Rumah Zakat Dirikan Pesantren Tunanetra di Bogor

Rumah Zakat mendirikan Pesantren Tunanetra Cahaya Quran di Jalan Raya Warungborong, Desa Benteng, Kec. Ciampea, Kab. Bogor. Hal tersebut merupakan salah satu upaya Rumah Zakat untuk memberdayakan para disabilitas dengan memberikan pendidikan asrama bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

“Pesantren ini didirikan untuk para anak yatim yang berkebutuhan khusus, karena mereka juga berhak mendapatkan pendidikan. Bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional ini, diharapkan Pesantren Tunanetra Cahaya Quran ini bisa menjadi solusi dan tempat bagi mereka yang ingin belajar,” kata Iwan Tri Suliawan, Rabu (4/12).

Iwan menambahkan, Pesantren Tunanetra Cahaya Quran hadir untuk memberikan solusi bagi anak-anak berkebutuhan khusus di tengah mahalnya biaya bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, pendidikan di SLB (Sekolah Luar Biasa) membutuhkan biaya yang tidak murah karena membutuhkan kualifikasi pengajar, kurikulum, dan fasilitas khusus yang tepat dan profesional.

Selain mendirikan pesantren bagi tunanetra, Rumah Zakat juga menginisiasi berbagai program yang dikhususkan untuk para penyandang disabilitas. Salah satunya adalah memberikan bantuan modal usaha dan pembinaan ekonomi berkelanjutan bagi mereka.

“Sejak tahun 2017, Desa Berdaya Muja Muju Yogyakarta telah membina 26 disabilitas untuk mengembangkan usahanya, di Pekanbaru juga kami membina para penyandang disabilitas dengan memberikan pelatihan menjahit. Selain itu, bersama Nussa Official, Rumah Zakat juga menginisiasi Program Nusa Bisa berupa penggalangan dana untuk kaki palsu,” katanya.