Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Metropolitan

Memorandum Sertijab Danlantamal III Jakarta

Menjelang Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta dari  Brigadir Jenderal TNI  (Mar) I Ketut Suardana S.H., kepada calon  penggantinya Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., dilaksanakan pembacaan dan penyerahan naskah Memorandum Sertijab Danlantamal III di Rupat Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No.2 Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/03).

Brigadir Jenderal TNI  (Mar) I Ketut Suardana S.H., pada kesempatan tersebut memperkenalkan seluruh Pejabat Utama Lantamal III dan para Danlanal di jajaran Lantamal III kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., serta memaparkan tugas dan tanggung jawab Lantamal III yang telah dan akan dilaksanakan serta kondisi  Lantamal III dan jajarannya saat ini, disertai berbagai permasalahan yang dihadapi secara detail dan terinci.

Selanjutnya Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M. dalam sambutannya mengatakan akan melanjutkan program kerja  yang telah dirintis pendahulunya sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas, fungsi dan tanggung jawab Lantamal III di masa mendatang.  

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan naskah Memorandum Sertijab Danlantamal III dari Brigadir Jenderal TNI  (Mar) I Ketut Suardana S.H. kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M.

Hadir pada acara memorandum sertijab Danlantamal III Jakarta tersebut seluruh Pejabat Utama Lantamal III Jakarta dan para Danlanal Jajaran Lantamal III.

Sementara itu, pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan pembacaan  dan penyerahan naskah Memorandum Sertijab Ketua Koordinator Cabang (Korcab) III Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) dari Ny. I Ketut Suardana kepada Ny. Muchammad Richad di kantor Korcab III DJAB Mako Lantamal III Jakarta yang dihadiri para Pengurus Korcab III DJAB.

Menjadi Orang Tua Kartini: Deddy Soetomo (2)

Di usianya yang ke-75, Deddy Soetomo telah bermain di lebih dari 50 judul film layar lebar, membintangi ratusan episode serial televisi, dan sempat terjun ke dalam dunia politik secara aktif. Pemahaman Deddy Soetomo yang luas terhadap kehidupan membawa gravitas tersendiri lewat perannya di film Kartini sebagai Raden Mas Aryo Sosroningrat, ayah Kartini yang bijaksana dan sangat memahami cita-cita Kartini.

Pemahaman Deddy Soetomo terhadap Kartini pun semakin tinggi saat dia melakukan banyak penelitian seputar kehidupan Kartini, sebagai persiapan sebelum syuting Kartini dimulai tahun lalu.

“Memerankan cerita nyata yang diangkat ke layar lebar dan dari cerita sejarah itu tantangan besar buat kita sebagai aktor. Kita harus mencari, mengeksplor, menggali, bagaimana background sosial, background keningratan, background karakter dan background tradisi pada waktu itu. Dan riset itu tidak hanya saya dapat dari bacaan-bacaan saja, tapi juga diskusi dengan pembuat film. Lalu juga saya harus banyak belajar dari orang yang lebih mengerti tentang budaya Jawa pada waktu itu, bagaimana attitude, gestur dan tindak tanduk seorang bangsawan pada waktu itu.”

Seiring dengan perjalanan mendalami karakternya, Deddy pun semakin mengagumi Kartini.

“Kartini tidak hanya menelurkan ide tentang emansipasi, tapi lebih besar lagi. Kartini melihat ke bawah, ke keadaan sosial rakyatnya pada waktu itu. Dia peduli pada rakyatnya, bukan ke dirinya. Ini sebuah pemikiran yang breakthrough, yang baru pada jaman itu. Dia berani mengajukan syarat-syarat untuk memajukan kaumnya sebelum menerima lamaran. Ini kan tidak pernah terdengar waktu itu.”

Tentu saja, Deddy juga berharap bahwa film ini bisa dinikmati banyak orang, terutama generasi sekarang. “Apa yang dicita-citakan Kartini itu lebih besar dari apa yang dia tulis, dan sifatnya lebih universal. Nantinya setelah melihat film ini, saya rasa kita akan memperingati 21 April tidak hanya sekedar sebagai Hari Kartini, tapi lebih dari itu, hari di mana kita bisa terinspirasi untuk memajukan pendidikan.”

Jangan lewatkan film Kartini, mulai di bioskop 20 April 2017!

Menjadi Orang Tua Kartini: Deddy Soetomo

Sebagai salah satu aktor senior papan atas Indonesia, Deddy Sutomo bisa dibilang sudah kenyang makan asam garam dunia akting, baik di layar lebar, panggung pertunjukan, sampai layar kaca.

Betapa tidak. Dari awal kemunculannya di tahun 1970 lewat film Awan Jingga, paling tidak ada 50 judul film yang sudah dia perankan. Ini masih belum terhitung ratusan episode serial televisi, termasuk serial “Rumah Masa Depan” yang sempat melambungkan namanya di era 1980-an, dan puluhan judul sinetron lainnya.

Mulai dari peran utama sampai peran pendukung, mulai peran sebagai santri sampai pastur, semua sudah pernah dilakoni oleh Deddy Soetomo sebagai salah satu aktor kawakan Indonesia.

Toh nyatanya, Deddy masih mengakui ada tantangan tersendiri berperan di film Kartini.

“Di film Kartini, saya berperan sebagai Raden Mas Aryo Sosroningrat. Beliau adalah ayah dari Kartini. Beliau juga sosok laki-laki yang bisa dibilang paling dekat dengan Kartini. Ada kedekatan emosional yang sangat kuat antara ayah dan anak di sini.”

Kedekatan emosional dengan cerita asli dari Kartini di masa lampau jugalah yang membuat Deddy Soetomo mau bermain di film Kartini ini.

“Saya sering mendengar cerita dari kakek saya dulu, bagaimana orang Jawa waktu itu hidup dalam lingkungannya. Namun ketika harus memerankannya sendiri, dongeng masa lalu saja tidak cukup. Saya harus mencari dan menggali lagi, bagaimana latar belakang sosial, keningratan, dan tradisi pada waktu itu. Itu tantangannya. Saya banyak belajar dari orang-orang yang lebih paham tentang budaya Jawa pada waktu itu, bagaimana attitude, gerak-gerik dan tindak tanduk seorang bangsawan pada waktu itu.”

Namun semua tantangan ini malah semakin memacu aktor peraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2015 lewat Mencari Hilal ini. Dan dia pun mengaku puas dengan hasilnya.

“Ini sebuah kehormatan buat saya bermain di film ini. Saya yakin film ini akan menjadi catatan sejarah yang penting tidak hanya buat film dan sejarah Indonesia, tapi juga buat generasi muda yang akan datang.”

Seperti apa akting gemilang Deddy Soetomo di film ini?

Jangan lewatkan film Kartini, mulai di bioskop 20 April 2017!

Lantamal III Jakarta Selenggarakan Sosialisasi Pelaporan Pajak Pribadi Secara Online

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menyelenggarakan sosialisasi pelaporan pajak pribadi secara online terkait tata cara pelaporan dan penyampaian Pajak SPT Tahunan secara e-filing di Ruang Serba Guna Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari No. 2 Jakarta Utara, Senin (06/03).

Sosialisasi pajak secara online itu disampaikan oleh Asrena Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (S) Hery Setiyo Nugroho, S.E. MAP., dihadapan para Asisten Danlantamal III, Kasatker, Perwira dan juru bayar Lantamal III.

“SPT masa Januari sampai dengan Desember 2016 sudah bisa dilaporkan secara online hingga terakhir pada 31 Maret 2017,” kata Kolonel Laut (S) Hery Setiyo Nugroho, S.E. MAP

Menurut Asrena Danlantamal III  untuk dapat melakukan e-filing dilakukan tiga tahap utama yakni pertama mengajukan permohonan EFIN ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat yang merupakan identitas Wajib Pajak (WP) bagi pengguna e-filing. Pengajuan EFIN hanya sekali saja. Kedua mendaftarkan diri sebagai WP e-filing di situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP) paling lama 30 hari kalender sejak diterbitkannya EFIN.

Selanjutnya, tahap ketiga menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi secara e-filing melalui situs DJP melalui empat langkah prosedural dimulai dari mengisi e-SPT pada aplikasi e-filing di situs DJP, meminta kode verifikasi pengiriman e-SPT yang akan dikirmkan melalui email atau SMS, mengirim SPT secara online dengan mengisi kode verifikasi, serta notifikasi status e-SPT dan bukti penerimaan elektronik akan diberikan kepada WP melalui email untuk dijadikan arsip pribadi.

Jelang Puncak KTT IORA, TNI Tingkatkan Pengamanan

Jelang puncak digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Assosiation (IORA) ke-20 tahun 2017 yang akan dihadiri oleh beberapa kepala negara dan kepala pemerintahan,  pengamanan di Jakarta Convention Center (JCC) tempat berlangsungnya acara dijaga ketat oleh pasukan TNI dan Polri.

Penjagaan  ketat juga dilaksanakan di pintu masuk stadion Gelora Bung Karno yang berada di kawasan JCC Senayan, Jakarta Pusat. Sejumlah  aparat gabungan dari TNI dan Polri dengan bersenjata lengkap termasuk melibatkan anjing pelacak yang terlihat berjaga di beberapa titik pintu masuk kawasan JCC tempat berlangsungnya Konfrensi Tingkat Tinggi IORA ke-20 tahun 2017.

Selain itu pengamanan juga dilaksanakan di bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma Jakarta  sebagai tempat kedatangan serta Hotel tempat menginap para tamu Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang akan mengikuti kegiatan KTT IORA ke-20 tahun 2017.

Jumlah kekuatan TNI dan Polri yang terlibat dalam pengamanan VVIP KTT IORA ke-20, sebanyak 12.000 prajurit terdiri  dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polri. Sedangkan beberapa Alutsista yang dikerahkan untuk mendukung pengamanan jalannya KTT antara lain Heli Bell 412, Panser Anoa, Kendaraan khusus Jihandak, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), Sea Rider serta Pesawat Boing 737- 400, Pesawat Hercules  C-130 VIP, Pesawat C-295, Heli NA S-332 VIP, Heli NA S-332, Heli SA-330 dan Heli EC-120B.

KTT IORA ke-20 rencananya akan dihadiri oleh 14 Kepala Negara dan Pemerintahan, 8 organisasi internasional, dan 7 negara mitra wicara. KTT IORA diselenggarakan di Jakarta Convention Center(JCC), Senayan mulai tanggal 5 s.d 7 Maret 2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan berskala internasional yang diikuti negara-negara pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

10 Destinasi Wisata Indonesia jadi Primadona di 39th Belgrade International Fair of Tourism

“Duta Besar Harry Kandou: Kami yakin anda sudah mengenal Bali, namun kami ingin memperkenalkan 10 destinasi wisata yang tak kalah menarik di Indonesia”

Indonesia semakin memantapkan namanya di peta pariwisata Serbia. Hal ini terlihat dari konsistensi keikutsertaan Indonesia pada 39th Sajam Turizma (International Fair of Tourism/IFT) tanggal 23-26 Februari 2017 di Beograd, Serbia.

Keikutsertaan KBRI Beograd di ajang bergengsi tersebut merupakan cerminan keseriusan pemerintah dalam memperkenalkan destinasi wisata Indonesia, membangun citra dan reputasi pariwisata Indonesia di Serbia dan kawasan Eropa Tenggara, sekaligus mengedukasi para pelaku usaha pariwisata setempat dan para pengunjung pameran akan keragaman dan keindahan Indonesia.

Pada tahun 2016, pameran pariwisata terbesar di kawasan Eropa Tenggara ini dikunjungi lebih dari 70 ribu orang dan diikuti oleh 1135 peserta yang berasal dari 50 negara. Pada kegiatan tahun ini, tercatat 1150 peserta dari 56 negara termasuk RRT dan Rusia yang berpartisipasi untuk pertama kalinya.

Paviliun Indonesia dengan tema “Nature and Adventure – Wonderful Indonesia” memfokuskan pada wisata alam dan adventure di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Selain menampilkan destinasi wisata Indonesia, Paviliun Indonesia juga menyajikan specialty coffee Indonesia guna meningkatkan awareness para pengunjung pameran akan citarasa kopi Indonesia. Ditambah dengan penampilan tari tradisional Indonesia dan kuis interaktif bagi pengunjung, Paviliun Indonesia semakin menjadi primadona.

Walaupun harus bersaing dengan ribuan peserta lainnya, ‘’Wonderful Indonesia’’ dengan daya tarik khasnya mampu memikat banyak pengunjung yang “mampir” untuk memperoleh berbagai informasi mengenai Indonesia dan paket-paket wisata yang dijual oleh tour operator yang ada di Paviliun Indonesia. Bahkan, Perdana Menteri Serbia, Y.M. Aleksandar Vucic, di tengah agendanya yang sangat padat, menyempatkan diri untuk singgah di Paviliun Indonesia. Padahal secara resmi, Perdana Menteri Serbia hanya dijadwalkan untuk membuka pameran dan meninjau booth Montenegro sebagai partner country IFT 2017. Namun, daya tarik Paviliun Indonesia ternyata mampu mengalahkan pengaturan protokol resmi sang Perdana Menteri.
Pada hari pertama, KBRI Beograd mengadakan jamuan cocktail dengan mengundang perwakilan media ternama dan tour operator di Serbia dimana secara khusus Dubes RI menyampaikan perkembangan pariwisata Indonesia sekaligus mendorong peningkatan hubungan kerja sama dalam mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia. “Kami yakin anda sudah mengenal Bali, namun kami akan memperkenalkan 10 destinasi wisata yang tak kalah menarik di Indonesia”, ujar Duta Besar Harry Kandou sebelum menjelaskan 10 destinasi wisata unggulan yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata. Selain sajian kuliner khas Indonesia, para tamu dan pengunjung yang hadir juga dimanjakan dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh Tim Tari KBRI Beograd.

Kehadiran media pada jamuan cocktail juga dimanfaatkan KBRI Beograd sebagai strategi promosi untuk meliput penjualan paket wisata ke Indonesia oleh tour operator Serbia. Selain jamuan cocktail, diselenggarakan pula business-to-business (B-to-B) meeting antara tour operator Indonesia dengan tour operator Serbia untuk mendorong pengembangan kerja sama dan penjualan paket wisata ke Indonesia.

Selama empat hari pameran, tercatat lebih dari 300 inquiries untuk paket wisata ke Indonesia dan telah dilakukan lebih dari 20 (dua puluh) B-to-B meeting. Partisipasi Indonesia dalam IFT 2017 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pencapaian target wisatawan mancanegara.

Evaluasi Kinerka Primkopal Kolinlamil RAPJ 2016

Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Detasemen Markas Komando Lintas Laut Militer (Denma Kolinlamil) mengadakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) pengurus Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016. Kegiatan tersebut resmi dibuka Komandan Denma Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Oka S., S,E, di Gedung Laut Sulu, Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (28/2).

Dalam sambutannya Komandan Denma Kolinlamil mengatakan bahwa dengan kegiatan RAPJ merupakan momentum yang tepat dalam rangka mengevaluasi kinerja Primkopal selama tahun buku 2016, karena melalui RAPJ ini diharapkan dapat dijadikan landasan untuk merancang program dan kebijakan ke depan secara terencana, sehingga mampu memberikan manfaat yang besar bagi seluruh anggotanya.

Sesuai tema RAPJ Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016, yaitu, “Melalui peningkatan profesionalitas Insan Kopal, Kita Wujudkan Usaha Berbasis Active Income guna meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya”, sehingga hakekat dengan tema tersebut bahwa Primkopal Denma Kolinlamil dituntut untuk lebih berperan dalam meningkatkan pelayanan terhadap anggota dan keluarganya dengan bekerja secara profesional, lanjut Dandenma Kolinlamil.

Sedangkan Ketua Puskopal Kolinlamil Letkol Laut (S) Muhammaddin mengatakan bahwa rapat tahunan itu berisi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016, laporan pengawas Primkopal Denma Kolinlamil, serta pandangan umum dan tanggapan peserta rapat terhadap laporan pertanggungjawaban dari pengurus serta pengawas Primkopal Denma Kolinlamil tahun 2016.

Kegiatan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) pengurus Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016 ini berlangsung selama satu hari dan dihadiri oleh seluruh anggota koperasi dan pengurus.

Selain itu juga turut hadir dan memberikan sambutan pada rapat tersebut, Kapuskopal Kolinlamil Letkol Laut (S) J. Muhamaddin, S.E., Kepala Dekopinda Jakarta Utara Suprawito. Acara tersebut dihadiri, pengurus dan pengawas serta anggota koperasi Denma Kolinlamil.

Asintel Pangkolinlamil Himbau Jajarannya Tingkatkan Kewaspadaan

Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) baik yang bertugas di staf maupun di unsur/KRI dituntut untuk peduli dengan masalah keamanan yang ada di lingkungan Markas Komando dan di kesatrian masing-masing. Demikian dikatakan Asisten Intelijen (Asintel) Pangkolinlamil Kolonel Laut (E) Jalasena Satriyawirya dalam pengarahannya kepada seluruh prajurit jajaran Kolinlamil, di Markas Komando Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (27/2).

Lebih lanjut Asintel Pangkolinlamil mengatakan pada pengarahannya bahwa masalah keamanan di lingkungan Markas Komando Kolinlamil dan di sekitar kesatrian masing-masing harus menjadi perhatian dari seluruh jajaran prajurit Kolinlamil.

“Masalah keamanan harus menjadi perhatian kita semua, prajurit harus peduli, tidak apatis, siapapun yang masuk lingkungan Mako dan tidak dikenal harus kita awasi dan tanya kepentingannya. Semua harus peduli dan waspada”, ujar Asintel.

Asintel Pangkolinlamil menambahkan pentingnya naluri tempur dan kewaspadaan intelijen harus dimiliki oleh setiap prajurit Kolinlamil. Perkembangan lingkungan strategis yang begitu cepat dan tidak menentu, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas-tugas kita.

Seperti halnya dengan perkembangan teknologi dewasa ini, dimana teknologi informasi telah memberikan berbagai kemudahan untuk mendapatkan dan menyampaikan segala informasi yang akan kita inginkan. Ibarat dunia dalam genggaman kita. Hal ini terjadi karena tersedianya semua layanan aplikasi dalam alat komunikasi ponsel yang kita miliki.

Kemudahan dalam teknologi informasi ini telah memberikan dampak positif bagi penggunanya, namun sebaliknya hal ini juga telah dimanfatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan tertentu menyebarkan informasi-informasi yang palsu, atau yang kenal dengan berita “Hoax”.

Asintel mengingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil agar tetap fokus dalam melaksanakan tugas masing-masing sesuai perintah dari atasan. Khususnya bagi prajurit tetap jaga netralisasi, hindari diri dari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan nama baik institusi. Juga tentang penggunaan media sosial agar difahami dan diperhatikan postingan-postingan yang dilakukan.

Pada kesempatan tersebut, Asintel juga dengan tidak bosan-bosannya terus menjaga keamanan personel mengingatkan seluruh anggota Kolinlamil dan keluarganya untuk tidak terlibat dan menghidari diri dari bahaya pengaruh Narkoba yang saat ini telah menjadi musuh bangsa indonesia.

“Ingat bahwa terlibat narkoba apapun jenisnya dan bentuk modusnya, bagi prajurit ancamannya cukup berat hingga pemecatan dari dinas keprajuritan”, tegas asintel mengingatkan kembali kepada anggotanya.

Selain itu juga, kepada seluruh warga Kolinlamil dihimbau agar dalam pelaksanaan tugas baik di staf, di lapangan dan di KRI agar tetap memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan personel dan material/ Zero accident.

Diakhir pengarahannya, Asintel Pangkolinlamil mengingatkan dan menghimbau kepada jajaran Kolinlamil untuk terbuka dan tidak sungkan apabila memiliki permasalahan yang dihadapi. Dengan tetap membangun komunikasi yang baik di lingkungan kerja masing-masing untuk meminimalisir gangguan dalam melaksanakan tugas akibat beban permasalahan yang dialami baik di lingkungan kerja, keluarga maupun di lingkungan masyarakat disekitar tempat tinggal.

“Jangan sungkan dan ragu-ragu apabila prajurit memiliki beban permasalahan. Ungkapkan dan ceritakan kepada atasan ataupun perwiranya. Pasti akan ada jalan keluarnya” tandas alumni AAL 1988 ini menutup arahannya.

Perwira Angkatan Laut Jepang CC Ke Lantamal III Jakarta dan Ziarah Ke Kalibata

Perwira Angkatan Laut Jepang yang dipimpin Commander Of Escort Division Thirteen Of Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF) Captain Masahiko Kawakubo melaksanakan Coutesy Call (CC) ke Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) III Jakarta Jalan Gunung Sahari No. 2, Jakarta Utara, Kamis (23/02).

Kedatangan Captain Masahiko Kawakubo yang didampingi Atase Pertahanan Kedutaan Jepang Captain Hiroshi Komiya, Komandan Kapal JS Makinami Commander Hiroki Okishige, Komandan JS Asayuki Commander Teruhisa Oshima dan Komandan JS Shimayuki Commander Mitsuhiro Imawaka diterima oleh Wakil Komandan (Wadan) Lantamal) III Jakarta Kolonel Laut (P) Umar Arief, S.E, mewakili Komandan Lantamal III Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) I Ketut Suardana S.H.

Dalam kesempatan itu Wadan Lantamal III secara singkat menjelaskan tugas pokok dan wilayah kerja Lantamal III, serta diharapkan kunjungan kehormatan tersebut dapat mempererat hubungan dan kerjasama yang baik bagi TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Jepang. Acara diakhiri dengan saling tukar-menukar cenderamata.

Turut hadir mendampingi Wadan Lantamal III yakni Asintel Danlantamal III Kolonel Laut (E) Jose Aldino, Aspers Danlantamal III Kolonel Laut (P) Untung S.M, M.A.P, Kakuwil Lantamal III Kolonel Laut (S) Rachmat Kurniawan Putra, SE, serta Perwira Staf Operasi Letkol Laut (P) Antonius dan Mayor Laut (P) Yustus.

Selesai kunjungan ke Mako Lantamal III, dilanjutkan melaksanakan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata. Asrena Danlantamal III Kolonel Laut (S) Heri Setiyo N, SE, MAP bertindak sebagai perwira pendamping dalam ziarah khusus Komandan dan ABK kapal perang JS Makinami, JS Asayuki dan JS Shimayuki.

Kunjungan Kapal Angkatan Laut Jepang ke Jakarta diagendakan sampai dengan tanggal 25 Februari mendatang.

Tingkatkan Disiplin Dansatlinlamil Surabaya Periksa Kelengkapan Administrasi Anggota

Untuk meningkatkan disiplin dan meminimalisir pelanggaran disiplin anggotanya, Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Surabaya secara rutin melakukan pengecekan kelengkapan administrasi anggotanya. Hal ini dilaksanakan pada saat memimpin Apel pagi di lapangan Apel Mako Satlinlamil Surabaya, Senin (20/2).

Pengecekan ini tidak hanya untuk memeriksa kelengkapan administrasi seperti KTA (kartu tanda anggota) sebagai penunjuk identitas diri, juga kelengkapan dokumen kendaraan bermotor termasuk kerapian prajurit dan kelengkapan atribut lainnya semua harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Displin adalah nafas bagi setiap prajurit dalam melaksanakan tugas. Dengan memiliki kelengkapan administrasi yang lengkap dan sesuai aturan, prajurit dalam melaksanakan tugas penuh dengan kepercayaan diri dan tidak memiliki rasa keragu-raguan,” jelas Dansatlinlamil.

Dalam kesempatan apel pagi tersebut Komandan Satlinlamil Surabaya menekankan kepada seluruh jajarannya, berinovasi dalam memberikan karya terbaik untuk TNI Angkatan Laut. Tetap tunjukkan sikap rasa menghargai dan menghormati pimpinan, integritas, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi sehingga menghasilkan output prajurit yang bisa dibanggakan pimpinan, keluarga, dan diri sendiri.

Setelah selesai melaksanakan apel Komandan Satlinlamil memerintakan untuk melaksanakan latihan devile. Latihan defile ini sangat membantu dalam membangun jiwa korsa atau kebersamaan. Pada kegiatan ini terlihat satu gerakan yang kompak dari satu komando. Artinya disini berlaku menejemen pengendalian, tambahnya.

Mengakhiri arahannya Dansatlinlamil kembali mengingatkan untuk melengkapi surat-surat kelengkapan pribadi dan kendaraan setiap anggota baik di staf maupun di unsur/KRI sehingga memiliki rasa aman dan tidak terjaring Operasi Gaktib dari Polisi militer maupun penegak hukum lainnya.