Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Sumber daya Koperasi dan UMKM mempunyai peran yang sangat besar dalam memajukan perekonomian nasional. UMKM telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 60,34%. Kemampuan dalam menyerap More »

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya, jika ada yang mengajak untuk merubahnya jangan dipercaya dan jangan diikuti, itu adalah pengkhianat bangsayang akan mencelakakan bangsa Indonesia. Untuk itu, tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan Pancasila.   More »

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Indonesia patut bernafas lega, karena di tengah-tengah kelesuan ekonomi dunia yang belum ada tanda-tanda pulih, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih baik. Bahkan jika dibandingkan dengan negara G20 perkembangan ekonomi Indonesia berada di urutan More »

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di bawah kepemimpinan Braman Setyo mengusung paradigma baru ingin menjadi lembaga yang inklusif atau terbuka, sehingga terjalin kemitraan strategis penyaluran dana More »

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) menegaskan bahwa gedung Lembaga Kerapatan Adat Ala Minangkabau (LKAAM) provinsi Sumatera Barat harus segera difungsikan, karena memang gedung tersebut dibangun untuk LKAAM provinsi Sumatera Barat dan telah More »

 

Category Archives: Metropolitan

Pangarmabar Pimpin Sertijab Danlantamal III Jakarta

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta dari Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) I Ketut Suardana, SH kepada penggantinya, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad, SH, MM., di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No. 2 Jakarta Utara, Rabu (15/03).

Dalam sambutan Pangarmabar Laksamana Muda (Laksda) TNI Aan Kurnia, S.Sos mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi . Ini semua guna menghadapi perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamin dan kompleks. Lantamal III memegang peranan penting dan strategis di wilayah perairan Barat. Ini menjadikan tantangan dalam mewujudkan perairan yang aman.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Brigadir Jenderal TNI Marinir  I Ketut Suardana yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik serta pengabdiannya selama ini. Semoga ke depan lebih sukses dan lebih berprestasi pada tugas berikutnya sebagai Komandan Puspomal. Kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad , saya ucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan  Pemimpin TNI Angkatan Laut sebagai Komandan Lantamal III,” kata Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos

Upacara Sertijab Danlantamal III dipimpin komandan upacara Letkol Marinir Kristiyono yang sehari-hari menjabat Dandenma Lantamal III dengan pasukan upacara terdiri satu pleton Korsik, satu pleton Pamen dan Pama, dua pleton Bintara dan Tamtama Pomal, satu pleton Bintara dan Tamtama Satkamla, dua pleton Bintara dan Tamtama Yonmarhanlan, satu pleton PNS, satu pleton Siswa Pelayaran dan satu pleton Pramuka Saka Bahari.

Hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut antara lain para pejabat Mabesal,  pejabat Kotama TNI AL wilayah Jakarta,  para Danlantamal di jajaran Koarmabar, para Mantan Danlantamal III, para Pejabat Muspida, para Pimpinan Industri Kemaritiman, para mitra kerja dan para undangan lain.

Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana, SH yang  sebelumnya menjabat Danlantamal III Ke-41 sejak 24 Juni 2016, akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) menggantikan Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, SH, MM.

Laksma TNI Muchammad Richad adalah Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut kelahiran Kudus  9 Juni 1960,  yang menjabat sebagai Danlantamal III Jakarta Ke-42. Sosoknya bukan orang baru di lingkungan Lantamal III Jakarta, pada tahun 2012 beliau selama 19 bulan  menjabat sebagai Wadan Lantamal III.

Riwayat  jabatan lain yang pernah diemban Laksma TNI Muchammad Richad, SH, MM. antara lain Danpuspomal, Kapusbintal TNI, Sekdispotmar, Sekdispamal, Paban I Ren Spam Kasal, Paban V Prodin Spam Kasal, Wadan Puspomal, Paban III Intelmar Spam Kasal, As Binfung Satinduk Bais TNI, Danlanal Sorong, Dan KRI Teluk Tomini-508, Dan KRI Teluk Manado-537 serta Dan KRI Sigurot-864.

Selesai upacara militer dilanjutkan dengan acara pisah sambut Danlantamal III dari Brigjen TNI  (Mar) I Ketut Suardana, SH, kepada Laksma TNI Muchammad Richad, SH, MM., di ruang Serbaguna Mako Lantamal III. Rangkaian kegiatan Sertijab Danlantamal III dengan Ketua Panitia Kolonel Laut (S) Rachmat Kurniawan Putra, SE yang sehari-hari menjabat Kakuwil Lantamal III, diakhir dengan tradisi pelepasan Brigjen TNI  (Mar) I Ketut Suardana, SH, dan penyambutan Danlantamal III yang baru Laksma TNI Muchammad Richad, SH, MM., sekaligus menyampaikan Taklimat Awal kepada seluruh personel Lantamal III.

Pangkolinlamil Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

Untuk memberikan keamanan dan keselamatan serta kenyamanan kepada seluruh anggotanya dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Kolinlamil, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksamana Pertama TNI Agung Prasetiawan, M.AP didampingi para pejabat Kolinlamil melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) kendaraan operasional Kolinlamil yang mengantar anggota kerja tiap hari maupun kendaraan dinas jabatan di lapangan apel Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu pagi (15/3).

Pada kesempatan tersebut Panglima Kolinlamil memeriksa satu persatu kondisi kendaraan dinas jabatan maupun kendaraan antar jemput personel, hingga menanyakan kepada para pemegangnya/sopir tentang tingkat kesiapan kendaraan yang menjadi tanggung jawabnya.
 
“Kendaraan baik untuk operasional maupun kendaraan jabatan yang disediakan dinas untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok harus rawat dan dipelihara dengan baik, disamping untuk memperpanjang usia pakai kendaraan juga apabila kendaraan terawat dengan baik akan memberikan kenyamanan bagi pemakai kendaraan itu sendiri,” kata Pangkolinlamil.
 
Dalam inspeksi tersebut, Pangkolinlamil tidak puas dengan hanya bertanya kepada pada sopirnya, Panglima memeriksa satu persatu kendaraan mulai dari perawatan bodi kendaraan, mesin, ban, rem, lampu-lampu, dan aksesoris lainnya yang perlu dilengkapi.Termasuk kebersihan dan pemeliharaan kendaraan yang dilakukan para pemegangnya dalam menjaga dan memelihara infentaris yang telah dipercayakan kepada masing-masing anggota.
 
“Kendaraan dinas yang kita miliki saat ini jumlahnya masih terbatas untuk itu, pelihara dan rawatlah kendaraan dinas yang menjadi tanggung jawab setiap pemegang kendaraan agar selalu siap setiap saat dan tidak menjadi penghambat dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, dengan kesiapan kendaraan dinas akan memerikan kenyamanan dan keamanan bagi pemakainya”, jelas Pangkolinlamil saat memeriksa kendaraan dinas.
 
Selain itu, Panglima juga menegaskan bahwa kendaraan-kendaraan dinas yang sudah tua dan tidak layak dioperasionalkan serta biaya bila diperbaiki akan membutuhkan biaya yang besar agar diajukan penghapusan ke komando atas sesuai prosedur. Demikian juga kendaraan yang perlu perbaikan dan penggantian ban segera dilakukan perawatan.
 
Kesiapan kendaraan dinas menjadi salah satu perhatian Panglima Kolinlamil, karena disamping tempat tinggal anggota dengan lokasi kerja sangat jauh. Markas Komando lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil) berada di Tanjung Priok sementara komplek perumahan anggota terjauh berada di wilayah Jonggol, Cibitung, Jawa barat juga tugas-tugas yang dilaksnakan Kolinlamil banyak dan padat.
 
“Kondisi tempat tinggal anggota dengan lokasi kerja begitu jauh-jauh. Sehingga diperlukan kesiapan kendaraan antar jemput guna memberikan kenyamanan dan keamanan selama dalam perjalanan,” terang Panglima.
 
Turut hadir dalam inspeksi kendaraan dinas tersebut para Asisten Pangkolinlamil, Kasatker/Kadis, Komandan Satlinlamil Jakarta dan Komandan KRI jajaran Satlinlamil Jakarta, serta para perwira jajaran Kolinlamil.

Tingkatkan Silaturahmi, Ketua Pengurus Cabang I Jalasenastri Mako Kolinlamil Tatap Muka dengan Anggota

Ketua Pengurus Cabang 1 Jalasenastri Mako Kolinlamil Ny. Arief Muchtarom mengadakan tatap muka dengan anggota Jalasenastri Mako Kolinlamil yang berlangsung di Gedung Laut Sulu, Markas Komando (Mako) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (14/3).

 
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut berlangsung cukup meriah, pertemuan pengurus dan anggota cabang 1 Mako kolinlamil itu untuk saling memperkenalkan diri antara pengurus dan anggota.
 
Dalam sambutannya, Ny. Arief Muchtarom menyampaikan bahwa momentum kegiatan ini untuk bersilaturahmi dan bertatap muka untuk saling mengenal diantara pengurus dan anggota jalasenastri Kolinlamil khususnya cabang 1. Selain juga untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan keluarga besar Komando Lintas laut Militer (Kolinlamil).
 
Lebih lanjut dikatakan tatap muka ini adalah sebagai wahana komunikasi dua arah antara anggota jalasenastri dengan pengurusnya, sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik yang pada akhirnya dapat mendukung dalam pelaksanaan tugas.
 
Dalam kesempatan tersebut pula, Inspektur Kolinlamil Kolonel Laut (S) Arief Muchtarom selaku pembina cabang 1 Jalasenastri Kolinlamil, turut hadir dalam acara tersebut juga memberikan arahan kepada anggota jalasenastri sebagai istri prajurit TNI Angkatan Laut agar bisa berperan sebagai istri, ibu rumah tangga dan anggota jalasenastri. Dijelaskan, anggota jalasenastri sebagai istri prajurit TNI Angkatan Laut harus menerima konsekuensi segala yang ada, harus mampu menjadi pendorong bagi suami untuk meningkatkan prestasi dalam kesatuannya, dapat menjaga kondisi rumah tangga yang harmonis.
 
Disamping itu, anggota jalasenastri sebagai ibu rumah tangga agar dapat membina putra-putrinya dan mengendalikan kehidupan keluarga secara baik. Dalam membimbing anak-anak harus kreatif dan inovatif, menerapkan pola hemat dalam keluarga juga anak-anak sedini mungkin. Dan mewaspadai bahaya narkoba di lingkungan keluarga.
 
Selain itu kepada para pengurus Jalasenastri dan juga para anggota cabang 1 Jalasenastri Kolinlamil untuk mengenali semua unsur organisasi dan memanfaatkan program – program kegiatan yang ada untuk kepentingan bersama.
 
Diakhir sambutannya, Ny. Arief Muchtarom memberikan arahan antara lain agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan hidup dalam berkeluarga dan bernegara, meningkatkan pembinaan keluarga terutama menjaga keseimbangan antara peran istri sebagai pendamping suami, bertugas dan peran sebagai ibu yang harus menyiapkan masa depan anak, meningkatkan pengabdian dan tanggung jawab terhadap organisasi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kepedulian serta kemauan keras untuk berorganisasi.
 
Dalam acara pengarahan yang dihadiri para segenap Pengurus cabang 1 Jalasenastri Kolinlamil tersebut, juga diadakan demo kecantikan dari PT Mustika Ratu dan pemberian tali asih untuk putera dari salah seorang PNS Kolinlamil yang memiliki kebutuhan khusus.

Memorandum Sertijab Danlantamal III Jakarta

Menjelang Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta dari  Brigadir Jenderal TNI  (Mar) I Ketut Suardana S.H., kepada calon  penggantinya Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., dilaksanakan pembacaan dan penyerahan naskah Memorandum Sertijab Danlantamal III di Rupat Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No.2 Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/03).

Brigadir Jenderal TNI  (Mar) I Ketut Suardana S.H., pada kesempatan tersebut memperkenalkan seluruh Pejabat Utama Lantamal III dan para Danlanal di jajaran Lantamal III kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., serta memaparkan tugas dan tanggung jawab Lantamal III yang telah dan akan dilaksanakan serta kondisi  Lantamal III dan jajarannya saat ini, disertai berbagai permasalahan yang dihadapi secara detail dan terinci.

Selanjutnya Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M. dalam sambutannya mengatakan akan melanjutkan program kerja  yang telah dirintis pendahulunya sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas, fungsi dan tanggung jawab Lantamal III di masa mendatang.  

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan naskah Memorandum Sertijab Danlantamal III dari Brigadir Jenderal TNI  (Mar) I Ketut Suardana S.H. kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M.

Hadir pada acara memorandum sertijab Danlantamal III Jakarta tersebut seluruh Pejabat Utama Lantamal III Jakarta dan para Danlanal Jajaran Lantamal III.

Sementara itu, pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan pembacaan  dan penyerahan naskah Memorandum Sertijab Ketua Koordinator Cabang (Korcab) III Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) dari Ny. I Ketut Suardana kepada Ny. Muchammad Richad di kantor Korcab III DJAB Mako Lantamal III Jakarta yang dihadiri para Pengurus Korcab III DJAB.

Menjadi Orang Tua Kartini: Deddy Soetomo (2)

Di usianya yang ke-75, Deddy Soetomo telah bermain di lebih dari 50 judul film layar lebar, membintangi ratusan episode serial televisi, dan sempat terjun ke dalam dunia politik secara aktif. Pemahaman Deddy Soetomo yang luas terhadap kehidupan membawa gravitas tersendiri lewat perannya di film Kartini sebagai Raden Mas Aryo Sosroningrat, ayah Kartini yang bijaksana dan sangat memahami cita-cita Kartini.

Pemahaman Deddy Soetomo terhadap Kartini pun semakin tinggi saat dia melakukan banyak penelitian seputar kehidupan Kartini, sebagai persiapan sebelum syuting Kartini dimulai tahun lalu.

“Memerankan cerita nyata yang diangkat ke layar lebar dan dari cerita sejarah itu tantangan besar buat kita sebagai aktor. Kita harus mencari, mengeksplor, menggali, bagaimana background sosial, background keningratan, background karakter dan background tradisi pada waktu itu. Dan riset itu tidak hanya saya dapat dari bacaan-bacaan saja, tapi juga diskusi dengan pembuat film. Lalu juga saya harus banyak belajar dari orang yang lebih mengerti tentang budaya Jawa pada waktu itu, bagaimana attitude, gestur dan tindak tanduk seorang bangsawan pada waktu itu.”

Seiring dengan perjalanan mendalami karakternya, Deddy pun semakin mengagumi Kartini.

“Kartini tidak hanya menelurkan ide tentang emansipasi, tapi lebih besar lagi. Kartini melihat ke bawah, ke keadaan sosial rakyatnya pada waktu itu. Dia peduli pada rakyatnya, bukan ke dirinya. Ini sebuah pemikiran yang breakthrough, yang baru pada jaman itu. Dia berani mengajukan syarat-syarat untuk memajukan kaumnya sebelum menerima lamaran. Ini kan tidak pernah terdengar waktu itu.”

Tentu saja, Deddy juga berharap bahwa film ini bisa dinikmati banyak orang, terutama generasi sekarang. “Apa yang dicita-citakan Kartini itu lebih besar dari apa yang dia tulis, dan sifatnya lebih universal. Nantinya setelah melihat film ini, saya rasa kita akan memperingati 21 April tidak hanya sekedar sebagai Hari Kartini, tapi lebih dari itu, hari di mana kita bisa terinspirasi untuk memajukan pendidikan.”

Jangan lewatkan film Kartini, mulai di bioskop 20 April 2017!

Menjadi Orang Tua Kartini: Deddy Soetomo

Sebagai salah satu aktor senior papan atas Indonesia, Deddy Sutomo bisa dibilang sudah kenyang makan asam garam dunia akting, baik di layar lebar, panggung pertunjukan, sampai layar kaca.

Betapa tidak. Dari awal kemunculannya di tahun 1970 lewat film Awan Jingga, paling tidak ada 50 judul film yang sudah dia perankan. Ini masih belum terhitung ratusan episode serial televisi, termasuk serial “Rumah Masa Depan” yang sempat melambungkan namanya di era 1980-an, dan puluhan judul sinetron lainnya.

Mulai dari peran utama sampai peran pendukung, mulai peran sebagai santri sampai pastur, semua sudah pernah dilakoni oleh Deddy Soetomo sebagai salah satu aktor kawakan Indonesia.

Toh nyatanya, Deddy masih mengakui ada tantangan tersendiri berperan di film Kartini.

“Di film Kartini, saya berperan sebagai Raden Mas Aryo Sosroningrat. Beliau adalah ayah dari Kartini. Beliau juga sosok laki-laki yang bisa dibilang paling dekat dengan Kartini. Ada kedekatan emosional yang sangat kuat antara ayah dan anak di sini.”

Kedekatan emosional dengan cerita asli dari Kartini di masa lampau jugalah yang membuat Deddy Soetomo mau bermain di film Kartini ini.

“Saya sering mendengar cerita dari kakek saya dulu, bagaimana orang Jawa waktu itu hidup dalam lingkungannya. Namun ketika harus memerankannya sendiri, dongeng masa lalu saja tidak cukup. Saya harus mencari dan menggali lagi, bagaimana latar belakang sosial, keningratan, dan tradisi pada waktu itu. Itu tantangannya. Saya banyak belajar dari orang-orang yang lebih paham tentang budaya Jawa pada waktu itu, bagaimana attitude, gerak-gerik dan tindak tanduk seorang bangsawan pada waktu itu.”

Namun semua tantangan ini malah semakin memacu aktor peraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2015 lewat Mencari Hilal ini. Dan dia pun mengaku puas dengan hasilnya.

“Ini sebuah kehormatan buat saya bermain di film ini. Saya yakin film ini akan menjadi catatan sejarah yang penting tidak hanya buat film dan sejarah Indonesia, tapi juga buat generasi muda yang akan datang.”

Seperti apa akting gemilang Deddy Soetomo di film ini?

Jangan lewatkan film Kartini, mulai di bioskop 20 April 2017!

Lantamal III Jakarta Selenggarakan Sosialisasi Pelaporan Pajak Pribadi Secara Online

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menyelenggarakan sosialisasi pelaporan pajak pribadi secara online terkait tata cara pelaporan dan penyampaian Pajak SPT Tahunan secara e-filing di Ruang Serba Guna Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari No. 2 Jakarta Utara, Senin (06/03).

Sosialisasi pajak secara online itu disampaikan oleh Asrena Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (S) Hery Setiyo Nugroho, S.E. MAP., dihadapan para Asisten Danlantamal III, Kasatker, Perwira dan juru bayar Lantamal III.

“SPT masa Januari sampai dengan Desember 2016 sudah bisa dilaporkan secara online hingga terakhir pada 31 Maret 2017,” kata Kolonel Laut (S) Hery Setiyo Nugroho, S.E. MAP

Menurut Asrena Danlantamal III  untuk dapat melakukan e-filing dilakukan tiga tahap utama yakni pertama mengajukan permohonan EFIN ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat yang merupakan identitas Wajib Pajak (WP) bagi pengguna e-filing. Pengajuan EFIN hanya sekali saja. Kedua mendaftarkan diri sebagai WP e-filing di situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP) paling lama 30 hari kalender sejak diterbitkannya EFIN.

Selanjutnya, tahap ketiga menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi secara e-filing melalui situs DJP melalui empat langkah prosedural dimulai dari mengisi e-SPT pada aplikasi e-filing di situs DJP, meminta kode verifikasi pengiriman e-SPT yang akan dikirmkan melalui email atau SMS, mengirim SPT secara online dengan mengisi kode verifikasi, serta notifikasi status e-SPT dan bukti penerimaan elektronik akan diberikan kepada WP melalui email untuk dijadikan arsip pribadi.

Jelang Puncak KTT IORA, TNI Tingkatkan Pengamanan

Jelang puncak digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Assosiation (IORA) ke-20 tahun 2017 yang akan dihadiri oleh beberapa kepala negara dan kepala pemerintahan,  pengamanan di Jakarta Convention Center (JCC) tempat berlangsungnya acara dijaga ketat oleh pasukan TNI dan Polri.

Penjagaan  ketat juga dilaksanakan di pintu masuk stadion Gelora Bung Karno yang berada di kawasan JCC Senayan, Jakarta Pusat. Sejumlah  aparat gabungan dari TNI dan Polri dengan bersenjata lengkap termasuk melibatkan anjing pelacak yang terlihat berjaga di beberapa titik pintu masuk kawasan JCC tempat berlangsungnya Konfrensi Tingkat Tinggi IORA ke-20 tahun 2017.

Selain itu pengamanan juga dilaksanakan di bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma Jakarta  sebagai tempat kedatangan serta Hotel tempat menginap para tamu Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang akan mengikuti kegiatan KTT IORA ke-20 tahun 2017.

Jumlah kekuatan TNI dan Polri yang terlibat dalam pengamanan VVIP KTT IORA ke-20, sebanyak 12.000 prajurit terdiri  dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polri. Sedangkan beberapa Alutsista yang dikerahkan untuk mendukung pengamanan jalannya KTT antara lain Heli Bell 412, Panser Anoa, Kendaraan khusus Jihandak, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), Sea Rider serta Pesawat Boing 737- 400, Pesawat Hercules  C-130 VIP, Pesawat C-295, Heli NA S-332 VIP, Heli NA S-332, Heli SA-330 dan Heli EC-120B.

KTT IORA ke-20 rencananya akan dihadiri oleh 14 Kepala Negara dan Pemerintahan, 8 organisasi internasional, dan 7 negara mitra wicara. KTT IORA diselenggarakan di Jakarta Convention Center(JCC), Senayan mulai tanggal 5 s.d 7 Maret 2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan berskala internasional yang diikuti negara-negara pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

10 Destinasi Wisata Indonesia jadi Primadona di 39th Belgrade International Fair of Tourism

“Duta Besar Harry Kandou: Kami yakin anda sudah mengenal Bali, namun kami ingin memperkenalkan 10 destinasi wisata yang tak kalah menarik di Indonesia”

Indonesia semakin memantapkan namanya di peta pariwisata Serbia. Hal ini terlihat dari konsistensi keikutsertaan Indonesia pada 39th Sajam Turizma (International Fair of Tourism/IFT) tanggal 23-26 Februari 2017 di Beograd, Serbia.

Keikutsertaan KBRI Beograd di ajang bergengsi tersebut merupakan cerminan keseriusan pemerintah dalam memperkenalkan destinasi wisata Indonesia, membangun citra dan reputasi pariwisata Indonesia di Serbia dan kawasan Eropa Tenggara, sekaligus mengedukasi para pelaku usaha pariwisata setempat dan para pengunjung pameran akan keragaman dan keindahan Indonesia.

Pada tahun 2016, pameran pariwisata terbesar di kawasan Eropa Tenggara ini dikunjungi lebih dari 70 ribu orang dan diikuti oleh 1135 peserta yang berasal dari 50 negara. Pada kegiatan tahun ini, tercatat 1150 peserta dari 56 negara termasuk RRT dan Rusia yang berpartisipasi untuk pertama kalinya.

Paviliun Indonesia dengan tema “Nature and Adventure – Wonderful Indonesia” memfokuskan pada wisata alam dan adventure di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Selain menampilkan destinasi wisata Indonesia, Paviliun Indonesia juga menyajikan specialty coffee Indonesia guna meningkatkan awareness para pengunjung pameran akan citarasa kopi Indonesia. Ditambah dengan penampilan tari tradisional Indonesia dan kuis interaktif bagi pengunjung, Paviliun Indonesia semakin menjadi primadona.

Walaupun harus bersaing dengan ribuan peserta lainnya, ‘’Wonderful Indonesia’’ dengan daya tarik khasnya mampu memikat banyak pengunjung yang “mampir” untuk memperoleh berbagai informasi mengenai Indonesia dan paket-paket wisata yang dijual oleh tour operator yang ada di Paviliun Indonesia. Bahkan, Perdana Menteri Serbia, Y.M. Aleksandar Vucic, di tengah agendanya yang sangat padat, menyempatkan diri untuk singgah di Paviliun Indonesia. Padahal secara resmi, Perdana Menteri Serbia hanya dijadwalkan untuk membuka pameran dan meninjau booth Montenegro sebagai partner country IFT 2017. Namun, daya tarik Paviliun Indonesia ternyata mampu mengalahkan pengaturan protokol resmi sang Perdana Menteri.
Pada hari pertama, KBRI Beograd mengadakan jamuan cocktail dengan mengundang perwakilan media ternama dan tour operator di Serbia dimana secara khusus Dubes RI menyampaikan perkembangan pariwisata Indonesia sekaligus mendorong peningkatan hubungan kerja sama dalam mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia. “Kami yakin anda sudah mengenal Bali, namun kami akan memperkenalkan 10 destinasi wisata yang tak kalah menarik di Indonesia”, ujar Duta Besar Harry Kandou sebelum menjelaskan 10 destinasi wisata unggulan yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata. Selain sajian kuliner khas Indonesia, para tamu dan pengunjung yang hadir juga dimanjakan dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh Tim Tari KBRI Beograd.

Kehadiran media pada jamuan cocktail juga dimanfaatkan KBRI Beograd sebagai strategi promosi untuk meliput penjualan paket wisata ke Indonesia oleh tour operator Serbia. Selain jamuan cocktail, diselenggarakan pula business-to-business (B-to-B) meeting antara tour operator Indonesia dengan tour operator Serbia untuk mendorong pengembangan kerja sama dan penjualan paket wisata ke Indonesia.

Selama empat hari pameran, tercatat lebih dari 300 inquiries untuk paket wisata ke Indonesia dan telah dilakukan lebih dari 20 (dua puluh) B-to-B meeting. Partisipasi Indonesia dalam IFT 2017 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pencapaian target wisatawan mancanegara.

Evaluasi Kinerka Primkopal Kolinlamil RAPJ 2016

Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Detasemen Markas Komando Lintas Laut Militer (Denma Kolinlamil) mengadakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) pengurus Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016. Kegiatan tersebut resmi dibuka Komandan Denma Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Oka S., S,E, di Gedung Laut Sulu, Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (28/2).

Dalam sambutannya Komandan Denma Kolinlamil mengatakan bahwa dengan kegiatan RAPJ merupakan momentum yang tepat dalam rangka mengevaluasi kinerja Primkopal selama tahun buku 2016, karena melalui RAPJ ini diharapkan dapat dijadikan landasan untuk merancang program dan kebijakan ke depan secara terencana, sehingga mampu memberikan manfaat yang besar bagi seluruh anggotanya.

Sesuai tema RAPJ Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016, yaitu, “Melalui peningkatan profesionalitas Insan Kopal, Kita Wujudkan Usaha Berbasis Active Income guna meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya”, sehingga hakekat dengan tema tersebut bahwa Primkopal Denma Kolinlamil dituntut untuk lebih berperan dalam meningkatkan pelayanan terhadap anggota dan keluarganya dengan bekerja secara profesional, lanjut Dandenma Kolinlamil.

Sedangkan Ketua Puskopal Kolinlamil Letkol Laut (S) Muhammaddin mengatakan bahwa rapat tahunan itu berisi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016, laporan pengawas Primkopal Denma Kolinlamil, serta pandangan umum dan tanggapan peserta rapat terhadap laporan pertanggungjawaban dari pengurus serta pengawas Primkopal Denma Kolinlamil tahun 2016.

Kegiatan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) pengurus Primkopal Denma Kolinlamil tahun buku 2016 ini berlangsung selama satu hari dan dihadiri oleh seluruh anggota koperasi dan pengurus.

Selain itu juga turut hadir dan memberikan sambutan pada rapat tersebut, Kapuskopal Kolinlamil Letkol Laut (S) J. Muhamaddin, S.E., Kepala Dekopinda Jakarta Utara Suprawito. Acara tersebut dihadiri, pengurus dan pengawas serta anggota koperasi Denma Kolinlamil.