Advokat harus Tampil Bela Kebenaran dan Keadilan, bukan Gaya Hidup Hedonisme

Advokat harus Tampil Bela Kebenaran dan Keadilan, bukan Gaya Hidup Hedonisme

Hampir semua institusi penegak hukum di Indonesia mempunyai problem yang sama, yaitu saat ini tidak memiliki tokoh panutan di institusinya. Di dunia advokat pernah ada seseorang yang namanya Yap Thiam Hien, dimana More »

Panglima TNI Terima Audiensi Executive Steering Commitee IVCA

Panglima TNI Terima Audiensi Executive Steering Commitee IVCA

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah dan Pa Sahli TK III Bid. Komsos Brigjen TNI Suhardjanto menerima More »

Proses Penangkapan dan Penahanan FY oleh KPK tanpa Panggilan Kedua Bertentangan dengan KUHAP

Proses Penangkapan dan Penahanan FY oleh KPK tanpa Panggilan Kedua Bertentangan dengan KUHAP

Oleh: Gracia Panggabean Hukum Acara Pidana dibuat untuk menciptakan keadilan bagi seluruh masyarakat baik terhadap yang diduga melakukan tindak pidana maupun terhadap penegak hukum yakni hakim, polisi, jaksa, KPK dan advokat yang More »

Hak Imunitas Advokat Dinilai Kebablasan

Hak Imunitas Advokat Dinilai Kebablasan

Mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredick Yunandi ditangkap oleh penyidik KPK pada Jumat (12/1/2017) malam. KPK berdalih bahwa Yunadi tak memenuhi panggilan yang dijadwalkan jumat kamarin. Fredrick yang disangkakan pasal menghalang-halangi proses More »

Rapimnas Putuskan KAI Dipimpin Kaum Hawa, Mia Lubis

Rapimnas Putuskan KAI Dipimpin Kaum Hawa, Mia Lubis

Siti Jamaliah Lubis atau yang akrab disapa Mia Lubis akhirnya ditunjuk menjadi Pejabat Pelaksana Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) menggantikan H Indra Sahnun Lubis SH yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Penunjukan More »

 

Category Archives: Serba-Serbi

Kisah Desa Berdaya Kasepuhan Cirebon Dulu Wilayah Paling Kumuh, Kini Juara Kebersihan

Kampung Kesunean Kelurahan Kasepuhan kini menjadi salah satu
wilayah yang paling bersih dan sehat di Kota Cirebon. Hal itu
dikarenakan sudah dua tahun terakhir berturut-turut, daerah tersebut
menjadi juara kersihan. Bahkan pada 2016, Kampung Kesunean Selatan RW
09 mengikuti program Kampung Iklim Tingkat provinsi.
Kebanggaan tersebut tidak akan terjadi bila tiga tahun lalu Ketua RW
09 Pepep Nurhadi diam saja saat daerah kekuasaannya dianggap paling
kumuh dan kotor di Kota Cirebon. “Sekitar tiga tahun lalu saya
diundang rapat oleh kelurahan, dalam rapat itu ada pembahasan tentang
kebersihan lingkungan. Dan saya menjadi sorotan karena lingkungan Kp.
Kesunean RW 09 menjadi wilayah paling kumuh dan kotor di Cirebon ini,”
tutur Pepep.
Saat itu Pepep dipertemukan oleh Rumah Zakat yang memiliki program
Bank Sampah untuk mengatasi permasalahan lingkungan. Akhirnya pada
Februari 2014, terbentuk Bank Sampah Mekar Berseri di Kampung
Kesunean.
Tantangan awal yang dihadapi saat memulai program Bank Sampah ini
adalah kebiasaan warga membuang sampah ke laut dan pinggir sungai.
“Warga di wilayah pesisir seperti Kasepuhan ini memang terbiasa
membuang sampah ke laut untuk membuat tanah timbul, bukan hanya sampah
sendiri, jika kurang mereka pasti beli sampah dari luar. Mulanya
dijadikan empang, setelah itu diurug lagi dengan sampah untuk
dijadikan rumah,” kata Pepep.
Berbagai cara ditempuh untuk meyakinkan wargabetapa kebersihan
lingkungan itu penting. Meskipun hingga kini masih banyak warga yang
belum mau mengubah kebiasaan membuang sampah ke laut. Tapi tidak
sedikit juga warga yang sadar akan kebersihan lingkungannya.
Bank Sampah Mekar Berseri yang diinisiasi Rumah Zakat pun mulai
mendapat tanggapan positif terutama dari pihakpemerintah kota. Setelah
adanya program Bank Sampah Mekar Berseri, Kp. Kesunean Selatan RW 09
berhasil menjadi juara dalam lomba kebersihan tingkat Kelurahan
Kasepuhan dan tingkat Kecamatan Lemangwungkuk selamadua tahun
berturut-turut. “Ini hal yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya.
Padahal dulu saya sudah hampir putus asa dengan lingkungan yang
kotor,” ungkap Pepep.

Rumah Wakaf Salurkan Perahu Motor untuk Guru Pedalaman

Fasilitas yang serba terbatas, tak menyurutkan semangat
Saharuddin untuk mendidik generasi muda di Kampung Baru, Pulau Longos,
Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Bersama dua guru lainnya,
Saharuddun mendidik 33 putra dan putri di kampung tersebut lewat
sebuah pesantren yang berdiri sejak 2014.
“Alhamdulillah dukungan tokoh masyarakat pada pesantren di Pulau
Longos ini sangat baik. Hal ini membuat kami makin semangat dalam
memberikan pendidikan terbaik bagi remaja di pulau ini,” ungkap
Saharuddin.
Salah satu kendala yang dirasakan dalam pesantren tersebut adalah
minimnya transportasi laut. Untuk memenuhi kebutuhan pesantren,
seperti perlengkapan sekolah, hingga makanan, Saharuddin harus
berangkat ke Labuan Bajo dengan menggunakan kapal yang berjarak tempuh
hingga empat jam. Kapal pun baru ada setiap empat hari sekali.
“Sebagai salah satu pulau yang terpencil, memang agak sulit untuk
mengakses beragam keperluan operasional pesantren. Makanya kami harus ke Labuan Bajo Flores,” ungkap Saharuddin.
Melihat hal tersebut, Rumah Wakaf menggalang donasi untuk menyediakan
Perahu Motor bagi keperluan pesantren di Pulau Longos. “Alhamdulillah
donasi sudah terkumpul di bulan Ramadhan 1438 H lalu, dan saat ini tim
kami tengah memproduksi perahu motor untuk segera dikirimkan ke Pulau
Longos,” tutur Direktur Rumah Wakaf, Soleh Hidayat. Tak hanya perahu
motor, Rumah Wakaf pun menyalurkan program Wakaf Al Quran untuk
Pesantren di Pulau Longos.

Kontingen Garuda Peringati Nuzulul Qur’an 1438 H di Afrika Tengah

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang beragama Islam, beberapa waktu lalu memperingati Nuzulul Qur’an 1438 Hijriah di Masjid Al-Hijrah Camp Garuda, Mpoko Bangui, Afrika Tengah.
 
Rangkaian acara peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H diawali dengan Shalat Isya berjamaah,pembacaan Ayat Suci Al-Quran, sambutan Komandan Satgas dan Ceramah Rohani Islam serta diakhiri dengan Shalat Tarawih berjamaah.
 
Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca, Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Nuzulul Qur’an 1438 H yang kita peringati di bumi Afrika Tengah ini, hendaknya mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, disiplin, loyalitas, serta pengabdian prajurit sebagai Pasukan Perdamaian yang membawa nama harum Indonesia di mata dunia internasional.
 
“Personel Kontingen Garuda yang sedang melaksanakan tugas di Afrika Tengah, agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, apalagi di Bulan Suci Ramadhan ini, meskipun cuaca tidak menentu personel Satgas Garuda harus tetap semangat dalam menjalankan tugas-tugasnya,” kata Mayor Czi Widya Wijanarko.
 
Pada kesempatan tersebut, Komandan Satgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko mengingatkan kepada seluruh Pasukan Garuda yang tengah melaksanakan tugas misi perdamaian PBB, melalui moment peringatan kali ini, untuk tetap semangat, menjaga kesehatan serta terus meningkatkan karya dan kinerjanya, sebagai duta bangsa Indonesia di Negara Afrika Tengah.
 
Walaupun dilaksanakan dengan sederhana, namun tidak mengurangi hikmah serta makna yang terkandung dalam peringatan Nuzulul Qur’an,” pungkas Mayor Czi Widya Wijanarko.
 
Sementara itu, Praka Noldi selaku Ustadz Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca dalam ceramahnya mengatakan antara lain bahwa, dalam peringatan Nuzulul Qur’an mengajak kepada seluruh personel Satgas Kizi TNI untuk memantapkan niat dan bersungguh-sugguh dalam membaca, mempelajari, memaknai dan mengamalkan isi Al-Qur’an sejalan dengan tugas pokok sebagai pasukan penjaga perdamaian.

Indosat dan Rumah Zakat Hadirkan Digital Corner di Desa Berdaya

Indosat Ooredoo Business menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dengan Rumah Zakat untuk Program Desa Berdaya. Nota kesepahaman yang meliputi kerjasama pada layanan Connectivity dan Digital Corner ini ditandatangani langsung oleh Herfini Haryono, Director & Chief Wholesale & Enterprise Indosat Ooredoo dan Nur Efendi, Chief Executive Officer Rumah Zakat.

“Kami menilai kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting, agar semakin banyak Desa Berdaya yang terwujud dan berkembang. Kerjasama strategis dengan Indosat Ooredoo Business tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengakselerasi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” papar Nur Efendi, Senin (19/6).

Efendi menambahkan, akses dan layanan teknologi informasi bisa menjadi daya ungkit potensi di masing-masing wilayah Desa Berdaya. Sasaran utama penyediaan layanan ialah agar masyarakat bisa semakin cepat dalam mendapatkan informasi dan cerdas dalam melakukan pemasaran. Sehingga dapat meningkatkan daya jual produk yang dihasilkan dari para penerima manfaat di Desa Berdaya.

“Kami sangat mendukung Program Desa Berdaya dari Rumah Zakat yang dilandasi semangat dan komitmen untuk memberikan kontribusi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.  Harapannya layanan Connectivity & Digital Corner dari Indosat Ooredoo Business bisa memberikan dampak yang signifikan untuk pengembangan usaha dan pengetahuan bagi masyarakat di wilayah Desa Berdaya Rumah Zakat,” ujar Herfini.

Selain kerja sama untuk program Desa Berdaya, Indosat Ooredoo juga menyerahkan program Paket Ramadhan. Paket tersebut diberikan secara simbolis oleh Herfini kepada anak asuh Rumah Zakat.

Kontingen Garuda Gelar Lomba Adzan dan Dakwah di Masjid At-Tauhid Sudan

Dalam menunaikan bulan Suci Ramadhan, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt-03) dibawah kepemimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. selaku Komandan Satgas, Menggelar lomba Adzan dan Dakwah atau kultum, bertempat di Masjid At-Tauhid Elgeneina, Sudan, Afrika, Sabtu (17/6/2017).

Lomba mengumandangkan Adzan dan Dakwah atau kultum yang diikuti para peacekeepers Indobatt-03 berjumlah 32 orang perwakilan, terdiri dari 16 peserta adzan dan 16 peserta dakwah dari masing-masing Kompi, dilaksanakan usai memperingati Nuzulul Qur’an 1438 H (turunnya Al-Qur’an). Kegiatan ini sekaligus memeriahkan bulan Suci Ramadhan juga sebagai ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta Allah SWT.

Peserta lomba Adzan dari kalangan prajurit Garuda Indobatt-03 dinilai dari kemerduan suara, melafadzkan Adzan dengan benar dan baik serta lomba Dakwah atau Kultum diharapkan bisa mendapatkan keberkahan dari bulan suci Ramadhan ini.

Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. yang juri dalam perlombaan mengatakan bahwa, kegiatan ini sangat penting demi kemajuan umat Islam karena perkembangan zaman begitu pesat, membuat umat Islam harus benar-benar pandai dalam memilih mana yang positif dan mana yang negatif agar tidak terjadi degradasi moral akhlak dan nilai-nilai agama.

“Hal yang menarik dari perlombaan ini adalah semua peserta selain sebagai pasukan pemelihara perdamaian juga mempunyai rasa percaya diri yang tinggi dan mental yang berani untuk tampil maksimal bagi kompinya serta banyak memperlihatkan kreatifitasnya pada perlombaan ini, untuk dapat meraih menjadi juara,” kata Letkol Inf Syamsul Alam.

Hasil dari lomba Adzan terdiri dari Serka Amiruddin dari kompi C (Charlie) meraih Juara I, Kopda Nurul Iman dari QRF (Quick Reaction Force) meraih Juara II dan Pratu Ari Ariyanto dari Kompi Bantuan meraih Juara III. Sedangkan lomba Dakwah terdiri dari Serka Gafar dari Kompi A (Alfha) meraih Juara I, Kopda Tabirin dari Kompi Bantuan meriah Juara II dan Sertu Abdul Wahab dari QRF (Quick Reaction Force) meriah Juara III. Perlombaan tersebut mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan juga mendapat piagam penghargaan dari Komandan Satgas Yonkomposit TNI Letkol Inf Syamsul Alam.

HSBC dan Rumah Zakat Bagikan 3.270 Paket Ramadhan

PT. Bank HSBC bekerjasama dengan Rumah Zakat menyalurkan 3.270 paket Ramadhan bagi warga. Paket yang disalurkan berupa 2.315 paket Berbagi Buka Puasa, 885 paket Kado Lebaran Yatim, dan 70 paket Bingkisan Lebaran Keluarga.

“Kami memilih Rumah Zakat menjadi mitra dalam pendistribusian program Ramadhan ini karena kami melihat bahwa pengelolaan dana di Rumah Zakat sudah profesional. Semoga awal sinergi di bulan Ramadhan ini dapat memberikan manfaat yang terbaik bagi masyarakat,” jelas Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability PT Bank HSBC Indonesia, Selasa (13/6).

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Nuni Sutyoko kepada Nur Efendi, CEO Rumah Zakat dalam acara Buka Bersama. Nantinya, bantuan akan disebar di 29 wilayah yang merupakan kantor cabang dan Desa Berdaya Rumah Zakat.

Selain program Ramadhan, Rumah Zakat dan Bank HCBC juga menyalurkan dana pengembangan Desa Berdaya di 7 wilayah di Indonesia. Desa tersebut diantaranya ialah Desa Pejaten Timur Jakarta, Desa Mekarsari Bandung, Desa Tamanan Yogyakarta, Desa Margorejo Surabaya, Desa Sidorejo Hilir Medan, Desa Maccini Raya Makassar, dan Desa Banjar Serasan Pontianak.

“Kami yakin sinergi dengan PT Bank HSBC Indonesia akan memberi kontribusi strategis dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Untuk itu, kami juga senantiasa membuka kesempatan kepada semua pihak untuk bersinergi dan membangun kesejahteraan masyarakat di Indonesia melalui zakat,” ujar Nur Efendi.

Pasukan Garuda Bantu Masyarakat Desa Krinding di Sudan

Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau biasa disebut dengan Indonesian Battalion/Indobatt-03 yang saat ini masih melaksanakan tugas sebagai Peacekeepers misi perdamaian PBB di wilayah Darfur-Sudan, Afrika Utara, beberapa waktu menggelar Bakti Sosial di Desa Krinding dalam bentuk Medical Assistance Cimic (Civil Military Coordination), di El Geneina, Sudan, Afrika Utara.

Mengawali Bakti Sosial di Desa Krinding, Dansatgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. melaksanakan perkenalan diri dan diterima dengan baik oleh para Pemuka Agama seperti Syeikh Yusuf dan Syeikh Toha serta masyarakat sekitarnya.

Dalam Bakti Sosial tersebut, Pasukan Garuda Konga XXXV-C/Unamid yang dipimpin Letkol Inf Syamsul Alam memberikan bantuan berupa beras sebanyak 100 kantong beras (satu kantongnya berisi 12,5 liter) dan 150 buah Al-Quran besar.

Dansatgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. dalam sambutannya menyampaikan ucapan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh warga Desa Krinding atas kepercayaan yang diberikan kepada Prajurit TNI Satgas Indobatt-03 untuk dapat menjalanan Misi Perdamaian di Darfur, Sudan.

“Kami bukan musuh yang harus ditakuti, tetapi kami semua adalah saudara rekan-rekan sekalian, dan kami berharap kedepan kepada warga Desa Krinding janganlah menganggap kami sebagai pengusik ataupun pengganggu di desa ini, sampaikan kepada kami apa yang perlu kami perbuat untuk membantu saudara-saudara disini, akan kami bantu dengan tulus dan ikhlas,” ujar Dansatgas Indobatt-03.

Mengakhir sambutannya, Dansatgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan bahwa, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan melahirkan rumusan-rumusan yang dapat membawa kemajuan dan perbaikan untuk kita semua dan juga meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, serta mempererat tali persaudaraan dan persahabatan.

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid yang berjumlah 800 personel, terdiri dari 54 Perwira, 189 Bintara, 541 Tamtama, dan 16 Wanita TNI dengan Main Body sebanyak 499 personel dari Battalion Infanteri Para Raider 433/JS Makassar, dipimpin Komandan Satgas Letkol Inf Syamsul Alam S.E., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Para Raider 433/Julu Siri Kariango Sulawesi, Brigif Para Raider 3 dibawah Divisi Infanteri 1/Kostrad.

Satgas Kontingen Garuda XXXV-C/Unamid merupakan misi Satgas TNI ketiga, dan dalam pelaksanaan tugasnya ditempatkan pada dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 (tiga) Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina.

Panglima TNI : TNI Dalam Tugas Sehari-Hari Tidak Lepas Dengan Pers

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyadari betapa pentingnya peranan pers dalam pelaksanaan tugas sehari-hari TNI pada kondisi kekinian, namun saat ini sulit membedakan antara produk jurnalistik yang diverifikasi dengan opini.

Media sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi namun relatif kurang didukung data dan fakta yang dapat dipertanggung jawabkan bahkan cenderung mencemaskan, tetapi media mainstream masih menjadi rujukan karena memberikan informasi berdasarkan data yang tepat dan aktual serta bisa dipertanggung jawabkan. Demikian dikatakan Panglima TNI pada acara Buka Puasa Bersama Panglima TNI dengan Insan Pers di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Senin malam (12/6/2017).

Terkait perkembangan situasi dan kondisi berbangsa dan bernegara saat ini, Panglima TNI mengingatkan bahwa setelah enam bulan terakhir, situasi politik mulai meningkat lagi karena persiapan Pilkada serentak pada tahun 2018 yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan Pemilu tahun 2019. “Hal ini yang perlu kita sikapi dengan arif dan bijak,  media massa diharapkan dapat mendinginkan suasana melalui pemberitaan yang obyektif dan independen,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Sementara itu, Bapak H. Nurjaman Mochtar selaku Penceramah dalam acara buka bersama tersebut menyampaikan bahwa salah satu indikator keberhasilan berpuasa adalah  masing-masing dapat menahan amarah, tidak saling mengumbar kebencian  di media sosial. “Dengan menahan amarah,  saya kira puasa kita berhasil.  Mari kita gerakan bangsa ini dengan ruh puasa.  Kalau orang lain marah tidak usah dilayani bila ingin puasa kita sukses,” katanya.

Turut hadir dalam acara Buka Puasa Bersama Panglima TNI dengan Insan Pers antara lain Kasad, Kasal, Kasau, Kasum TNI, Irjen TNI, Pangkostrad, Danjen Akademi TNI, Dansesko TNI, para Asisten Panglima TNI, para Pangkotama TNI dan Kabalakpus TNI.

Panglima TNI : Karateka Harus Bermimpi Raih Prestasi di Olimpiade 2020

Kita harus mempunyai mimpi meraih emas di Olimpiade 2020 dari cabang karate, hal tersebut dapat terwujud asalkan kita bertekad untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing untuk membesarkan FORKI. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat melantik pengurus Forki Maluku Utara periode 2016-2020 di Hotel Grand Dafam Bela, Ternate, Maluku Utara, Kamis (8/6/2017).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa, kecintaan terhadap karate sebagai gambaran kecintaan terhadap Indonesia, oleh karena itu olahraga karate harus disiapkan sejak awal, perlu tangan dingin dan kebersamaan dalam kepengurusannya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, sejak tahun 1964 s.d 2014 karateka Indonesia tidak pernah mendapat emas di event karate internasional. Mulai  tahun 2015 secara konsisten karateka Indonesia dalam kejuaraan-kejuaraan dunia membawa pulang medali emas. “Itu dimulai dari World Karate Federation (WKF) di Tangerang, Indonesia mendapatkan 4 medali emas, selanjutnya di setiap kejuaraan-kejuaraan internasional, karateka kita mendapat medali emas,” katanya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, untuk pertama kali Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) masuk di Olimpiade tahun 2020 di Jepang, sehingga kesempatan ini sangat baik sekali untuk meraih emas, dengan catatan semua pengurus di daerah-daerah menyiapkan kader-kadernya dengan baik untuk bersama-sama diseleksi sebagai karateka mewakili Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kita sama-sama dambakan pada Olimpiade yang akan datang, seluruh perwakilan negara yang hadir bisa menghormat Sang Merah Putih karena ada atlet karateka dari Indonesia khususnya dari Ternate yang bisa meraih medali emas pada kejuaraan Olimpiade tersebut,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan beberapa penekanan kepada Pengurus FORKI  Provinsi Maluku Utara periode 2016-2020. Pertama, Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia adalah organisasi olahraga yang dapat meningkatkan martabat, kehormatan dan  menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, kehadiran para pengurus FORKI Maluku Utara adalah untuk siap memberikan dharma bakti demi kejayaan olahraga karate bukan sekedar mencari popularitas, kedudukan dan kehormatan. Ketiga, kepercayaan yang diberikan masyarakat pada olahraga karate melalui FORKI Provinsi Maluku Utara harus dipertanggung jawabkan dengan kerja keras.

Pasukan Garuda di Sudan Laksanakan Upacara Peringati Hari Lahirnya Pancasila  

Pasukan Garuda Satgas Indobatt-03 Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) pada misi perdamaian PBB, beberapa waktu lalu melaksanakan upacara memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017, dengan Inspektur Upacara Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., bertempat di Lapangan Apel Indobatt-03, Super Camp, El Geneina, Sudan, Afrika.

Amanat Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dalam sambutannya yang dibacakan Komandan Satgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E.,  menegaskan bahwa upacara ini meneguhkan komitmen Bangsa Indonesia agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang di pidatokan Ir. Soekarno dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945 adalah jiwa besar para Founding Fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara, sehingga bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 didalam NKRI serta Bhineka Tunggal Ika kita dapat terhindar dari masalah tersebut.  “Dengan Pancasila Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat Internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah masa kemajemukan,” ucap Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo.

Mengakhiri amanatnya, Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo mengajak untuk menjaga perdamaian, menjaga persatuan, dan menjaga persaudaraan dengan saling bersikap santun, saling membantu untuk kepentingan bangsa. Juga saling bahu membahu, bergotong royong demi kemajuan bangsa Indonesia.

Komandan Satgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., menambahkan bahwa Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid harus mempunyai karakter sesuai motto, yaitu Discipline,Loyalty, Profesional, Never Give Up, Genuine and  Sincere, sehingga tugas-tugas yang diembankan dapat dilaksanakan dengan baik sampai akhir penugasan.

Upacara Hari Lahirnya Pancasila tersebut diikuti sekitar 250 personel, terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama Satgas Indobatt-03 Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid.