Pembukaan International South Pacific- Indonesia Entrepreneurship Camp: Sharing Experience To Achieve Sustainable Development Goals (Sdgs)

Pemerintah Indonesia menyelenggarakan pelatihan bagi pelaku bisnis dari negara-negara Pasifik. Pelatihan tersebut bertajuk International South Pacific- Indonesia Entrepreneurship Camp: Sharing Experience to Achieve Sustainable Development Goals (SDGs) yang akan berlangsung pada tanggal 18–22 Maret 2019 di Jakarta yang diikuti oleh 21 (dua puluh satu) peserta) pelaku usaha dari Fiji, Kiribati, Marshall Islands, Nauru, New Caledonia, Niue, Papua New Guinea, Solomon Islands, serta Indonesia.

Mewakili Kemlu, Pejabat Fungsional Diplomat, Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik, Jahar Gultom secara resmi telah membuka pelatihan pada tanggal 18 Maret 2019 yang bertempat di Hotel Harris Suites FX Sudirman. Dalam sambutannya, Gultom menyampaikan bahwa kewirausahaan yang efektif dapat menjadi solusi dan kunci utama dalam penciptaan lapangan kerja, kontribusi ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan. Ini adalah semangat yang mendorong Indonesia untuk terus mempromosikan entrepreneurship melalui pelaksanaan berbagai program pelatihan dan kejuruan”, ujar Gultom. Gultom juga menganjurkan para peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal seluruh fasilitas serta membangun jejaring (networking) antara sesama pelaku usaha.

Program pelatihan ini dilaksanakan beriringan dengan acara Indonesia-South Pacific Forum (ISPF) pada tanggal 20–21 Maret 2019 di Jakarta di mana salah satu side event ISPF yakni The Indonesia-South Pacific Forum Business Engagement yang dihadiri oleh para peserta pelatihan. Acara dimaksudkan agar para peserta dari kawasan Pasifik dapat bertemu dengan pengusaha Indonesia untuk bersama-sama membahas peluang dan tantangan dalam membangun ikatan bisnis yang berkelanjutan.

Program ini merupakan salah satu pelaksanaan dari visi dan misi Pemri untuk meningkatkan citra serta peran Indonesia dalam membangun, mengembangkan, serta meningkatkan kerja sama pembangunan global khususnya dengan negara-negara bekembang. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pencapaian SDGs 2030 dengan mengedepankan prinsip no one left behind.

Dalam pelatihan ini para peserta akan diberikan pengetahuan dalam bentuk materi dan praktek yang mengacu pada 3 (tiga) pilar fondasi: “Inspire -Educate -Incubate” untuk membekali para pelaku usaha dengan ilmu terkait manajemen pengambilan resiko, pengembangan kompetensi dalam mengenali peluang dan tantangan dunia usaha, serta menciptakan added value melalui kewirausahaan. Diharapkan melalui program pelatihan ini, para peserta dapat menyiapkan inovasi serta strategi jangka pendek, menengah, dan panjang untuk meningkatkan nilai jual serta ruang lingkup usaha mereka.