Sinergi Program Kemenkop dan UKM – OASE KK, Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat ke Daerah Perbatasan

IMG-20191009-WA0038

Kementerian Koperasi dan UKM – Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) kembali melaksanakan kegiatan program “Kampung Sejahtera” di Krayan, kabupaten Nunukan, propinsi Kalimantan Utara. Sinergi ini merupakan tahun kedua yang dilaksanakan di tempat ini.

“Pemilihan lokasi ini sejalan dengan program Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” kata Ketua bidang Peningkatan Kualitas Keluarga OASE-KK Bintang Puspayoga, dalam acara sinergi kegiatan Kemenkop dan UKM dengan OASE KK, selasa (8/10/2029), di Krayan, kabupaten Nunukan.

Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat perbatasan akan pentingnya berkoperasi, strategi pengembangan usaha dan sertifikasi produk dan tata cara pengajuan bantuan modal bagi Wirausaha Pemula (WP) serta peningkatan kapasitas SDM koperasi dan UMKM melalui pelatihan berbasis potensi sumber daya alam dan kearifan lokal.

“Kami bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk terus membangun negeri dan melestarikan serta mengembangkan produk-produk unggulan berbasis sumber daya alam, tradisi dan warisan budaya Indonesia,” jelas Bintang Puspayoga yang tak lain istri Menkop dan UKM Puspayoga.

Sebagai tindaklanjut program Kampung Sejahtera, Kemenkop dan UKM telah memfasilitasi dalam pemberian sertifikat hak cipta bagi dua UMKM untuk motif anyaman bambu puren komotif busak payeh, pemberian bantuan dana bagi 18 wirausaha pemula yang telah mengikuti pelatihan serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada dua debitur melalui BPD Kaltimtara.

Krayan merupakan daerah yang kaya dengan sumber pewarna alami yang mudah ditemukan dan masyarakat adat Dayak Lundayeh ini memiliki kaya akan motif tradisional yang unik, namun selama ini belum dituangkan dalam motif batik yang memiliki nilai ekonomi.

Acara itu dihadiri Ketua Dekranasda Propinsi Kalimantan Utara Rita Ratina Irianto Lambrie, Asdep Pengembangan Peran Serta Masyarakat Kemenkop dan UKM Hariyanto, Asdep Standarisasi dan Sertifikasi Kemenkop dan UKM Siti Darmawasita, Direktur Umum dan Hukum LPDB KUMKM Jaenal Arifin, Ketua Dekranasda kabupaten Nunukan Hj Anna Megariana Faridil, Kadisperindagkop Kaltara Hartono, para Camat se-Krayan dan para pelaku UMKM se-Krayan.

Rita Ratina Irianto Lambrie dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur diberikan pemimpin yang peduli kepada masyarakat di Kaltara, terbukti Bintang sudah beberapa kali datang ke Kaltara dan yang kedua ke Krayan.

“Ini aksi nyata Ibu Bintang, bukan hanya sekedar bicara, ke Krayan perjalanannya sangat jauh, cuaca juga tidak menentu. Saya sudah tawarkan untuk di Tarakan saja tapi beliau tetap mau acara dilaksanakan di Krayan,” kata Rita yang disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara Jaenal Arifin merasa patut berbangga karena LPDB KUMKM hadir di daerah perbatasan, yaitu Krayan kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia. Di sini potensi ekonominya luar biasa, namun karena ada kendala permodalan maka perkembangannya kurang signifikan.

“LPDB KUMKM, melalui Bank Kaltimtara alhamdulillah sudah menyalurkan ke-7 debitur di wilayah Krayan dengan total plafon Rp 550 juta,” kata Jaenal.

Dana bergulir tersebut imbuhnya, rata-rata terserap di sektor perdagangan. Ke depan ia ingin partisipasi tidk hanya masyarakat tapi juga Bank Pembangunan Daerah yang memiliki organ sampai ke daerah-daerah seperti daerah perbatasan ini.

Selaku ketua panitia Hariyanto mengatakan, tahun ini, sinergi tersebut dilaksanakan berupa pelatihan kewirausahaan pengolahan makanan berbahan dasar nanas, pelatihan vocational lanjutan membatik dan diversifikasi produk berbahan anyaman bambu puren serta pelatihan manajemen organisasi pengelola koperasi. Selain itu juga akan diberikan pemahaman tentang pembiayaan melalui dana bergulir LPDB KUMKM dan KUR serta klinik konsultasi pendaftaran sertifikasi HAKI.

OASE KK adalah wadah untuk jejaring komunikasi dan koordinasi yang digagas oleh Ibu Negara Iriana Joki Widodo untuk turut mendukung dan berperan dalam mensukseskan program Kabinet Kerja yang bermanfaat bagi masyarakat luas.