Gelar Kejurda, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cianjur Harap Lahirkan Atlit Kelas Dunia

IMG-20180930-WA0019

Pencak silat merupakan bagian budaya bangsa Indonesia yang kini telah berkembang pesat baik di dalam negeri maupun mancanegara. Sebagai pewaris budaya bangsa kita mempunyai tanggungjawab untuk melestarikannya, supaya tetap dicintai dan dikembangkan oleh masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Daerah Tapak Suci (Pimda TS) 191 Kabupaten Cianjur, Marjan Miharja kepada wartawan di Cipanas-Cianjur, senin (1/10/2018), menjelang digelarnya kejuaraan daerah V Tapak Suci Pimda kabupaten Cianjur. Konferensi pers dilakukan bersama ketua SC/OC Falik dan Zaka Mubarok.

Turnamen yang mengambil tema ‘Dakwah Muhammadiyah Melalui Budaya Seni Beladiri’ ini sudah mendapatkan restu dari Ketua Daerah Muhammadiyah Cianjur KH Faturachman sebagai salah satu ortom. Kejurda yang akan digelar pada Jum’at hingga Ahad (5-7 Oktober 2018) di Gor Brimob Detasemen B Polda Jabar Jl Raya Cipanas, Cianjur ini sebagai sarana untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi dari kalangan pelajar Muhammadiyah di Cianjur.

Selain itu, turnamen digelar sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Pencak silat yang akan disahkan melalui inskripsi Unesco. “Kita berharap turnamen ini akan melahirkan generasi muda yang tangguh dan berkualitas serta dapat mengharumkan nama bangsa. TSPM berkiprah sebagai organisasi pencak silat dan berinduk kepada IPSI, merupakan bagian dari gerakan dakwah yang ingin mencetak kader dari kalangan Muhammadiyah,” kata Ridwan Sekretaris PIMDA TSPM Cianjur.

Rony Syaifullah yang merupakan Ketua Tim Pelatnas Pencak Silat Indonesia, Abbas Akbar (mantan Juara Dunia tak terkalahkan sekaligus Kepala Pelatih Teknik Pelatnas dan Iqbal Candra Pratama (peraih mendali emas kelas D Putera (60kg-65kg), menurut Marjan, merupakan Pendekar Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang turut menghantarkan Indonesia menjadi Juara Umum cabang olahraga Pencak Silat pada Asian Games 2018.

Kejurda V Tapak Suci Pimda 191 ini, bak Gayung Bersambut akan Prestasi Pencak Silat Indonesia pada Asian Games 2018 kemarin. “Kami berharap kejuaraan ini bisa melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat yang mampu berkiprah pada tingkat nasional maupun internasional guna mempertahankan prestasi yang telah diraih Indonesia sebagai Jawara Silat Asia hari ini,” tambah Zaki sebagai Ketua Bina Prestasi.

Dalam Kejurda ini diikuti oleh total 200 peserta, yang terdiri dari: MI Ahmad Dahlan, SD Islam Kreatif, SMP Muhammadiyah Cipanas,SMP Islamic Center Muhammadiyah Cipanas,SMP Islamic Center Cianjur, SMP Islam Kreatif, SMA Muhammadiyah Cipanas, SMA Islamic Center Muhammadiyah Cipanas dan SMK Islamic Center Cianjur.