Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Let’s Prove Your Success, Orang Akan Lebih Produktif dan Optimalkan Seluruh Potensi Diri

Berubah ke arah yang lebih baik adalah tujuan setiap orang. Ketika seseorang sudah mau merubah diri, maka ia harus konsisten melaksanakan perubahan itu, supaya perbaikan diri bisa tercapai dengan baik. More »

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Panglima TNI : Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Kami ingin jiwa dan semangat luhur yang melekat pada TNI dapat terus terjaga dan dirawat sepanjang masa.  Sampai kapanpun TNI tidak pernah melupakan para pejuang dan senior yang telah memerdekakan dan mempertahankan bangsa ini. More »

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

Kunjungan Sekretariat Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan ke BINUS UNIVERSITY

BINUS UNIVERSITY akan menjadi tuan rumah untuk Ms. Frances Adamson, Secretary of the Foreign Affairs and Trade Development of Australia pada acara seminar “Australia and Indonesia: Stronger Together” di #AussieBanget Corner yang baru diresmikan bulan Maret More »

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forwakop Gelar SME 5K Run 2017, dengan Total Hadiah Rp 100 juta

Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM akan menyelenggarakan event olahraga, Forwakop SME 5K Run 2017 – Series I, dengan menargetkan 2.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku More »

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Panglima TNI :  Kerja Sama TNI dan Polri Sangat Strategis Dalam Menjaga NKRI

Keberhasilan pembebasan sandera di Papua adalah bentuk dari kerja sama TNI dan Polri, maka kekompakan dan kebersamaan TNI dan Polri sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dilihat More »

 

Category Archives: Polkam

Panglima TNI Harap MUI Perekat Kebhinnekaan Indonesia

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai perekat kebhinnekaan Indonesia dan menjaga Pancasila, sehingga abadi.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI dihadapan awak media usai menghadiri acara Tasyakur Milad MUI ke-42 dan Anugerah Syiar Ramadhan 1438 Hijriah / 2017 Masehi yang dipimpin oleh Ketua Umum MUI K.H. Ma’ruf Amin, di Balai Sarbini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu malam (26/7/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, MUI adalah suatu lembaga yang mempunyai nilai strategis bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. “Majelis Ulama Indonesia adalah suatu lembaga Islam terbesar di Indonesia yang dapat mendorong negara ke arah persatuan, seperti yang sebelumnya sudah dicita-citakan oleh para pendiri bangsa,” jelasnya.
 
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa Majelis Ulama Indonesia adalah penggerak Ulama, dimana Ulama sebagai pembimbing umat Islam. “Keberadaan Ulama berdasarkan sejarah Indonesia selama ini yang Bhinneka Tunggal Ika dan yang beragam menjadi kekuatan bangsa Indonesia,” ujarnya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin.

Panglima TNI : Penambahan Anggaran Untuk Perbatasan dan Pulau Terluar

PenambahanAnggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan(APBNP) tahun 2017 yang dialokasikan untuk TNI untuk penguatan sarana dan prasarana di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar serta Alutsista TNI, termasuk penanggulangan terorisme.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media usai mendampingi Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI terkait RKA-KL APBN-Perubahan Anggaran Kemhan/TNI Tahun Anggaran 2017di Ruang Rapat Komisi I DPR RI,Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasamalam (25/7/2017).
 
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa rapat yang digelar secara tertutup tersebut membahas tentang APBN-P 2017 untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan). “Hasil rapat tersebut, anggaran yang disetujui oleh Komisi I DPR RI sebesar Rp. 5.440.000.000.000,- (lima trilyun empat ratus empat puluh milyar rupiah),” katanya.
 
Dijelaskan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bahwa anggaran yang sudah disetujui oleh Komisi DPR RI tersebut akan dialokasikan ke masing-masing Unit Organisasi (UO) Kemhan dan TNI, dengan perincian UO Kemhan Rp 1,1 trilyun lebih, Mabes TNI Rp 900 milyar lebih, TNI AD Rp 1 triliyun lebih, TNI AL Rp 1 trilyun lebih dan TNI AU Rp 1,2 trilyun lebih. “Anggaran yang diajukan sudah tidak ada masalah,sudah selesai, ucapnya.

Panglima TNI : Center of Gravity Indonesia adalah Solidaritas TNI dan Polri

Perwira Remaja TNI dan Polri yang berjumlah 729 orang telah dilantik di Istana Merdeka oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo. Hal ini menunjukkan bahwa Center of Gravity Indonesia adalah solidaritas TNI dan Polri. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dihadapan awak media usai pelantikan Perwira Remaja TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa Istana Merdeka dan Kepala Negara adalah simbol negara yang harus dijaga dan dihormati.  “Dengan pelantikan ini, para Perwira Remaja TNI dan Polri harus sadar bahwa mereka dilantik di Istana Merdeka oleh Kepala Negara. Mereka harus bertanggung jawab untuk menjaga negara ini,” ujarnya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pelantikan Perwira Remaja TNI dan Polri kembali dilaksanakan di Istana Merdeka, setelah 14 tahun secara bergiliran di Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU) dan Akademi Kepolisian (Akpol).  “Disamping itu, baru pertama kali dilaksanakan foto bersama Perwira Remaja TNI dan Polri dengan Presiden RI di depan Istana Merdeka,” ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengingatkan bahwa tugas para Perwira Remaja baik TNI maupun Polri pada masa yang akan datang tentunya jauh lebih berat.  “Kalau saat sekarang saja perubahan tantangan pertahanan dan keamanan bergerak begitu cepat dan kompleks, apalagi dimasa yang akan datang,” katanya.
 
Menyikapi perubahan tantangan tersebut, Panglima TNI menuturkan bahwa semua aspek kehidupan global seperti landscape politik, ekonomi, pertahanan dan keamanan termasuk teknologi, mengalami perubahan begitu cepat.   “Bagi para Perwira Remaja TNI dan Polri tidak ada kata lain, harus selalu belajar, belajar dan belajar dari kehidupan, sehingga mereka tidak ketinggalan mengikuti perkembangan dan perubahan yang begitu cepat,” jelasnya.
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan kembali bahwa, Prajurit TNI dan Polri berasal dari rakyat dan bagian dari rakyat. “Mereka harus bersama-sama rakyat, dekat dengan rakyat dan melindungi rakyat.  Ini yang paling penting,” tandasnya.
 
Adapun 729 Perwira Remaja TNI dan Polri yang dilantik, terdiri dari Akademi Militer 225 orang (208 Taruna, 16 Taruni dan 1 Taruna National Defence Academy), Akademi Angkatan Laut 94 orang (84 Taruna dan 10 Taruni), Akademi Angkatan Udara 118 orang (105 Taruna, 12 Taruni dan 1 Taruna National Defence Academy) dan Akademi Kepolisian 292 orang ( 243 Taruna dan 49 Taruni).

Panglima TNI Tinjau Geladi Bersih Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri  

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A., meninjau langsung kesiapan Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri di Istana Merdeka, jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017).

Adapun 729 orang Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri yang mengikuti upacara geladi bersih berjumlah 437 Taruna Akademi TNI yang terdiri dari, Taruna Akademi Militer 224 orang (208 Taruna dan 16 Taruni), Taruna Akademi Angkatan Laut 94 orang (84 Taruna dan 10 Taruni), Taruna Akademi Angkatan Udara 117 orang (105 Taruna dan 12 Taruni) dan Taruna National Defence Academy (NDA) 2 orang. Sedangkan dari Taruna kepolisian berjumlah 292 orang, yang terdiri dari Taruna 243 orang dan Taruni 49 orang.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa suatu kehormatan dan kebanggaan yang tak terhingga para Capaja dilantik menjadi Perwira di Istana. “Hal ini menjadi tanggung jawab masing-masing perorangan, bagaimana sikap seorang prajurit dalam melaksanakan baris berbaris karena ini akan dilihat oleh saudaramu di seluruh tanah air,” katanya.

Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, merupakan suatu penghargaan yang sangat tinggi kepada Presiden Republik Indonesia karena kegiatan ini adalah inisiatif Presiden RI Ir. H. Joko Widodo untuk melantik para Perwira baik dari Akademi TNI maupun Akademi Kepolisian di Istana Merdeka.

“Ini suatu kebanggaan yang luar biasa dan awal yang sangat luar biasa agar ditanamkan kepada jiwa Capaja bahwa disini, dia dilantik sebagai Perwira agar berbuat, berjuang dan bertugas hanya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Panglima TNI Ajak KAHMI Tetap Jaga Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi negara mengandung nilai-nilai Ketuhanan sudah menjadi kesepakatan pendiri bangsa dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) harus tetap menjaga, mengamalkan dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara silaturahmi dan halal bilhalal dihadapan 700 Majelis Nasional KAHMI, di Aula Sakinah Mesjid Sunda Kelapa Jl. Taman Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).
 
Menurut Panglima TNI, KAHMI merupakan kumpulan ksatria bangsa dari berbagai macam keilmuan menjadi lokomotif pembangunan dengan menjunjung tinggi  prioritas ke-Bhinneka-an Indonesia. “Atas dasar itu lahirlah HMI, suatu kekuatan dan persatuan yang dipegang teguh, oleh karena itu teruslah berjuang dibawah satu komando,” ucapnya.
 
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa Bung Karno pernah mengatakan Negara Republik Indonesia ini milik semua orang dari Sabang sampai Merauke bukan milik satu golongan, satu agama, satu suku, maupun adat istiadat. Keberagaman ini telah tercantum dalam dasar negara yaitu Pancasila. 
 
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa, saat ini waspadalah karena  benih-benih yang membuat perpecahan antar dan inter agama sudah ada disini, umat muslim dikecilkan dengan adanya adu domba. “Jangan sampai ada pertikaian dan konflik antar agama yang dapat merusak, menghancurkan bangsa dan negara, jangan sampai itu terjadi, hal ini yang membuat perpecahan antar masyarakat,” ujarnya.
 
Panglima TNI meminta agar lembaga-lembaga pendidikan Islam jadi sarana memupuk persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai toleransi keberagaman. “Saya yakin Madrasah, Pesantren dan Lembaga Pendidikan lainnya, sebagai pusat wadah perjuangan untuk menegakkan Ahlulsunah Waljamaah dan  Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan hal tersebut kita akan mempunyai pondasi yang kokoh dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada serta bisa dengan percaya diri menyongsong masa depan,” katanya.
 
Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media Panglima TNI mengatakan sesama umat Islam jangan sampai konflik seperti sekarang ini, para ulama juga ikut mendirikan bangsa ini, para ulama ikut juga membentengi Pancasila, anak-anak didik para ulama juga banyak di sini. “Jadi kalau ada ulama-ulama dengan pakaian apapun untuk memecahkan ideologi Pancasila jangan percaya dan diikuti,” pungkasnya.

Panglima TNI : TNI Siap Bantu Amankan Eksplorasi dan Eksploitasi ESDM

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa, TNI akan membantu mengatasi masalah keamanan dari gangguan kapal-kapal asing pada saat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaksanakan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi di wilayah perbatasan Indonesia.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Menteri ESDM Ignasius Jonanbertempat di Ruang HeningMabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (14/7/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa di samping pengamanan ekplorasi dan eksploitasi, TNI juga akan meksanakan pengamanan wilayah perbatasan, terpencil dan pulau terluar agar penyaluran BBM bisa berjalan dengan baik, sehingga penetapan satu harga di seluruh Indonesia seperti yang disampaikan Presiden RI Ir. Joko Widodo bisa terwujud.
 
Panglima TNI  Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, penandatangan Nota Kesepahaman antara Kementerian ESDM dan TNI untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam rangka mewujudkan kepentingan bangsa dan negara. “Kementerian ESDM dan TNI saling memahami akan kemampuan dan keterbatasan institusi, sehingga saling melengkapi. Kerja sama ini demi kepentingan negara, kita harus saling membantu mengatasi keterbatasan tersebut,” katanya.
 
“Jadi, Kementerian ESDM dan TNI saling mengisi untuk sama-sama melaksanakan tugas pokok sesuai apa yang diinstruksikan Presiden RI Ir. Joko Widodo,” tutup Panglima TNI.
 
Penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian ESDM dan TNI untuk mengatur kerja sama tentang bantuan TNI dalam rangka pengamanan, survei dan pemanfaatan bidang energi dan sumber daya mineral, serta pengembangan sumber daya manusia, dengan tujuan agar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengimplementasikan rencana kerja sama.

200 Prajurit TNI Dianugerahi Medali PBB di Afrika Tengah

Sebanyak 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni Tentara Nasional Indonesia (Satgas Kizi TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic) dibawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., sebagai Komandan Satgas pada misi perdamaian di Afrika Tengah, mendapat penganugerahan Medali PBB (United Nations Medal) dari Minusca.
 
Upacara penganugerahan Medali United Nations (UN Medal Parade) ditengah derasnya hujan, dipimpin oleh Force Chief of Staff, Brigadier General Jean Eudes Marie Pascal Barau yang bertindak selaku Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Kapten Czi Tuanggil F.E. Marbun (Pasiops Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca), bertempat di Lapangan Upacara Garuda Camp (Indoengcoy Camp), Mpoko, Bangui, Afrika Tengah, kemarin.
 
200 Prajurit TNI Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca yang menerima penganugerahan medali dari Minusca, terdiri dari 178 personel TNI AD, 18 personel TNI AL dan 4 personel TNI AU.  Penghargaan ini diberikan atas jasa-jasanya dalam mengemban tugas pada misi penjaga perdamaian Minusca di wilayah Afrika Tengah,  minimal tujuh bulan berturut-turut dengan baik tanpa cacat.
 
Penyematan Medali PBB dilaksanakan secara simbolis oleh Force Chief of Staff, Brigadier General Jean Eudes Marie Pascal Barau kepada Komandan Satgas Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., dan Wakil Komandan Satgas Mayor Czi I Made Bagus Asmara Putra, ST serta perwakilan personel Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca.
 
Force Chief of Staff, Brigadier General Jean Eudes Marie Pascal Barau dalam sambutannya mengucapkan selamat atas penghargaan yang telah diterima oleh Komandan Satgas Konga XXXVII-C/Minusca Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., beserta seluruh personel Satgas. Beliau juga merasa kagum dan bangga melihat semangatnya yang tinggi para Prajurit TNI Konga XXXVII-C/Minusca saat melaksanakan upacara di tengah hujan yang lebat mengguyur bumi Afrika Tengah.
 
“Terimakasih atas partisipasi negara Indonesia dalam membantu mewujudkan perdamaian di negara Afrika Tengah yang diselimuti konflik antar kelompok bersenjata yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir,” kata Brigadier General Jean Eudes Marie Pascal Barau.
 
Setelah upacara penganugerahan Medali PBB, kegiatan diisi dengan berbagai pertunjukan yang diperankan oleh para Prajurit TNI Konga XXXVII-C/Minusca yaitu, Tari Dayak, Tari Kecak, Kuda Lumping, Atraksi Debus, Reog Ponorogo dan Drum Band, dilanjutkan foto bersama dan ramah tamah.
 
Turut hadir dalam acara acara tersebut, diantaranya para Pejabat Minusca seperti Commander EUTM dan JTFB, General Military of Defence Central Africa serta para Komandan Kontingen UN.

Peresmian Penjara Wanita Hasil Renovasi Pasukan Garuda di Sudan

UnamidSector West Head of Office (HoO) Mr. Omar Kane meresmikan Rumah Tahanan / Penjara (Ardamata Prison) bagi Wanita yang telah selesai direnovasi oleh Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt-03) dibawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., bertempat di El Geneina,Darfur-Sudan, Afrika, Sabtu (8/7/2017).
 
Mengawali sambutannya, Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Unamid Rule of Law kepada Pasukan Garuda Konga XXXV-C/Unamid dalam merenovasi kegiatan pembangunan rumah tahanan wanita ini.
 
“Renovasi Penjara Wanita yang dikerjakan selama kurang lebih tiga puluh lima hari oleh Pasukan Garuda, merupakan kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) Satgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid dalam kegiatan Qips (Quick Impact Projects) untuk membantu menciptakan lingkungan yang layak terhadap penghuninya,” kata Letkol Inf Syamsul Alam.
 
Komandan Satgas Indobatt-03 mengatakan bahwa, seperti kita ketahui bersama sebelum dilakukan renovasi, bangunan Rutan Wanita ini tidak kokoh, tidak memiliki lantai dan jauh dari kata sehat. “Sekarang dinding ini telah ditambahkan, diplester dengan baik dan di cat, lantai telah dikeramik serta diberikan saluran pembuangan air sebagai sarana sanitasinya,” ucapnya.
 
Lebih lanjut Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan bahwa, keberadaan Prajurit TNI Konga XXXV-C/Unamid tidak hanya melakukan tugas pokok dalam misi perdamaian saja, akan tetapi mampu menghadirkan kegiatan Qips (Quick Impact Projects) yang memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Sudan umumnya dan para Narapidana Wanita pada khususnya yang tinggal ditempat ini.  “Ibu-ibu, bahkan anak-anak yang ada disini sama halnya dengan masyarakat yang berada diluar sana dapat merasakan tempat tinggal yang layak dan kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi,” ujarnya.
 
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan semangat hidup bagi para penghuni Narapidana Wanita serta contoh bagi kita semua untuk mau peduli kepada sesama,” tutup Komandan Satgas Indobatt-03.
 
Pada peresmian tersebut, ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan Unamid Sector West Head of Office Mr. Omar Kane yang meresmikan pembangunan Rutan tersebut dan pimpinan penjara (Rule of Low) Lt. Col. Mamoun Adam Hamid Mohammed kepada Prajurit TNI Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid yang selama ini dapat membawa kemajuan dan perbaikan untuk kita semua dan juga meningkatkan rasa kebersamaan, kekeluargaan, serta mempererat tali persaudaraan.
 
Turut hadir pada acara tersebut Brigadier General Asrat (Sw. Military Commander) Mr. Tariq A. Ali Saddiq (Director of West Darfur State Police), Mr. Molana Bedreldin Abdallah M. (Chief Judge West Darfur) serta beberapa Perwira dan Prajurit Garuda Satgas Indobatt-03.

Kapuspen TNI : Public Relations Kunci Sukses Komunikasi Publik

Public relations merupakan salah satu kunci sukses dalam komunikasi publik untuk menciptakan citra positif TNI. Satuan penerangan TNI harus menyelaraskan kemampuan sesuai tuntutan lingkungan dan kebutuhan organisasi, agar eksistensi TNI semakin mengemuka di era keterbukaan informasi dewasa ini.

Demikian amanat Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. yang dibacakan Wakapuspen TNI Laksma TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M. pada Upacara Pembukaan Pelatihan Public Reletions Tahun Anggaran 2017 di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (10/7/2017).

Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan bahwa, diperlukan sumber daya personel penerangan TNI yang mampu mengkomunikasikan dan mentranformasikan kinerja TNI baik di lingkungan internal maupun eksternal TNI. “Dalam hal ini Puspen TNI menyelenggarakan pelatihan public relation, untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya personel satuan jajaran penerangan TNI,” katanya.

Kapuspen TNI berharap dengan kemampuan public relation, personel TNI dapat membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita bohong (hoax). Saat ini media sosial menjadi medan pertempuran baru oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai tujuannya. Penyebaran informasi hoax melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan, ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dan munculnya radikalisme.

“Dalam hal ini kata kunci bagi Prajurit dan PNS TNI khususnya personel penerangan TNI, jangan mudah percaya terhadap berita di media sosial yang tidak jelas sumbernya, harus cerdas, pandai memilih dan memilah berita yang positif dan bermanfaat. Percayalah kepada komandan satuan masing-masing,” harapnya.

Diakhir amanatnya Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto meminta peserta pelatihan untuk dapat memanfaatkan kegiatan ini dalam meningkatkan kemampuan public relation untuk bisa diimplementasikan di satuan masing-masing. “Saya yakin dan percaya, para staf pengajar akan berusaha seoptimal mungkin untuk memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya secara maksimal kepada para peserta pelatihan dan sebaliknya para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Pelatihan public relations yang berlangsung kurang lebih satu bulan ini diikuti oleh 20 orang Perwira TNI dari jajaran penerangan Angkatan Darat, Laut dan Udara, yang bekerja sama dengan Sekretaris Nasional Kine Klub Indonesia (Senakki).

Siapkan Personel Kapal, Satgas, dan Unsur Bantu, Bakamla RI Gelar Gladi Posko

Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda TNI Andi Achdar secara resmi membuka acara Gladi Posko ke-1 Operasi Keamanan Laut Dalam Negeri Bakamla RI di Hotel Luminor, Jakarta Pusat, Selasa (4/7/2017).

Kegiatan yang mengusung tema “Keterpaduan dan Sinergi Kegiatan Patroli Keamanan Laut di Wilayah Perairan Indonesia dan Perairan Yurisdiksi Indonesia Dalam Rangka Mewujudkan Tegaknya Hukum dan Citra Negara Kepulauan Indonesia Yang Bervisi Poros Maritim Dunia” ini dimaksudkan untuk mempersiapkan dan memberikan pembekalan kepada para komandan/nakhkoda kapal, pengawak satgas dan unsur pendukung yang bertugas dalam operasi patroli Bakamla RI.
Dalam sambutan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo S.E., M.H. yang dibacakan Deputi Opslat, dikatakan bahwa gladi posko merupakan salah satu bagian penting dalam tahapan sebelum pelaksanaan operasi. Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa kegiatan ini menjadi sarana dalam memberikan informasi peraturan perundang-undangan bidang maritime, pedoman, dan standar operating procedure yang berlaku dan terkait dalam menggelar kegiatan operasi, serta pencerahan materi-materi teknis di bidang keamanan laut.
Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari ini akan mengetengahkan materi antara lain pengenalan dokumen-dokumen pelayaran dan permasalahan penegakan hukum, isu keamanan laut dan perkembangan delimitasi maritime di perairan yurisdiksi Indonesia, upaya pencegahan dan penindakan oleh apparat berwenang terhadap tindakan menghalangi penegakan hukum di laut, jalur dan modus operansi penyelundupan, mengenal kejahatan terorisme dan upaya pencegahannya, pengenalan jenis dan kejahatan narkoba, dukungan informasi dalam operasi kamla, sosialisasi penanganan dan koordinasi perkara kapal tangkapan, dokumen dan pelanggaran keimigrasian, dan implementasi penerapan HLI. Selain itu dijadwalkan pula adanya briefing operasi oleh masing-masing Kepala Kantor Kamla Zona Maritim, serta game bertema “Sinergi Penanganan Perkara di Laut”.
Pada hari pertama kegiatan telah hadir tiga pemateri yaitu Kasi Perencanaan dan Evaluasi Patroli Laut Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Asep Ridwan Ruswandi, Kasi Rendalops Subditopsnal Direktorat Kepolisian Perairan AKBP Sigit Nurochmat.H, dan fungsional diplomat dari Direktorat Hukum dan Perjanjian Kewilayahan, Kemenlu Muhammad Taufan. Selain itu akan dihadirkan pula pemateri dari Hubla, BNPT, BNN, TNI AL pada sesi tiga hari berikutnya.
Turut hadir pula dalam acara pembukaan yaitu Kepala Unit Penindakan Hukum (UPH) Bakamla RI Brigjen Pol. Drs. Frederik Kalalembang, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr. dan Direktur Latihan Bakamla RI Laksma TNI Muspin Santoso,S.H.,M.Si (Han).