Lamongan Akan Dirikan SMK Maritim

Pemerintah Kabupaten Lamongan menggagas berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Maritim. Menurut Bupati Lamongan, M. Fadeli, rencana pembangunan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Brondong Kecamatan Brondong itu akan dimulai pada tahun 2020.

Untuk menjamin berdirinya SMK Maritim ini, M. Fadeli telah melakukan penandatanganan komitmen bersama dengan Direktur Politeknik Maritim Indonesia (Polimarin) Sri Tutie Rahayu, Komandan Sekolah Tinggi Teknik Angkatan Laut (STTAL) Laksamana Arvando Bastari dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Lamongan Sri Yuliasih.

Sekolah ini nantinya akan membuka tiga kompetensi keahlian. Yakni Nautika Kapal Penangkap Ikan, Teknika Kapal Penangkap Ikan, dan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan.

Fadeli mengatakan Potensi perikanan di Lamongan sangat tinggi. Sementara SDM untuk mengolahnya tidak cukup tersedia. “Tingginya potensi kemaritiman di Lamongan menjadi faktor utama sekolah ini didirikan. Dengan panjang pantai mencapai 47 kilometer, pada tahun 2018 dapat menghasilkan ikan 131.976, 68 ton.

Selain itu kami memiliki lima industri perkapalan, empat pelabuhan ikan dan didukung dengan 11 industri pengolahan ikan serta 1.201 UKM pengelola produk ikan,” ungkap Fadeli.

Dengan potensi tersebut seharusnya tingkat kesejahteraan nelayan Lamongan harusnya bisa lebih meningkat. Namun dalam kenyataannya kesejahteraan nelayan masih dibawah rata-rata. “Penting bagi Kami agar anak-anak nelayan memiliki ilmu pengetahuan yang lebih mempuni, Sehingga kesejahteraan bisa merata,” harap Fadeli. (samudranesia.id)