Parade ASEAN 50: Sebuah showcaseASEAN yang beragam namun satu

Menjelang penyelenggaraan Parade ASEAN 50 sebagai acara puncak peringatan ulang tahun ke-50 ASEAN pada hari Minggu, 27 Agustus 2017, antusiasme masyarakat akan kegiatan ini semakin tinggi. Kementerian Luar Negeri telah menerima pendaftaran lebih dari 2.800 peserta dan ratusan relawan (volunteers). Para peserta Parade ASEAN 50 tidak hanya berasal dari komunitas, organisasi, sekolah, perusahaan, dan kementerian di Indonesia, tetapi juga dari negara-negara ASEAN, Mitra Wicara ASEAN, dan Sekretariat ASEAN.

Beragam budaya dan pertunjukan akan ditampilkan dalam Parade ASEAN 50. Indonesia akan menampilkan pertunjukan marching band dan budaya dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Papua, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan masih banyak lagi. Para Finalis Duta Muda ASEAN juga akan memeriahkan Parade ASEAN 50 dengan menampilkan busana adat masing-masing provinsinya.

Masing-masing negara anggota ASEAN akan memeriahkan Parade ASEAN 50 dengan pameran kostum. Filipina secara khusus akan mempertunjukkan kostum dari suku yang tinggal ketiga pulau besarnya, yakni Luzon, Mindanao, dan Visayas. Pertunjukkan dari Mitra Wicara ASEAN, akan dimeriahkan oleh, di antaranya Jepang dengan grup tari dan drum U-maku Eisa Shinka, Korea Selatan dengan pakaian tradisional, Amerika Serikat dengan jugglers dan becak hias, marching band Norwegia, dan lain-lain.

Parade ASEAN 50 akan dimulai pada pukul 07.00 pagi di Silang Monas dan akan bergerak sepanjang 2,4 km menuju Bundaran HI dan akan berakhir di Jalan Imam Bonjol. Di titik akhir Parade ASEAN 50, kegiatan akan dilanjutkan dengan acara hiburan dan pengumuman pemenang kontes foto dan Vlog ASEAN. Direncanakan Parade ASEAN 50 juga akan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI, Sekretaris Jenderal ASEAN, dan Gubernur DKI Jakarta.

Dengan diselenggarakannya Parade ASEAN 50 bersamaan dengan Car Free Day, masyarakat umum dapat berpartisipasi dan memahami secara langsung mengenai ASEAN. Selain itu, Parade ASEAN 50 juga akan disiarkan langsung oleh KOMPAS TV sehingga masyarakat Indonesia dapat turut merasakan kemeriahan dan mengenal ASEAN secara lebih dekat.

Dalam usianya yang ke-50, ASEAN telah menjelma menjadi suatu masyarakat, suatu komunitas, suatu keluarga. Parade ini diharapkan dapat menjadi pameran suatu keluarga besar ASEAN yang beragam namun satu dalam mencapai tujuan bersama, yakni kemakmuran, keamanan dan stabilitas kawasan.

Parade ASEAN 50 sekaligus menjadi salah satu kegiatan utama perayaan/peringatan ulang tahun ASEAN ke-50. Kegiatan lain yang telah dilaksanakan antara lain, penyalaan lampu tema ASEAN di Monas, Pemilihan Duta Muda ASEAN, dan resepsi di ASEAN Sekretariat pada 11 Agustus 2017 yang dihadiri oleh Presiden Jokowi.