Program Superqurban Rumah Zakat Raih Penghargaan MURI

Program Superqurban Rumah Zakat meraih penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) pada Rabu (11/7). Superqurban dinilai telah menjadi pionir atau pelopor sebagai pengolah dan pengemas daging qurban pertama di Indonesia. 

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan salah satu pemicu bagi kami untuk terus menjadi lebih baik. Kami berharap, Superqurban ini bukan hanya sebagai pelopor saja, tapi bisa menjadi yang terbaik dan bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” kata Nur Efendi, CEO Rumah Zakat.

Menurut Nur, Superqurban hadir sebagai solusi bagi ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Nur menjelaskan bahwa Indonesia adalah salah satu wilayah rawan bencana, sehingga harus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana, salah satunya dengan ketahanan pangan melalui Superqurban.

Solusi ketahanan pangan tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia, tapi juga bagi para pengungsi di empat negara yang mengalami konflik, seperti Palestina, Suriah, Myanmar, dan Bangladesh. Selama tahun 2018-2019, Rumah Zakat telah menyalurkan ribuan Superqurban bagi para pengungsi di keempat negara tersebut.

“Kelebihan Superqurban ini praktis dan tahan lama, sehingga memudahkan proses penyalurannya. Kami berharap dengan adanya Superqurban ini bisa benar-benar menjadi solusi bagi ketahanan pangan Indonesia dan dunia,” jelas Nur.