Kini 176 Siswa SDN Tanjung Mulai Belajar di Sekolah Darurat RZ

Setelah masa rehabilitasi pasca gempa, kini sebanyak 176 siswa SDN Tanjung, Lombok sudah mulai aktif belajar di sekolah darurat yang didirikan oleh Rumah Zakat. Enam unit sekolah darurat yang didirikan oleh Rumah Zakat sudah selesai dan siap ditempati siswa untuk kegiatan belajar mengajar.

“Sebelum ada sekolah darurat pasca gempa, kegiatan belajar mengajar di sini tidak kondusif. Kami kepanasan karena berada di dalam tenda, jadi keadaannya kurang nyaman, baik bagi siswa maupun bagi gurunya,” ungkap Datu, Kepala Sekolah SDN 4 Tanjung.

Datuk menambahkan, sebelumnya proses kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Tanjung hanya berlangsung dua jam saja. Hal tersebut dikarenakan suhu udara di sekolah darurat yang terbuat dari tenda cukup panas, sehingga mengganggu konsentrasi para siswa.

“Alhamdulillah saya sangat senang bisa belajar lagi di sekolah bersama teman-teman yang lainnya. Semoga saya bisa meraih cita-cita di masa depan nanti,” ungkap Daris, siswa kelas VI SDN 4 Tanjung..

Pendirian sekolah darurat merupakan salah satu program Rumah Zakat di masa rehabilitasi pasca gempa. Selain itu, Rumah Zakat juga telah memberikan bantuan berupa pembangunan shelter, dapur umum, layanan kesehatan, pembuatan toilet komunal, pembangunan masjid, revitalisasi pasar, dan pemberdayaan ekonomi.