SMESCO Nyate Bareng 1.000 Anak Yatim

Lapangan Giant BSD, Bintaro, Tangerang Selatan, mendadak ramai oleh ribuan anak yatim sejak Minggu pagi (3/9). Para tokoh masyarakat hingga para pejabat, seperti Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany serta Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha kecil Menengah (LLP-KUKM) Emilia Suhaimi hadir dalam acara perayaan Hari Raya Idul Adha bertajuk Nyate Bakso Bareng 1.000 Anak Yatim.

Emilia mengatakan, SMESCO Indonesia mengajak masyarakat terutama para pelaku usaha untuk menjalankan makna Idul Adha, yakni sebagai sarana berbuat kebajikan kepada anak yatim dan kaum miskin serta sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
’’Idul Adha dapat dijadikan sebagai wahana introspeksi diri sejauh mana kita peduli terhadap sesama manusia,’’ kata Emilia di sela-sela membakar sate bersama para pejabat dan anak yatim.
Emilia menambahkan, penyelenggaraan Nyate Bakso Bareng 1.000 Anak Yatim dan launching Gerai Kejujuran dan Peduli Sesama, sebagai suatu langkah strategis yang menunjukkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan kaum duafa.
Karena itu, Emilia sangat yakin bahwa kegiatan tersebut akan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam memberdayakan anak yatim dan duafa, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan umat. Pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif Yayasan Sahabat Yatim Indonesia yang mengelola daging kurban menjadi produk olahan tahan lama, seperti bakso.
’’Dengan demikian, dua tujuan mendasar dapat tercapai, yakni menyantuni kaum miskin dan memberdayakan ekonomi rakyat,’’ paparnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengapresiasi kegiatan tersebut, karena merupakan salah satu bentuk kepedulian sesama. ’’Saya berharap kegiatan ini terus dilakukan. Kemudian bisa meningkatkan rasa kepedulian dan berbagi terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yatim,’’ ujarnya.
Ketua Yayasan Sahabat Yatim Indonesia Ihsan mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan membuat anak yatim menikmati hewan kurban. ’’Kegiatan ini sudah kali ketiga digelar yayasan. Sedangkan di Tangsel ini yang pertama,’’ tandasnya. (*)