Kadiskumal Buka Rakerniskum TNI AL 2017

Keberhasilan pelaksanaan tugas dalam mendukung kebijakan pimpinan TNI AL guna mewujudkan TNI Angkatan Laut berkelas dunia, tidak terlepas dari upaya dalam penanganan permasalahan hukum yang berkembang”, demikian diungkapkan Kepala Dinas Pembinaan Hukum Angkatan Laut (Kadiskumal) Laksamana Pertama TNI Supradono, S.H., saat membuka Rapat Kerja Teknis Bidang Hukum (Rakerniskum) TNI Angkatan Laut Tahun 2017 bertempat di Mega Mendung, Cisarua, Bogor (29/11).

Kadiskumal menjelaskan bahwa Rakerniskum merupakan forum untuk mengevaluasi program kegiatan yang telah dilaksanakan dan membahas permasalahan yang muncul, serta menampung ide-ide maupun gagasan dari para peserta yang berkaitan dengan upaya peningkatan kinerja dalam penyelenggaraan kegiatan pembinaan hukum. Momentum ini memiliki nilai yang sangat strategis, sebab materi yang dibahas merupakan tolak ukur keberhasilan pembinaan hukum yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut, ujar Pati berbintang satu ini.

Selain itu juga dikatakan bahwa, patut kita sadari jika dimasa mendatang tugas yang dibebankan kepada TNI AL akan semakin berat. Untuk itu tugas dan tanggung jawab tersebut harus diikuti pula dengan upaya peningkatan kemampuan organisasi, sarana dan prasarana serta kemampuan personel yang mengawakinya, khususnya pelaksana di lapangan. “Saya memahami bahwa hal tersebut tidak mungkin dilakukan secara perorangan, tetapi harus dilaksanakan secara sinergi dengan melibatkan berbagai pihak terkait, dan dalam melaksanakan kegiatannya, seluruh kegiatan tersebut harus dikoordinasikan dengan baik”, tegas Kadiskumal.

Rakerniskum TNI AL Tahun 2017 yang digelar selama dua hari ini, dilaksanakan mulai tanggal 29-30 November 2017 dan diikuti 56 peserta yang seluruhnya merupakan Perwira Hukum TNI AL. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh peninjau dari Babinkum TNI dan Badan Intelijen Negara.

Kegiatan yang mengambil tema “Mewujudkan Perwira Hukum yang handal, bijak dan adil dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut”, ini merupakan perwujudan dari semboyan Diskumal, dimana para perwiranya dituntut untuk selalu menjalankan tugas dan kewajiban sesuai dengan bidang profesinya.