Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Berubah ke arah yang lebih baik adalah tujuan setiap orang. Ketika seseorang sudah mau merubah diri, maka ia harus konsisten melaksanakan perubahan itu, supaya perbaikan diri bisa tercapai dengan baik. More »

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Kami ingin jiwa dan semangat luhur yang melekat pada TNI dapat terus terjaga dan dirawat sepanjang masa.  Sampai kapanpun TNI tidak pernah melupakan para pejuang dan senior yang telah memerdekakan dan mempertahankan bangsa ini. More »

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

BINUS UNIVERSITY akan menjadi tuan rumah untuk Ms. Frances Adamson, Secretary of the Foreign Affairs and Trade Development of Australia pada acara seminar “Australia and Indonesia: Stronger Together” di #AussieBanget Corner yang baru diresmikan bulan Maret More »

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan event olahraga, Forwakop SME 5K Run 2017 – Series I, dengan menargetkan 2.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku More »

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Keberhasilan pembebasan sandera di Papua adalah bentuk dari kerja sama TNI dan Polri, maka kekompakan dan kebersamaan TNI dan Polri sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dilihat More »

 

Category Archives: Metropolitan

Karakter terbaru dari Disney Pixar Finding Dory dan Anna & Elsa dari film Disney Frozen Akan tampil di The Wonderful World of Disney On Ice

Rayakan keajaiban, kemeriahan dan keseruan keluarga bersama para tokoh cerita istimewa dari keluarga Disney yang akan tampil untuk anda dan keluarga tercinta dalam ‘The Wonderful World of Disney on Ice! Bersama Mickey Mouse, Minnie Mouse, Donald Duck and Goofy mengarungi momen-momen Disney lintas generasi dalam menyusuri jalan kenangan bersama cerita – cerita Disney yang diangkat dari 8 film, dan lebih dari 50 karakter Disney favorit, dan tentunya karakter Disney yang populer saat ini dari DisneyPixar Finding Dory dan Anna & Elsa dari film Frozen.

Roderick Tjandra selaku direktur dari DME Asia mengatakan “Ini akan menjadi show Disney On Ice yang menyenangkan dengan tajuk The Wonderful World Of Disney On Ice, semua karakter Disney yang sangat terkenal akan hadir semua, dan yang paling penting akan ada karakter baru dari Disney•Pixar Finding Dory, dan Anna dan Elsa dari film Frozen, tentunya karakter Disney terbaru ini akan menjadi menjadi bagian yang paling penting dan ditunggu-tunggu dari show The Wonderful World Of Disney On Ice oleh semua penggemar yang ada di Indonesia”.

“Apa yang paling saya suka tentang Disney On Ice adalah kami secara istimewa dapat mewujudkan cerita klasik dan modern dari Disney dan Pixar untuk tampil di kota – kota besar di seluruh dunia yang berlangsung di atas es.” Ungkap Produser Nicole Feld. “Dalam produksi ini, tim istimewa kreatif kami yang menakjubkan memilih cerita-cerita penuh aksi yang dapat di mengerti tidak hanya oleh anak-anak masa kini, tetapi juga orang tua mereka.” The Wonderful World of Disney On Ice mempunyai semuanya mulai dari petualangan bawah air Finding Dory hingga duo komedi Timon dan Pumbaa dalam The Lion King.

Feld Entertainment selaku penyelenggara The Wonderful World of Disney On Ice akan membuat penonton mengingat kembali keajaiban film animasi dari Disney yang paling di sukai. Mulai dari dua saudara kerajaan Anna dan Elsa yang bergabung bersama Olaf si manusia salju yang lucu ketika es berubah menjadi musim dingin dalam film Disney yang berjudul ‘Frozen’. Ada Putri Salju dan tujuh kurcaci yang membuat keajaiban tersendiri serta penbelajaran bahwa kita dapat melakukan apapun bersama selama kita bersatu. Ada Jasmine, Aladdin dan Genie yang memperlihatkan bahwa persahabatan tidak mengenal rasa takut, serta Putri – putri favorit Disney yang selalu kuat dan terus berpetualang. Ada juga si ikan pelupa favorit semua orang, Dory yang mengarungi dalamnya lautan biru untuk mencari orangtuanya dengan sedikit bantuan dari Marlin dan Nemo sehingga membuatnya menemukan arti keluarga sebenarnya.

Interaksi penonton adalah sebuah komponen penting bagi Disney On Ice dan Sutradara Patty Vincent memfokuskan keterlibatan penonton menjadi bagian yang penting dari produksi ini. “Dalam The Wonderful World of Disney On Ice, kami telah menyiapkan sebuah moment yang indah dimana penonton akan diajak untuk melepaskan sebuah lentera bersama Rapunzel dan Flynn pada permulaan acara dengan lagu “I See the Light,” ucap Vincent. “Itu sangat mempesona untuk disaksikan, ketika Rapunzel dan Flynn bersama meluncur dengan indah dibawah sinar cahaya lentera yang bersinar diatas mereka.”

Sebagai tambahan dalam moment special ini, koreografi Cindy Stuart akan meminta semua hadirin untuk menghentakan kaki dann menari bersama Woddy, Jessie dan Semua tokoh kartun dari kelompok DisneyPixar Toy Story dan mengajarkan mereka menari gaya boogie-rodeo. Dari sana, Sebastian mengajak semuanya untuk bergabung dalam irama kalipsonya selama lagu “Under the Sea”, kemampuan Stuart sebagai seorang koreografi terlihat bagus selama nyanyian balada dari Ariel yang menakjubkan saat menyanyikan lagu “Part of Your World”, yang mana saat mimpi Ariel tentang kehidupan mengarungi lautan dihadirkan dengan menari meluncur diatas es.

Desain kostum untuk pertunjukan harus memiliki keunikan tersendiri untuk setiap cerita dan keakuratannya untuk menggambarkan karakter yang terlihat dalam film animasinya, tetapi tetap terlihat bagus saat di tampilkan dalam tarian diatas papan es. “Produksinya harus benar-benar sesuai dengan animasi Disney-nya, jadi sangat penting bahwa semua kostumnya adalah representasi nyata dari karakter animasinya”, ucap perancang busana Dawna Oak, yang juga menjabat sebagai Senior Director of Costumes dari Feld Entertainment.

Pada saat pertunjukan berlangsung, tata lampu akan menyoroti panggung bagian tengah dan membawa para penonton untuk memasuki inti dari setiap cerita. perancang tata cahaya Sam Doty menggunakan berbagai teknik cahaya untuk menghidupkan suasana, menjadikan emosi yang mendalam untuk setiap adegan pertunjukannya. Warna- warna yang hangat menggambarkan kebahagiaan dari Kerajaan Arendelle pada permulaan Frozen, sementara lampu sorot gobo digunakan untuk menghidupkan istana es Elsa yang terpencil ketika Kerajaan mengalami musim dingin yang abadi. Selama lagu “In Summer”, Doty mampu membiarkan kreatifitasnya bermain di pusat es. “Karena adegan ini merupakan hayalan Olaf, menjadi kesempatan terbaik bagi saya untuk lebih berkreasi dan berwarna berkat lagunya yang sesuai dan koreografi yang fantastis.”

Pertunjukan show-nya akan diakhiri dengan parade klasik dan modern dari semua para tokoh karakter Disney, menjadikan petualangan dan kegembiraan akhir puncak acara yang menyenangkan. Dengan diiringi lagu – lagu populer yang luarbiasa, bersama para tokoh –tokoh abadi dan adegan yang selalu di kenang, The Wonderful World of Disney on Ice akan selalu mempunyai cerita dalam setiap generasi.

Budaya Indonesia Kembali Pukau Masyarakat Hongaria

Budaya Indonesia kembali pukau Masyarakat Hongaria, di kota Miskolc, Hongaria kali ini Tim Budaya KBRI Budapest dalam rangka pembukaan roadshow Pameran Seni “Art Kalamakara” 2017.

“Gaung seni Indonesia mencuri perhatian masyarakat Hongaria” sebut Dubes Wening Esthyprobo sesaat setelah secara resmi membuka Pameran “Art Kalamara” hal ini terlihat dari banyaknya permintaan pengisian acara seni Indonesia oleh museum ataupun pusat budaya di Hongaria dan penuhnya penonton di setiap acara budaya Indonesia.

“Catatan saya menyebutkan, hingga bulan April 2017 ini Indonesia/KBRI sudah melakukan 7 kali pertunjukan budaya dan dalam waktu dekat akan berpartisipasi dalam 3 pertunjukan lagi” sebut Dubes Wening. “Kami bangga menjadi orang Indonesia” lanjutnya “bagaimana tidak, orang Hongaria bisa begitu mencintai budaya Indonesia bahkan menuangkannya ke dalam karya seni, karenanya malam ini KBRI hadir di Miskolc sebagai eskpresi dukungan terhadap artis-artis Hongaria yang cinta kepada Indonesia.

Kebanggaan menjadi Indonesia memang sangat terasa di Művészetek Háza kota Miskolc malam itu, 500 kursi dalam ruangan theater terlihat dipenuhi oleh pengunjung yang ingin melihat pertunjukan Budaya Indonesia. Riuh tepuk tangan penonton terdengar disetiap akhir segmen pertunjukkan budaya. Gamelan Jawa, tari joget dengan live musik Rindik Bali, Tari Satria Tangguh dari Jawa Tengah, Tari Nandak dari Jakarta dan Tari Topeng Pujangga dari Jawa Timur memperkaya pengalaman penonton mengenai budaya Indonesia.

Setelah pertunjukkan, pengunjung juga tampak menikmati sajian kudapan khas Indonesia yang disajikan oleh Tim Kuliner KBRI Budapest. Kali ini, Tim Kuliner KBRI Budapest menyajikan kroket dan kue pukis.

Art Kalamakara sendiri merupakan kolaborasi pertunjukan antara seni budaya Tim KBRI Budapest dengan pameran lukisan, batik dan fotografi karya 3 orang seniman berbakat asal Hongaria yaitu Balogh Laszlo, Ur Eleonora dan Bardos Yvette. Balogh Lazlo dan Yvette Bardos merupakan penerima beasiswa darmasiswa pada tahun 1990-an sementara Ur Eleonora adalah pecinta Indonesia yang belajar membatik dari pengrajin di Yogyakarta.

Dukungan KBRI Budapest pada Pameran “Art Kalamakara” merupakan langkah strategis untuk membina pecinta Indonesia dan memberikan dorongan keapda artis-artis Hongaria yang cinta Indonesia, yang pada gilirannya kelak akan menjadi salah satu media promosi yang efisien dan tepat sasaran. Setelah Debrecen dan Miskolc, Art Kalamakara juga akan dipamerkan di Szentendre, Budapest dan Szeged. (PF Pensosbud KBRI Budapest/Ns)

Pertahankan Kondisi Fisik, Prajurit Kolinlamil Laksanakan Lari Siang

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.AP., olah raga bersama dengan seluruh prajurit dan PNS dengan melaksanakan lari siang selama 40 menit di lingkungan Markas Komando Komando Lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu pagi (29/3).

Kegiatan lari siang ini adalah salah satu bentuk pembinaan fisik yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu kepada seluruh anggota di lingkungan jajaran Kolinlamil untuk tetap mempertahankan kondisi fisik yang baik dan sehat.

Dalam pelaksanakaan pembinaan fisik ini seluruh anggota diwajibkan melaksanakannya tanpa terkecuali dan bahkan seluruh aktifitas pada saat dihentikan baik di staf maupun di KRI, dan melaksanakan kegiatan lari siang, kecuali yang sedang dinas jaga tetap melaksanakan tugas jaga.

Selama 40 menit melaksanakan lari keliling lingkungan mako Kolinlamil sambil menyanyikan lagu-lagu yang membangun jiwa korsa. Untuk menjaga kerapian barisan, para prajurit dikelompokan sesuai strata kekuatan atau kelompok umur.

Kelompok yang kuat lari membentuk barisan paling depan melaksanakan lari sedangkan untuk kelompok yang jalan membentuk barisan tersendiri melaksanakan jalan dengan waktu yang sama yaitu 40 menit tanpa berhenti.

Lari siang ini tidak hanya laksanakan oleh anggota tapi termasuk seluruh pejabat di lingkungan Kolinlamil termasuk Panglima Kolinlamil yang tengah berada di tengah-tengah prajuritnya melaksanakan kegiatan yang sama.

Menjadi Anak Kartini: Ayushita Nugraha

 

ceria dan penuh talenta. Inilah kesan pertama kita terhadap Ayushita Nugraha. Betapa tidak? Pertama kali mencuat lewat grup musik Bukan Bintang Biasa (BBB) bentukan Melly Goeslaw, kini Ayushita semakin memantapkan langkahnya di dunia hiburan Indonesia. Belasan judul film telah dibintanginya, di samping beberapa judul sinetron dan acara-acara televisi yang diasuhnya. Ayushita memberikan sentuhan segar di setiap penampilannya, baik di layar lebar maupun di layar kaca.

Namun untuk perannya sebagai Kardinah, adik kandung Kartini dalam film bertajuk sama, Ayushita mengakui mempersiapkan perannya jauh lebih serius dibandingkan film-filmnya sebelumnya.

“Ini film periodik pertama aku. Terus terang, mempersiapkan diri untuk film ini agak tegang karena aku juga harus baca, cari tahu sendiri. Untungnya, aku diberi kesempatan bekerja dengan orang-orang yang sangat mudah berbagi ilmu di produksi ini. Termasuk mbak Dian yang banyak memberikan buku-buku sebagai referensi persiapan aku. Kalau di film Kartini ada adegan Kartini memberikan buku ke adik-adiknya untuk dibaca, persis seperti itulah yang terjadi di dunia nyata waktu persiapan film ini.”

Selain itu, ada persiapan khusus lain yang juga dilakukan Ayushita untuk film Kartini ini.

“Aku membiasakan diri pakai kain, sanggulan, dari sejak proses reading dan latihan. Tapi yang juga penting adalah mempersiapkan mindset, atau pemikiran, bahwa aku harus memposisikan diri untuk hidup sebagai perempuan-perempuan Jawa jaman dulu, yang tujuan hidupnya itu untuk menikah. Ini tidak mudah.”

Ayushita memang mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk film Kartini ini. Apalagi dia sempat mendapat kejutan selama syuting yang membuatnya semakin bersemangat.

“Jadi waktu syuting, ada keluarga ibu Kardinah yang datang ke lokasi dan bercerita tentang ibu Kardinah. Aku jadi mendapat tambahan insight tentang ibu Kardinah ini langsung dari keluarganya, dan ini membuat aku semakin senang dan bangga bisa memerankan tokoh yang melanjutkan perjuangan kakaknya. Bu Kardinah berumur panjang, dibanding saudara-saudaranya yang lain. Dan tidak berhenti sampai di situ, di Tegal ada rumah sakit ibu Kardinah. Jadi hidupnya memang dihabiskan untuk membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik.”

Seperti apa penampilanAyushita dalam film Kartini?

Mari kita rayakan Hari Kartini dengan menonton #FilmKartini di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai 19 April 2017!

Lantamal III Jakarta Sambut Kedatangan Kapal Perang New Zealand Dengan Berbagai Kegiatan

Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menyambut kedatangan Kapal Perang Angkatan Laut New Zealand HMNZS Te Kaha (FF-77) dengan berbagai agenda kegiatan.

Dimulai dari upacara penyambutan (merplug) kapal perang asing yang dikomandani Commander Stephen (Steve) Lenik dengan mengangkut 163 anak buah kapal (ABK) di Dermaga JITC II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/03). Sejumlah pejabat utama Lantamal III yang hadir antara lain Asops Kolonel Laut (P) Teddy Bernard, Kakuwil Kolonel Laut (S) Rachmat Kurniawan, S.E, Kadissyahal Letkol Laut (P) Arief Sebastian dan Dansatkamla Letkol Laut (P) Aminuddin Albek, SE. Kegiatan itu dimeriahkan dengan tarian Mojang Priangan dari Jawa Barat, gerak dan lagu oleh ABK kapal New Zealand serta dilanjutkan goyang bersama Gemu Famire.

Kemudian sehari setelah kedatangan HMNZS Te Kaha (FF-77) di Jakarta, Komandan Lantamal (Danlantamal) III Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad, SH, MM., menerima kunjungan kehormatan komandan kapal Commander Steve Lenik di ruang kerja Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No. 2 Jakarta Utara, Senin (27/03). Turut mendampingi Danlantamal III yakni Plh Wadan Lantamal III Kolonel Laut (E) Yose Aldino, para Asisten Danlantamal III dan Kakuwil Lantamal III. Courtesy Call (CC) diakhiri dengan tukar menukar cindera mata dan foto bersama. Komandan Kapal Perang New Zealand itu selanjutnya juga CC ke Pangarmabar dan Walikota Jakarta Utara.

Bersamaan dengan itu diselenggarakan pertandingan persahabatan Bola Voli antara Prajurit Lantamal III Jakarta melawan ABK Kapal Perang Angkatan Laut New Zealand di lapangan voli Mako Lantamal III, yang diawali dengan senam Gemu Famire. Pertandingan Bola Voli berlangsung meriah dan penuh keakraban baik di pertandingan putra maupun putri. Ketua Korcab III DJAB Ny. Muchammad Richad beserta para pengurus Jalasenastri hadir menyaksikan pertandingan tersebut .

Selanjutnya perwakilan personil Lantamal III turut menghadiri kegiatan open ship di Kapal Perang HMNZS Te Kaha (FF-77) yang sandar Dermaga JITC II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Malam harinya Danlantamal III Laksma TNI Muchammad Richad, SH, MM., bersama dengan Pejabat TNI AL dan para undangan lainnya menghadiri jamuan makan malam (Reception on Board) di kapal perang milik Angkatan Laut New Zealand jenis Anzac Class Frigate dengan panjang kapal 118 meter, lebar 15 meter, bobot 3.600 ton, kecepatan maksimal 27 knots serta dilengkapi berbagai persenjataan dan perlengkapan.

Kunjungannya selama 3 hari di Jakarta dari tanggal 26 hingga 29 Maret 2017 diakhiri dengan latihan Passex antara TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut New Zealand di perairan Teluk Jakarta guna mempererat hubungan persahabatan dua negara. Selanjutnya kapal perang HMNZS Te Kaha (FF-77) menuju ke Philipina.

Dukung Kiprah Diaspora di luar Negeri, Dubes Wening Dampingi Peluncuran Buku Exploring Hungary

”Hongaria terbukti sebagai negara yang inspirasional” demikian disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Hongaria, Y.M. Wening Esthyprobo dalam sambutannya di acara peluncuran buku Exploring Hungary, karya diaspora Indonesia, Gaganawati Stegmann.
Dalam acara di KBRI Budapest tersebut, Dubes Wening menekankan mengenai pentingnya dukungan negara terhadap peran diaspora Indonesia di luar negeri. Diaspora adalah konstituen pemerintah, karenanya KBRI Budapest siap mendukung karya-karya anak negeri, kapanpun dan dimanapun.

”Buku Exploring Hungary ini juga kami harapkan dapat meningkatkan rasa keingintahuan masyarakat Indonesia terhadap Hongaria, negeri cantik yang mempesona”, imbuh Dubes Wening disela-sela acara.

Gaganawati Stegmann juga mengapresiasi dukungan dan respon positif KBRI Budapest terhadap karyanya. ”Saya sangat mengapresiasi dukungan Dubes Wening terhadap Exploring Hungary, terutama atas kata pengantar dan kesempatan peluncuran buku di KBRI Budapest. Tindakan responsive KBRI Budapest, nyata menunjukkan peran negara terhadap hasil karya kami sebagai diaspora Indonesia.

Acara peluncuran buku Exploring Hungary ini juga dihadiri oleh Dirjen Asia Pasifik Kemlu Hongaria, Dr. Sandor Sipos, Penulis terkenal Erika Bartos serta jurnalis media lokal Hongaria selain masyarakat Indonesia di Hongaria. Acara ini dimeriahkan pula dengan pertunjukan tari tradisional Indonesia dan ditutup dengan makan malam khas Indonesia.

Exploring Hungary adalah buku mengenai tempat-tempat menarik di Hongaria yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi sang penulis. Gaganawati Stegmann sendiri adalah diaspora Indonesia yang bermukim di Jerman dan telah berkunjung ke lebih dari 20 negara di dunia. Hasil kunjungan tersebut dituangkan dalam sebuah buku, hingga saat ini Gaganawati Stegmann telah menerbitkan buku travel Exploring Hungary dan Exploring Germany.

Bakamla RI Tangkap 13 Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna

Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan-01 milik Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan – Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP-KKP) yang sedang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI berhasil menangkap 13 Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam di perairan timur Laut Natuna, Selasa (21/3/2017).
Penangkapan bermula ketika kapal pengawas yang dinakhkodai oleh Capt. Samson dan didampingi Kasi Keselamatan Laut Bakamla RI Suyitno, S.Sos., M.Si. tersebut sedang melakukan operasi patroli rutin di Perairan Natuna, dan pada pukul 07.45 WIB melihat adanya aktivitas mencurigakan oleh sekelompok kapal ikan sedang melakukan aktivtas penangkapan ikan. Setelah di dekati oleh kapal pengawas hiu macan 01 dan dideteksi melalui pantauan radar serta teropong terlihat kapal ikan asing berbendera Vietnam sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara Illegal dengan menggunakan alat tangkap pair trawl yg dilarang di wilayah perairan Indonesia.

Melihat kedatangan kapal pengawas, kapal-kapal ikan asing itu berusaha melarikan diri sehingga dilakukan pengejaran oleh unsur kapal pengawas dan berhasil dilakukan penangkapan terhadap seluruh kapal. Identitas 13 kapal beserta alat tangkap yang digunakan dan jumlah ABK sebagai berikut :
1. BV. 92553 TS, 90 Gt, pair trawl 3 abk
2. BV. 92552 TS, 45 GT, Pair trawl. 11 ABK
3. BV. 5273 TS, 95 GT, pair trawl, 11 ABK
4. BV. 5271 TS, 50 GT, pair trawl, 3 ABK
5. BV 5525 TS, 90 abk, pair trawl, 10 ABK
6. BV. 94437 TS, 40 GT, Pair trawl, 3 ABK
7. BV 9480 TS, 60 GT, Pair Trawl, 3 ABK
8. BV 92886 TS, 95 GT, pair trawl, 13 ABK
9. BV 55028 TS, 50 GT, pair trawl, 2 ABK
10. BV. 92709 TS, 95 GT, pair trawl, 12 ABK
11. BV. 92696 TS, 95 GT, Pair trawl, 10 ABK
12. BV 92206 TS, 45 GT, pair trawl, 3 ABK
13. BV. 90951 TS, 90 GT, trawl, 12 ABK

Selanjutnya KP Hiu Macan-01 melakukan pengawalan dan penahanan terhadap 13 KIA Vietnam beserta 94 orang yang seluruhnya merupakan warga negara Vietnam tersebut ke Stasiun PSDKP Pontianak Kalbar.

Pelanggaran Keimigrasian oleh Dua Jurnalis Perancis dari The Explorers

Kementerian Luar Negeri melalui koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Direktorat Jenderal Imigrasi memperoleh kronologi kasus pelanggaran keimigrasian oleh dua jurnlais Prancis dari The Explorers sebagai berikut

1. The Explorers, program dokumenter Televisi Prancis, akan membuat film mengenai Indonesia yang akan ditayangkan di tiga stasiun TV: TF1, TMC dan Ushuaia TV. Selain itu mereka juga bekerja sama dengan Netflix dan National Geographic Channel untuk ditayangkan bulan November-Desember 2017.

2. Menurut rencana The Explorers akan membuat total 8 episode berdurasi 52 menit per film dari liputan di Sabang sampai Merauke. Rencana shooting dalam 2 tahap, dimulai Februari 2017 dengan daerah shooting Indonesia Timur (Raja Ampat, Papua Barat dan Maluku).

3. Kementerian Pariwisata akan mendukung tiket domestik, dan sebagai kontraprestasi, The Explorers akan memberikan kepada Kementerian Pariwisata:

Ø Buku & DVD spesial tentang proyek film dengan logo Wonderful Indonesia, yang juga akan dijual ke publik;
Ø Logo Wonderful Indonesia dalam film yang akan ditayangkan di TV;
Ø Film & video yang diedit akan diberikan pada Wonderful Indonesia untuk bahan promosi;
Ø Video mengenai Raja Ampat bisa digunakan Garuda sebagai bahan promosi;
Ø 5000 exemplar brosur gratis re Indonesia di majalah Paris Match, yang dapat digunakan sebagai bahan promosi untuk VITO (Representative Office Kementerian Pariwisata di Prancis).

4. Total crew 22 orang (semula 17 ditambah 5 orang), visa kunjungan jurnalis untuk 20 orang sudah keluar, sementara 2 orang meski belum mendapat visa, tetap berangkat on schedule dengan Visa on Arrival (VOA) yang melanggar ketentuan imigrasi.

5. Pada tanggal 11 Maret, ketika akan melakukan shooting film dari udara, Mr. Franck Jean Pierre Escudie dan Mr. Basile Marie Longchamp tidak dapat menunjukkan visa kunjungan jurnalis kepada petugas di Bandara Mozes Kilangin, Timika, dan dilakukan investigasi oleh Kantor Imigrasi kelas II Tembagapura. Hal ini kemudian diinformasikan kepada Kedutaan Besar Prancis di Jakarta.

6. Selama proses penyidikan terhadap kedua crew tersebut, pihak Imigrasi tidak melakukan penahanan.

7. Kementerian Luar Negeri berkoordinasi dengan pihak Imigrasi, memberikan kesempatan kepada kedua crew film tersebut untuk mengambil visa jurnalistik yang sebelumnya secara prinsip telah disetujui. Kedua jurnalis dapat memperoleh visa tersebut dari Perwakilan di Paris atau Singapura. VOA tidak bisa dikonversi menjadi visa tipe lainnya di dalam negeri.

8. Produser The Explorers memutuskan agar kedua jurnalis kembali ke Paris, dan menyampaikan permohonan maaf kepada Kementerian Pariwisata karena tidak memberitahukan mengenai penambahan crew, maupun status kedua wartawan yang masuk tanpa visa jurnalis. Kedua jurnalis The Explorers kembali ke Prancis pada tanggal 18 Maret 2017. Tim The Explorers lainnya melanjutkan shooting fillm sebagai mana direncanakan.

Mendikbud Muhadjir Effendi Beri Rekomendasi Tinggi untuk Film ‘Kartini’

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Bapak Muhadjir Effendi, memberikan rekomendasi untuk film Kartini sebagai film yang sangat layak ditonton seluruh rakyat Indonesia, karena dinilainya bisa memberikan inspirasi.

“Saya sudah menonton film Kartini ini. Menurut saya filmnya sangat bagus. Pesan-pesan pendidikannya sangat sarat makna, dan semuanya disampaikan dengan penyampaian yang baik, sama sekali tidak ada kesan menggurui. Dan terutama, pesan yang sangat kuat adalah pentingnya literasi untuk anak-anak muda.”

Lebih lanjut bapak Muhadjir mengatakan, “Kita bisa bayangkan, dengan setting sejarah era Raden Ajeng Kartini waktu itu, betapa susahnya untuk mendapatkan buku saja. Dibandingkan dengan jaman sekarang, mestinya anak-anak harus jauh lebih giat, dengan fasilitas yang sangat melimpah ruah, untuk bahan bahan bacaan sekarang ini.”

Mengenai kualitas filmnya sendiri, bapak Muhadjir menambahkan, “Saya sangat senang, film ini alur ceritanya sangat runtut, dan sangat mempermainkan emosi penonton, sehingga mudah sekali untuk membawa kita ke alam masa lalu, ke era Kartini sesungguhnya.”

Untuk itu, bapak Muhadjir sangat merekomendasikan film ini, dengan menyatakan bahwa, “Saya sarankan, terutama untuk orang tua, dan juga anak–anak, para siswa untuk bisa menonton film ini, khususnya para siswi, para pelajar putri, untuk bisa meneladani apa yang telah dilakukan oleh RA Kartini, sebagai pelopor perempuan

Indonesia, yang mungkin juga masih banyak orang bertanya–tanya, kenapa sih Kartini dianggap sebagai tokoh perempuan perintis emansipasi. Kalau masih banyak yang meragukan, silahkan nonton film ini.”

Terakhir, bapak Muhadjir memberikan harapan khusus untuk film ini. “Mudah mudahan film ini masuk ke jajaran film terlaris, banyak penonton, karena kalau film bagus tidak banyak penonton juga percuma. Semakin banyak penonton saya kira akan semakin menggairahkan industri perfilman kita.”

Mari kita saksikan film Kartini yang menginspirasi ini di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai 19 April 2017!

Mereka Ulang Kehidupan `Kartini’ di Tangan Hanung Bramantyo

Sebagai salah satu sutradara papan atas Indonesia, tidak ada genre film yang tidak disentuh oleh Hanung Bramantyo. Mulai dari drama, komedi, horror, sampai cerita sejarah, semua sudah pernah dibuat oleh Hanung. Apalagi dia juga sutradara ‘bertangan dingin’, yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dari para aktor dan aktris yang bermain dalam film yang disutradarainya.

Namun ada pendekatan berbeda yang dilakukan dalam film Kartini kali ini. Meskipun sudah beberapa kali menyutradarai film berlatar belakang sejarah atau film periodik, serta film biografi, Hanung mengakui pembuatan film Kartini mempunyai arti sendiri bagi dirinya.

“Ini adalah film pertama saya yang bertema tentang pahlawan perempuan. Kenapa saya tertarik untuk membuat film ini? Karena saya juga melihat bahwa secara pasar, penonton film Indonesia, dan juga di belahan dunia lainnya, lebih banyak didominasi oleh perempuan. Maka tentunya cerita perempuan juga selayaknya dikedepankan. Saya orang yang banyak hutang budi kepada perempuan, terutama orang-orang yang dekat di kehidupan saya.”

Hanung juga mengatakan, setelah menyelami kehidupan Kartini lewat banyaknya referensi pustaka yang dipelajarinya dalam proses pembuatan film ini, dia memutuskan untuk membuat film Kartini ini dengan sudut pandang yang mungkin banyak belum diketahui orang banyak.

“Di film ini saya ingin mengajak orang melihat sebuah paparan kehidupan. Saya menghilangkan banyak sekali dialog yang sifatnya seperti petuah. Saya ingin penonton belajar dari film ini bukan karena petuah-petuahnya, tetapi dari bagaimana sikap Kartini, bagaimana aksi dari Kartini. Membuat film biopik adalah bagaimana mengenenal kembali atau menafsirkan kembali tokoh-tokoh yang dikenalkan oleh negara melalui sekolah-sekolah.”

Seperti apa hasil garapan Hanung Bramantyo di film Kartini ini?

Mari kita saksikan di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai 19 April 2017!