Pelestarian Lingkungan di Daerah Rawan Banjir

Program Kebun Gizi dan Sedekah Sampah yang diinisiasi oleh Rumah Zakat memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kampung Parang Kelurahan Tamalanrea Jaya. Wilayah ini merupakan satu wilayah di Kota Makassar yang rawan banjir saat musim hujan tiba.

“Sejak 2014 kami mulai menginisiasi program pelestarian lingkungan, seperti Kebun Gizi dan Sedekah Sampah. Karena program ini juga memiliki manfaat bagi perekonomian masyarakat,” ujar Fasilitator Desa Berdaya Tamalanrea Salmiah Made, Jumat (19/5).

Dari program Sedekah Sampah, mereka bisa mendapatkan uang kas yang dipergunakan untuk beragam kegiatan kemasyarakatan. Seperti saat ada warga yang sakit dan membutuhkan pengobatan dengan biaya cukup besar. Uang kas dari Sedekah Sampah ini bisa dimanfaatkan untuk membantu anggota.

Begitu pula dengan Kebun Gizi yang hampir setiap bulan dipanen. Hasilnya ada yang dijual, dan ada pula yang dikonsumsi sendiri atau diolah oleh Kader Posyandu menjadi makanan tambahan bagi para Lansia dan Balita.

“Salah satu tantangan yang kami hadapi sekarang adalah mengenai kaderisasi. Karena sebagian besar anggota Kebun Gizi dan Sedekah Sampah adalah perempuan berusia paruh baya dan lansia. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami, agar semua program pemberdayaan di Kampung Parang tersebut dapat terus berlangsung,” pungkas Salmiah.

Filed in: Sosial

You might like:

Rumah Wakaf Salurkan Puluhan Al Quran Braille Rumah Wakaf Salurkan Puluhan Al Quran Braille
Panglima TNI Buka Bazar Ramadhan 1438 H Panglima TNI Buka Bazar Ramadhan 1438 H
PKP Indonesia Haris Sudarno-Semuel Samson Menangkan Gugatan di PTUN PKP Indonesia Haris Sudarno-Semuel Samson Menangkan Gugatan di PTUN
© 2017 Mediasi Online | media informasi pemersatu. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.