Panglima TNI : Safari Ramadhan, Sarana Komunikasi Komando Panglima Dengan Prajurit

Panglima TNI : Safari Ramadhan, Sarana Komunikasi Komando Panglima Dengan Prajurit

Safari Ramadhan merupakan sarana Komunikasi Komando dari Panglima dengan prajurit, khususnya terkait dengan informasi dan perkembangan situasi terkini serta  bagaimana menghadapi ancaman aksi terorisme yang saat ini sedang mengemuka. More »

LPDB KUMKM Bakal Bisa Langsung Biayai UMKM

LPDB KUMKM Bakal Bisa Langsung Biayai UMKM

Direktur Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Jaenal Aripin menegaskan, pihaknya bakal bisa langsung membiayai ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) jika Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 75 Tahun More »

Indo Barometer: Soeharto sebagai Presiden Paling Berhasil Pimpin Indonesia

Indo Barometer: Soeharto sebagai Presiden Paling Berhasil Pimpin Indonesia

Presiden RI Kedua HM Soeharto dinilai sebagai presiden yang paling berhasil dalam memimpin Indonesia. Penilaian itu didasarkan dari survei yang dilakukan Indo Barometer terhadap 1.200 responden pada 15 hingga 22 April 2018. More »

Perkumpulan Gerakan Bangsa Harap Rentetan Aksi Terorisme Bisa Segera Diatasi

Perkumpulan Gerakan Bangsa Harap Rentetan Aksi Terorisme Bisa Segera Diatasi

Rentetan aksi terorisme, mulai yang terjadi di Mako Brimob, sejumlah tempat ibadah di Surabaya kemarin dan Mapolrestabes Surabaya hari ini, membuat elemen bangsa prihatin dan mengutuk aksi itu. Tak terkecuali Perkumpulan Gerakan More »

KAI Beri Bantuan Hukum Cuma-cuma Kepada Masyarakat Tak Mampu

KAI Beri Bantuan Hukum Cuma-cuma Kepada Masyarakat Tak Mampu

Kongres Advokat Indonesia (KAI) akan memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tidak mampu. Saat ini dinilai masih banyak masyarakat yang belum dapat memperoleh kesejahteraan di bidang hukum, karena kemampuan finansial More »

 

Category Archives: Pendidikan

Siswa SMK K Setia Putussibau Ingin Disiplin Seperti TNI

Anggota Kodim1206/Putussibau Serka I Wayan Sugiartawan memberikan pelatihan PBB kepada Pramuka SMK Kristen Setia Putussibau bertempat di Halaman Makodim 1206/Psb , pada Jum’at (05/05).

Dalam kegiatan tersebut Kepala SMK Kristen Setia Putussibau Henok, M.A menyampaikan, kepada Siswa-Siswi SMK Kristen Setia Putussibau  bahwa Pembentukan karakter dan kepribadian seseorang harus dimulai sejak dini, ujarnya.

Henok berharap, kelak mempunyai sifat disiplin dan bertanggung jawab yang tinggi serta pelatih dari TNI memberikan penjelasan tentang pengetahuan PBB dilanjutkan teori dan praktek yang langsung di kerjakan oleh masing – masing siswa baik secara perorangan maupun kelompok, harapnya.

Selain itu Kepala SMK Kristen Setia Putussibau Henok, M.A mengungkapkan, bahwa Ia meminta bantuan kepada Komandan Kodim 1206/Putussibau Letkol Inf Ibnu Subroto untuk memberikan anggotanya melatih PBB siswanya guna menghadapi perlombaan PBB tingkat Sekolah Menengah Lanjutan Tingkat Atas se Kabupaten Kapuas Hulu di Gor Indor Putussibau pada 11 Mei 2017 mendatang, pungkas Kepala SMK Kristen Setia Putussibau Henok.

Latihan Fungsi Teknis Tingkatkan SDM Personel Puspen TNI

Diharapkan dengan perkembangan teknologi dan informasi dewasa ini,  tugas-tugas Pusat Penerangan TNI ke depan tidak semakin ringan, namun dapat teratasi apabila semua personel di lingkungan Puspen TNI saling membantu, saling menutupi dan menjauhkan diri dari sifat ego sektoral.

 
Demikian sambutan tertulis Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos.,M.Si, yang dibacakan Kabidproddok (Kepala Bidang Produksi dan Dokumentasi) Puspen TNI Kolonel Cpl Teguh Herwanto saat menutup Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI TA. 2017, bertempat di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/5/2017).
 
Latihan Fungsi Teknis yang diselenggarakan oleh Pusat Penerangan TNI, merupakan rangkaian kegiatan dari sistem pembinaan personel guna meningkatkan sumber daya manusia  dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi penerangan,” kata Mayjen TNI Wuryanto.
 
Menurut Kapuspen TNI, penyelenggaraan latihan fungsi teknis yang diikuti personel Puspen TNI tergolong sangat singkat, namun diharapkan para peserta latihan dapat menyerap semaksimal mungkin semua materi yang telah diberikan oleh pengajar. “Peserta yang telah mengikuti pelatihan fungsi teknis diharapkan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama latihan di bidang masing-masing,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengharapkan seluruh personel Puspen TNI yang telah mengikuti pelatihan fungsi teknis tersebut, lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di bidang masing-masing, sehingga mengerti dan mampu dalam mendukung pelaksanaan tugas.
 
Diakhir sambutannya Kapuspen TNI memberikan beberapa penekanan diantaranya, jalin dan  tingkatkan koordinasi antar bidang yang ada di Puspen TNI, dalam mewujudkan keberhasilan tugas; serta dapat mengaplikasikan dan mengembangkan pengetahuan yang telah diperoleh sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara maksimal.
 
Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI, yang dilaksanakan selama lima hari (26 April s.d. 3 Mei 2017), diikuti oleh 168 personel Puspen TNI. Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan materi dari berbagai bidang seperti Bidang Penerangan Umum (Bidpenum), Bidang Produksi dan Dukumentasi (Bidproddok), Bidang Informasi dan Internet (Bidinfonet), Bidang Penerangan Internasional (Bidpeninter), Bidang Penerangan Pasukan (Bidpenpas) dan Bidang Media Center (Bid MC).

Puspen TNI Selenggarakan Latihan Fungsi Teknis

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos.,M.Si, mengatakan bahwa, dihadapkan dengan tuntutan tugas yang terus berkembang, Puspen TNI berkewajiban membina dan meningkatkan kualitas personelnya seiring kemajuan teknologi.

Demikian amanat tertulis Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto yang dibacakan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Waka Puspen) TNI Laksma TNI Abdul Rasyid K., S.E.,M.M. pada pembukaan Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI TA. 2017, bertempat di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/4/2017).

Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan bahwa, Latihan Fungsi Teknis yang diselenggarakan oleh Puspen TNI selama lima hari, merupakan rangkaian kegiatan dari sistem pembinaan personel dalam meningkatkan sumber daya manusia TNI untuk melaksanakan tugas dan fungsi penerangan. “Kita butuh sumber daya manusia yang mampu mengkomunikasikan dan mentransformasikan kinerja TNI, dalam suatu lingkungan strategis yang berubah dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Mayjen TNI Wuryanto juga menyatakan bahwa, dinamika perkembangan lingkungan global yang diwarnai dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, menuntut kita semua untuk senantiasa mampu mencermati dan menyesuaikan dengan perkembangan tersebut. “Perkembangan ini tidak saja mempengaruhi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga mempengaruhi dinamika pelaksanaan tugas TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan,” ujarnya.

“Sudah seharusnya kita senantiasa menyelaraskan kemampuan kita dengan tuntutan lingkungan dan kebutuhan organisasi, agar eksistensi dan citra posistif TNI dalam pelaksanaan tugasnya di era keterbukaan informasi dewasa ini, tetap dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tegas Kapuspen TNI.

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa, Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI sebagai program latihan yang dicanangkan dalam satu tahun anggaran. Latihan ini diselenggarakan dengan merujuk pada teknik penyelenggaraan dan pedoman latihan yang dikeluarkan Kodiklat TNI. “Penyelenggaraan Latihan Fungsi Teknis ini untuk menunjang kesiapan tugas-tugas Puspen TNI ke depan,” katanya

Diakhir amanatnya, Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto mengharapkan bahwa dengan adanya latihan ini dapat diperoleh pemahaman dan kecakapan praktis di semua bidang penerangan, sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia dan dapat mewujudkan sebuah Tim Penerangan TNI yang profesional. “Saya berharap kalian dapat mengambil manfaat dan menyerap pengetahuan sebanyak mungkin dalam meningkatkan kemampuan dan pengalaman sebagai bekal penugasan di masa mendatang,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Pembukaan Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI TA 2017, para Kepala Bidang, Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS di lingkungan Puspen TNI.

Sekolah Hang Tuah Ajak Siswanya Kunjungi KRI Tanjung Nusanive 973

Siswa dari sekolah TK Hang Tuah 7 dan sekolah TK Hang Tuah 11 mengadakan kunjungan ke salah satu Kapal Perang Republik Indonesia yang sedang berada di pangkalan. Kali ini KRI Tanjung Nusanive 973 yang berada di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) di Dermaga Markas Komando (Mako) Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/4) menjadi salah satu tujuan kunjungannya
Sebanyak 212 orang siswa dan 14 orang guru pendamping, dari dua sekolah yayasan Hang Tuah tersebut di wilayah Jakarta Selatan secara bergantian melaksanakan kunjungan naik ke KRI Tanjung Nusanive 973.

Kunjungan pertama dari Sekolah TK Hang Tuah 7 yang beralamat di Jalan Ambalun, Pondok Labu, Komplek Angkatan Laut Cilandak, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dari sekolah TK Hang Tuah 11 dari Komplek TNI Angkatan Laut Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama Jakarta Selatan.

Kunjungan mereka ini diterima oleh pihak KRI dan selama dalam melaksanakan kunjungan ke KRI para siswa ini di pandu oleh beberapa orang anak buah kapal KRI Tanjung Nusanive 973.

Para siswa ini, sebelum melihat-lihat apa saja yang ada di kapal perang mereka terlebih dahulu diberi pengenalan tentang apa itu kapal perang dan apa tugas-tugas yang dikerjakannya. Kemudian siswa-siswa ini berkesempatan menyaksikan tayangan singkat profil Kolinlamil dan tayang vidio tentang tugas-tugas yang pernah dilaksanakan oleh KRI Tanjung Nusanive yang mereka kunjungi tersebut.

Setelah mereka mendapat penjelasan awal dari pihak anak buah kapal, para siswa ini yang didampingi guru-gurunya mereka berkeliling melihat-lihat kapal perang dengan pemanduan dari prajurit KRI Tanjung Nusanive 973.

Sementara para siswa tersebut rata-rata masih kecil-kecil namun mereka sangat bersemangat menaiki anak tangga kapal dari dek ke dek hingga anjungan.

Anak-anak ini walau umur mereka masih kecil, tapi rasa keingintahuan mereka cukup besar, tak sedikit diantara mereka yang bertanya tentang apa saja yang mereka lihat di kapal.

Bahkan anak-anak tersebut mereka mengabadikan kunjungan dengan berfoto bersama prajurit KRI di beberapa tempat di atas KRI untuk terus dikenang.

Sementara menurut ketua rombongan sekolah Hang Tuah Ratnawati, S.Pd, yang ikuti bersama siswa menyampaikan tujuan dari kunjungan siswa-siswinya ke Kolinlamil ini dimana selain sebagai wisata bahari, juga dalam rangka untuk memperkenalkan dari dekat tentang kapal perang yang dimiliki TNI Angkatan Laut khususnya di Kolinlamil.

Relawan Ahok Bantu Orang Tua Murid yang Ijazahnya Ditahan Sekolah

 

MTsIMG_20170304_113400 Ruhul Islam, yang berlokasi di kawasan Menteng Wadas, Pasar Rumput Jakarta Pusat, merasa kaget ketika kedatangan Relawan Ahok-Jarot C Suhadi SH MH. Kedatangan Relawan Ahok pada sabtu (4/3/2017) ini untuk mengantarkan Alfiyah (50), ibu dari Marwan (alumni sekolah tersebut 2013) yang hingga kini ijazahnya belum diberikan.

Awalnya Alfiyah mendatangi Balai Kota DKI beberapa waktu lalu mengadukan nasib ijazah anaknya yang sudah 4 tahun masih ditahan oknum sekolah. Ia menuturkan, ditahannya ijazah oleh oknum sekolah tersebut karena setelah Alfiyah ditanya Pilgub lalu pilih siapa.

“Saya pilih Ahok,” jawab Alfiyah pada Oknum sekolah tersebut. Secara spontan pula oknum sekolah tersebut mengatakan tidak akan memberikan ijazah Marwan karena ibunya memilih Ahok. Atas dasar Itulah Alfiyah mengadukan hal ini ke ke Balai Kota DKI.

C Suhadi bersama Bobi Worotikan lantas ditugasi dari Relawan Ahok-Jarot untuk menyelesaikan kasus ini dengan mendatangi sekolah. Sebagai Relawan, Suhadi menyesalkan sikap oknum guru yang mengkait-kaitkan urusan hak seseorang kepada urusan politik Pilkada DKI Jakarta.

“Pilihan itu dilindungi oleh undang-undang, sehingga Paslon manapun boleh dipilih sesuai kehendak pemilih, tidak boleh ditekan-tekan, ditakut-takuti maupun diintimidasi. Kalau ada hal itu terjadi Kami tidak segan-segan Untuk turun ke lapangan,” tegas Suhadi kepada awak media usai pertemuan tersebut.

Sebelumnya, Suhadi, Bobi dan Alfiyah diterima oleh Kepala Sekolah Ruhul Islam Siti Rosyidah SPd. Rosyidah yang baru menjabat Kepala Sekolah 3 tahun ini lantas berkoordinasi dengan pendahulunya.

Dari hasil koordinasi itu disepakati senin minggu depan untuk memberikan Ijazahnya kepada Alfiyah, “Jadi senin akan kita berikan ijazahnya ya Pak setelah administrasinya diselesaikan. Dan memang ijazahnya dibawa oleh Kepala sekolah sebelum saya,” kata Rosyidah menjelaskan.

Menurut Rosyidah, Marwan Memang masih ada kekurangan administrasi sekitar Rp 5 jutaan. Suhadi atas nama Relawan Ahok-Jarot lantas bersedia menyelesaikan persoalan administrasi tersebut.

“Senin besok kita akan selesaikan masalah administrasinya, dan tolong ijazahnya juga diberikan ke Ibu Alfiyah,” pinta Suhadi yang diiyakan Rosyidah.

Mendengar itu Alfiyah pun merasa girang karna ijazah anaknya yang ditunggu-tunggu bakal keluar.

Suhadi juga mengucapkan terima kasihnya kepada Pihak sekolah yang telah bekerja sama dengan baik untuk menyelesaikan tertahannya ijazah Marwan tersebut.

Rosyidah juga membalas ucapan terima kasih kepada Pemda DKI, karena anak didiknya banyak yang mendapatkan KJP (Kartu Jakarta Pintar). “Kami salut terhadap kinerjanya Pak Ahok. Program KJP ini sangat meringankan siswa dan memudahkan administrasi sekolah karena langsung bisa mendebit dari KJP tersebut,” pungkas Rosyidah.

Perwira Kolinlamil Terima Penyelenggaraan Bahasa Inggris Dan Risk Management

Seluruh Perwira di jajaran Kolinlamil mendapat penyegaran bahasa Inggris dan sosialisasi Risk Management atau manajemen resiko dari Kolonel Laut (P) Arif Badrudin di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil,Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/3).

Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI R. Edi Surjanto, S.E., M.M. saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan paparan mengatakan bahwa penyegaran Bahasa Inggris sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan menambah pengetahuan yang merupakan salah satu wujud kepedulian TNI Angkatan Laut secara khusus Kolinlamil untuk membekali personel perwiranya dengan kemampuan berbahasa Inggris, oleh karenanya seusai kegiatan ini para Perwira diharapkan dapat mengembangkan dan menerapkan hasil yang diperoleh untuk diaplikasikan kedalam lingkungan kerja dan rutinitas sehari hari.

“Sesuai dengan slogan World Class Navy atau TNI Angkatan Laut yang berkelas dunia, sudah tentu kita sebagai perwira TNI Angkatan Laut harus dapat menyesuaikan dengan kemampuan bahasa Inggris kita” ujar alumni AAL 1985 ini.

Sedangkan sosialisasi Risk Management atau manajemen resiko merupakan salah satu cara untuk meminimalisir kecelakaan dalam bekerja atau bertugas atau meningkatkan zero accident dalam melaksanakan tugas.

Sementara itu Kolonel laut (P) Arif Badrudin yang saat ini berdinas di Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Laut (Disopslatal) mengatakan dengan menguasai Bahasa Inggris banyak manfaat yang akan kita dapatkan, contohnya: kesempatan belajar ke luar negeri.

Sehingga bagi para perwira Kolinlamil harus dapat berprinsip bagaimana kita dapat mengembangkan diri dengan kemampuan berbahasa yang manfaatnya dapat memberikan kita nilai plus baik secara karier maupun financial.

Selain itu tentang manajemen resiko bagi awak KRI khususnya para Komandan, agar mempelajari dan menerapkan manajemen resiko dalam melaksanakan tugas. Seperti dicontohkan pemapar Kolonel Laut (P) Arif Badrudin yang menerapkan manajemen resiko saat menjabat Komandan KRI Frans Kaisiepo 368. KRI Frans Kaisiepo 368 berhasil menerapkan manajemen resiko dengan melalui sosialisasi awal untuk para prajurit KRI, Komandan membuat organisasi keselamatan kerja yang dipimpin seorang perwira pertama dengan beberapa anggota. Kemudian apabila ada pihak ketiga yang akan melaksanakan pekerjaan di KRI, Perwira tersebut yang akan memberikan pengarahan untuk pekerjaan yang akan dilaksanakan (tempat mana yang jangan disentuh) terkait bahaya akan lokasi pekerjaan berdekatan dengan bahan peledak, api, listrik, benda berat dan ketinggian.

Metode ini dapat meminimalisir resiko dalam sebuah satuan dan KRI Frans Kaisiepo 368 telah menjalankan dan terbukti efektif.

SMK Peternakan Subang Raih Juara Tahfidz Tingkat Nasional

Siswa SMK Peternakan Juara Subang, Mutohar Ridho berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Tahfidz tingkat nasional yang diselenggarakan oleh SMAIN Insantama Bogor. Dalam lomba tersebut, Ridho berhasil mengalahkan 34 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Selain Lomba Tahfidz, dalam ajang Smart Teen Competition tersebut, siswa SMK Juara Subang juga berhasil meraih Juara Harapan 2 Lomba Nasyid dan Juara Harapan 1 Lomba Fotografi. Dalam waktu yang sama, SMK Juara Subang juga berhasil meraih Juara Favorit dalam Lomba Lintas Alam Islami se-Jawa Barat yang dilaksanakan oleh SMA IT Al Multazam Kuningan.

“Alhamdulillah dengan diraihnya prestasi ini menjadi salah satu bukti bahwa siswa kami bisa bersaing dalam berbagai bidang dengan siswa-siswa dari berbagai sekolah. Hal ini juga salah satu bentuk kesuksesan program Karantina Tahfidz Quran yang diselenggarakan oleh SMK Peternakan Juara Subang,” ujar Ipik Taufik, Kepala SMK Peternakan Juara Subang, Kamis (2/3).

Melihat potensi yang dimiliki oleh siswa-siswanya, Ipik mengatakan ia akan terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan minat tersebut. Sebab, kata Ipik, minat dan bakat dari SMK Peternakan Juara Subang mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kami akan selalu mendukung siswa-siswa kami dalam mengembangkan minat dan bakat mereka di berbagai bidang. Semoga prestasi ini terus menjadi pemicu siswa SMK Peternakan Juara Subang untuk eksis di tingkat nasional bahkan sampai di tingkat internasional,” pungkas Ipik.

Kesekretariatan Harus Teliti dan Cepat Untuk Mendukung Tugas Pimpinan

Dalam organisasi modern, kesekretariatan membutuhkan ketelitian dan kecepatan untuk mendukung tugas-tugas pimpinan serta untuk menentukan keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Peran sekretariat sebagai pendukung organisasi menuntut kondisi personel profesional dan mampu memberikan dukungan yang maksimal untuk mewujudkan tujuan organisasi.

Hal tersebut dikatakan Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedro saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Kesekretariatan (Rakornisset) tahun 2017, bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/3/2017).

Menurut Aspers Panglima TNI tema Rakornisset TNI tersebut hendaknya tidak hanya menjadi slogan semata, namun harus betul-betul dipahami esensinya, serta dapat diimplementasikan melalui tugas-tugas kesekretariatan dalam menyelenggarakan, mengendalikan administrasi umum dan tata kearsipan guna mendukung tugas di lingkungan TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Marsda TNI Bambang Samoedro menjelaskan bahwa, rapat koordinasi teknis ini merupakan suatu kegiatan yang sangat penting untuk memantapkan sinergitas dalam pelaksanaan tugas bidang kesekretariatan di lingkungan TNI. “Saya berharap Rakornis ini dapat dimanfaatkansebagai sarana komunikasi dan koorndinasi untuk meningkatkan kerjasama antar pembina kesekretariatan dalam rangka mendukung tugas pimpinan di lingkungan TNI,” harapnya.

Lebih lanjut Marsda TNI Bambang Samoedro menyampaikan bahwa, dalam forum Rakornis ini harus membahas permasalahan yang sering timbul, agar dapat didiskusikan bersama guna mendapatkan tindak lanjut serta mencari solusi yang terbaik dengan memperhatikan seluruh aspek, baik secara komprehensif, integral maupun holistik. “Tingkatkan sinergitas dan kerja sama antar pembina kesekretariatan melalui koordinasi antar pejabat yang menjalankan tugas kesekretariatan,” tegasnya.

Aspers Panglima TNI juga menekankan, agar semua pejabat kesekretariatan harus memiliki kesadaran untuk menerima saran, masukan dan kritikan serta segera bertindak untuk melakukan introspeksi internal terhadap kinerja selama ini, selanjutnya harus mempunyai niat dan tekad yang kuat untuk bekerja maksimal pada program kerja anggaran 2017 di bidang kesekretariatan sehinggal hasilnya lebih baik dari tahun sebelumnya. “Saya berharap agar seluruh peserta Rakornisset TNI dapat mensinergikan semua program kesekretariatan untuk mendukung pelaksanaan tugas pimpinan TNI,” pungkasnya.

Rakornisset TNI Tahun 2017 diikuti 119 peserta terdiri dari, Mabes TNI 43 orang, TNI AD 36 orang, TNI AL 18 orang dan TNI AU 17 orang serta 5 orang peninjau, dengan mengambil tema “Melalui Rapat Koordinasi Teknis Sekretariat, Kita Tingkatkan Kinerja Kesekretariatan Guna Mendukung Pelaksanaan Tugas Pokok TNI”.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto M.B.A, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Gadang Pambudi, Kababinkum TNI Mayjen TNI Markoni S.H,MH, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto S.Sos., Kapusku TNI Brigjen TNI Abdul Rasyid S.E., M.M., Kapusinfolahta TNI Marsma TNI Hadi Suwito S.E., Kapusdalops TNI Brigjen TNI Hayunadi, Kasetum TNI Brigjen TNI Ferry Zein dan Dandenma Mabes TNI Brigjen TNI T. Beny Firmansyah.

Tingkatkan Disiplin Anggota, Diaprov Kolinlamil Gelar Gaktib

Dinas Provos Komando Lintas Laut Militer (Disprov Kolinlamil) menggelar operasi penegakan dan ketertiban (gaktib) dalam rangka mencegah dan menekan berbagai bentuk pelanggaran disiplin dan pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh anggota Kolinlamil, bertempat di Markas Komando Komando Lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (16/2).
 
Kepala Dinas Provos Kolinlamil Letkol Laut (PM) J. Budi K. Ilyas mengatakan, operasi gaktib dilaksanakan secara berlanjut dan periodik dalam rangka menekan berbagai bentuk pelanggaran disiplin dan tindak pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh prajurit TNI Angkatan Laut dan Pegawai negeri Sipil (PNS) di lingkungan Komando Lintas Laut Militer.
 
Adapun tujuan dilaksanakannya operasi gaktib, menurut Kadisprov, untuk meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban bagi anggota Kolinlamil. Kegiatan sweeping seperti ini akan dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan guna menjaga dan meningkatkan kualitas kepatuhan dan kedisplinan terhadap peraturan dan hukum baik di lingkungan militer maupun sipil bagi anggota Kolinlamil.
 
Lebih lanjut dikatakan, operasi gaktib tersebut dilaksanakan sesuai dengan kebijakan Pemimpin Kolinlamil bahwa untuk mencegah sejak dini keterlibatan anggota terhadap bentuk-bentuk pelanggaran di antaranya keterlibatan dan penggunaan obat-obatan terlarang, miras, pelanggaran lalu lintas dan bentuk pelanggaran lainnya.
 
Selain itu Kadisprov menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat kondisi lingkungan kantor Kolinlamil berada dan berdekatan dengan kawasan pelabuhan serta lingkungan lainnya yang sangat kompleks, dapat menimbulkan dan mempengaruhi kondisi mental dan moral para prajurit serta berbagai bentuk kerawanan yang dapat melibatkan prajurit TNI Angkatan Laut di Kolinlamil.
 
”Bagi prajurit TNI Angkatan Laut dan PNS yang bertugas di Kolinlamil  apabila  tertangkap melakukan pelanggaran disiplin maupun serta tindak pidana lainnya tetap akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tegasnya.
 
Kegiatan operasi Gaktib dipimpin Mayor Laut (PM) Dodi P. pada saat anngota memasuki Mako Kolinlamil antara lain dilaksanakan pemeriksaan kelengkapan identitas atau kartu tanda anggota (KTA) sebagai prajurit dan PNS, kelengkapan surat-surat kendaraan maupun kelengkapan pakaian dinas sesuai dengan ketentuan.

Perpustakaan Kemenkop Kampanyekan Program Satu Jiwa Satu Buku

Pada zaman global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena pendidikan merupakan akar dari peradaban sebuah bangsa. Pendidikan sekarang telah menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang agar bisa menjawab tantangan kehidupan.

Untuk memperoleh pendidikan, banyak cara yang dapat kita capai. Diantaranya melalui perpustakaan. Karena di perpustakaan berbagai sumber informasi bisa kita peroleh. Selain itu banyak juga manfaat lain yang dapat kita peroleh melalui perpustakaan.

Menyadari hal itu, Bagian Humas dan Advokasi Hukum, Kementerian Koperasi dan UKM membuat suatu inovasi untuk menarik minat kunjungan pegawainya ke perpustaan yang mereka kelola. Mengkampanyekan program satu jiwa satu buku. Dimana setiap pegawai maupun pejabat diminta menyumbangkan buku untuk menambah koleksi perpustakaan.

“Kita tidak menargetkan seberapa banyak tapi seberapa ikhlas staf dan pegawai Kemenkop UKM ini untuk ikut berbagi. Dengan satu buku berarti juga sudah ikut membuka jendela dunia ini,” ujar Kabag Humas dan Advokasi Hukum, Darmono usai meninjau perpustakaan Kemenkop UKM di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Sejauh ini minat kunjungan pegawai ke perpustakaan ini masih cukup rendah, hal ini dikarenakan belum dikembangkan inovasi baru oleh pihak pengelola. Maka dengan program satu jiwa satu buku ini diharapkan dapat menarik minat pegawai untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di perpustakaan, termasuk membaca buku, baik tentang Perkoperasian-UKM maupun buku pengetahuan umum.

Program satu jiwa satu buku yang digagas oleh Darmono ini, berangkat dari kecilnya anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan. Darmono ingin menguji mental bawahannya agar bagaimana dengan anggaran yang kecil itu dapat dijadikan sebagai peluang untuk berinovasi dan berkreasi.

“Dengan anggaran kecil kita jangan menjadi jiwa pengeluh tapi bagaimana kekurangan itu kita jadikan peluang untuk kita berkreasi sehingga muncullah ide untuk bagaimana kalau kita mengetuk hati teman-teman di kementerian ini untuk menyumbang satu orang itu satu buku, tercetuslah ide satu jiwa satu buku,” katanya.

Bukan hanya buku saja, Darmono juga mengajak partisipasi pegawai Kemenkop UKM maupun masyarakat umum untuk menyumbangkan karya ilmiah yang pernah dibuat ke perpustakaan. Semakin banyak buku dan hasil karya ilmiah yang dihimpun, Darmono ingin menjadikan perpustakaan Kemenkop UKM sebagai tempat penelitian.

“Semakin banyak yang meneliti berarti semakin tersosialisasi Kemenkop UKM kepada masyarakat itu semakin lengkap. Kementerian juga semakin dikenal masyarakat, bukan hanya dikenal lembaganya juga tapi program-programnya dirasakan masyarakat,” tukas dia.

Tak ketinggalan, perpustakaan Kemenkop UKM ke depan akan ditata lebih baik dengan mengupdate buku pengetahuan umum maupun khusus yang terkait dengan Koperasi UKM. Konsep penataan perpustakaan juga akan berbasis teknologi digital atau mendapat bantuan komputer dalam seluruh aktifitas di perpustakaan secara menyeluruh.

“Untuk mencari buku-buku yang lebih cepat kita juga sudah mendigitalisasi judul-judul buku itu dan kita sudah bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional untuk membantu perpustakaan menata buku-buku itu sehingga terlihat menarik dan gampang untuk mencari buku apa yang dicari,” ucap Darmono.