Dukung Kemajuan UKM, Gebyar UKM Indonesia 2017 Digelar di 18 Kota

Dukung Kemajuan UKM, Gebyar UKM Indonesia 2017 Digelar di 18 Kota

Eksistensi usaha kecil menengah UKM kian berkembang, bahkan pelaku usaha pun bergairah memproduksi dan memasarkan produk unggulan. Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penuh dan merasa sangat senang serta bangga kegiatan yang dilakukan More »

Smesco Indonesia Gelar Pameran Seni Quilt & Needle Bertaraf Internasional

Smesco Indonesia Gelar Pameran Seni Quilt & Needle Bertaraf Internasional

Sebuah pameran bertaraf internasional yang mengangkat seni quilt dan needle digelar oleh Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP KUKM). Pameran yang berlangsung tiga hari mulai 19 hingga 21 Oktober 2017 di More »

Dirut LPDB Optimis Akhir Tahun Ini Apex Dana Bergulir Sudah Terbentuk

Dirut LPDB Optimis Akhir Tahun Ini Apex Dana Bergulir Sudah Terbentuk

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Braman Setyo menegaskan di era digitalisasi seperti sekarang ini setiap institusi/perusahaan dituntut harus peka dengan perubahan, mampu berinovasi, dan More »

Gelar Rakernas, Kongres Advokat Indonesia Ingin Penegak Hukum Taati Hukum

Gelar Rakernas, Kongres Advokat Indonesia Ingin Penegak Hukum Taati Hukum

Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) pimpinan H Indra Sahnun Lubis-Apolos Djara Bonga menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan tema “Seluruh Penegak Hukum termasuk KPK harus Taaat pada KUHAP”, di More »

Rayakan Milad, Melalui LAZ Syarikat Islam Himpun Dana untuk Rohingnya

Rayakan Milad, Melalui LAZ Syarikat Islam Himpun Dana untuk Rohingnya

Kaum Syarikat Islam (SI) merayakan milad yg ke-112 dengan mengadakan Penganjian dan Silaturahmi Nasional di Mesjid Istiglal Jakarta, pada Ahad (15/10/2017). Acara ini dihadiri tidak kurang dari 12 ribu kaum Syarikat Islam More »

 

Category Archives: Pendidikan

Aksi Galang Dana SD Juara untuk Rohingya

Siswa SD Juara Pekanbaru malakukan aksi penggalangan dana untuk membantu muslim di Rohingya. Penggalangan dana dilakukan dengan sistem celengan yang diisi setiap hari oleh para siswa dari uang jajan yang mereka sisihkan.

Selama satu pekan, siswa SD Juara mulai memasukan infak mereka usai Sholat Duha dan setor hafalan Al Qur’an di pagi hari. Para siswa juga diberikan pengetahuan mengenai situasi dan kondisi muslim di Rohingya.

“Melalui aksi ini kita ingin menanamkan kepedulian terhadap sesama muslim kepada anak-anak sedini mungkin. Minimal dengan hal-hal terkecil yang mereka mampu seperti menyisihkan uang jajan seperti ini,” ujar Muhammad Bayu Putra, Wakasek Kesiswaan SD Juara Pekanbaru, Senin (5/12).

Adli Hakimi, salah seorang siswa rela menggunakan uang sakunya lebih besar untuk berinfak dibandingkan untuk jajan. Adli mengatakan, ia ingin membantu saudara muslim di Rohingya.

“Mereka kan saudara kita sesama muslim, jadi harus kita bantu. Biar saya jajannya sedikit, yang penting saya bisa bantu saudara muslim di Rohingya apalagi mereka sedang kesusahan, katanya.

Dalam penggalangan dana tersebut, SD Juara Pekanbaru berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 1.090.000. Selain SD Juara Pekanbaru, dilakukan pula penggalangan dana oleh siswa SD Juara Jakarta Utara dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 900.000. 

Panglima TNI Tinjau Latihan Antar Kecabangan TNI AD di Natuna

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono meninjau puncak Latihan Taktis Antar Kecabangan (Lattis Ancab) TNI AD tahun 2016 di Tanjung Datuk Pulau Natuna Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (12/11/2016).

            Panglima TNI dan Kasad dalam peninjauannya menaiki salah satu Tank angkut M113, dimana  pengemudi dan petembaknya diawaki oleh prajurit Kowad. Peninjauan bergerak dari titik tinjau sampai ke sasaran di pulau Pendek yang diskenariokan sebagai tempat kedudukan musuh.

Panglima TNI  menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang terlibat dalam latihan,  yang berjalan dengan  sukses, lancar dan aman.  Tak lupa, Kasad juga memotivasi seluruh prajurit peserta latihan agar tak lekas berpuas diri dengan pencapaian hasil latihan kali ini. Bahkan, prajurit harus lebih fokus dan semangat lagi dalam menghadapi latihan Pasukan  Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) bersama-sama satuan khusus dari matra lain (TNI AL dan TNI AU) yang akan digelar pada tanggal 19 November 2016 dan rencananya akan ditinjau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Tujuan pelaksanaan Lattis Ancab 2016  agar unsur pimpinan tingkat Brigade mampu melaksanakan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam suatu operasi tempur serta mengasah keterampilan dan profesionalisme prajurit dalm hubungan  satuan seperti manuver serangan, pemindahan pasukan dalam situasi taktis, kerjasama Infanteri dan Tank (KSIT), memberikan bantuan tembakan kepada satuan manuver, melaksanakan penembakan sasaran udara serta mampu melaksanakan implementasi hukum HAM dan Humaniter.

Lattis Ancab TNI AD tahun ini mengambil tema “Brigade Infanteri Raider-13/1 Kostrad melaksanakan operasi serangan di wilayah Natuna dalam rangka operasi penindakan Komando Tugas Darat Gabungan (Kogasratgab) Kepulauan Riau”.

Adapun pelaku utama dalam latihan kali ini, melibatkan prajurit dari satuan Brigif 13/1 Kostrad yaitu Yonif Raider 303/SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatannya terdiri dari unsur-unsur: Yonif Para Raider 501/BY, Yonif Para Raider 432/K, Grup 3/Sandha Kopassus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yonkav 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed 10/Astros, Yon Armed 13/76/TRK, Yonarhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbad, satuan Bantuan Administrasi (Banmin) dan di dukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.

Latihan Tahun ini melibatkan  3.551 prajurit dari berbagai kecabangan yang ada di TNI AD dan mengerahkan Alutsista untuk mendukung pelaksanaan Lattis Ancab ini. Alutsista yang dikerahkan dalam latihan ini antara lain Tank Leopard, Tank AVLB, Tank ARV, Ranpur Marder, Ranpur M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105 mm, Meriam 155 mm, Roket Astros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan Mortir 81.

Menyongsong HUT ke-2, Bakamla RI Gelar Lomba Foto, Video, dan Karya Tulis

 Untuk memperingati hari lahir ke-2 Bakamla RI yang dideklarasikan pada 15 Desember 2014 di Kotabaru, Kalimantan Selatan, Bakamla RI akan menyelenggarakan berbagai kegiatan antara lain: upacara, gala dinner, dan berbagai perlombaan berskala nasional dengan tema utama “Laut adalah Harapan dan Masa Depan Kita” yang berhadiah total puluhan juta rupiah untuk tiga kategori lomba yaitu fotografi, pembuatan video, dan karya tulis.
 
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Pembahasan HUT ke-2 yang dipimpin Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksamana Muda TNI Andi Achdar, di Ruang Rapat Bakamla RI, Jalan Dr. Sutomo-11, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016).
 
Lomba fotografi terbuka untuk masyarakat umum Indonesia seluruhnya, khususnya ditargetkan untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri/Swasta. Selain tema utama yang telah diberikan, peserta juga dapat mengangkat sub tema “Peran Bakamla dalam Meningkatkan Keamanan dan Keselamatan Laut Menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” ataupun tema lain berkaitan dengan Keamanan Laut Maritim. Dalam lomba ini peserta mengirimkan maksimal 2 Foto cetak ukuran 5R (beserta CD berisi softcopy data foto dengan ukuran lebar atau tinggi 4096 pixels) ke Sekretariat Bidang Lomba, Seksi Lomba Foto Perayaan HUT Ke-2 Bakamla RI dengan alamat sekretariat Jln. Dr. Sutomo No.11 Jakarta Pusat. Selain ketentuan diatas, ketentuan lain akan disosialisasikan melalui launching event, penyebaran brosur langsung ke beberapa Perguruan Tinggi Negeri/Swasta untuk area Jabodetabek dan pengiriman via pos untuk luar Jabodetabek.
 
Lomba ke-2 yaitu pembuatan video terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh individu maupun tim dengan 1 (satu) karya hasil video. Peserta wajib melakukan registrasi dengan mengisi formulir pendaftaran dan Surat Pernyataan dan mengirimkan ke panitia dengan alamatpanitialombavideo@ bakamla.go.id dalam bentuk pdf. Setiap peserta wajib membuat akun dihttp://www.vidio.com dan mengupload videonya di akun masing-masing maupun mempublikasikannya di media sosial. Informasi terkait beberapa ketentuan penting untuk mengikuti lomba ini dapat ditanyakan langsung melalui email panitia diatas. Video harus mengandung unsur edukasi tentang Bakamla, dan nilai tambah diberikan bagi video yang terdapat penggunaan istilah asing dengan mencantumkan terjemahan dalam Bahasa Indonesia, menayangkan gabungan antara gambar gerak, animasi, dan gambar, serta dengan mempertimbangkan jumlah viewer video peserta di link youtobe. Selanjutnya peserta yang masuk dalam nominasi 10 besar diharapkan untuk melaksanakan presentasi dihadapan dewan juri.
 
Untuk lomba yang ketiga yaitu Lomba Karya Tulis. Dalam lomba karya tulis ini para peserta dapat memilih salah satu dari dua kategori, yaitu Essay atau Feature. Penulisan Essay atau Features ditujukan untuk masyarakat umum khususnya akademisi dan wartawan di seluruh Indonesia. Terdapat tiga sub tema yang dapat diangkat, yaitu : 1) Sinergitas keamanan laut menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, 2) Peran Bakamla dalam meningkatkan keselamatan laut Indonesia, dan 3) Inovasi teknologi tepat guna dalam optimalisasi keamanan dan keselamatan laut Indonesia. Kriteria penilaian meliputi tata penulisan, kreativitas dan inovasi topic/gagasan yang relevan dengan tema dan subtema, orisinalitas, keunikan dan aktualitas serta manfaat tulisan bagi Bakamla RI. Essay dan Features dibuat sesuai ketentuan lomba dan tata cara penulisan, dan dikirimkan paling lambat tanggal 25 November 2016 dalam dua format yaitu softcopy ke alamat esaifeature@bakamla.go. id dan hardcopy ke Panitia Lomba Essay dan Features di kantor Bakamla Jln. Dr. Soetomo No.11 Jakarta Pusat.
 
Untuk mengetahui ketentuan dan tata cara perlombaan secara lengkap maupun contact person masing-masing lomba dapat diunduh di http://www.bakamla.go.id. Semua perlombaan tersebut dinyatakan tertutup bagi pegawai Bakamla dan bagi para peserta tidak dikenakan biaya apapun. Untuk menghindari adanya dugaan penilaian yang memihak, maka selain juri dari Bakamla RI, panitia juga mendatangkan Juri umum yang ahli dibidangnya.
 
Pengumuman pemenang lomba akan dilakukan di Pantai Karnaval Ancol, dengan mengikutsertakan acara hiburan yang bergengsi di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Melalui kegiatan lomba ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat kepada Bakamla RI, selain juga untuk mengembalikan semangat dan jati diri bangsa Indonesia sebagai negara bahari, sebagaimana tersebut dalam seruan semangat Presiden Soekarno.
 
Pemenang lomba akan menerima hadiah berupa tropy, sertifikat, dan uang tunai sebesar :
Juara I Rp 10.000.000Juara II Rp 7.500.000 dan Juara III Rp 5.000.000Khusus untuk lomba karya tulis hadiah uang tunai juga diberikan kepada Juara Harapan I sebesar Rp 3.000.000, dan Juara Harapan II sebesar Rp 2.000.000.

Pencak Silat SMP Juara Borong Medali Kemenpora

SMP Juara Bandung meraih 2 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu dalam kejuaraan Pencak Silat Jakarta Championship ke-6 Tahun 2016. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kemenpora (Kementrian Pemuda dan Olahraga) dan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Kegiatan diikuti oleh sebanyak 2500 orang peserta yang berasal dari Indonesia dan Singapura. Perlombaan dimulai dari hari Sabtu (29/10) hingga Minggu (30/10).

“Alhamdulillah, anak-anak punya semangat dan perjuangan yang tinggi. Mereka telah  berhasil memberikan yang terbaik untuk sekolah. Semoga dengan gelar ini dapat menambah semangat bagi para siswa untuk terus memberikan hasil terbaik bagi  sekolah,” ujar Wahyudi, Pembina Ekstrakurikuler Silat SMP Juara Bandung, Selasa (1/11).

Sebelumnya SMP Juara Bandung juga telah meraih kejuaraan di Lomba Pencak Silat tingkat nasional. Salah seorang siswa, Syafitri Anggraini mengaku bangga dapat mengikuti dan berhasil mendapatkan juara dalam lomba ini.

“Saya bangga bisa ikut acara perlombaan ini. Apalagi bisa sampai dapat juara seperti sekarang. Semoga nanti bisa dapat juara lagi,” katanya.

SMP Juara Raih Piala LKBB se-Bandung Raya

SMP Juara Bandung meraih piala Juara Purwa dalam LKBB (Lomba Ketangkasan Baris Berbaris) se-Bandung Raya. Acara ini diikuti oleh 30 SMP dari Kota Bandung dan Kab. Bandung.

“Alhamdulillah, ini merupakan bonus dari hasil kerja keras tim yang sudah berlatih intensif. Ini juga berkat doa dan semangat yang diberikan oleh semua pihak terutama guru-guru dan semua siswa di SMP Juara,” ujar Tresna Puja Lestari, Pembimbing Paspera SMP Juara Bandung, Selasa (25/10).

Acara lomba ini merupakan salah satu rangkaian acara ulang tahun pusat belanja Grand Yogya Kepatihan. Selain lomba baris-berbaris, diadakan pula berbagai lomba lain untuk tingat SMP se-Bandung Raya.

Ini merupakan perlombaan pertama yang diikuti oleh Paspera SMP Juara Bandung. Meski baru berdiri sejak bulan Desember 2015, Paspera SMP Juara Bandung terus berlatih untuk meningkatkan kualitasnya.

“Kami terus melatih kemampuan para anggota Paspera. Saat ini kami baru mendapatkan Juara Purwa, semoga ke depannya kami bisa mendapatkan gelar juara utama,” pungkas Tresna.

Indonesia Prakarsai Dialog Lintas Agama dan Budaya Negara MIKTA

 

Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Kementerian Agama menyelenggarakan Dialog Lintas Agama dan Budaya (DLAB) negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia) di Yogyakarta, 18 – 19 Oktober 2016, diikuti oleh tokoh agama, budaya, akademisi, pejabat dan masyarakat madani dari negara-negara tersebut. Dialog dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Dr. AM. Fachir, sementara welcoming remarks disampaikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Dalam sambutan pembukaannya, Dr. A.M. Fachir antara lain menyampaikan bahwa Dialog Lintas Agama dan Budaya negara-negara MIKTA yang baru pertama kali digelar ini, merupakan inisiatif Indonesia dalam upaya mengatasi ancaman keamanan, terorisme, radikalisme, dan ekstrimisme.

Lebih lanjut Dr. A.M. Fachir mengharapkan kedepannya kerja sama MIKTA dapat semakin menguat, strategis dan inklusif yang melibatkan semua pihak tidak hanya Kementerian Luar Negeri. Semua peserta yang hadir juga diharapkan dapat membawa pesan perdamaian dan bertukar pengalaman dengan negara MIKTA.

Sementara itu Sri Sultan Hamengkubuwono X menggaris bawahi bahwa dialog bukanlah kompromi iman, namun untuk mewujudkan empati antarumat agama, dimana benteng perbedaan diubah menjadi jembatan saling pemahaman dan penghormatan.

DLAB negara-negara MIKTA dengan tema “Strengthening solidarity, friendship, and cooperation through interfaith and intercultural dialogue”, bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman diantara negara-negara MIKTA dalam meningkatkan pemahaman dan mempromosikan toleransi, perdamaian, moderasi, serta penghormatan di antara masyarakat multi agama dan budaya.

Indonesia sebagai tuan rumah menyampaikan Host Statement/Yogyakarta Message dalam kegiatan ini. Yogyakarta Message berisi pesan perdamaian yang mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan yang memupuk rasa solidaritas dan penghargaan terhadap keragaman, keterbukaan dan tranparansi, baik pada level pemerintah maupun non-pemerintah.

Yogyakarta Message juga mendorong peran aktif pemuda dalam memupuk solidaritas antar umat beragama, mengembangkan jaringan diskusi tentang toleransi, dan melangkah dari berbagai perbedaan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Indonesia juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia kepada pemuda dari negara-negara MIKTA mulai tahun 2017.

MIKTA merupakan Cross Regional Consultative Platform tingkat Menteri Luar Negeri yang dibentuk pada saat pertemuan ke-68 Majelis Umum PBB tanggal 17 September 2013 berdasarkan berbagai persamaan, diantaranya kemampuan ekonomi dan peran di kawasan. MIKTA diharapkan dapat bekerjasama untuk meningkatkan berkontribusi dalam pembangunan komunitas internasional.

SMP Juara Asah Skill Wirausaha Lewat Market Day

SMP Juara Bandung mengasah skill kewirausahaan siswa melalui kegiatan Market Day. Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap minggu yang diikuti oleh seluruh siswa SMP Juara Bandung.

“Kewirausahaan itu merupakan suatu bidang yang dapat mengasah skill maupun mental. Sekolah-sekolah lain pun sudah mulai marak mengajarkan anak didiknya mengenai kewirausahaan untuk mengasah kemampuan berpikir dan kerja keras dari para siswa,” kata Tito Suhendar, Kepala Sekolah SMP Juara Bandung, Senin (17/10).

Kegiatan Market Day sudah berlangsung sejak 4 tahun lalu di SMP Juara Bandung. Pada setiap minggunya dilakukan pembagian tugas untuk setiap kelas dalam pelaksanaan Market Day di sekolah.

Para siswa mengaku senang dan antusias dengan adanya kegiatan tersebut. Seperti Wisnu, salah seorang siswa kelas VIII yang juga mencoba berjualan di luar kegiatan Market Day.

“Saya senang ikut kegiatan ini. Saya jadi semangat dan coba untuk jualan bakpau. Terus uangnya saya kumpulkan untuk biaya masuk sekolah ke SMA,” kata Wisnu.

Kemenkop Dukung Pendidikan Kewirausahaan di Kampus

Kementerian Koperasi mengapresiasi kalangan perguruan tinggi mengimplementasikan pendidikan kewirausahaan kepada mahasiswa. Ini penting untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sehingga tercipta semangat inovasi dan kreativitas dalam diri mahasiswa.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengatakan, program pendidikan kewirausahaan penting terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kewirausahaan menjadi isu penting dan strategis  ditengah meningkatnya persaingan global yang memberikan tantangan berat kepada seluruh pelaku usaha di Indonesia, termasuk generasi muda sebagai calon-calon wirausahawan baru.

“Kementerian Koperasi dan UKM memberikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang dibangun antara UNESCO, Universitas Bina Nusantara  (Binus) dan Universitas Padjajaran yang secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan semangat kewirausahaan serta mempromosikan pendidikan kewirausahaan di kawasan Asia Pasifik khususnya Indonesia,” kata Agus dalam sambutan pembukaan 5th Unesco-APEID Meeting on Entrepreneurship Education di Kampus Binus, Jakarta, Senin (26/9).

Dia menjelaskan tantangan pertumbuhan ekonomi ke depan   adalah  pengangguran  dan  kemiskinan. Karena itu, salah satu strategi yang harus terus ditingkatkan adalah menjadikan wirausaha sebagai prioritas pilihan bagi kalangan mahasiswa. Tidak dapat dipungkiri, lanjut dia, wirausaha merupakan pilar pereknomian suatu Negara. Kehidupan berwirausaha merupakan sokoguru dari tegaknya ekonomi bangsa.

“Tantangan pembangunan kewirausahaan dalam era globalisasi dibarengi dengan perkembangan digital yang sangat dinamis adalah persaingan dalam lingkungan bisnis yang semakin ketat dan tajam di dunia usaha. Perguruan tinggi sebagai salah satu kawah candradimuka tempat penggodokan generasi muda memiliki peran untuk melatih dan memotivasi generasi muda agar menjadi generasi muda yang memiliki semangat serta daya juang tinggi, cerdas, kreatif, inovatif, dan berkepribadian tinggi,” katanya.

Delegasi Unesco Prof Shabaz Khan menambahkan, tujuan dari pertemuan 5th Unesco UPEID Meeting adalah untuk berbagi dan berdiskusi mengenai isu-isu strategis dalam rangka transformasi wirausaha menjadi penyedia/pencipta lapangan kerja. Fokusnya mentransformasi para pencari kerja menjadi pemberi kerja.

“Pertemuan ini tak lepas dari fakta bahwa Asia pacific rumah bagi 60 persen penduduk dengan kelompok usia 12-24 tahun. Sekitar 197 juta orang di seluruh dunia tercatat pengangguran di 2015,” ungkapnya.

Direktur Binus Global mengatakan, momentum ini dapat menjadi kesempatan yang baik dalam meningkatkan kesadaran generasi muda untuk berwirausaha sejak dini.

Kembangkan Teknologi Ternak di SMK Juara Subang

SMK Peternakan Juara Subang melakukan pengembangan teknologi pakan ternak ruminansia, teknologi pengolahan hasil ternak dan pemanfaatan limbah ternak untuk pembuatan biogas dan pupuk organik. Pengembangan ini bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Subang.

Penandatanganan MoU telah dilaksanakan hari Rabu, (22/9) kemarin. Dalam kerja sama ini LIPI bertindak sebagai fasilitator alih teknologi, BP4KKP sebagai supervisor program dan SMK Peternakan Juara sebagai pelaksana kegiatan.

“Dengan adanya kerja sama ini, semoga semua pihak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Saya juga akan mengajak seluruh pihak dari sekolah kami untuk dapat memanfaatkan kesempatan baik ini,” ujar Ipiq Taufiq, Kepala Sekolah SMK Peternakan Juara Subang, Kamis (22/9).

Penandatangan MoU ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan Semiloka Grass Root Innovation (GRI). Kegiatan diisi oleh Dr. Ilham Akbar Habibie sebagai pemateri. GRI merupakan gerakan memunculkan inovasi masyarakat agar diakui oleh pemerintah dan dilindungi hak intelektualnya.

“GRI memiliki beberapa irisan dengan program ICD di sekitar lingkungan SMK Peternakan Juara Subang. Dengan sinergi yang baik ini semoga program pemberdayaan di ICD SMK Juara semakin berhasil,kata Ipiq.

Demontrasi Prajurit TNI meriahkan Eksebisi Yongmoodo

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono menyaksikan demonstrasi prajurit TNI bersama pelajar SMA pada pembukaan Eksibisi Yongmoodo Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XIX tahun 2016 di Lapangan Tenis Indoor Mohammad Toha Disjasad, Cimahi Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/9/2016).

 

Pembukaan Eksibisi Yongmoodo pada pelaksanaan PON ke-XIX tahun 2016 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat terlihat sangat meriah. Hal tersebut ditandai dengan adanya demonstrasi beladiri Yongmoodo oleh prajurit Kostrad dan siswa-siswi dari SMA Efarina Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang hadir dalam acara tersebut dibuat kagum oleh penampilan dari prajurit Kostrad dan siswa siswi SMA Efarina Simalungun Sumatera Utara. Seni beladiri yang mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat tersebut sangat digemari para generasi muda terutamanya pelajar SMA.

 

Dalam kesempatan tersebut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, sejak didirikannya Federasi Yongmoodo Indonesia, seni beladiri asal Korea Selatan sudah memiliki kepengurusan di 34 Kontingen Provinsi. “Olahraga beladiri Yongmoodo sudah sangat memasyarakat, hal ini dapat dilihat dengan demonstrasi dari pelajar SMA Efarina Simalungun pada pembukaan Eksebisi Yongmoodo,” ujarnya.

 

Yongmoodo atau yang lebih dikenal dengan seni pertarungan jarak dekat ini, tak jarang membuat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kasad Jenderal TNI Mulyono serta para pejabat TNI yang hadir berdecak kagum dan bertepuk tangan melihat kehebatan peserta Eksebisi Yongmoodo PON ke-XIX tahun 2016.

 

Lebih lanjut Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia yang merangkap sebagai Panglima TNI mengatakan bahwa, Eksibisi Yongmoodo PON XIX tahun 2016 diikuti oleh 34 provinsi dengan total peserta 277 orang terdiri dari 221 putra dan 56 putri.  “Pada Eksibisi ini total 48 medali (12 emas, 12 perak dan 24 perunggu) yang akan diperebutkan oleh para atlet putra dan putri dari 12 kelas yang dipertandingkan,” tuturnya.

Saat ini cabang beladiri Yongmoodo menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah masuk menjadi salah satu cabang olahraga yang berada di bawah KONI. Beladiri ini merangkum beberapa jenis beladiri lainnya seperti Taekwondo, Karate dan Jujitsu, sehingga sejak itu Yongmoodo jadi seni beladiri wajib Angkatan Darat. “Beladiri Yongmoodo pertama kali diperkenalkan jelang HUT TNI tahun  2008 karena berawal dari kebutuhan TNI Angkatan Darat memeriahkan HUT TNI pada 2008 yang digelar di Surabaya,” tandasnya.