Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Kemenkop dan UKM Komit Bangun Infrastruktur Akses Permodalan bagi Pelaku UKM di Daerah

Sumber daya Koperasi dan UMKM mempunyai peran yang sangat besar dalam memajukan perekonomian nasional. UMKM telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 60,34%. Kemampuan dalam menyerap More »

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Panglima TNI : Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya, jika ada yang mengajak untuk merubahnya jangan dipercaya dan jangan diikuti, itu adalah pengkhianat bangsayang akan mencelakakan bangsa Indonesia. Untuk itu, tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan Pancasila.   More »

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Tumbuhkan Perekonomian Indonesia, Koperasi dan UKM harus Jadi Prioritas

Indonesia patut bernafas lega, karena di tengah-tengah kelesuan ekonomi dunia yang belum ada tanda-tanda pulih, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih baik. Bahkan jika dibandingkan dengan negara G20 perkembangan ekonomi Indonesia berada di urutan More »

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Braman Usung Paradigma Baru LPDB Jadi Lembaga Inklusif

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di bawah kepemimpinan Braman Setyo mengusung paradigma baru ingin menjadi lembaga yang inklusif atau terbuka, sehingga terjalin kemitraan strategis penyaluran dana More »

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

BNPB: Gedung LKAAM Provinsi Sumatera Barat harus Segera Difungsikan

Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) menegaskan bahwa gedung Lembaga Kerapatan Adat Ala Minangkabau (LKAAM) provinsi Sumatera Barat harus segera difungsikan, karena memang gedung tersebut dibangun untuk LKAAM provinsi Sumatera Barat dan telah More »

 

Category Archives: Metropolitan

Asintel Pangkolinlamil Himbau Jajarannya Tingkatkan Kewaspadaan

Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) baik yang bertugas di staf maupun di unsur/KRI dituntut untuk peduli dengan masalah keamanan yang ada di lingkungan Markas Komando dan di kesatrian masing-masing. Demikian dikatakan Asisten Intelijen (Asintel) Pangkolinlamil Kolonel Laut (E) Jalasena Satriyawirya dalam pengarahannya kepada seluruh prajurit jajaran Kolinlamil, di Markas Komando Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (27/2).

Lebih lanjut Asintel Pangkolinlamil mengatakan pada pengarahannya bahwa masalah keamanan di lingkungan Markas Komando Kolinlamil dan di sekitar kesatrian masing-masing harus menjadi perhatian dari seluruh jajaran prajurit Kolinlamil.

“Masalah keamanan harus menjadi perhatian kita semua, prajurit harus peduli, tidak apatis, siapapun yang masuk lingkungan Mako dan tidak dikenal harus kita awasi dan tanya kepentingannya. Semua harus peduli dan waspada”, ujar Asintel.

Asintel Pangkolinlamil menambahkan pentingnya naluri tempur dan kewaspadaan intelijen harus dimiliki oleh setiap prajurit Kolinlamil. Perkembangan lingkungan strategis yang begitu cepat dan tidak menentu, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas-tugas kita.

Seperti halnya dengan perkembangan teknologi dewasa ini, dimana teknologi informasi telah memberikan berbagai kemudahan untuk mendapatkan dan menyampaikan segala informasi yang akan kita inginkan. Ibarat dunia dalam genggaman kita. Hal ini terjadi karena tersedianya semua layanan aplikasi dalam alat komunikasi ponsel yang kita miliki.

Kemudahan dalam teknologi informasi ini telah memberikan dampak positif bagi penggunanya, namun sebaliknya hal ini juga telah dimanfatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan tertentu menyebarkan informasi-informasi yang palsu, atau yang kenal dengan berita “Hoax”.

Asintel mengingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil agar tetap fokus dalam melaksanakan tugas masing-masing sesuai perintah dari atasan. Khususnya bagi prajurit tetap jaga netralisasi, hindari diri dari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan nama baik institusi. Juga tentang penggunaan media sosial agar difahami dan diperhatikan postingan-postingan yang dilakukan.

Pada kesempatan tersebut, Asintel juga dengan tidak bosan-bosannya terus menjaga keamanan personel mengingatkan seluruh anggota Kolinlamil dan keluarganya untuk tidak terlibat dan menghidari diri dari bahaya pengaruh Narkoba yang saat ini telah menjadi musuh bangsa indonesia.

“Ingat bahwa terlibat narkoba apapun jenisnya dan bentuk modusnya, bagi prajurit ancamannya cukup berat hingga pemecatan dari dinas keprajuritan”, tegas asintel mengingatkan kembali kepada anggotanya.

Selain itu juga, kepada seluruh warga Kolinlamil dihimbau agar dalam pelaksanaan tugas baik di staf, di lapangan dan di KRI agar tetap memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan personel dan material/ Zero accident.

Diakhir pengarahannya, Asintel Pangkolinlamil mengingatkan dan menghimbau kepada jajaran Kolinlamil untuk terbuka dan tidak sungkan apabila memiliki permasalahan yang dihadapi. Dengan tetap membangun komunikasi yang baik di lingkungan kerja masing-masing untuk meminimalisir gangguan dalam melaksanakan tugas akibat beban permasalahan yang dialami baik di lingkungan kerja, keluarga maupun di lingkungan masyarakat disekitar tempat tinggal.

“Jangan sungkan dan ragu-ragu apabila prajurit memiliki beban permasalahan. Ungkapkan dan ceritakan kepada atasan ataupun perwiranya. Pasti akan ada jalan keluarnya” tandas alumni AAL 1988 ini menutup arahannya.

Perwira Angkatan Laut Jepang CC Ke Lantamal III Jakarta dan Ziarah Ke Kalibata

Perwira Angkatan Laut Jepang yang dipimpin Commander Of Escort Division Thirteen Of Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF) Captain Masahiko Kawakubo melaksanakan Coutesy Call (CC) ke Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) III Jakarta Jalan Gunung Sahari No. 2, Jakarta Utara, Kamis (23/02).

Kedatangan Captain Masahiko Kawakubo yang didampingi Atase Pertahanan Kedutaan Jepang Captain Hiroshi Komiya, Komandan Kapal JS Makinami Commander Hiroki Okishige, Komandan JS Asayuki Commander Teruhisa Oshima dan Komandan JS Shimayuki Commander Mitsuhiro Imawaka diterima oleh Wakil Komandan (Wadan) Lantamal) III Jakarta Kolonel Laut (P) Umar Arief, S.E, mewakili Komandan Lantamal III Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) I Ketut Suardana S.H.

Dalam kesempatan itu Wadan Lantamal III secara singkat menjelaskan tugas pokok dan wilayah kerja Lantamal III, serta diharapkan kunjungan kehormatan tersebut dapat mempererat hubungan dan kerjasama yang baik bagi TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Jepang. Acara diakhiri dengan saling tukar-menukar cenderamata.

Turut hadir mendampingi Wadan Lantamal III yakni Asintel Danlantamal III Kolonel Laut (E) Jose Aldino, Aspers Danlantamal III Kolonel Laut (P) Untung S.M, M.A.P, Kakuwil Lantamal III Kolonel Laut (S) Rachmat Kurniawan Putra, SE, serta Perwira Staf Operasi Letkol Laut (P) Antonius dan Mayor Laut (P) Yustus.

Selesai kunjungan ke Mako Lantamal III, dilanjutkan melaksanakan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata. Asrena Danlantamal III Kolonel Laut (S) Heri Setiyo N, SE, MAP bertindak sebagai perwira pendamping dalam ziarah khusus Komandan dan ABK kapal perang JS Makinami, JS Asayuki dan JS Shimayuki.

Kunjungan Kapal Angkatan Laut Jepang ke Jakarta diagendakan sampai dengan tanggal 25 Februari mendatang.

Tingkatkan Disiplin Dansatlinlamil Surabaya Periksa Kelengkapan Administrasi Anggota

Untuk meningkatkan disiplin dan meminimalisir pelanggaran disiplin anggotanya, Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Surabaya secara rutin melakukan pengecekan kelengkapan administrasi anggotanya. Hal ini dilaksanakan pada saat memimpin Apel pagi di lapangan Apel Mako Satlinlamil Surabaya, Senin (20/2).

Pengecekan ini tidak hanya untuk memeriksa kelengkapan administrasi seperti KTA (kartu tanda anggota) sebagai penunjuk identitas diri, juga kelengkapan dokumen kendaraan bermotor termasuk kerapian prajurit dan kelengkapan atribut lainnya semua harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Displin adalah nafas bagi setiap prajurit dalam melaksanakan tugas. Dengan memiliki kelengkapan administrasi yang lengkap dan sesuai aturan, prajurit dalam melaksanakan tugas penuh dengan kepercayaan diri dan tidak memiliki rasa keragu-raguan,” jelas Dansatlinlamil.

Dalam kesempatan apel pagi tersebut Komandan Satlinlamil Surabaya menekankan kepada seluruh jajarannya, berinovasi dalam memberikan karya terbaik untuk TNI Angkatan Laut. Tetap tunjukkan sikap rasa menghargai dan menghormati pimpinan, integritas, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi sehingga menghasilkan output prajurit yang bisa dibanggakan pimpinan, keluarga, dan diri sendiri.

Setelah selesai melaksanakan apel Komandan Satlinlamil memerintakan untuk melaksanakan latihan devile. Latihan defile ini sangat membantu dalam membangun jiwa korsa atau kebersamaan. Pada kegiatan ini terlihat satu gerakan yang kompak dari satu komando. Artinya disini berlaku menejemen pengendalian, tambahnya.

Mengakhiri arahannya Dansatlinlamil kembali mengingatkan untuk melengkapi surat-surat kelengkapan pribadi dan kendaraan setiap anggota baik di staf maupun di unsur/KRI sehingga memiliki rasa aman dan tidak terjaring Operasi Gaktib dari Polisi militer maupun penegak hukum lainnya.

KRI Tanjung Kambani 971 Sisir Pantai Utara Jawa

Usai melaksanakan embarkasi dari Batalyon Infateri 310/Kidang Kencana Kodam III Siliwangi, di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin sore (13/2) lalu. KRI Tanjung Kambani 971 dengan Komandan Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, S.E. berlayar menyisir pantai utara pulau Jawa untuk mengangkut pasukan Batalyon 405/Surya Kusuma Kodam IV Diponegoro, yang mendapat kepercayaan untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini.
 
Pelayaran dari Jakarta menuju Semarang KRI Tanjung Kambani 971 menempuh pelayaran kurang lebih selama satu hari dengan jarak 245 Nm dengan kecepatan 10 Knot. Dan pelayaran dari Jakarta hingga ke Semarang berlayar dengan aman dan lancar karena didukung oleh cuaca yang bagus.
 
Untuk embarkasi pasukan dan material dari Batalyon 405/Surya Kusuma Kodam IV Diponegoro ini KRI Tanjung Kambani 971 sandar di dermaga pelabuhan umum tepatnya di dermaga Nusantara 3 Semarang.
 
Disini pasukan dari batalyon 405/Surya Kusuma diangkut sebanyak 447 personel berikut perlengkapan perorangan tiap prajurit dan kendaraan taktis.
 
Pemberangkatan Pasukan dari Batalyon 405/Surya Kusuma Kodam IV Diponegoro  bersama KRI Tanjung Kambani 971 dilepas langsung oleh Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Jaswandi dari dermaga Nusantara 3 Semarang pada hari Kamis Sore (16/2).
 
Usai dari Semarang rencananya akan berlayar ke Surabaya untuk mengangkut pasukan dari Batalyon 503/Mayangkara Kodam V Brawijaya.

Kasum TNI : Pengadaan Alkomlek TNI Berdayakan Industri Dalam Negeri

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., mengatakan bahwa, proses pengadaan Alat Komunikasi dan Elektronika (Alkomlek) TNI, baik dalam rangka modernisasi maupun pemenuhan Alkomlek satuan, agar memperhatikan faktor interoperabilitas, transparansi, akuntabilitas, tepat guna dan berdaya guna dengan memberdayakan industri dalam negeri.

 
Demikian amanat tertulis Kasum TNI yang dibacakan Inspektor Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Setyo Sularso pada pembukaan Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI TA. 2017,  dengan tema  Melalui Rakor Komlek TNI Dan Semangat Kebersamaan, Kita Mantapkan Interoperabilitas Komlek TNI Guna Mewujudkan TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional dan di Cintai Rakyat”, yang diikuti 70 peserta , bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/2/2017).
 
Kasum TNI menyampaikan bahwa, Sistem Komunikasi dan Elektronika (Siskomlek) di lingkungan TNI untuk mendukung kelancaran tugas pokok TNI, khususnya dalam menjamin kelancaran dan keamanan Kodal TNI secara komprehensif,  baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). “Tingkatkan efektivitas peran Siskomlek melalui berbagai program pengkajian, Litbang maupun diskusi/sharing, baik dikomuniti internal Komlek TNI maupun non TNI,” ucapnya.
 
Menurut Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, produk Komlek TNI yang dihasilkan tidak hanya mendukung kelancaran tugas TNI, namun lebih pada mendorong perkembangan industri pertahanan agar menjadi kekuatan yang membanggakan di mata dunia. “Upaya untuk mewujudkan interoperability Komlek TNI harus terus dibina dan ditingkatkan, sehingga diperoleh Siskomlek yang handal,” tegasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI menyampaikan bahwa Rakor Komlek TNI memiliki nilai strategis untuk mengevaluasi realisasi program yang telah dilaksanakan dan menyampaikan kebijakan Pimpinan TNI dibidang Komlek, juga sebagai sarana untuk menyamakan visi, misi dan persepsi dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas TNI pada TA  2017.
 
Lebih lanjut Kasum TNI menuturkan bahwa, pelaksanaan tugas-tugas yang bersifat gabungan tidak hanya dilaksanakan antar matra, tetapi juga antara TNI dengan Polri maupun dengan instansi lain. “Hal ini terlihat dalam tugas pengamanan daerah rawan, daerah perbatasan, menghadapi aksi demonstrasi berskala besar, pengamanan VVIP, penanggulangan bencana alam atau search and rescue (SAR), dalam pelaksanaannya dituntut kelancaran komunikasi kodal dan koordinasi dengan unsur terkait,” jelasnya.
 
Diakhir amanatnya, Kasum TNI memberikan beberapa penekanan yaitu : Tingkatkan profesionalitas komunitas Komlek TNI dengan cara berlatih serta selalu belajar dan membuka diri terhadap kemajuan teknologi yang berkembang pesat saat ini; Hilangkan ego sektoral yang dapat mengganggu terselenggaranya interoperabilitas Komlek TNI dalam pelaksanaan tugas; Pelihara  koordinasi yang intensif antar seluruh pemangku kepentingan Komlek TNI guna mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi dan  laksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa secara transparan, akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.
 
Turut hadir pada Rakor Komlek TNI, antara lain Danjen Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, Wakabais TNI Marsda TNI Wieko Syofyan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto dan Kas Kohanudnas Marsma TNI Tamsil.

Pangkolinlamil Pastikan Kesiapan Operasi KRI Mentawai 959

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Pertama TNI Agung Prasetiawan, M.AP. melakukan inspeksi ke KRI Mentawai 959 yang sandar di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (9/2). Dalam inspeksi tersebut, Pangkolinlamil didampingi para Asisten Pangkolinlamil, para Kasatker terkait, Komandan Satlinlamil Jakarta dan Komandan KRI Mentawai 959.

 
Pengecekan ini dilaksanakan untuk mengetahui secara langsung dan memastikan kesiapan KRI Mentawai 959 dalam mendukung tugas-tugas operasi lintas laut militer dan tugas operasi laut lainnya.
KRI Mentawai 959, jenis kapal perang Bantuan Umum (BU) diproduksi di Hongaria tahun 1964, memiliki spesifikasi panjang 74,54 meter dan lebar 11,30 meter.
 
KRI Mentawai 595 masuk jajaran TNI Angkatan Laut pada tanggal 1 September 1964 dan dioperasikan oleh Kolinlamil sejak tahun 1975. Kapal perang ini memiliki bobot berat 1.301 DWT dan awalnya mampu mengangkut 850 ton dan personel dengan fasilitas 250 pasukan dengan kelengkapan perorangan lainnya memiliki kemampuan menempuh kecepatan maksimal 11,5 knot/jam. Namun dengan kondisi usianya saat ini kemampuan awalnya tentunya sudah berkurang masih bisa mendukung tugas operasi.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima Kolinlamil menyampaikan arahannya kepada Komandan KRI Mentawai 959 Mayor Laut (P) Homa Sugama agar tetap menjaga kesiapan kapal perang, terus bangun semangat anak buah dan rasa bangga sebagai pengawak KRI serta jadikan landasan yang kuat dalam melaksanakan tugas pokok.
 
“Jaga dan operasionalkan kapal ini sebaik-baiknya. Tetap semangat dan tumbuhkan terus rasa bangga sebagai prajurit KRI Mentawai 959, tingkatkan kesiapsiagan pelaksanaan purba jaga” tegas Panglima mengarahkan.
 
Ditambahkan pula, bahwa KRI Mentawai 959 yang telah banyak memberikan sumbangsih bagi negara dalam melaksanakan dukungan operasi militer baik Operasi Militer Perang dan Operasi Militer Selain Perang harus terus dipelihara dan dirawat.
 
“Anggaplah kapal ini seperti rumah sendiri bagi para pengawaknya, Komandan sebagai pemilik rumah ini” ujar Panglima.
 
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terutama terkait dengan kerawanan akan bahaya kebakaran dan kebocoran, Pangkolinlamil juga mengingatkan agar prajurit yang melaksanakan jaga untuk melakukan pengecekan secara terus-menerus.
 
“Waspadai bahaya kebakaran dan kebocoran, selalu utamakan zero accident” kata Panglima.
 
Operasi pergeseran pasukan dan material merupakan salah satu tugas dan fungsi Kolinlamil sebagai pembina kemampuan sistem angkutan laut militer, dengan menyelenggarakan pergeseran pasukan TNI yang meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis.

Letkol Laut Whisnu Kusardianto Dikukuhkan Sebagai Komandan KRI BAC 593

Jabatan Komandan KRI Banda Aceh 593 dikukuhkan kepada Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H. dalam berlangsung dalam upacara militer dipimpin Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta Kolonel Laut (P) Sigit Santoso di Geladak Heli KRI Banda Aceh-593, Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/2).

Komandan KRI Banda Aceh 593 yang baru, Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H. merupakan perwira lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 43 tahun 1997, yang sebelumnya menjabat sebagai Ka TU Smin Kasum TNI. Berbagai jabatan di Kapal perang telah diembannya diantaranya Palaksa KRI Tjiptadi 381, Palaksa KRI Lambung Mangkurat 874, Komandan KRI Teluk Sangkulira 542 dan Komandan KRI Mandau 621.
 
Komandan Satlinlamil Jakarta mengatakan jabatan Komandan KRI merupakan jabatan yang sangat strategis dengan memiliki kewenangan serta power yang sangat luas. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan untuk menjadi komandan KRI, jangan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
 
Lebih lanjut, Dansatlinlamil Jakarta juga menekankan pentingnya wawasan kepemimpinan saat ini yang sangat diperlukan, terlebih lagi di masa yang akan datang.
 
“Khusus bagi seorang Komandan harus mengetahui, menguasai, dan memahami kondisi peralatan dan kondisi seluruh anak buahnya dengan segala permasalahan yang ada pada diri mereka. Hendaknya seorang komandan dapat dijadikan sebagai guru, bapak juga sekaligus atasan. Oleh karena itu bersikaplah dewasa, arif, dan bijaksana,” ujarnya.
 
Sementara itu Panglima Kolinlamil Laksma TNI Agung Prasetiawan, M.AP. yang menyempatkan hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut, menyampaikan pesan kepada seluruh prajurit khususnya awak KRI Banda Aceh 593 untuk selalu gembira dan senang dalam melaksanakan tugas, setiap permasalahan yang dihadapi agar tidak menjadi halangan dalam melaksanakan tugas.
 
“Senyum dan gembira dalam bertugas, itu salah satu kunci kesuksesan dalam menjalankan tugas. Meskipun kita ada permasalahan, lupakan sejenak untuk turut dalam kegembiraan dan semangat. Baik Komandan maupun anak buah berusahalah untuk selalu bergembira” ujar Panglima berpesan.
 
KRI Banda Aceh-593 adalah buatan PT PAL yang diluncurkan pada tahun 2010. Kapal tersebut diproduksi untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
 
Kapal perang ini dibangun dengan menggunakan konstruksi lambung ganda (double bottom), Untuk memudahkan manuver, dan dilengkapi bow thruster yang berfungsi memecah gelombang.
 
KRI Banda Aceh 593 digunakan untuk menunjang tugas dan operasi Komando Lintas Laut Militer di antaranya untuk Landing Craft Carrier, pendaratan pasukan, operasi amfibi, tank carrier, combat vehicle 22 unit, tactical vehicle 13 unit, total embarkasi 507 personel. Selain itu, operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta mampu berlayar selama 30 hari secara terus-menerus .
 
KRI Banda Aceh 593 telah teruji, mulai dari kecepatan kapal, stabilitas kapal dan kemampuan berlayar. Hasil uji coba cukup memuaskan. Pada saat uji coba dilakukan kecepatan kapal mencapai 15,2 knots, padahal dalam kontak ditetapkan 15,0 knots.

Danlantamal III Resmikan Kantor Posmat TNI Al Sunda Kelapa

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta  Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana S.H., meresmikan kantor Posmat TNI AL Sunda Kelapa di Jl. Tongkol RT.10 RW.10 Kel. Ancol Jakarta Utara, Rabu  (08/02).

Dalam sambutannya Danlantamal III menyampaikan bahwa Lantamal III memiliki tugas pokok menyelengarakan dukungan logistik dan administrasi kepada satuan-satuan operasional TNI Angkatan Laut, melaksanakan kegiatan Patroli Keamanan Laut Terbatas, Pembinaan Teritorial Matra Laut (Bintermatra) dan Pembinaan Potensi Maritim Nasional menjadi Kekuatan Pertahanan di Bidang Maritim (Binpotnaskuatmar). Selain itu Lantamal III juga merupakan tempat pemangkalan bagi unsur-unsur Koarmabar maupun unsur-unsur TNI Angkatan Laut yang akan beroperasi di wilayah Barat Indonesia khususnya wilayah kerja Lantamal III dan melaksanakan tugas-tugas lainnya yang bersifat kewilayahan serta tugas berdasarkan kebijakan Kasal.

 “Selain melaksanakan tugas tersebut, Lantamal III menggelar pangkalan sampai dengan elemen terkecil dalam strata gelar pangkalan TNI AL yaitu Pos TNI Angkatan Laut. Pos TNI AL adalah lini terdepan dari Pangkalan TNI AL di satu wilayah yang akan sangat mewarnai persepsi dan penilaian masyarakat terhadap TNI AL, termasuk juga dalam keberhasilan tugas-tugas TNI AL, yang merupakan kepanjangan tangan , mata dan telinga dalam melaksanakan fungsi pengamatan dan pengamanan TNI AL.

Peresmian kantor Posmat Sunda Kelapa ini, diharapkan akan lebih meningkatkan kinerja personel Posmat agar selalu peka terhadap dinamika kehidupan masyarakat dan dapat memberi kontribusi nyata bagi pengembangan daerah setempat sesuai dengan tugas pokok TNI AL yang turut memegang peranan penting dalam membangun kekuatan pertahanan serta lebih meningkatan kordinasi dan kerjasama dengan pihak pihak terkait termasuk masyarakat sekitar untuk menghindari konflik,” kata Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana S.H.

Selesai kata sambutan, acara peresmian penjagaan kantor Posmat Sunda Kelapa  dilanjutkan penandatanganan Prasasti oleh Danlantamal III,  pengguntingan pita, peninjauan kantor Posmat Sunda Kelapa, dan pembacaan doa, kemudian  diakhiri dengan acara ramah tamah serta penyerahan bingkisan kepada anak yatim dari Yayasan Al- Islam  Sunter.

Hadir pada acara peresmian tersebut Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Umar Arief, S.E, para Asisten Danlantamal III, para Kadis/Kasatker di jajaran Lantamal III,  Direktur PT Mandiri Jaya Sukses Roby Salim, Lurah Ancol yang diwakilkan Sekkel Dadag Tunggul B, para tokoh masyarakat Sunda Kelapa, Danposmat TNI AL Sunda Kelapa Peltu Kom Suwardi beserta 6 anggotanya yang akan menempati Pos tersebut.

Panglima TNI Terima Kunjungan Kasad Republik Korea di Mabes TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Republik Korea, General Jang Jun-Gyu di Mabes TNI, Cilangkap,  Jakarta Timur, Senin (6/2/2017). Kunjungan Kasad Republik Korea dan rombongan ke Indonesia atas undangan dari Kepala Staf Angkatan Darat untuk mempererat hubungan dan kerjasama antara Angkatan Bersenjata kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menyampaikan, hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Republik Korea sangat penting untuk terus ditingkatkan dengan menjalin kerjasama yang erat dalam berbagai kegiatan, khususnya di bidang intelijen, yang dapat memantau gerakan teroris masuk ke wilayah Asia Tenggara, seperti masuknya ISIS ke wilayah Philipina Selatan.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, melalui kerja sama yang erat, akan memberi dampak positif bagi peningkatan pengetahuan, pengalaman dan kemampuan, serta profesionalisme prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas Angkatan Darat kedua negara. “Untuk itu, Angkatan Bersenjata  antara kedua negara dapat terus mengeksplorasi potensi kerja sama khususnya pada aspek pengembangan sumber daya manusia keprajuritan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasad Republik Korea mengatakan melalui peningkatan kerjasama kedua Angkatan Bersenjata, telah membawa kontribusi nyata bagi upaya untuk menjaga perdamaian di kawasan semenanjung Korea. Republik Korea khususnya militer sangat berterima kasih atas peran Indonesia selama ini, dalam mendukung adanya perdamaian di kawasan tersebut.

Dalam menyikapi maraknya aksi teroris di berbagai kawasan Asia Tenggara, Kasad Republik Korea mendukung adanya upaya untuk memerangi aksi teroris dalam menjaga kawasan yang aman. Oleh karenanya, perlu adanya kerjasama antara kedua Angkatan Bersenjata baik Indonesia maupun Republik Korea  di bidang pertukaran intelijen dan kerjasama pelatihan pasukan dalam menangani aksi terorisme.

 Dalam rangkaian kunjungannya di Indonesia, Kasad Republik Korea selain berkunjung ke Mabes TNI juga melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan RI di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, Aspam Kasad Mayjen TNI Rudy Yulian Huliselan, Asops Kasad  Mayjen TNI George Elandus Supit, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos. dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko W. Sedangkan Delegasi Korea, Sekretaris Staf General MG KOO Jaeseo, dan Athan Republik Korea di Jakarta  Colonel Park Pil Seung.

 

Bakamla RI Siap Wujudkan Instansi Maritim Yang Profesional

Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. secara resmi membuka acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penyusunan Grand Design untuk Mewujudkan Bakamla RI yang Profesional”, di Ruang Serba Guna Kantor Pusat Bakamla RI Jalan Dr. Sutomo No. 11 Jakarta Pusat, Selasa (31/01/2017).

Acara ini sebagai ajang diskusi interaktif guna memperoleh masukan-masukan yang berharga bagi kesempurnaan penyusunan Grand Design Bakamla RI. Sesuai Perpres Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dalam rangka mempercepat tata kelola pemerintahan yang baik, perlu dilakukan reformasi birokrasi diseluruh Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) melalui pembuatan Grand Design, sehingga sangat penting bagi Bakamla RI untuk segera mewujudkan satu Grand Design yang dapat menjawab tantangan permasalahan dan pembangunan kelautan Indonesia yang berkaitan dengan tugas fungsi Bakamla RI.

Sesuai UU Nomor 32/2014 bahwa Bakamla RI bertugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia. Berkaitan dengan tugas tersebut, maka Bakamla RI menjalankan peran untuk ikut serta mewujudkan arah kebijakan pembangunan kelautan dibidang pengamanan wilayah dan aset laut/maritim Indonesia. Mengingat potensi sumber daya dan kekayaan maritim nasional yang perlu dijaga serta kewajiban untuk memenuhi hak rasa aman bagi pelayaran masyarakat maritim nasional dan internasional, maka upaya mewujudkan keamanan laut menjadi upaya prioritas.

Hal ini sebagaimana yang dikatakan Kepala Bakamla RI dalam sambutannya:“Konsep Keamanan Laut mencakup empat aspek, yakni secure, yaitu perasaan bebas dari gangguan fisik dan psikis; surety, yaitu perasaan bebas dari kekhawatiran; safety, yaitu perasaan terlindung dari segala bahaya; dan peace, yaitu perasaan damai lahir dan batin”.

Lebih lanjut pimpinan tertinggi Bakamla RI itu menyatakan : “berdasarkan dinamika yang ada dalam penegakan hukum di laut, maka diperlukan suatu upaya untuk menyusun rancangan Bakamla RI di masa depan dalam bentuk Grand Design, agar pengembangan dan pembaruan Bakamla RI menjadi terarah dan sesuai yang diharapkan pemerintah dan masyarakat”.

Paparan tentang Grand Design Bakamla RI disampaikan oleh Plt. Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Kombes Pol Drs. E. Brata Mandala. Hadir sebagai nara sumber antara lain Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi akuntabilitas aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB Drs. Teguh Widjinarko, M.P.A. yang membawakan materi tentang Pembangunan Bakamla Yang Profesional serta Kasubdit Bidang Pertahanan Kementerian PPN/Bappenas Ir. Gunarta, M.E. yang menyampaikan paparan tentang Penguatan Kapasitas dan Kelembagaan Keamanan Laut.

Selain itu hadir pula para penasehat Bakamla RI selaku pemateri yaitu, Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi, Mayjen TNI (Purn) R. Adang Ruchiatna P membawakan materi tentang Peranan Bakamla dalam Koordinasi Lintas Sektor Kemaritiman, dan Prof. Dr. Rokhmin Dahuri dengan materi Desain Fungsi dan Peran Bakamla yang Produktif, Efisien, Efektif dan Tangguh.

Acara yang dipandu oleh moderator ternama yang sehari-hari sebagai Dosen Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Dr. Novi Indah Earlyanti dihadiri oleh Sestama dan Para Deputi, Para Kepala Zona Maritim, para pejabat Eselon II dan tim penyusun Grand Design Bakamla RI.