Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Politik

Indonesia Dorong Negara-Negara di Kawasan untuk Siap Hadapi Tanggap Darurat Senjata Kimia dan Bahan Kimia Berbahaya

Sebagai salah satu wujud kewajiban dan komitmen terhadap Konvensi Senjata Kimia (KSK), Indonesia dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (Organization for the Prohibition of Chemical Weapons/OPCW) telah menyelenggarakan “Pelatihan Regional Negara Pihak Kawasan Asia terkait dengan Pasal X Konvensi Senjata Kimia dan Isu Terkait di Bidang Tanggap Darurat Senjata Kimia dan Bahan Kimia” pada tanggal 24 – 26 Maret 2015, di Bali, Indonesia.

Pelatihan tiga hari yang diselenggarakan atas kerjasama antara Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata – Kementerian Luar Negeri RI, Direktorat Industri Kimia Dasar – Kementerian Perindustrian RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, dan OPCW tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari instansi pemerintah dan kalangan industri kimia dari Afghanistan, Bahrain, Bhutan, Fiji, Filipina, India, Kamboja, Korea Selatan, Lebanon, Malaysia, Pakistan, Qatar, Saudi Arabia, Tiongkok, Yordania dan Indonesia.

Direktur Industri Kimia Dasar Kementerian Perindustrian, Bpk. Muhammad Khayam, dalam sambutan pembukanya mengatakan bahwa pelatihan tersebut dapat membentuk dan memperkuat kemampuan dasar prosedur tanggap darurat senjata kimia dan kebocoran bahan kimia berbahaya.

Pernyataan tersebut didukung oleh Head of Assistance and Protection Branch OPCW, Shawn DeCaluwe, yang menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelatihan didasari kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas negara-negara di kawasan Asia di bidang tanggap darurat menghadapi kemungkinan serangan senjata kimia dan bencana kebocoran bahan kimia berbahaya, sesuai dengan Pasal X KSK.

Pelatihan berhasil membahas dan menganalisa kerangka operasional penggelaran tanggap darurat kimia guna memastikan kesiapsiagaan yang efektif baik secara nasional maupun regional apabila terjadi insiden yang melibatkan senjata kimia dan bahan kimia berbahaya. Kerangka dimaksud mengacu pada 4 (empat) tahapan penting yaitu notifikasi insiden, respon otoritas yang berwenang, stabilisasi kondisi, dan restorasi paska insiden.

Pada akhir pelatihan, para peserta pelatihan menyampaikan kesan positif atas pelatihan tersebut yang telah membantu memperkuat mekanisme pembagian informasi, pertukaran pengetahuan dan wawasan, serta jejaring komunikasi antar personil dari berbagai negara, yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat kimia.

Pernyataan tersebut sejalan dengan salah satu tujuan pelatihan yaitu untuk meningkatkan koordinasi antar negara, terutama di kawasan Asia, dalam hal kesiapan untuk meluncurkan bantuan guna melindungi korban apabila terjadi kebocoran bahan kimia atau serangan aksi terorisme yang menggunakan senjata kimia.

Dorong Konstribusi Nasional untuk Menjaga Perdamaian Dunia, Indonesia Sambut Baik Rencana Penyelenggaraan “Bridge-Dialogues Towards a Culture of Peace”

Pada hari Rabu, 25 Maret 2015, Chairman of the International Peace Foundation (IPF), Mr. Uwe Morawetz, telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) A.M. Fachir guna membahas rencana penyelenggaraan kegiatan “Bridges-Dialogues Towards a Culture of Peace” di Indonesia.

Kegiatan “Bridges-Dialogues Towards a Culture of Peace” adalah program IPF yang dilaksanakan dalam bentuk dialog interaktif antara tokoh-tokoh penerima nobel (Nobel Laurate) dengan kalangan universitas di dunia tentang isu perdamaian, kemanusiaan, demokrasi, peningkatan kualitas pendidikan dan ilmu pengetahuan serta isu aktual lainnya. Program ini rencananya akan diselenggarakan pada bulan November 2016 sampai dengan April 2017 dan bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Menanggapi rencana penyelenggaraan “Bridge-Dialogues Towards a Culture of Peace”, Wamenlu Fachir menyambut baik dan menyampaikan apresiasinya kepada IPF. Tentunya program ini akan memperkaya pengetahuan kalangan generasi muda mengenai upaya membangun budaya perdamaian guna mencegah timbulnya konflik. Wamenlu juga menegaskan sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, Indonesia akan terus berperan aktif untuk menjaga perdamaian dan ketertiban dunia. Hal ini tentunya selaras dengan visi dan misi IPF yang mengutamakan perdamaian, demokrasi, dan dialog lintas agama. Oleh karena itu, Pemri akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan sejumlah perguruan tinggi yang terlibat guna mensukseskan penyelenggaraan  “Bridge-Dialogues Towards a Culture of Peace” mendatang.

Wamenlu RI Berbicara Mengenai Diplomasi Ekonomi di Depan DPD RI, Kepala Daerah dan Duta Besar Asing

Kementerian Luar Negeri akan terus bekerja keras dalam memperkuat fungsi diplomasi ekonomi agar dapat berkontribusi terhadap pemberantasan kemiskinan serta meningkatkan standar pendidikan dan kesehatan bagi rakyat Indonesia”. Komitmen tersebut ditegaskan kembali oleh  Wamenlu RI, A. M. Fachir, ketika berbicara di depan Pimpinan dan anggota DPD, Kepala Daerah dan Duta Besar Asing dalam acara Diplomatic Gathering yang diselenggarakan oleh DPD RI di Jakarta, 27 Maret 2015.

Lebih lanjut Wamenlu RI juga menyampaikan bahwa kedepannya diplomasi ekonomi akan lebih difokuskan untuk memiliki deliverables yang riil sehingga dampaknya dapat langsung dirasakan oleh rakyat, bukan hanya sekedar perjanjian seremonial tanpa follow-up.

Wamenlu juga berpesan agar kegiatan diplomatic gathering ini dapat terus dilakukan untuk mendorong total diplomacy, dimana stakeholders dari berbagai komponen masyarakat dapat melakukan diplomasi guna mendorong pembangunan dan memajukan perekonomian bangsa Indonesia.

Berbicara mengenai investasi di Indonesia, Wamenlu RI  menyampaikan pesan kepada para Duta Besar Asing yang hadir dengan memberikan analogi layaknya Rumah Makan Padang: “Jika puas, kabarkan ke orang lain. Jika tidak puas, kabarkan kepada kami”. Prinsip ini merupakan promosi tulus dari mulut ke mulut dan sebagai masukan untuk perbaikan kualitas dalam kinerja pemerintahan.   

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD RI tersebut membahas mengenai promosi trade, tourism and investment (TTI) dan bertujuan untuk membuka networking antara Pemimpin Daerah dan para Duta Besar negara sahabat.

Fredrich Yunadi: Otto Masih Sah Ketua Umum, DPN Peradi yang Berhak Gelar Munas

Makassar-Mediasi Online. Salah satu calon Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Dr Fredrich Yunadi menilai Otto Hasibuan masih sah menjadi Ketua Umum Peradi. Ia beralasan, posisinya belum domisioner karena Munas belum jadi dimulai dan ditunda 3 sampai 6 bulan ke depan dengan alasan keamanan.

Seperti diketahui Otto Hasibuan pada jumat (27/3/2015) pukul 20.30 wita, dihadapan peserta Munas menunda Munas karena keamanan yang tidak kondusif untuk dilanjutkannya Munas.

Usai Otto menutup, kubu Juniver Girsang kemudian melanjutkan Munas di hotel yang sama ruangan yang berbeda. Secara aklamasi Juniver terpilih jadi Ketua Umum.

Sementara di ruang utama Munas, Luhut Pangaribuan, Humphrey Djemat dan Hasanudin Nasution ditetapkan sebagai caretaker oleh kubu mereka karena Otto menunda Munas.

Dengan demikian setidaknya ada tiga kubu Munas Peradi yang berlangsung di hotel Grand Clarion Makassar, Sulawesi Selatan ini.

Menurut Fredrich Yunadi, Otto beserta pengurus DPN lainnya masih sah. “Alasan menunda Munas ini keputusan Dewan Pimpinan Nasional Peradi, bukan keputusan Otto Hasibuan sendiri, jadi Otto masih sah jadi Ketua Umum,” kata Yunadi kepada wartawan di hotel Grand Clarion, sabtu (28/3/2015).

Ia juga mengatakan, untuk memberhentikan Ketua Umum ada mekanismenya, tidak serta merta diberhentikan tanpa ada alasan.

“Kita harus menghormati AD/ART, kan sidang itu telah ditunda, kalau sudah ditunda maka tidak bisa dibuka lagi. Carateker itu hak dia apa, mereka tidak mempunyai wewenang, mereka bukan menyatukan justru memecahbelah organisasi advokat,” tegas Yunadi.

Ia meminta agar semua pihak kembali ke AD/ART, biarlah DPN yang akan kembali menggelar Munas.

Lanud El Tari Melaksanakan RAT Primkopau

Danlanud El Tari Kolonel Pnb Andi Wijaya,S.Sos, selaku Pembina Primkopau Lanud El Tari secara resmi membuka Rapat anggota Tahunan tahun 2014 bertempat di ruang Briefing Lanud El Tari yang diikuti 70 % anggota Lanud El Tari baik Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Lanud El Tari. (24/03).

Dalam sambutannya Komandan Lanud El Tari Kolonel Pnb Andi Wijaya,S.Sos, menyampaikan bahwa koperasi dianggap ada apabila dapat memberikan manfaat dan dapat menimbulkan semangat usaha bagi para anggotanya, untuk itu pengurus koperasi harus memperhatikan aspirasi anggota serta aspek disiplin dan kejujuran yang harus dijunjung tinggi demi kemajuan koperasi. Rapat akhir tahun ini merupakan bentuk evaluasi kinerja koperasi sehingga kedepan koperasi dapat memperbaiki kinerjanya agar lebih baik lagi dengan mengakomodir usaha-usaha yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan bagi anggota koperasi itu sendiri.

Kemudian Ketua Primkopau Lanud El Tari Letda Kes Danang dalam Rapat Anggota Tahunan ini menyampaikan Laporan Pertanggung jawaban Pengurus meliputi Perhitungan Sisa Hasil Usaha per 31 Desember 2014, Neraca per 31 Desember 2014, serta Rencana Program Kerja dan Anggaran Primkopau Lanud El Tari Tahun 2015 mendatang.

Kapolda Jawa Barat Dukung Kegiatan-Kegiatan BPI dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

 

Bandung-Mediasi Online. Polda Jawa Barat mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Peneliti Independen Kekayaan Pejabat Negara dan Pengusaha Nasional (BPI KPNPN) di dalam upaya Pemberantasan Korupsi dan Penegakan Hukum di Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Hal itu seperti disampaikan oleh Ketua Umum BPI KPNPN Rahmad Sukendar kepada wartawan usai diterima Kapolda Jawa Barat Irjen Pol M Iriawan SH MH Msi beserta jajarannya.

Pertemuan dalam rangka audiensi BPI dengan Kapolda Jabar itu berlangsung di Mapolda Jawa Barat pada Rabu (25/2/2015) siang sekitar pukul 10 hingga 11 Wib.

Kapolda Jawa Barat juga didampingi oleh KaBNP Brigjen Pol Anang Prananto dan Kabid Provam Kombes Pol Sudrajat, Dirbinmas Kombes Erwin c Rusmana dan Dir Intel. Sedangkan dari BPI dipimpin langsung oleh Ketua Umumnya Rahmad Sukendar, Ketua Harian Drs Bobby Ben Floris, Wakil Sekjen Jatmoko Suandanu SE Msi, Dir Hukum Saeful Hidir SH MH dan Kadiv Humas Drs Sudjiharto.

“Salah satu pesan beliau kepada BPI, meminta agar BPI ikut menyuarakan kepada masyarakat bahwa jangan ada upaya mengkriminalisasi Polri begitujuga Polri tidak ada upaya untuk membubarkan KPK, mari kita perkuat KPK dan perkuat juga Polri,” kata Rahmad Sukendar menirukan ucapan Kapolda kepada BPI.

Kapolda juga mengungkapkan, untuk memperbaiki institusi Poilri dan KPK yang harus dibenahi adalah Sumber Daya Manusia (SDM,red) nya.

Kapolda Jawa Barat juga menyatakan kesediaannya untuk menghadiri seminar nasional yang akan diselenggerakan oleh BPI tentang Pencegahan Korupsi dan Penegakan Hukum di Indonesia yang akan digelar di Jawa Timur pada pertengahan April 2015 nanti. Seminar itu akan mengambil tema “BPI Bersama Masyarakat dalam Pencegahan Korupsi dan Penegakan Hukum di Indonesia”.

Penyelamatan 18 ABK WNI Kapal Berbendera Jepang FV Shofuku Maru 78 yang Terbakar di Perairan Barat Laut Australia

Pada tanggal 14 Maret 2015 sekitar pukul 20.00 AEST, KJRI Perth menerima informasi dari Australia Maritime Safety Authority (AMSA) melalui KBRI Canberra bahwa sebuah kapal penangkap ikan berbendera Jepang, FV Shofuku Maru 78 mengalami kebakaran pada posisi 358 nautical mile di Barat Laut kota Dampier, Australia Barat. Terdapat 24 ABK yang bekerja pada kapal ini dan 18 orang di antaranya adalah ABK WNI.

KBRI Canberra dan KJRI Perth telah berkoordinasi dengan Pihak AMSA dan memperoleh konfirmasi bahwa seluruh ABK tersebut berhasil diselamatkan oleh kapal berbendera Yunani, MV Axios. Pada saat penyelamatan, kapal FV Shofuku Maru 78 masih dalam keadaan dilalap api.

KJRI Perth telah berhasil berbicara dengan salah satu perwakilan ABK WNI yang menyampaikan bahwa seluruh ABK WNI selamat serta berada dalam kondisi sehat. Selanjutnya, pihak AMSA telah berkoordinasi dengan SAR Australia untuk proses evakuasi para ABK WNI menuju pelabuhan terdekat di wilayah Australia, yakni Port Hedland, yang jaraknya sekitar 1648 km arah utara Perth. Para ABK WNI akan diberikan penginapan di Port Hedland sambil menunggu proses lebih lanjut untuk kepulangan ke Indonesia.  

Saat siaran pers ini dibuat para ABK WNI tersebut sedang menuju Port Hedland, Australia Barat dan diperkirakan tiba pada pukul 21.00 waktu setempat (KJRI Perth).

The Jupiters Siap Belah Langit Langkawi, Malaysia

Meski pagi itu kabut tipis menghias langit atas Bumi Sriwijaya, hingga semburat merah pertanda kemunculan sang surya pagi di ufuk timur sedikit terhalang, namun semangat tetap membara di dada Elang-Elang Perkasa Bumi Maguwo, Yogyakarta yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team TNI Angkatan Udara.   Tidaklah sia-sia ksatria-ksatria udara yang dilahirkan dari kawah candradimuka, senantiasa siap di medan laga kepakkan sayap langlang bhuana belah langit nusantara hingga mancanegara. Sementara sisi lain, kegigihan dan semangat pendukung yang menyertaipun tiada beda.   Kokok ayam di pagi buta seolah sebagai tanda mereka mulai bekerja dengan saling bahu-membahu mempersiapkan kesiapan pesawat-pesawatnya.

Sesuai doktrin ksatria ; Tanggap, Tanggon dan Trengginas, dibawah panji Swa Bhuana Paksa, dengan do’a dan upaya senantiasa merajut asa demi nama harum dan kejayaan bangsa dan Negara.

Event internasional di mancanegara “Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2015 tanggal 17 hingga  21 Maret 2015, menunggu kehandalan kiprahmu.   Bukalah mata dunia, dan kibarkan Merah Putih dengan mengukir prestasi keberhasilan gemilang seperti saat berada di daerah-daerah di Indonesia, nama besar The Jupiters, Tim Aerobatic kebanggaan TNI Angkatan Udara dan bangsa Indonesia, selalu melekat di dada.   Sapa hangat setiap saat kehadirannya kian terasa karena pesona dan

Hari ini, Kamis (12/3), setelah siap segalanya, tepat pukul 08.45, The Jupiters bersama crew pendukungnya, dihantar oleh Komandan Lanud Palembang, Letkol Pnb. Sapuan, S.Sos. dan seluruh Anggota, take of meninggalkan Lanud Palembang menuju Lanud Roesmin Nurjadin guna melanjutkan misinya.   Selamat jalan dan sukses selalu The Jupiters, masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan menanti kehadiranmu kembali di event Sriwijaya International Air Show (SIAS) 2015 mendatang.

Dubes RI untuk Hongaria, Wening Esthyprabo Fatandari Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Hongaria Janos Ader

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Hongaria, Ibu Wening Esthyprobo Fatandari telah menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Hongaria, Yang Mulia János Áder. Upacara penyerahan Surat Kepercayaan tersebut dilakukan di Istana Sándor, Budapest, pada tanggal 9 Maret 2015, waktu setempat.

Acara penyerahan Surat-surat Kepercayaan diawali dengan Upacara Kehormatan yang dilakukan oleh Guard of Honour. Setelah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan, Duta Besar RI juga berkesempatan untuk melakukan pembicaraan tertutup dengan Presiden János Áder.

Dalam pembicaraan tersebut, Duta Besar RI menyampaikan salam hormat dari Yang Mulia Presiden Joko Widodo kepada Presiden János Áder dan seluruh rakyat Hongaria. Dubes RI juga menyampaikan mengenai perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan Hongaria yang selama ini telah terjalin dengan baik yang mana di tahun 2015 ini, tepatnya tanggal 26 Juni 2015, Indonesia dan Hongaria akan memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Hongaria. Selain itu, Duta Besar Wening Esthyprobo menyampaikan mengenai prioritas kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo serta menyampaikan keyakinannya bahwa Hongaria merupakan salah satu mitra strategis bagi Indonesia dalam mewujudkan prioritas kebijakan ekonomi tersebut, utamanya terkait peningkatan nilai perdagangan kedua negara.

Duta Besar Wening Esthyprobo juga menyampaikan harapannya untuk terus meningkatkan kerja sama yang telah terjalin di antara kedua negara, seperti kerja sama di bidang infrastruktur, pendidikan, sosial budaya, serta people-to-people contact.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden János Áder menyinggung dua kerja sama penting yang diberikan oleh Pemerintah Hongaria yaitu mengenai implementasi Frame Agreement pembiayaan bantuan kredit senilai USD 50 juta untuk program pengadaan air bersih di ibu kota kecamatan di Indonesia dan tawaran beasiswa dari Pemerintah Hongaria bagi 50 mahasiswa Indonesia. Presiden János Áder menyampaikan harapannya agar kedua kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan.

Rangkaian upacara penyerahan Surat-surat Kepercayaan diakhiri dengan upacara peletakan karangan bunga oleh Dubes RI di Tugu Pahlawan Heroes’ Square dan disaksikan oleh Warga Negara Indonesia yang tinggal di Budapest.

Kemenlu RI Akan Kerja Sama dengan Sinergi Indonesia dalam Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI menyambut baik keinginan Sinergi Indonesia (SI) untuk turut berperan dalam Side Event Konferensi Asia-Afrika April mendatang. Pernyataan ini disampaikan Wamenlu RI saat menerima perwakilan dari SI yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam Ad Hoc Working Group South-South Cooperation.

Selama ini SI aktif melakukan berbagai advokasi dan kegiatan yang melindungi dan memajukan masyarakat ‘akar rumput’ di Indonesia. Didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Direktur Kerja Sama Intra Kawasan Asia dan Pasifik, dan Direktur Diplomasi Publik, Wamenlu kembali menegaskan bahwa tanpa disadari, apa yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat di SI sudah merupakan salah satu bentuk citizen diplomacy dan SI telah menjadi diplomat bagi Indonesia.

Wamenlu mengingatkan bahwa Peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-60 tidak hanya merupakan selebrasi, melainkan upaya mempertahankan sisi keadilan bagi seluruh negara anggota Asia-Afrika, dimana semua negara yang dulunya belum merdeka kini berdiri sama tinggi.

Pertemuan ditutup dengan komitmen dari Kementerian Luar Negeri untuk terus mendukung dan memfasilitasi peran serta masyarakat umum dalam semangat Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika yang dapat memberikan bobot penting bagi penguatan kerja sama Selatan-Selatan.