Masuk Koperasi Terbesar Dunia, Kisel Diharapkan Jadi Contoh Koperasi Lain di Indonesia

kisel

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengungkapkan rasa bangganya terhadap Koperasi Kisel yang masuk menjadi salah satu koperasi terbesar di dunia. Koperasi Kisel yang merupakan koperasi milik karyawan operator seluler Telkomsel ini berada pada urutan nomer 94 terbesar dunia versi World Cooperative Monitor (WCM).

“Kita senang dan bangga ada koperasi Indonesia yang masuk salah satu koperasi terbesar dunia, semoga ini bisa dicontoh oleh koperasi-koperasi lainnya agar tumbuh besar dan profesional,” ungkap Puspayoga kepada media di Jakarta, jumat (5/7/2019).

Dalam laporan tahunan yang dirilis WCM 2018, Kisel menduduki peringkat 1 untuk kategori Other Services atau jasa lainnya dengan penilaian berbasis rasio pendapatan koperasi berbanding PDB Nasional. Di kategori ini, Kisel mengungguli Selectour dari Perancis dan Kiperasi Permodalan Felda Malaysia Berhad.

Kisel memang bukan kali ini saja masuk dalam jajaran koperasi terbesar di dunia. Pada 2014 lalu, WCM merilis bahwa Kisel ada di urutan ke – 128 dunia berdasarkan rasio omzet PDB nasional.

“Kami sangat bersyukur dengan pencapaian ini, Kisel dapat turut membawa nama besar koperasi Indonesia di mata dunia. Terlebih terlihat dari peringkat, menunjukkan kenaikan posisi Kisel dari rilis sebelumnya. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk selalu meningkatkan performa dari tahun ke tahun,” kata Ketua Koperasi Kisel Suryo Hadiyanto.

Koperasi yang memiliki omset Rp 6 Triliun ini berkecimpung dalam bisnis distribusi dan penjualan produk telekomunikasi, jasa infrastruktur telekomunikasi dan power enginering dan jasa umum. Kini Kisel membidik bisnis digital dengan membangun platform channel dan aplikasi yang terintegrasi dengan bisnis eksistingnya sehingga ke depan diharapkan Kisel semakin siap berpartisipasi aktif dalam era industri 4.0. Untuk mendukung hal tersebut Kisel mencanangkan transformasi bisnis dan organisasi dengan mengedepankan people procedure dan system.