui Sistem Pengendalian Internal agar tetap memenuhi azas kepatuhan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Negara,” kata Puspayoga, Kamis (1/6).

“Saya selaku Menteri Koperasi dan UKM juga mengucapkan terima kasih kepada Tim BPK RI yang telah bekerja secara profesional dalam melaksanakan pemeriksaan keuangan di Kemenkop dan UKM” kata Puspayoga.

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan dari Royal Thai Embassy

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. menerima kunjungan Royal Thai Embassy yang dilaksanakan oleh Capt. Narate Wongtrakoon, Naval Attache, dan  Colonel Songvit Vayuheurd, Army Attache, di Kantor Bakamla RI Jalan Dr. Sutomo no. 11, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2017).

Dalam kunjungan tersebut, kedua Atase diterima langsung di Ruang Rapat Kepala Bakamla dan pembicaraan hangat pun terjadi antara kedua belak pihak. Kunjungan singkat dari kedutaan Thailand ini merupakan perkenalan sekaligus silaturahmi untuk mempererat hubungan baik antara kedua negara.
“Menindaklanjuti bilateral meeting antara Bakamla RI dengan Thailand Maritime Enforcement Coordinating Center (Thai-MECC) pada Juli 2016 di Thailand, delegasi Thailand berencana melakukan kunjungan balasan ke Bakamla RI pada tahun ini”, demikian disampaikan delegasi Thailand dalam kunjungan tersebut.
Dikatakan pula bahwa Naval Attache merupakan penghubung dan sekaligus mewakili Thai-MECC di Jakarta.
Saat menerima kunjungan kehormatan tersebut, Kepala Bakamla RI didampingi oleh Deputi Opslat Laksda TNI Andi Achdar, Plt. Deputi Jakstra Brigjen Pol Arifin, M.H., Plt. Deputi Inhuker merangkap Direktur Kerja Sama Sandi, S.H., M.H., dan Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Satya Pratama, S.Sos., M.Sc.

KSAD Berikan Hadiah Kepada Afsah

Wartawan iNews TV Aceh, Afsah menerima Piala, Piagam dan dana pembinaan sebesar Rp 15 Juta dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono.
Hadiah tersebut  diberikan KSAD saat acara Rapat Koordinasi (Rakor) TMMD ke-99 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/ 2017).
Afsah menjadi juara pertama nasional lomba karya jurnalistik Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-98 tahun ini.
Ia merupakan jurnalis iNews TV Aceh yang berada di wilayah kerja Kabupaten Aceh Barat. Ia tak menyangka videonya yang berjudul ‘TNI Manunggal dengan Rakyat’ menjadi pemenang kontes nasional dan mengalahkan peserta lainnya.
“Alhamdulillah saya mendapat juara pertama dengan nilai 395 mengalahkan peserta lain di seluruh Indonesia. Terimakasih atas penilaiannya, saya benar-benar tidak menyangka,” kata Afsah.
Ia pun berterimakasih kepada MNC Media telah membantu penayangan videonya tersebut. Kata dia, pihak panitia pelaksana termasuk Kodim 0105/Aceh Barat serta bagian Penerangan Kodam Iskandar Muda (IM).
Sementara News Verifikator iNews TV Aceh, Munir Noer menyebut Afsah membuat video tersebut dengan cukup baik. Beberapa gambar detail dinilai menjadi acuan juri memenangkannya.
“Pengambilan gambar cukup baik, cukup detail, dia ambil video dengan serius untuk kompetisi ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kapendam Iskandar Muda, Kolonel Kav Rusdi, SIP mengatakan, agar prestasi yang sudah dicapai, dapat dipertahankan dan dicontoh oleh rekan rekan media dan wartawan untuk berbuat yang terbaik dan berprestasi di TMMD 99 nanti, termasuk Komandan Satuan Penugasaan TMMD.

Dansatgas Yonkomposit Konga XXXV-C Kunjungi Dubes RI untuk Sudan

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Batalyon Komposit (Yonkomposit) Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., melaksanakan kunjungan kerja ke Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Sudan Drs. Burhanuddin Badrudzaman, di Khartoum, Sudan, Afrika, Senin (15/5/2017).

Kunjungan kerja tersebut, sebagai wahana silaturahmi untuk meningkatkan kerja sama antara kedua institusi serta untuk lebih mempererat hubungan tali persaudaraan antara Satgas Yonkomposit dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia, yang sudah terjalin dengan baik selama ini.

Dalam kunjungan kerja ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sudan yang bermarkas di Khartoum Ibukota Sudan ini, selain memaparkan program-program kerja Satgas juga ingin mengenal lebih jauh kultur sosial budaya masyarakat Sudan pada umumnya.

Selama berada di kedutaan, Dansatgas Yonkomposit XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam didampingi beberapa perwira  Satgas, diantaranya Kasi Pers Kapten Mar Amirudin dan Perwira Pekas Kapten Adm Putra Prawiro. Pertemuan yang berlangsung singkat tersebut, diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada Dubes RI untuk Sudan Drs. Burhanuddin Badrudzaman.

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid yang berjumlah 800 personel, terdiri dari 54 Perwira, 189 Bintara, 541 Tamtama, dan 16 Wanita TNI dengan Main Body sebanyak 499 personel dari Battalion Infanteri Para Raider 433/JS Makassar, dipimpin Komandan Satgas Letkol Inf Syamsul Alam S.E., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Para Raider 433/Julu Siri Kariango Sulawesi, Brigif Para Raider 3 dibawah Divisi Infanteri 1/Kostrad.

Satgas Kontingen Garuda XXXV-C/Unamid merupakan misi Satgas TNI ketiga, dan dalam pelaksanaan tugasnya ditempatkan pada dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 (tiga) Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina.        

Dansatkamla Lantamal III Tebar Bibit Bandeng di Tambak Posal Tanjung Pasir

Komandan Satuan Keamanan Laut (Dansatkamla) Lantamal III Jakarta Letkol Laut (P) Aminuddin Albek, SE., memimpin kegiatan penebaran atau pelepasan bibit Ikan Bandeng di tambak sekitar Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Jumat (12/05).

Kegiatan pelepasan ribuan bibit ikan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan potensi Maritim untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Acara pelepasan bibit ikan diawali dengan kegiatan olahraga bersama berupa senam gemufamire dan jalan pagi serta diakhiri dengan ramah tamah, hiburan musik serta berbagai perlombaan.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua Cabang 6 Korcab III DJAB Ny. Aminuddin Albek, para Staf dan Anggota baik Militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) Satkamla Lantamal III beserta keluarga serta para Komandan Posal/Posmat yang ada di jajaran Satkamla Lantamal III.

Posal Tanjung Pasir memiliki tempat wisata mempesona berupa Pantai Tanjung Pasir yang merupakan salah obyek wisata alam yang ada di kota Tangerang dan dari tempat wisata tersebut bisa menyeberang ke Kepulauan Seribu.

TNI dan Kementerian PUPR Bangun Jalan Trans Papua 4.300 Km

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan jalan Trans Papua yang menghubungkan Wamena-Mumugu di Bumi Cenderawasih, Provinsi Papua, Rabu (10/5/2017).

Pembangunan jalan Trans Papua sepanjang 4.300 Km merupakan kerja sama antara TNI dan Kementerian PUPR yang direncanakan akan selesai pada tahun 2019. “Kondisi medan di Papua sangat berat sehingga pembangunan jalan dikerjakan oleh TNI bekerjasama dengan Kementerian PUPR. Diharapkan pertumbuhan ekonomi di Papua akan meningkat,” ujar Presiden RI.

Pada saat meninjau, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan jalan Trans Papua direncanakan sepanjang 4.300 km, sampai saat ini telah selesai 3.800 km dan diharapkan pembangunan jalan tersebut rampung pada tahun 2019. “Saya beserta rombongan menelusuri sebagian jalan yang menghubungkan Wamena, Kenyam dan Agast, namun yang baru diaspal sepanjang 37 km,” kata Presiden RI Joko Widodo.

Jalan Trans Papua dibagi dalam 7 (tujuh) segmen tahapan pembangunan yaitu, Jayapura-Wamena-Mulia, Jayapura-Sarmi, Jayapura-Hamadi-Holtekamp-Perb atasan Papua Nugini, Merauke-Waropko, Timika-Mapurujaya-Pomako, Nabire-Waghete-Enarotali, dan Serui-Menawi-Subeba. Jalan berlokasi di Papua Barat adalah ruas Manowari-Sorong, Manokwari-Bintuni, Fakfak-Hurimber-Bomberay, dan Sorong-Mega. Jalan ini diharapkan akan membuka kawasan yang terisolasi, menekan kemahalan harga dan konektivitas antar wilayah di Papua.

Dalam pengerjaan jalan tersebut, TNI mengerahkan satuan TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih dan dari luar Kodam diantaranya, Satuan Denzipur-10, Denzipur-12, Yonzikon-14 dan Yonzipur-18 serta dengan mengerahkan alat berat yang dimiliki TNI AD berupa Exavator, Dozer, Grader, Dump Truck, Tandem Roller, Tyred Roller, Vibro dan Tangki Air.

Panglima TNI : Petani dan Nelayan Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi

Para petani dan nelayan adalah manusia-manusia yang luar biasa, mereka adalah Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi terkini. Apabila di Indonesia tidak ada petani dan nelayan, mungkin bangsa Indonesia sudah mengalami degradasi ekonomi sejak dulu. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan para Gubernur, petani dan nelayan dari 34 Provinsi, bertempat di Aula Anjung Mon Matta, Pendopo Gubernur Banda Aceh, Jumat (5/5/2017).

Dalam pengarahan dengan tema “Tantangan dan Peluang Petani serta Nelayan Dalam Menghadapi Kompetisi Global” Panglima TNI juga menjelaskan bahwa, petani dan nelayan adalah pahlawan bangsa dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena bekerja dan berjuang untuk mewujudkan ketahanan pangan dan menyelamatkan Indonesia dari kompetisi global. “Oleh karenanya, mari bersama-sama kita wujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Bung Karno pada saat peletakan batu pertama Fakultas Pertanian Universitas Indonesia, “suatu bangsa apabila kebutuhan pangan rakyat tidak terpenuhi, maka malapetaka. Oleh karena itu, perlu usaha secara besar-besaran, radikal dan revolusioner untuk menyiapkan pangan, dan yang bisa melaksanakan itu adalah para petani,” katanya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa, dipenghujung kehabisan energi fosil dunia, Indonesia sebagai equator sangat subur tanahnya dan dapat ditanami dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan baik tanaman pangan maupun tanaman industri. Contohnya tanaman Akasia untuk kertas, di Indonesia bisa tumbuh selama enam tahun, sedangkan di Eropa bisa 12 tahun karena ada musim gugur, dan begitu musim salju daunnya berkembang, kemudian musim semi. “Inilah sebenarnya yang menjadi permasalahan, sehingga terjadi kompetisi global dan dalam kompetisi global kita harus berhati-hati,” ungkapnya.

Menurut Panglima TNI, saat ini prediksi ancaman militer terhadap kedaulatan Indonesia belum begitu besar, yang ada justru berupa ancaman ekonomi khususnya bidang pertanian dan perikanan yang berdampak pada lemahnya persatuan dan kesatuan bangsa. “Ancaman ekonomi diarahkan untuk melemahkan sektor pertanian dan perikanan, serta memasok narkoba kepada anak-anak petani agar mereka tidak produktif,” ujarnya.

“Pihak asing yang tidak menginginkan kemajuan ekonomi Indonesia di sektor pertanian dan perikanan, maka mereka menghancurkan Indonesia dengan meracuni anak-anak petani dan nelayan melalui narkoba sehingga generasi yang akan datang, anak-anak tersebut tidak lagi produktif,” jelas Panglima TNI.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Aji, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos., Gubernur Aceh dr. H. Zaini Abdullah, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch. Fachrudin, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., Aster Kasad Brigjen TN Widagdo H. Sukoco, Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara S.E., M.M., dan Aspotdirga Kasau Marsda TNI Agus Munandar.

Panglima TNI Ingatkan Prajurit Harus Selalu Bersyukur

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa, setiap prajurit TNI harus selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena apa yang didapat selama ini merupakan rahmat dan karunia-Nya.

“Selain bersyukur prajurit TNI harus selalu berdoa dalam setiap melaksanakan tugas, karena TNI dituntut untuk selalu memberikan yang terbaik dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara Indonesia,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.250 personel TNI AD, AL dan AU, bertempat di Lanud Iswahyudi Madiun, Jawa Timur, Jumat (28/4/2017).

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa melakukan doa itu sangat penting sebelum melaksanakan tugas, karena tugas prajurit TNI penuh dengan resiko bahkan melebihi panggilan tugas, agar semua yang dilakukan diberi kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Esa. “Mintalah segala sesuatu kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar semua yang dikerjakan selalu diberi kemudahan, dilindungi dari berbagai musibah, diberikan keberhasilan dan keamanan serta kemenangan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, seluruh prajurit TNI harus bersyukur karena saat ini institusi TNI dinobatkan sebagai lembaga yang mendapat kepercayaan publik paling tinggi dari rakyat Indonesia. “Berdasarkan riset beberapa lembaga survey di Indonesia, menyebutkan bahwa citra kelembagaan negara telah menempatkan institusi TNI sebagai lembaga negara dengan citra baik,” katanya.

“Semuanya itu bukan hasil kerja saya, akan tetapi kerja seluruh prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas karena telah berbuat yang terbaik dalam melaksanakan tugasnya untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan korupsi. Saat ini TNI sedang melaksanakan perang terhadap Narkoba dan korupsi, karena pemakai narkoba dan koruptor adalah bentuk penghianatan terhadap TNI dan Negara. “TNI saat ini telah bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba dan tindak pidana korupsi di lingkungan TNI,” katanya.

Pasukan Garuda Peringati Isra Miraj di Afrika

 

Pasukan Garuda yang tergabung dalam Kontingan Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic) atau Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI yang beragama Islam memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriah di Masjid Al-Hijrah Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah, Rabu malam (26/4/2017).

Rangkaian acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1437 H diawali dengan Shalat Maghrib berjamaah, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, sambutan Komandan Satgas Kizi TNI dan Ceramah Rohani Islam serta diakhiri dengan Shalat Isya berjamaah.

Komandan Satgas (Dansatgas) Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca, Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos. dalam sambutannya menyampaikan bahwa, peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dilaksanakan agar seluruh umat Islam mengingat kembali mengenai penerimaan wahyu yaitu mengerjakan Sholat lima waktu dalam sehari oleh Nabi Muhammad SAW.

“Dengan memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW diharapkan seluruh personel Satgas Kizi TNI semakin mempertebal Iman dan Taqwa kepada Allah SWT,” harap Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos.

Komandan Satgas Kizi TNI juga tidak lupa mengingatkan kepada seluruh pasukan Garuda yang tengah melaksanakan tugas misi perdamaian PBB, dengan melalui moment peringatan kali ini untuk tetap semangat, menjaga kesehatan serta terus meningkatkan karya dan kinerjanya sebagai duta bangsa Indonesia di negara Afrika Tengah.

“Walaupun dilaksanakan dengan sederhana, namun tidak mengurangi hikmah dan makna yang terkandung dalam memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tersebut,” pungkas Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos.

Sementara itu, Praka Taharuddin selaku Ustadz Satgas Kizi TNI dalam ceramahnya menyampaikan diantaranya, dalam peringatan Isra Miraj ini bahwa kekuasaan Allah SWT tak terbatas, sehingga mampu memperjalankan hambanya menuju Sidratul Muntaha untuk mendapatkan perintah Sholat yang akan dapat mencegah perbuatan manusia dari kekejian dan kemungkaran.

Perlu Arus Baru Ekonomi Pengembangan UMKM

Pembahasan tentang pengembangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dalam sidang komisi di Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta malam ini (23/4), menjadi pembahasan yang memanas, khususnya dalam memberikan rekomendasi para peserta kongres terhadap kebijakan pemerintah selama ini dalam keperpihakannya terhadap KUKM. Para peserta kongres meminta–adanya arus baru ekonomi Indonesia, khususnya dalam pengembangan Koperasi dan UKM. Diantaranya adalah model ekonomi dan paradigma tentang pengembangan UMKM harus dirubah.

Peryataan ini disampaikan oleh M. Nadrattuzaman Hosen dari Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di acara tersebut yang mengatakan, bahwa arus baru ekonomi yang harus disampaikan kepada pemerintah adalah bagaimana pemerintah membuat kebijakan yang jelas, yakni bagaimana pengusaha besar bisa dipaksa berkerjasama dengan pelaku UMKM. Dengan demikian ada kemitraan yang jelas dan saling sinergi antara yang usaha besar dan yang kecil. Kebijakan ini harus serius dikembangkan oleh pemerintah agar tidak terjadi kesenjangan dan keadilan. “Kebijakan ini harus dibuat oleh pemerintah seperti halnya negara – negara Jepang dan Korea dalam mengembangkan industri otomotif yang kini maju dan berkembang,”paparnya.

Problem ekonomi Indonesia dalam mengembangkan KUKM adalah tidak adanya kebijakan pemerintah dalam menghentikan kapitalisme yang rakus yang berjalan di tanah air selama ini. Hal inilah, kata Nadra, yang menyebabkan ekonomi berjalan penuh ketimpangan. Untuk itu, perlu arus baru ekonomi Indonesia yang mengacu pada ekonomi konstitusi bahwa antara pengusaha besar dan kecil bisa saling sinergi dalam membangun ekonomi. Dengan demikian ada tatanan baru bagi pengembangan ekonomi nasional.

Sementara, Muhajir dari praktisi hukum koperasi dan UKM dalam rekomendasi tersebut, menyoroti tentang kebijakan regulasi tentang Program Kemiteran dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Corporte Social Responsibility (CSR)
yang selama ini diwajibkan oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta yang dirasakan sangat kurang relevan bagi pengembangan UMKM. Pasalnya dalam realitas yang ada dilapangan, dana PKBL dan CSR yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM tersebut hanya sekedar berpindah tangan saja yang dikelola oleh manajemen perusahaan itu sendiri. “Hal ini jelas program – program CSR dan PKBL tersebut hanya sekedar kamunflase saja pemberdayaan,”ucapnya.

Agar program PKBL dan CSR bisa berjalan sesuai dengan UU PKBL dilaksanakan dengan dasar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Muhajir meminta kepada pemerintah merevisi terkait peraturan pemerintah tentang PKBL dan CSR yang bisa disalurkan secara langsung dalam program pemberdayaan UMKM serta revisi jumlah dananya.

Kemudian terkait program program pemberdayaan UMKM, peserta kongres minta agar pemerintah melibatkan Ormas Islam khususnya Komite Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam melakukan pendampinhan bukan sekedar lembaga swadaya masyarakat (LSM) saja. Dengan demikian ada kemiteraan bersama dalam mengembangkan UMKM di Indonesia.