Pengungsi Bertambah, Rumah Zakat Support Kebutuhan Makanan

Jumat (29/9) pagi, relawan Rumah Zakat menyiapkan sarapan untuk para pengungsi yang berada di Posko Kemanusiaan untuk korban aktivitas vulkanik Gunung  Agung, Bali. Posko tersebut berada di Masjid Nurul Huda Glegel, Kampung Glegel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali.

Selain menyiapkan makanan berat, relawan juga menggelar Pos Hangat yang menyediakan berbagai minuman hangat bagi para pengungsi. Sebelumnya, Kamis (28/9) relawan Rumah Zakat menyediakan 1.200 nasi bungkus yang dibagikan di sekitar posko pengungsian.
Dhika, relawan Rumah Zakat menambahkan, rencananya akan ada aksi siaga sehat mengingat sudah ada beberapa pengungsi yang mulai sakit. “Hari ini kami akan menggelar kegiatan bermain sambil belajar untuk anak-anak. Selain itu, rencananya besok kami akan mengadakan aksi siaga sehat, karena ada beberapa pengungsi yang sudah mulai sakit,” ungkap Dhika.
Berdasarkan data BNPB per Jumat (29/9), jumlah pengungsi telah mencapai 122.490 jiwa yang tersebar di 508 titik pengungsian. “Kebutuhan mendesak para pengungsi saat ini diantaranya tambahan logisitik, dapur umum, air mineral, selimut, obat-obatan dan tenda pengungsi,” ujar Dhika.
Sementara itu, aktivitas vulkanik Gunung Agung tercatat semakin tinggi, yaitu mencapai 329 kali gempa vulkanik dangkal, 444 gempa vulkanik dalam dan 56 kali gempa tektonik lokal dalam satu hari.
“Pergerakan magma mendekati permukaan terus berlangsung. Peluang terjadinya letusan cukup besar. Namun tidak dapat dipastikan kapan akan meletus secara pasti,” ungkap Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.