Para Advokat FAMI Daftarkan Gugatan Class Action ke PLN di PN Jakarta Selatan

IMG-20190807-WA0100

Buntut dari padamnya listrik di sejumlah wilayah di Indonesia, para advokat yang tergbung dalam Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) mendaftarkan gugatan perwakilan kelompok atau “class action” di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Kami datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ingin mengajukan gugatan perwakilan kelompok atau ‘class action’,” kata Sekretaris Jenderal FAMI Saiful Anam di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Dalam gugatan tersebut, FAMI menggugat empat pihak, yakni yang pertama adalah PLN, kedua Presiden RI sebagai turut tergugat pertama, kemudian turut tergugat kedua Kementerian BUMN dan turut tergugat ketiga Kementerian ESDM.

FAMI menuntut lima hal dalam pengajuan gugatan “class action” terkait pemadaman listrik secara tiba-tiba, di antaranya adalah meminta kerugian untuk dibayar secara bersama-sama baik oleh tergugat, turut tergugat pertama, kedua dan ketiga guna membayar secara tunai dan sekaligus sebesar Rp 313 triliun.

Jumlah kerugian tersebut terdiri dari kerugian materiil sebesar Rp213 triliun dan kerugian e-materiil sebesar Rp100 triliun.

Pengajuan jumlah kerugian tersebut didasarkan atas pertimbangan bahwa PLN sudah mengakui bahwa yang dirugikan adalah masyarakat sekitar 21,3 juta dikalikan masing-masing kerugian per orang sebesar Rp10 juta.