Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Reformasi Koperasi Diharapkan Jumlah Koperasi Turun, Anggotanya Meningkat

Untuk membenahi data koperasi di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan reformasi koperasi, yang antara lain membubarkan koperasi yang sudah tidak aktif. Seperti diketahui, hingga kini koperasi yang aktif berjumlah 152 ribuan, More »

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

LPDB Kemenkop Perkuat Modal UKM Sektor Perikanan di Sumbar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendukung pengembangan UKM sektor Kelautan dan Perikanan di Provinsi Sumatera Barat. Dukungan itu ditandai dengan pemberian bantuan perkuatan modal usaha melalui More »

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

DPN Peradi Kecam Penganiayaan terhadap Advokat yang Sedang Jalankan Profesinya

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) mengecam terjadinya dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Advokat Hamzah Zees, pada Kamis (17/7/2017) sekitar jam 09.30 Wita. Hamzah Zees merupakan anggota Peradi dengan Nomor More »

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang More »

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia Sukses Menyelenggarakan Perayaan satu Dasawarsa SMESCO

SMESCO Indonesia telah selesai menggelar perayaan Satu Dasawarsa sebagai wujud Dedikasi SMESCO untuk KUMKM Indonesia yang dikemas dalam berbagai rangkaian acara yang digelar dari tanggal 18 sampai 21 Juli 2017 di Gedung More »

 

Category Archives: Polkam

Dansatgas Indobatt-03 Pimpin Patroli Periksa Pagar Pembatas Camp di Sudan

Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 yang dipimpin Komandan Satgas (Dansatgas) Letkol Inf Syamsul Alam, S.E melaksanakan patroli keliling pagar perbatasan camp garuda dalam rangka kegiatan operasional Satgas Indobatt-03 di Super Camp, El Geneina, Sudan-Afrika, Rabu (10/5/2017).

Dalam rangka kesiapsiagaan Pasukan Garuda, Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam yang didampingi Kapten Inf Dimas Edy Furqoni sebagai Kasi Mio dan Lettu Czi Bobby Andrias sebagai Danton Zeni mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan pemeriksaan kesiapan Satgas Indobatt-03 khususnya dalam menghadapi tuntutan pelaksanaan tugas yang diperintahkan Unamid dalam menghadapi dinamika yang terus berkembang.

“Saat melaksanakan patroli, Pasukan Garuda menemukan kawat pagar yang rusak dan selanjutnya memperbaiki kawat berduri tersebut satu persatu,” kata Letkol Inf Syamsul Alam.

Lebih lanjut Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan, selain memperbaiki kawat pagar berduri yang rusak, kegiatan operasi ini merupakan upaya Indobatt-03 dalam meminimalisir dan mengantisipasi apabila terjadi yang tidak diinginkan. “Upaya ini untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Super Camp sekaligus juga untuk melihat, mengasah profesional prajurit di lapangan,” ucapnya.

Prajurit TNI Laksanakan Bakti Sosial di Darfur

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) melaksanakan silaturahim dan kegiatan bakti sosial berupa bantuan sembako, batik dan Al-Quran di Masjid Firdaus (Masjid Garuda), El Geneina, Sudan-Afrika, Senin (8/5/2017).

Kegiatan ini merupakan bantuan kemanusiaan yang lebih dikenal dengan Cimic (Civil Military Coordination) dan rutin dilaksanakan oleh Pasukan Garuda TNI yang bertugas di Darfur Barat.

Mengawali pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan tersebut, Letkol Inf Syamsul Alam, S.E memperkenalkan diri sebagai Komandan Satgas Indobatt-03 yang baru, juga sebagai ajang silaturahim kepada penduduk daerah setempat. “Kegiatan Cimic berupa bakti sosial ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian pasukan Garuda Indobatt-03 kepada masyarakat El Geneina, Sudan,” katanya.

“Rangkaian kegiatan bakti sosial ini dapat terselenggara dengan baik sesuai harapan berkat dukungan dari jajaran masyarakat setempat dan terjalin hubungan yang sudah terbina dari Satgas sebelumnya, ujar Letkol Inf Syamsul Alam.

Dansatgas Indobatt-03 menyampaikan bahwa sasaran fisik pemberian bantuan ini meliputi perbaikan sarana dan prasarana tempat ibadah serta sasaran non fisik berupa, pemberian bantuan sembako, baju batik, dan Al-quran.

Selain pemberian bantuan juga menampilkan seni Marawis dari Pasukan Garuda Indobatt-03 dibawah koordinator Kapten Chb Dimas Bagus Mudanton yang sehari-hari bertugas sebagai Pasi Mic Satgas Yonkomposit XXXV-C/Unamid dan dibantu oleh Kapten Mar Abdul Rahman Salih sebagai Interpreter Bahasa Arab.

Sementara itu, Syeikh KH Hasan Ibrahim mengucapkan terima kasih yang mendalam dengan memberikan 3 (tiga) ekor kambing sebagai ungkapan rasa tali persaudaraan kepada Satgas Yonkomposit XXXV-C/Unamid atas kunjungannya dan telah banyak membantu masyarakat daerahnya.

Hadir pada acara tersebut antara lain, Letkol Arm Hadi Purwanto Chief G3, beberapa Perwira Satgas Indobatt-03, Syeikh KH Muhammad dan masyarakat lokal.

Pasukan Garuda Bersihkan Sungai di Afrika Tengah

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di bawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., selaku Komandan Satgas (Dansatgas), mendapat tugas dari Minusca untuk membersihkan dan melebarkan sepanjang aliran sungai di daerah PK 5 Kota Bangui, Afrika, Tengah.
Dansatgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko saat berada di Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah, Sabtu (6/5/2017) menyampaikan bahwa, masyarakat Republik Afrika Tengah khususnya yang bertempat tinggal di daerah PK 5, mereka mengeluh kondisi sungai yang sangat kotor dan di tumbuh rumput-rumput liar serta banyak sampah menyumbat aliran sungai.

“Kalau saat musim hujan tiba aliran sungai akan meluap ke perumahan Warga PK 5 dan Pasar Tradisional, sehingga warga PK 5 tidak bisa beraktifitas. Dalam hal ini anggota Satgas kizi TNI diminta untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut,” kata Mayor Czi Widya Wijanarko.

Mayor Czi Widya Wijanarko memerintahkan Danton Albert Kizi TNI Lettu Czi Raden Fredy. S dengan peralatan beratnya untuk membersihkan sungai tersebut.

Sementara itu, Danton Albert Kizi TNI Lettu Czi Raden Fredy. S mengatakan, pekerjaan ini memerlukan waktu satu minggu, dimulai dengan pengerjaan pelebaran dan pembersihan bantaran sungai, karena kondisi tanah dipinggiran sungai berlumpur sehingga alat berat kesulitan untuk berpindah.

Lebih lanjut Danton Albert Kizi TNI menekankan kepada Operator Excavator untuk selalu menjaga faktor keamanan dan keselamatan bekerja, walaupun dalam pekerjaan selalu mendapat pengamanan dari Tim Pengamanan (Escot), karena di sekitar pekerjaan banyak masyarakat dan anak-anak yang sangat antusias untuk melihat pekerjaan tersebut.

“Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari warga dan Kepala Desa PK 5. Karena hal seperti ini langsung menyentuh kepada masyarakat lokal dan juga merupakan salah satu cara pendekatan terhadap warga sekitar,” ujar Danton Albert Kizi TNI.

Panglima TNI : Siswa Sesko TNI Harus Kreatif dan Inovatif Kembangkan Strategi Pertahanan

Menyikapi perkembangan lingkungan strategis, Perwira Siswa Sesko TNI harus mampu berfikir lebih kreatif dan inovatif guna menghasilkan sesuatu yang baru bagi kepentingan dan kebijakan strategis pertahanan negara.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) XLIV TA. 2017 di Aula Serasan Sesko TNI, Jl. R. A. A. Martanegara No 11, Jawa Barat, Selasa (2/5/2017).

“Saya berharap agar seluruh Perwira lulusan Sesko TNI dimasa yang akan datang, memiliki kemampuan negosiasi dan diplomasi, mampu menganalisa perkembangan situasi secara cepat serta memahami struktur dan rantai komando kepemimpinan di TNI sehingga semua yang dilakukan terukur,” kata Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, Sesko TNI tidak hanya dituntut untuk melahirkan prajurit-prajurit cerdas dan siap melaksanakan tugas, namun juga dituntut melahirkan prajurit generasi muda TNI yang berkepribadian, kepemimpinan yang visioner, tangguh dan mampu mengembangkan serta mengawal jati diri TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa Siswa Sesko TNI adalah Perwira-Perwira yang terpilih, terseleksi secara ketat dan objektif serta diamati riwayat karier sejak menjadi prajurit TNI. “Siswa Sesko TNI selalu diamati mulai dari sejak kelulusan dari Akademi TNI baik Akmil, AAL dan AAU serta jenjang pendidikan militer lanjutan, secara konsisten memiliki jiwa kepemimpinan,” ucapnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap agar Sesko TNI sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI dapat menghasilkan output Perwira TNI yang bisa menguasai sekaligus mampu menerapkan manajemen modern dengan basis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu membuat perencanaan militer dalam rangka pertahanan negara yang kuat dan disegani.

“Perwira Siswa Sesko TNI diharapkan mampu menyusun dan merencanakan strategi pertahanan negara secara komprehensif sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis yang terjadi serta memperhatikan perkembangan geopolitik dan geostrategis dalam rangka menjamin kepentingan nasional,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa tantangan pertahanan dan keamanan dunia pada lingkungan strategis kedepan tidak ringan melainkan semakin bertambah berat dan kompleks. “Perubahan lingkungan strategi bergerak dengan sangat dinamis dipengaruhi oleh globalisasi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat baik secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis dalam menghadapi Proxy War,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa siswa Sesko TNI sebagai Kader Pimpinan TNI yang tangguh dan profesional harus memiliki disiplin, dedikasi serta kesungguhan agar memperoleh pencerahan intelektualitas dan spiritual menyongsong penugasan yang akan dihadapi. “Saya minta, siswa Sesko TNI harus memupuk dan memperteguh komitmen integritas TNI yang berbasis pada Kepribadian Pancasila, prajurit yang berjiwa Sapta Marga serta menjunjung tinggi Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI dan kode etik Perwira Budhi Bhakti Wira Utama,” jelasnya.

Diakhir pengarahannya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan kepada para Perwira siswa mancanegara sebagai Duta Bangsanya yang dikirim untuk melaksanakan pendidikan di Indonesia agar dapat belajar tentang budaya-budaya yang ada, sebagai modal kerja sama antar lembaga pertahanan dimasa yang akan datang. “Saya percaya dan berkeinginan siswa mancanegara dapat mengikuti pendidikan dengan sebaik-baiknya di Indonesia dengan segala kekayaan budayanya di Lembaga Sesko TNI maupun dalam beradaptasi dan bersosialisasi di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Satgas Konga XXXV-C/Unamid Gelar Peringatan Isra Mi’raj di Afrika

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Batt alion03 menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H, bertempat di Masjid At-Tauhid Kesatrian Indobatt-03  Super Camp, El Geneina, Sudan Afrika, Sabtu malam (29/4/2017).

Sebelum ceramah dimulai, pasukan garuda menampilkan pentas marawis dari tim marawis Satgas Yon Komposit Konga XXXV-C/Unamid dan pembacaan ayat suci Al Qur’an surat Al-Isro oleh Serka Amirudin, sambutan Dansatgas kemudian  dilanjutkan pemberian materi peringatan Isra Mi’raj yang disampaikan oleh Ustadz Idris  “Tentang Perjalanan Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan perintah Allah SWT untuk melaksanakan Sholat lima waktu” dan peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri seluruh anggota yang beragama islam.

Dalam sambutannya  Dansatgas Yon Komposit Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj mempunyai arti penting bagi umat islam, khususnya bagi keluaga besar Satgas Yon Komposit untuk menggugah kembali kesadaran umat Islam agar lebih memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT terutama dalam menegakan Sholat lima waktu sehingga kiprah pengabdian kepada negara dan bangsa senantiasa mendapat bimbingan dan ridho Allah SWT.

Kali ini penyelenggaraan peringatan Isra Mi’raj mengambil tema “Jadikan Hikmah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1438 H/2017 M Untuk   Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan, Disiplin, loyalitas, serta pengabdian prajurit guna terwujudnya TNI yang hebat, profesional dan dicintai rakyat”.  

Tema ini memberikan pesan bahwa hikmah pemahaman nilai-nilai Isra Mi’raj dan perintah Sholat lima waktu sangat dibutuhkan dalam membentuk disiplin dan moralitas pribadi prajurit dalam melaksanakan tugasnya.

Acara peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri oleh Letkol Caj Fajar Chief G1, Letkol Arm Hadi Purwanto Chief G3,  para Perwira dan seluruh anggota Satgas Yon Komposit Konga XXXV-C/Unamid.

24 Negara MPAT Tempest Express Sepakati Respon Cepat Penanganan Bencana

Sebanyak 24 negara kawasan Asia Pasifik yang telah mengikuti Multinational Planning Augmentation Team (MPAT) Tempest Express-30, mulai tanggal 20 s.d 28 April 2017 di Jakarta, menyepakati respon cepat terhadap bencana gempa bumi nasional dan multinasional. Demikian dikatakan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksma TNI Nurhidayat mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menutup secara resmi Seminar MPAT Tempest Express-30 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Laksma TNI Nurhidayat mengatakan bahwa bencana alam terjadi tidak hanya di suatu negara yang sudah siap meresponnya, tetapi fakta membuktikan bahwa bencana alam lebih sering terjadi di luar prediksi serta melebihi kapasitas negara setempat untuk menanganinya sendiri. “Skenario yang digunakan dalam MPAT Tempest Express-30, adalah bencanaredik alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, angin topan dan yang berkaitan dengan cuaca, yang dapat terjadi sewaktu-waktu di mana saja, tidak mengenal batas wilayah,” kata Laksma TNI Nurhidayat.

Waasops Panglima TNI Laksma TNI Nurhidayat juga menyampaikan bahwa, dalam Latma MPAT Tempest Express-30 kita belajar dan bersiap diri menghadapi bencana apapun yang mungkin terjadi, secara mandiri, lintas sektoral baik nasional maupun multinasional. “Kita harus menjadi “pro-responsive” dengan berharap yang terbaik, namun bersiap menghadapi yang terburuk,” ucapnya.

Lebih lanjut Waasops Panglima TNI menuturkan bahwa, tahun ini peserta MPAT Tempest Express-30 merencanakan respon cepat terhadap bencana gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta, dalam skenarionya yang mencakup perencanaan evakuasi terkait potensi dua bencana susulan yakni letusan Gunung Merapi dan Radiasi Nuklir di Sleman Yogyakarta. “Negara Indonesia, Amerika Serikat dan negara-negara MPAT Tempest Express-30 sepakat untuk merespon bersama bencana alam di Yogyakarta dan melaksanakan penanganannya serta memadukan berbagai kemampuan menanggulanganinya,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Waasops Panglima TNI Laksma TNI Nurhidayat menyampaikan bahwa Latma MPATTempest Express-30 telah menjadi workshop antar instansi multinasional yang sukses, mulai dari rapat perencanaan, hingga survey lokasi, perencanaan respon cepat di ketiga working group (radiological evacuation working group, volcano evacuation working group, humanitarian community and regional organizations subjects working group) serta rapat koordinasi Multi-Agency Coordination Center dan Multi-National Coordination Center dapat berjalan dengan lancar berkat keseriusan serta adanya bekal pengetahuan dan pengalaman para peserta, yang didukung oleh fasilitator dan narasumber yang profesional.

“Atas nama Panglima TNIJenderal TNI Gatot Nurmantyo, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas semua kerja keras para partisipan, yang telah menjadi bagian dari Tanggap Bencana Terpadu Multinasional,” kata Laksma TNI Nurhidayat.

Kegiatan MPAT Tempest Express-30 yang terselenggara atas kerjasama TNI dengan US Pasific Command (USPACOM), diikuti oleh 24 negara yaitu Australia, Cambodia, Maldives, New Zealand, Philippines, Sri Lanka, Tuvalu, Vanuatu, Bangladesh, Canada, Indonesia, Korea, Brunei, Germany, Italy, Malaysia, Nepal, Papua New Guinea, Singapore, Thailand, United Kingdom, Vietnam, Solomon Island, Tonga, dan United States.

Dalam Latma TMPA Tempest Express-30, terdapat pula instansi pemerintah yang terlibat yaitu Kemensos, Kemenkes, Pemprov Yogyakarta, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, BNPB, BPBD Yogyakarta, BATAN Yogyakarta, Kantor SAR Yogyakarta (Basarnas/SAR), Polda Yogyakarta (District Police).

Turut hadir dalam upacara penutupan diantaranya, Kaskohanudnas I TNI AU Marsma TNI Fachri A, Wakapuskes TNI AD Brigjen TNI dr. Heru, Kolonel Andrew Marble Athan USA di Indoneisa dan Stephen Takekoshi Kepala Bagian Kerjasama Latihan dan Program Multinasional (USPACOM J712).

Jenderal Pakistan Kunjungi Markas Indobatt-03 di Sudan

Force Chief of Staff Unamid Brigjen Kashif Naveed Abbasi (Pakistan) didampingi Komandan Sector West Brigjen Asrat Ahmad (Etiopia) beserta rombongan AgFc dan SWC mengunjungi Markas Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) 03 dalam rangka kunjungan kerja, di Super Camp El Geneina, Sudan Afrika, Jumat (29/4/2017).

Kedatangan rombongan AgFc dan SWC dipimpin Brigjen Kashif Naveed Abbasi disambut dengan upacara jajar kehormatan serta tepuk tangan yang meriah dan selanjutnya menerima laporan Komando dari Komandan Satgas Yon Komposit XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. di ruang briefing yang dihadiri oleh Perwira Satgas. Kemudian dilanjutkan memperkenalkan diri dan paparan Komandan Satgas dengan menjelaskan tentang situasi kondisi wilayah kerja Satgas di bidang operasi, personel, material, logistik dan seni budaya.

Setelah menerima laporan Komando dari Dansatgas, Brigjen Kashif Naveed Abbasi mengadakan tatap muka dengan para Perwira Satgas, dalam sambutannya beliau memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh prajurit diantaranya, bagaimana cara berinteraksi dengan orang sipil (Civilian) secara baik agar tidak mempersulit saat melakukan interaksi patroli di luar area Super Camp. “Untuk itu harus selalu bekerja sama dengan Millops, melindungi dan saling tegur sapa dengan warga sipil saat berada di luar maupun sesama prajurit di sekitar Super Camp,” ucapnya.

Kedatangan dan kunjungan Force Chief of Staff Unamid Brigjen Kashif Naveed Abbasi beserta rombongan selain memberikan pengarahan bertujuan untuk lebih mempererat hubungan persahabatan diantara Satgas-Satgas di wilayah Super Camp yang selama ini sudah terjalin dan berjalan dengan baik.

Sebelum acara selesai, dilaksanakan pemberian cindera mata dari Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. kepada Brigjen Kashif Naveed Abbasi dan foto bersama di taman Indobatt Garden. Hadir pada acara tersebut Letkol Caj Fajar Chief G1, Letkol Arm Hadi Purwanto Chief G3 dan rombongan perwakilan dari negara-negara yang ikut dalam Satgas PBB.

Panglima TNI : Dedikasi Prajurit TNI Wujud Komitmen Indonesia terhadap Misi Perdamaian PBB

Dedikasi prajurit yang telah tunjukan adalah wujud komitmen Indonesia terhadap misi perdamaian dan kesejahteraan dunia yang secara langsung dapat meningkatkan kredibilitas Indonesia dan TNI di forum internasional serta memperbesar kemampuan lobi dan posisi tawar Indonesia dalam percaturan politik dunia.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menerima kedatangan 800 prajurit TNI Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid dibawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto sebagai Komandan Satgas, dalam suatu upacara militer di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/4/2017).

“Saya merasa bangga, kalian kembali dengan selamat dan membawa harum nama bangsa Indonesia, setelah setahun kalian melaksanakan tugas negara dan semoga rasa bangga saya ini juga menjadi kebanggaan kalian semua,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa secara umum, dinilai berhasil dalam mengemban tugas negara yang dipercayakan dunia untuk melaksanakan misi perdamaian dunia di Darfur, Sudan, Afrika. “Kehadiran pasukan TNI dalam misi perdamaian dunia senantiasa di nanti-nantikan oleh PBB,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwasanya Komandan Sektor Barat, langsung menyambut dan memberi apresiasi dengan menyatakan rasa bangganya bisa bertemu dengan pasukan Kontingen Garuda dari Indonesia. “Komandan Sektor Barat memberikan pujian karena Kontingen Garuda memiliki semangat luar biasa, yang menunjukan betapa tingginya semangat juang dan militansi pasukan Indonesia untuk melaksanakan tugas terbaiknya dalam misi perdamaian PBB, termasuk di Darfur,” katanya.

Tidak hanya itu, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga sudah mengetahui apa yang disampaikan oleh Force Commander UNAMID, yang sangat terkesan dengan performa pasukan Indonesia sejak bergabung di UNAMID, yang menilai betapa tingginya profesionalisme pasukan Indonesia. “Ini merupakan bentuk pengakuan, betapa kontribusi TNI pada misi Pasukan Perdamaian Dunia begitu besar, sekaligus menegaskan kepada kita bahwa kalian memiliki peran besar sebagai duta bangsa di dunia internasional. Oleh karena itu, kita harus senantiasa mampu menunjukan, bahwa pasukan TNI memang pasukan berkelas dunia,” ucapnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terimakasih kepada Konga XXXV-B/Unamid, beberapa waktu lalu ditemukan Kontingen Pasukan PBB yang berasal dari Indonesia terindikasi terlibat dalam upaya penyelundupan senjata. Namun demikian setelah diteliti semua data dan fakta, tidak ada satupun pasukan TNI yang terlibat didalamnya. “Kalian sunguh mampu menjaga disiplin maupun kehormatan TNI, bangsa dan negara Indonesia, saya bangga dengan kalian semua,” imbuhnya.

“Begitu pula dengan penguatan kapasitas dan kapabilitas misi perdamaian TNI merupakan penguatan peran dan profil internasional TNI, sekaligus sebagai bagian penguatan dalam konteks pelaksanaan peran dan tugas TNI,” tandas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakasad Letjen TNI M. Erwin Syafitri, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI M. Setyo Sularso, Danjen Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, para Asisten Panglima TNI dan Angkatan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, dan para Kabalakpus Mabes TNI.

 

800 Pasukan Pemeliharaan Perdamaian Tiba di Sudan

Sebanyak 800 Prajurit TNI Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) 03 yang akan bertugas sebagai Pasukan Pemeliharaan Perdamaian dibawah bendera PBB, dengan menggunakan Pesawat UN (United Nation) Boeing 767 beberapa waktu telah tiba di Bandara Al Shaheed Sebera, El Geneina, Sudan-Afrika.

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid dipimpin Komandan Satgas Letkol Inf Syamsul Alam S.E., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Para Raider 433/Julu Siri Kariango Sulawesi, Brigif Para Raider 3 dibawah Divisi Infanteri 1/Kostrad, dengan Wakil Komandan Satgas Mayor Inf Jenris Yulmalvinas.

800 personel TNI Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid, terdiri dari 54 Perwira, 189 Bintara, 541 Tamtama, dan 16 Wanita TNI dengan Main Body sebanyak 499 personel dari Battalion Infanteri Para Raider 433/JS Makassar.

Selama berada di daerah misi, Pasukan Garuda di bawah bendera PBB akan menjalankan tugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia di wilayah Darfur, Sudan-Afrika, yang bertujuan mengurangi tindakan kekerasan yang terjadi di daerah misi serta untuk memantau Perjanjian Perdamaian atau Darfur Peace Agreement (DPA) antara pemerintah Darfur dengan para kelompok bersenjata penentang pemerintah Darfur.

Satgas Kontingen Garuda XXXV-C/Unamid merupakan misi Satgas TNI ketiga menggantikan Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid. Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Konga XXXV-C/Unamid akan ditempatkan pada dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 (tiga) Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina.

Kapuskersin : TNI-VPA Tingkatkan Kerja Sama Militer

Pusat Kerja Sama Internasional (Puskersin) TNI melaksanakan pertemuan dengan The Vietnam People’s Army (VPA) yang dipimpin oleh Deputy of Director General FRD MOD Vietnam, Major General Nguyen Dai Hoi beserta delapan orang delegasi VPA, bertempat di ruang rapat Puskersin TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (20/4/2017).

TNI-VPA Staff Meeting yang dipimpin langsung Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr.(Han), dihadiri oleh Staf Kementerian Pertahanan RI, Staf Mabes TNI (Intelijen, Operasi, Personel dan Logistik) serta Mabes Angkatan (AD, AL dan AU).

Dalam pertemuan tersebut, Kapuskersin TNI menyampaikan bahwa TNI-VPA Staff Meeting membahas dan merumuskan aturan kerja sama yang akan dilaksanakan (Terms of Reference), sebagai sarana meneruskan tradisi persahabatan, membangun dan meningkatkan kerja sama militer kedua negara, meningkatkan rasa saling percaya dan kapasitas kerja sama militer serta menciptakan perdamaian dan keamanan baik kedua negara maupun kawasan.

“Pertemuan TNI-VPA Staff Meeting bertujuan untuk meningkatkan kerja sama militer kedua Angkatan Bersenjata, agar tumbuh saling pengertian dan saling percaya,” kata Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono.

Pada kesempatan yang sama, Major General Nguyen Dai Hoi (Deputy of Director General FRD MOD Vietnam) selaku pimpinan delegasi dari VPA menyampaikan ucapan rasa terimakasih atas kebaikan dan keramah tamahan tuan rumah, mulai dari kedatangan delegasi VPA sampai dengan pelaksanaannya.