Ekspansi KUD Tani Makmur, Bukti Kerja Keras 

Mengelola koperasi unit desa (KUD) tidaklah mudah.  Terlebih lagi,  image KUD yang sempat dipandang negatif serta persaingan yang semakin ketat dengan swasta, membuatnya harus kuat menghadapi tantangan.  
Perjalanan KUD Tani Makmur Bantul membuktikan jalan berliku serta tantangan mampu dilalui jika KUD dikelola secara baik. Berdiri sejak 1973, KUD Tani Makmur kerap mendapat bantuan pelatihan dari Kemenkop dan UKM.
“Alhamdulillah KUD Tani Makmur tetap eksis dan semakin berkembang dengan baik seiring perbaikan manajemen dan dukungan banyak pihak, termasuk dari Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Ketua KUD Tani Makmur Bibit Rustamto.
KUD Tani Makmur yang berlokasi di Kasihan Bantul hingga kini memiliki banyak prestasi di Bantul, DIY maupun nasional. Pada bulan lalu juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM sebagai KUD terbaik 3 (tiga) nasional.
Wilayah operasional KUD Tani Makmur tak hanya melingkupi Kecamatan Kasihan, namun juga melingkupi 16 Kecamatan lain. Keberadaan KUD Tani Makmur mendukung perekonomian masyarakat yang bekerja di bidang pertanian, peternakan, perdagangan, pengrajin, dan PNS.
Saat ini, KUD Tani Makmur membuktikan mampu berkembang dan bisa berekspansi. Ekspansi wilayah kerja menjadi bukti kehadiran koperasi ini disambut baik dan dimanfaatkan dengan baik masyarakat. Eskpansi KUD Tani Makmur tentu memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Sejarah KUD Tani Makmur diawali dengan hanya dengan unit usaha simpan pinjam. Kemudian, melakukan diversifikasi usaha diantaranya adalah waserda (warung serba ada). Lini usaha waserda yang dimiliki KUD Tani Makmur ini berbentuk seperti minimarket. Lini usaha yang spesifik bergerak di bidang pertanian adalah saprotan (sarana produksi pertanian). KUD juga memberi imbal balik bagi petani. Untuk membantu pemasaran  produk-produk olahan pertanian, KUD Tani Makmur mengadakan ekspor secara rutin.