Peringati Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag Tangsel Gelar Istighosah

IMG-20190103-WA0004

Kementarian Agama Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar istighosah dalam rangka memperingati HAB (Hari Amal Bakti) Kementerian Agama ke-73. Istighosah dilaksanakan di Masjid Ulil Albab MAN Insan Cenndekia Serpong sebagai wujud rasa syukur atas segala hal yang diberikan oleh Allah kepada Kemenag Tangsel khususnya dan pemerintah Kota Tangerang Selatan dan masyarakat Indonesia umumnya.

Istighosah digelar pada Rabu (02/01/2019) dihadiri oleh sejumlah ASN Kemenag Tangsel seperti Pokjaluh (Kelompok Kerja Penyuluh Agama), Pokjawas (Kelompok Kerja Pengawas), para KUA, para guru, dan kepala madrasah. Seluruh peserta memadati ruangan hingga halaman masjid memakai baju putih.

Hadir pula Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Taryono, pihak kepolisian, Bank BJB, dan sejumlah pengasuh pondok pesantren seperti Habib Muhammad Al-Athas (Pesantren Ainurrohmah), KH Nasuha Abu Bakar (Pesantren Sabiluna), KH Saidih (Ketua MUI), dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dimulai pada pukul 07.00 WIB pelaksanaan istighosah diawali dengan membaca surat al-Waqi’ah yang dilanjutkan dengan surats-surat pendek. Sementara bacaan-bacan istighosah dipimpin oleh Kepala KUA Ciputat Ustadz Syamsudin.

Kepala Kemenag Kota Tangerang Abdul Rojak mengatakan, pelaksanaan istighosah dalam rangka memperingati HAB (Hari Amal Bakti) ke-73 Kementerian Agama. Istighosah memiliki makna penting karena bangsa ini didera musibah yang datang bertubi-tubi seperti gempa di NTB, Palu, dan terakhir tsunami Banten dan Lampung.

“Istighosah yang dilaksanakan Kemenag Tangsel bukan sekadar memperingati HAB Kemenag, tatapi jauh itu sebagai salah satu cara memohon kepada Allah agar musibah bangsa ini terhindar dari musibah dan bencana,” ujar Rojak.

Menurut Rojak, salah satu tugas Kemenag Tangsel adalah meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengalaman ajaran-ajaran agama. Istighosah merupakan upaya untuk memberikan gambaran kepada masyarakat tentang pentingnya menghadirkan agama yang ramah dan peduli.

Lebih jauh Rojak menyatakan, istighosah juga dilakukan sebagai ungkapan syukur atas capaian-capaian dan keberhasilan-keberhasilan yang diraih oleh Kemenag Tangsel. Misalnya, baru-baru ini siswa MTsN 1 Kota Tangsel juara I robotik di China, begitu juga siswa MAN Insan Cendekia yang menggendol juara I di Chiko, dan lainnya baik tingkat nasional maupun provinsi, dan kabupaten/wali kota.
Pelaksanaan istighosah bukanlah satu-satunya acara Kemenag Tangsel dalam memperingati HAB Kemang.

Sebelumnya Kemenag Tangsel menggelar Senam Seribu Anak, Jalan Sehat Kerukunan, aneka macam perlombaan, dan lainnya.

Puncak dari peringatan HAB Kemenag Tangsel adalah upacara pada tanggal 3 Januari. Selain akan dihadiri oleh seluruh ASN dan komponen se-Kemenag Tangsel, upacara HAB juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie sebagai pembina upacara.

Sebagai puncak atau penutup rangkaian kegiatan, pada upacara tersebut Kemenag Tangsel menyerahkan berbagai penghanggaan kepada seluruh ASN Kemenag yang telah menorehkan prestasi baik tingkat nasional maupun internasional. “Pemberian penghargaan tersebut karena mereka telah membawa nama baik Kota Tangerang Selatan,” ujar Kepala Kemenag Tangsel Abdul Rojak. (YBi)