Bagikan sekarang

Sosialisasi program Kementerian Koperasi dan UKM kepada masyarakat harus dilakukan. Karena jumlah UMKM sangat besar maka Kemenkop dan UKM perlu bekerja sama dengan para jurnalis untuk memberikan informasi yang selengkap-lengkapnya kepada masyarakat.

“Diharapkan dapat memberikan kesamaan pandangan tentang Koperasi dan UKM, sehingga masyarakat informasinya lengkap,” kata Plt Deputi bidang Pembiayaan Hanung Harimba Rachman saat membuka Orientasi Jurnalis KUKM tahun 2020 dengan tema “Koperasi dan UMKM Penyelamat Ekonomi Indonesia”, di auditorium Kemenkop dan UKM, jumat (13/3/2020).

Kemenkop dan UKM, imbuhnya juga perlu masukan-masukan dari para jurnalis untuk perbaikan Kementerian Koperasi dan UKM. “Kami mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) yang telah membantu mensosialisasikan program-program Kemenkop dan UKM kepada masyarakat,” ucap Hanung.

Pada kesempatan tersebut juga menghadirkan Direktur Utama LLP KUKM Leonard Theo Sabrata sebagai narasumber. Leo akan merombak gedung Smesco Indonesia supaya ramah untuk produk-produk koperasi dan UKM, dengan tema SPARC Program.

Ini merupakan program komprehensif untuk lebih memajukan koperasi dan UKM. Bisnis yang dijalankan semuanya dengan sistem koperasi. Ia juga menggunakan taq line Sinergi, Social dan Solidaritas.

“Kami sadar dengan anggarannya yang relatif tidak terlalu besar maka harus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk,” untuk membangun Smesco.

Di tempat yang sama Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo menilai, LPDB sudah mempunyai pondasi yang baik meskipun perlu penyempurnaan. Saat ini LPDB KUMKM juga lebih fokus pada koperasi, terutama koperasi yang berbasis komunitas.

“Target penyaluran dana bergulir LPDB KUMKM untuk 2020 Rp 1,85 triliun, dimana 20% untuk non KSP dan 80% untuk KSP,” jelas Supomo.

LPDB KUMKM memiliki taq line: berbiaya murah, proces mudah dan cepat serta skema pembiayaan sesuai kebutuhan.

Staf Khusus bidang Ekonomi Kreatif Fiki Santari mengatakan, media adalah salah satu bentuk pengembangan ekonomi melalui koperasi dan UMKM. “Melalui media bisa dinarasikan berita-berita baik sehingga akan memunculkan kreativitas serta akan menimbulkan inspirasi buat Koperasi dan UKM untuk berkembang,” ujar Fiki.

Ia mencontohkan, kabar baik tentang koperasi yaitu keinginan agar usaha-usaha koperasi mendapatkan akses permodalan secara luas melalui penjualan saham di bursa atau IPO. Sehingga ada kebanggaan dan trust maupun persepsi publik yang baik dengan koperasi melantai di Bursa. Saat ini sudah ada dua anak usaha koperasi yang masuk bursa dan 35 Koperasi yang didorong segera masuk.

“Ini kan salah satu contoh berita baik untuk koperasi yang harus disampaikan ke masyarakat,” papar Fiki.

Sebelumnya Kepala Biro Umum Kemenkop dan UKM Haryanto sebagai ketua panitia mengatakan, orientasi jurnalis ini dilaksanakan guna mempererat hubungan antara wartawan dan Kemenkop dan UKM. “Jumlah wartawan yang mengikuti orientasi jurnalis KUKM tahun 2020 ini berjumlah 50 orang,” papar Haryanto.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *